ADVERTISEMENT
Rabu, Agustus 12, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

Wajah Lain Kota Timika: Sungai Berubah Jadi Tempat Sampah dan Limbah Rumah Tangga

Kondisi Sungai Suriameka menjadi pengingat bahwa keberhasilan pembangunan sebuah kota tidak hanya diukur dari megahnya gedung, tetapi juga dari kualitas lingkungan yang bersih.

16 Juli 2026
0
Wajah Lain Kota Timika: Sungai Berubah Jadi Tempat Sampah dan Limbah Rumah Tangga

Sampah dan limbah rumah tangga menumpuk di sungai di Jalan Serui Mekar, Kelurahan Otomona, Distrik Mimika Baru, Kamis 16 Juli 2026. (foto:redaksi/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Di tengah pesatnya pembangunan Kota Timika sebagai pusat pertumbuhan ekonomi di Papua Tengah, masih tersimpan persoalan lingkungan yang luput dari perhatian.

Salah satunya terlihat di Sungai Jalan Serui Mekar, Kelurahan Koperapoka, Distrik Mimika Baru, yang kini berubah menjadi tempat pembuangan sampah dan limbah rumah tangga.

ADVERTISEMENT

Pantauan Koranpapua.id, Kamis 16 Juli 2026, kondisi sungai tersebut sangat memprihatinkan. Bantaran hingga aliran sungai dipenuhi berbagai jenis sampah.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Mulai dari sampah plastik, sisa makanan, hingga limbah domestik. Bahkan, warga sekitar mengaku terdapat kotoran manusia yang dibuang ke sungai.

Baca Juga

Merah Putih Berkibar di Pedalaman Memberamo Raya: Satgas Pasgat Kobarkan Semangat Nasional hingga ke Ujung Negeri 

Palang Jalan Cenderawasih SP2-Timika Dibuka, Sengketa Tanah Diserahkan ke Lemasa

Akibatnya, air sungai berubah menjadi berwarna hitam, mengeluarkan bau menyengat, dan tidak lagi layak dimanfaatkan oleh masyarakat.

Pemandangan tersebut menghadirkan ironi. Di satu sisi, Timika terus berkembang dengan pembangunan infrastruktur dan kawasan perkotaan.

Namun di sisi lain, persoalan dasar seperti pengelolaan sampah dan kebersihan lingkungan masih menjadi pekerjaan rumah yang belum terselesaikan.

Salah seorang warga sekitar, Mas Agus, mengaku kondisi sungai terus memburuk dalam beberapa tahun terakhir dan sangat mengganggu kenyamanan warga yang tinggal di sekitarnya.

“Airnya sekarang sudah hitam dan baunya sangat menyengat. Kami yang tinggal di dekat sini merasa tidak nyaman karena sungai ini sudah tidak terawat lagi,” ujarnya kepada Koranpapua.id.

Mas Agus mengaku dirinya tidak pernah membuang sampah ke sungai. Sampah rumah tangganya selalu dibuang ke tempat penampungan agar dapat diangkut petugas menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

“Kalau saya tidak pernah buang sampah di sini. Saya selalu buang ke tempat sampah, nanti petugas yang angkut ke TPA,” katanya.

Ia berharap pemerintah daerah tidak menutup mata terhadap kondisi tersebut dan segera mengambil langkah nyata untuk memulihkan fungsi sungai.

Termasuk meningkatkan pengawasan terhadap perilaku masyarakat yang masih membuang sampah sembarangan.

“Orang melihat Timika sebagai kota yang maju. Tapi di balik kemajuan itu masih banyak persoalan lingkungan yang belum pernah diekspos. Pemerintah harus melihat ini dan segera menindaklanjutinya,” tegasnya.

Persoalan ini bukan hanya menyangkut estetika kota, tetapi juga berpotensi mengancam kesehatan masyarakat dan mencemari lingkungan.

Jika terus dibiarkan, pencemaran sungai dapat memicu penyebaran penyakit, merusak ekosistem, serta memperbesar risiko banjir akibat aliran sungai yang tersumbat sampah.

Kondisi Sungai Suriameka menjadi pengingat bahwa keberhasilan pembangunan sebuah kota tidak hanya diukur dari megahnya gedung dan ramainya aktivitas ekonomi, tetapi juga dari kualitas lingkungan yang bersih, sehat, dan layak dihuni.

Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Mimika bersama instansi terkait segera melakukan pembersihan sungai, memperkuat pengawasan, menindak pelaku pembuangan sampah sembarangan.

Pemerintah juga dianjurkan untuk terus meningkatkan edukasi kepada masyarakat agar sungai tidak lagi dijadikan tempat pembuangan limbah dan sampah. (*)

Penulis: Ril Minggu

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Merah Putih Berkibar di Pedalaman Memberamo Raya: Satgas Pasgat Kobarkan Semangat Nasional hingga ke Ujung Negeri 

Merah Putih Berkibar di Pedalaman Memberamo Raya: Satgas Pasgat Kobarkan Semangat Nasional hingga ke Ujung Negeri 

12 Agustus 2026
Palang Jalan Cenderawasih SP2-Timika Dibuka, Sengketa Tanah Diserahkan ke Lemasa

Palang Jalan Cenderawasih SP2-Timika Dibuka, Sengketa Tanah Diserahkan ke Lemasa

12 Agustus 2026
Peserta Antusias, Seminar Kesehatan Reproduksi di Kuala Kencana Berlangsung Interaktif

Peserta Antusias, Seminar Kesehatan Reproduksi di Kuala Kencana Berlangsung Interaktif

12 Agustus 2026
Dinkes Mimika Selenggarakan Seminar Kesehatan Reproduksi, Dorong Masyarakat Kenali Risiko Kehamilan

Dinkes Mimika Selenggarakan Seminar Kesehatan Reproduksi, Dorong Masyarakat Kenali Risiko Kehamilan

12 Agustus 2026
Kejar Target 17 Ton, Warga Mimika Baru Kumpulkan Delapan Ton Sampah dalam Lima Hari

Kejar Target 17 Ton, Warga Mimika Baru Kumpulkan Delapan Ton Sampah dalam Lima Hari

12 Agustus 2026
Evaluasi Tiga Tahun Pembangunan di Provinsi Papua Selatan, Gubernur Apolo: Seluruh OPD Diminta Siapkan Data

Evaluasi Tiga Tahun Pembangunan di Provinsi Papua Selatan, Gubernur Apolo: Seluruh OPD Diminta Siapkan Data

12 Agustus 2026

POPULER

  • Penembakan di Pintu Masuk FBLB Jayawijaya, TPNPB-OPM Klaim Bertanggung Jawab

    “Kami Siap Perang” KKB Ingatkan Tidak Boleh Gelar Perayaan HUT RI ke-81 di Kota Wamena

    638 shares
    Bagikan 255 Tweet 160
  • Aksi Gerakan Seribu Rupiah: Dinsos Mimika Minta Rekomendasi, APELCAMI Pertanyakan Dasar Hukumnya 

    576 shares
    Bagikan 230 Tweet 144
  • Percepat Pembangunan Kantor Pusat Pemerintahan Provinsi Papua Tengah, Pempus Gelontorkan Rp 355,36 Miliar 

    553 shares
    Bagikan 221 Tweet 138
  • APBD Triliunan: Mama Martina Bertahan dengan Anyaman Papua di Tengah Minimnya Perhatian Pemkab Mimika

    552 shares
    Bagikan 221 Tweet 138
  • PN Timika Tunda Eksekusi Sengketa Tanah SP II Demi Keamanan, Putusan Tetap Inkrah

    548 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Aktivis HAM Tantang Kapolres Mimika: Berani Tegas di Kwamki Narama dan Tuntaskan Kasus Pembunuhan oleh Oknum Polisi 

    541 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Meriahkan HUT RI ke-81: Pesta Rakyat 17 Agustus di Distrik Jita Makin Meriah, Black Brothers hingga Band Lokal Siap Tampil

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
Next Post
Kasus Penikaman di Pomako: Diduga Tuduhan Pencurian, Aksi Pemalangan Sempat Lumpuhkan Akses Pelabuhan

Kasus Penikaman di Pomako: Diduga Tuduhan Pencurian, Aksi Pemalangan Sempat Lumpuhkan Akses Pelabuhan

604 Ton Minyak Sawit Mentah Senilai Rp6 Miliar asal Mimika Dikirim ke Surabaya

604 Ton Minyak Sawit Mentah Senilai Rp6 Miliar asal Mimika Dikirim ke Surabaya

Kasus Penikaman di Pomako: Diduga Tuduhan Pencurian, Aksi Pemalangan Sempat Lumpuhkan Akses Pelabuhan

Terduga Pelaku Penikaman Maut di Poumako Berhasil Diringkus Hanya 15 Menit Usai Beraksi

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id