TIMIKA, Koranpapua.id- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika, Papua Tengah memastikan akan terus berupaya memperkuat ekosistem kebudayaan Amungme dan Kamoro.
Upaya itu dilakukan melalui berbagai program pembinaan, penguatan kelembagaan sanggar. Termasuk peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM), penyediaan ruang kreatif, hingga membangun jejaring kerja sama.
Hal itu disampaikan Bupati Mimika, Johannes Rettob dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Asisten I Setda Mimika, Ananias Faot ketika membuka Pelatihan Manajemen Sanggar Seni Budaya Amungme dan Kamoro Tahun 2026 di di Aula Keuskupan Loresa SP3, Selasa 21 Juli 2026.
Bupati Johannes mengatakan, keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya diukur dari banyaknya infrastruktur yang dibangun, tetapi juga dari kemampuan menjaga identitas budaya masyarakat.
“Kemajuan suatu daerah tidak hanya diukur dari pembangunan fisik semata, tetapi juga dari kemampuannya menjaga dan mengembangkan nilai-nilai budaya yang menjadi akar kehidupan masyarakat,” tegasnya.
Dalam sambutannya, Bupati Johannes mengajak seluruh pengelola sanggar menjadikan pelatihan ini sebagai momentum memperkuat kapasitas kelembagaan.
Serta membangun semangat baru dalam memajukan kebudayaan Amungme, Kamoro, dan seluruh kekayaan budaya lokal di Mimika.
Pemerintah berharap sanggar-sanggar seni tidak hanya menjadi tempat berlatih, tetapi berkembang menjadi pusat pelestarian budaya, pendidikan karakter, dan penggerak ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal di Kabupaten Mimika.
Bupati juga menegaskan bahwa budaya hanya akan tetap hidup apabila terus dirawat dan diwariskan kepada generasi muda.
Karena itu, Pemkab Mimika memberikan apresiasi kepada para pegiat seni yang selama ini menjadi garda terdepan dalam menjaga warisan budaya leluhur.
“Karya seni lahir dari kreativitas, dedikasi, dan kecintaan terhadap budaya. Namun karya yang baik tidak akan bertahan apabila tidak dikelola secara professional,” kata Bupati.
“Demikian pula budaya tidak akan tetap lestari apabila tidak dirawat secara sadar dan diwariskan kepada generasi berikutnya,” lanjut Bupati. (*)
Penulis: Ril Minggu
Editor: Marthen LL Moru










