ADVERTISEMENT
Senin, September 14, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Keamanan

Konflik Sengketa Pilkada Puncak Jaya, Sembilan Warga Meninggal Dunia, 428 Luka-Luka dan 179 Bangunan Terbakar

”Dari kegiatan razia juga dilakukan penangkapan terhadap kepala perang, ada enam orang yang kita amankan dan saat ini sedang menjalani pemeriksaan”.

12 Maret 2025
0

Brigjend Pol. Alfred Papare, Kapolda Papua Tengah didampingi Yopi Murib, Pj Bupati Puncak Jaya dan AKBP Kuswara, Kapolres Puncak Jaya saat menyampaikan press release, Selasa 11 Maret 2025. (foto:Ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

PUNCAK JAYA, Koranpapua.id- Konflik sengketa Pilkada Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Tengah sudah berakhir.

Dua Paslon Bupati dan Wakil Bupati Puncak Jaya telah sepakat berdamai dan mengakhiri konflik tersebut.

ADVERTISEMENT

Kesepatan ditandai dengan penandatangan pernyataan diatas materai 10 ribu yang disaksikan Meki Nawipa, Gubernur Papua Tengah, Senin 10 Maret 2025.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Meski dua pendukung Paslon sudah sepakat berdamai, namun konflik tersebut mengakibatkan banyak kerugian yang dialami masyarakat di wilayah itu.

Baca Juga

Pemkab Mimika Desak OPD Tuntaskan Penyaluran Dana Otsus DTI 2026

Pemkab Mimika Kembali Optimalkan 500 Hektare Sawah Lama, Genjot Produksi Padi

Brigjen Pol. Alfred Papare, S.I.K, Kapolda Papua Tengah ketika memimpin press release di Mako Polres Puncak Jaya, Selasa 12 Maret 2025 mengatakan, konflik tersebut tidak saja memakan korban jiwa, tetapi juga mengakibatkan kerugian material yang cukup besar.

Dalam penyampaian press release yang juga dihadiri Yopi Murib, S.E, Pj Bupati Puncak Jaya itu, Kapolda menyebutkan, dampak dari konflik mengakibatkan korban meninggal dunia dari dua kubu sebanyak sembilan orang.

Untuk korban luka-luka tercatat 428 orang, bangunan yang terbakar 179 unit, kendaraan yang terbakar 18 unit.

Konflik tersebut juga telah membuat 1.933 orang mengungsi di beberapa tempat di Puncak Jaya.

Kapolda Alfred dalam kesempatan itu juga menyampaikan, aparat kepolisian dan TNI juga telah melakukan penyitaan alat-alat yang digunakan dalam konflik tersebut.

Disebutkan, untuk anak panah sebanyak 8.789 buah, busur panah 497, 460 tali busur, 18 buah kapak, dua pucuk senapan angin, 2.500 katapel, katapel rakitan satu buah, satu unit HT, 10 atribut perang, meriam kaleng dan 512 parang.

”Dari kegiatan razia juga dilakukan penangkapan terhadap kepala perang, ada enam orang yang kita amankan dan saat ini sedang menjalani pemeriksaan,” ujar Kapolda.

Dikatakan, semua kejadian akibat konflik sampai dengan pelaksanaan razia alat perang oleh TNI-Polri itu, terhitung sejak pecah konflik pertama terjadi tanggal 27 November 2024.

Dilanjutkan saat tahapan pemungutan suara, kemudian terjadi lagi pada tanggal 5 Februari dan tanggal 12 Februari 2025 dan yang terakhir tanggal 3 Maret 2025.

“Untuk kesepakatan yang sudah dibuat oleh Paslon 01 dan 02 yang dimediasi oleh bapak Gubernur Papua Tengah itu telah dilaksanakan, tetapi proses hukum akan kita lanjutkan karena kita juga ingin pertanggungjawaban hukum terhadap dampak dari konflik tersebut,” tegas Kapolda Alfred.

Pada kesempatan itu, AKBP Kuswara, S.H, S.I.K, M.H, Kapolres Polres Puncak Jaya menghimbau kepada seluruh masyarakat terutama pendukung Paslon 01 dan 02 untuk mematuhi kesepakatan yang sudah dibuat bersama.

Dan kepada masyarakat yang bukan domisili di Kota Mulia agar segera kembali ke kampungnya masing-masing.

”TNI-Polri dan pemerintah daerah akan terus melakukan razia sampai dengan situasi Kamtibmas di Puncak Jaya ini betul-betul kondusif, jadi kami berharap stop dengan peperangan dan juga tidak ada lagi bakar-bakar bangunan,” tandasnya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Pemkab Mimika Desak OPD Tuntaskan Penyaluran Dana Otsus DTI 2026

Pemkab Mimika Desak OPD Tuntaskan Penyaluran Dana Otsus DTI 2026

14 September 2026
Pemkab Mimika Siapkan 7.000 Hektare Lahan untuk Pengembangan Pertanian

Pemkab Mimika Kembali Optimalkan 500 Hektare Sawah Lama, Genjot Produksi Padi

14 September 2026
Pemkab Mimika Siapkan 7.000 Hektare Lahan untuk Pengembangan Pertanian

Pemkab Mimika Siapkan 7.000 Hektare Lahan untuk Pengembangan Pertanian

14 September 2026
Korban Penyanderaan di Jila Dievakuasi ke Timika, Kapolda: Trauma Masih Terlihat

Korban Penyanderaan di Jila Dievakuasi ke Timika, Kapolda: Trauma Masih Terlihat

14 September 2026
HUT ke-30 Mimika, Pemkab Siapkan Perayaan dan Evaluasi Pelayanan

HUT ke-30 Mimika, Pemkab Siapkan Perayaan dan Evaluasi Pelayanan

14 September 2026
Apel Pemkab Mimika, ASN Hening Cipta untuk Korban Wamena

Apel Pemkab Mimika, ASN Hening Cipta untuk Korban Wamena

14 September 2026

POPULER

  • Muhammad Ramadhani Meninggal,Keluarga Palang Jalan

    Muhammad Ramadhani Meninggal,Keluarga Palang Jalan

    615 shares
    Bagikan 246 Tweet 154
  • Bermodal Nomor Togel, 3 Pelaku Hipnotis Korban dan Kuras Uang di Sentani

    603 shares
    Bagikan 241 Tweet 151
  • Tiga Petugas Tewas Ditembak OTK Saat Distribusi Bahan Pangan di Jayawijaya

    571 shares
    Bagikan 228 Tweet 143
  • Polisi Beberkan Kronologi Penembakan Tiga Pegawai Dinas Pertanian di Jayawijaya

    564 shares
    Bagikan 226 Tweet 141
  • Penikaman di KM 10 Mimika Diduga Dipicu Rokok, Polisi Buru Pelaku

    554 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Pria Ditemukan Tewas di Jalan Kelimutu Timika, Motor dan HP Diduga Dibawa Pelaku

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Kronologi Penikaman Ramadhani, Polisi Selidiki Motif

    537 shares
    Bagikan 215 Tweet 134
Next Post

Wagub Papua Selatan: HAM Melekat Sejak Lahir, Karenanya Wajib Dihormati dan Dijunjung Tinggi

Situasi Kamtibmas di Puncak Jaya Berangsur Aman, Gubernur Meki Nawipa Ingatkan Tidak Boleh Ada Gerakan Tambahan

Alokasikan Rp19 Miliar untuk Pengobatan Gratis, Bupati Samaun Ingatkan Jangan Ada Pasien yang Terlantar

Alokasikan Rp19 Miliar untuk Pengobatan Gratis, Bupati Samaun Ingatkan Jangan Ada Pasien yang Terlantar

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id