ADVERTISEMENT
Jumat, Agustus 7, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

Tidak Dilengkapi Dokumen, Belasan Kilogram Daging Kerbau Asap dan Reptil Dimusnahkan

"Tindakan pemusnahan ini merupakan langkah konkret dalam menjaga kehati-hatian dan ketegangan pengawasan di pintu-pintu masuk Papua. Papua saat ini masih berstatus bebas dari Penyakit Mulut dan Kuku (PMK)”.  

7 Agustus 2026
0
Tidak Dilengkapi Dokumen, Belasan Kilogram Daging Kerbau Asap dan Reptil Dimusnahkan

Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (Karantina) Papua memusnahkan belasan kilogram daging kerbau asap serta sejumlah satwa invasif dan ilegal di Jayapura. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

JAYAPURA, Koranpapua.id– Belasan kilogram daging kerbau asap dan sejumlah satwa invasif dan ilegal berhasil dimusnakan Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (Karantina) Papua. 

Dalam keterangan yang dilansir Jumat 7 Agustus 2026 menyebutkan pemusnahan yang dilakukan pada Kamis pekan kemarin, sebagai langkah tegas untuk menjaga ekosistem serta mengantisipasi masuknya penyakit menular ke wilayah Papua.

ADVERTISEMENT

Komoditas yang dimusnahkan meliputi 15,85 Kg daging kerbau asap asal Sulawesi Selatan yang diamankan di atas KM Dobonsolo saat bersandar di Pelabuhan Laut Jayapura. 

Advertisement. Scroll to continue reading.

Penahanan dilakukan karena komoditas tersebut tidak dilengkapi dokumen karantina dari daerah asal, sekaligus mengancam status Papua yang hingga kini masih bebas dari Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Baca Juga

Yoris Raweyai: Ratusan Pengungsi Akibat Konflik di Puncak Sulit Kembali Pulang ke Rumah

Kepala SPPG Papua Dicopot Buntut Kasus Keracunan Makanan Bergizi Gratis 

Selain komoditas bahan pangan, petugas Karantina Papua juga memusnahkan satu ekor Ular Sanca Invasif yang ditemukan saat pemeriksaan X-Ray di Bandara Sentani dalam paket asal Jakarta. 

Tindakan pada jenis spesies invasif ini merupakan amanat UU No. 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan, guna mencegah bahaya kerusakan ekosistem dan rantai makanan lokal akibat lalu lintas satwa tanpa pengawasan karantina.

Pada kesempatan yang sama, petugas turut memusnahkan 13 ekor kadal mata duri dalam kondisi mati. 

Paket tersebut sebelumnya dikirim dengan dokumen yang mencantumkan keterangan palsu sebagai “kumbang”, namun terdeteksi oleh pemindaian X-Ray dan pemeriksaan fisik petugas.

Ketua Tim Kerja Karantina Hewan Papua, Nyoman Alit, menegaskan pentingnya kedisiplinan masyarakat dalam melaporkan setiap lalu lintas media pembawa HPHK (Hama dan Penyakit Hewan Karantina).

“Tindakan pemusnahan ini merupakan langkah konkret kami dalam menjaga kehati-hatian dan ketegangan pengawasan di pintu-pintu masuk Papua. Papua saat ini masih berstatus bebas dari Penyakit Mulut dan Kuku (PMK),” ujarnya. 

Karena menurutnya, masuknya produk hewan tanpa dokumen resmi sangat berisiko tinggi membahayakan ternak lokal. 

“Begitu pula dengan hadirnya spesies invasif tanpa tindakan karantina dari daerah asal yang bisa merusak keseimbangan ekosistem kita,” tegas Nyoman Alit.

Ia mengimbau kepada seluruh masyarakat dan pihak jasa pengiriman untuk tidak memalsukan dokumen atau menyelundupkan komoditas karantina. 

“Pengawasan melalui mesin X-Ray dan pemeriksaan fisik akan terus kami perketat,” tambahnya.

Seperti diketahui, proses pemusnahan dilakukan dengan cara dibakar menggunakan fasilitas incinerator hingga habis. 

Seluruh rangkaian kegiatan ini turut disaksikan oleh perwakilan dari Kepolisian Sektor Pelabuhan Laut Jayapura, Otoritas Pelabuhan Laut Jayapura, serta Ekspedisi Global Service Pajajaran. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Yoris Raweyai Sebut Konflik Papua Bukan Hal Baru, Perlu Ketegasan Presiden Prabowo

Yoris Raweyai: Ratusan Pengungsi Akibat Konflik di Puncak Sulit Kembali Pulang ke Rumah

7 Agustus 2026
Tidak Dilengkapi Dokumen, Belasan Kilogram Daging Kerbau Asap dan Reptil Dimusnahkan

Tidak Dilengkapi Dokumen, Belasan Kilogram Daging Kerbau Asap dan Reptil Dimusnahkan

7 Agustus 2026
Kepala SPPG Papua Dicopot Buntut Kasus Keracunan Makanan Bergizi Gratis 

Kepala SPPG Papua Dicopot Buntut Kasus Keracunan Makanan Bergizi Gratis 

7 Agustus 2026
Setelah Menunggu Tiga Tahun, Akhirnya Ribuan Artefak Asal Papua di Amerika dikembalikan

Setelah Menunggu Tiga Tahun, Akhirnya Ribuan Artefak Asal Papua di Amerika dikembalikan

7 Agustus 2026
Sambut HUT RI di Mimika: 38 Regu Putri Meriahkan Gerak Jalan Kreasi, Wabup Emanuel: Isi Kemerdekaan dengan Karya Nyata

Sambut HUT RI di Mimika: 38 Regu Putri Meriahkan Gerak Jalan Kreasi, Wabup Emanuel: Isi Kemerdekaan dengan Karya Nyata

7 Agustus 2026
Bawa 940 Gram Ganja, Penumpang Asal Wamena Diamankan di Bandara Sentani

Bawa 940 Gram Ganja, Penumpang Asal Wamena Diamankan di Bandara Sentani

6 Agustus 2026

POPULER

  • Oknum Polisi Tembak Warga di Timika, Kapolres Ungkap Dugaan Perselingkuhan Jadi Motif

    Oknum Polisi Tembak Warga di Timika, Kapolres Ungkap Dugaan Perselingkuhan Jadi Motif

    662 shares
    Bagikan 265 Tweet 166
  • Pria 37 Tahun Ditemukan Meninggal di Rumahnya di Timika, Penyebab Belum Diketahui

    572 shares
    Bagikan 229 Tweet 143
  • Lima Pekerja Proyek Jalan PT SHJ Tewas Ditembak di Tolikara, Satu Korban Belum Dievakuasi

    544 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • Polres Mimika Tolak Izin Demo KNPB 3 Agustus, Massa Terancam Ditangkap Jika Memaksa

    537 shares
    Bagikan 215 Tweet 134
  • Pulihkan Pendidikan Wa Banti, Freeport Bangun PAUD dan SD Dua Lantai Beroperasi 2027

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Taruna Akpol Asal Papua Barat Daya Meninggal Dunia, Polisi Selidiki Penyebabnya

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Kecelakaan Tunggal di Jalan Irigasi Timika, Pengendara Kabur Tinggalkan Motor

    534 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
Next Post
Yoris Raweyai Sebut Konflik Papua Bukan Hal Baru, Perlu Ketegasan Presiden Prabowo

Yoris Raweyai: Ratusan Pengungsi Akibat Konflik di Puncak Sulit Kembali Pulang ke Rumah

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id