ADVERTISEMENT
Senin, Juni 8, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Ekonomi

Provinsi Papua Tengah Tercatat Inflasi Tertinggi Sebesar 0,52 Persen

Seiring penyesuaian harga bahan bakar non-subsidi, khususnya avtur yang berdampak langsung pada lonjakan tarif angkutan udara di Papua dan tiga provinsi lainnya.

8 Juni 2026
0
Provinsi Papua Tengah Tercatat Inflasi Tertinggi Sebesar 0,52 Persen

Ilustrasi Inflasi. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Provinsi Papua Tengah tercatat mengalami inflasi tertinggi di wilayah kerja Perwakilan Bank Indonesia Wilayah Papua yakni sebesar 0,52 persen.

Inflasi ini sesuai rilis yang dikeluarkan Badan Pusat Statistik (BPS) bulan Mei 2026. Sementara urutan kedua terjadi di Provinsi Papua Pegunungan sebesar 0,48 persen % (mtm).

ADVERTISEMENT

Sementara itu, dua provinsi lainnya secara bulanan mengalami deflasi, yaitu Provinsi Papua dan Provinsi Papua Selatan dengan deflasi terdalam tercatat di Provinsi Papua senilai -0,68% (mtm) diikuti oleh Provinsi Papua Selatan senilai -0,50% (mtm).

Advertisement. Scroll to continue reading.

Inflasi bulanan ini masih terjaga dalam sasaran target nasional dengan didukung pasokan pangan lokal yang memadai, terutama cabai rawit dan aneka sayur seperti kangkung, bayam dan sawi hijau.

Baca Juga

Pemindahan Tersangka OPM Junis Murib ke Timika Dikawal Ketat Satgas Korpasgat

Kejari Mimika Dalami Dugaan Korupsi Proyek Tujuh Rumah, Dua ASN Sudah Diperiksa

Di sisi lain, andil inflasi tertinggi disumbang oleh kelompok transportasi seiring penyesuaian harga bahan bakar non-subsidi, khususnya avtur yang berdampak langsung pada lonjakan tarif angkutan udara di Papua dan tiga provinsi lainnya.

Adapun rincian perkembangan inflasi di wilayah kerja KPw BI Provinsi Papua adalah sebagai berikut:

Inflasi Provinsi Papua

Bulanan: -0,68% (mtm) Tahun Berjalan: 0,70% (ytd) Tahunan: 2,79% (yoy)

Berdasarkan komoditas penyumbang tertinggi, laju inflasi tertahan oleh penurunan harga pada komoditas ikan tuna, ikan cakalang, dan cabai rawit dengan andil deflasi masing-masing sebesar -0,67% (mtm), -0,17% (mtm), dan 0,14% (mtm).

Di sisi lain, inflasi di Provinsi Papua didorong oleh peningkatan harga pada komoditas tomat dengan andil sebesar 0,40% (mtm), serta telepon seluler dan buncis dengan andil masing-masing 0,05% (mtm).

Inflasi Provinsi Papua Selatan

Bulanan: -0,50% (mtm) Tahun Berjalan: 2,47% (ytd) Tahunan: 2,17% (yoy)

Berdasarkan komoditas penyumbang tertinggi, laju inflasi tertahan oleh penurunan harga pada komoditas cabai rawit, kangkung, dan sawi hijau dengan andil deflasi masing-masing sebesar -0,32% (mtm), -0,23% (mtm), dan -0,13% (mtm).

Di sisi lain, inflasi di Provinsi Papua Selatan didorong oleh peningkatan harga pada komoditas ikan layang dan tomat dengan masing-masing andil sebesar 0,06% (mtm) dan daging ayam ras sebesar 0,04% (mtm).

Inflasi Provinsi Papua Tengah

Bulanan: 0,52% (mtm) Tahun Berjalan: 0,68% (ytd) Tahunan: 2,05% (yoy)

Berdasarkan komoditas penyumbang tertinggi, inflasi di Provinsi Papua Tengah didorong oleh peningkatan harga pada komoditas angkutan udara, beras, dan tahu mentah dengan andil masing-masing sebesar 0,10% (mtm), 0,09% (mtm), dan 0,08% (mtm).

Di sisi lain, laju inflasi tertahan oleh penurunan harga pada komoditas cabai rawit, bawang merah, dan tomat dengan andil deflasi masing-masing sebesar -0,18% (mtm), -0,13% (mtm), dan -0,11% (mtm).

Provinsi Papua Pegunungan

Bulanan: 0,48% (mtm) Tahun Berjalan: 4,32% (ytd) Tahunan: 4,44% (yoy)

Berdasarkan komoditas penyumbang tertinggi, inflasi di Provinsi Papua Pegunungan didorong oleh peningkatan harga pada komoditas tomat, daging ayam ras, dan angkutan udara dengan andil masing-masing sebesar 0,41% (mtm), 0,11% (mtm), dan 0,10% (mtm).

Sementara laju inflasi tertahan oleh penurunan harga pada komoditas cabai rawit, telur ayam ras, dan talas/ keladi dengan andil deflasi masing-masing sebesar -0,72% (mtm), -0,03% (mtm), dan -0,02% (mtm).

Upaya pengendalian inflasi selama bulan Mei 2026 telah dilakukan melalui sinergi dan kolaborasi bersama mitra kerja strategis yang terus diperkuat di seluruh Provinsi Papua dan DOB, antara lain:

  1. K1 (Keterjangkauan Harga). Untuk menjaga kestabilan harga komoditas pangan, telah terlaksana Gerakan Pangan Murah (GPM) secara berkala di Provinsi Papua dan 3 DOB bersinergi dengan pemda, bulog, serta mitra kerja terkait.
  2. K2 (Ketersediaan Pasokan).Telah diberikan dukungan sarana dan prasarana produksi pertanian kepada kelompok tani di Papua Tengah & Papua Selatan.
  3. K3 (Kelancaran Distribusi). Telah diberikan dukungan sarana dan prasarana distribusi kepada kelompok tani di Provinsi Papua Pegunungan, Papua Tengah, dan Papua Selatan untuk mendukung kelancaran distribusi pangan.
  4. K4 (Komunikasi Efektif). Telah dilaksanakan berbagai bentuk edukasi terkait upaya pengendalian inflasi baik melalui kanal media sosial, kegiatan Capacity Building TPID Wilayah Kerja KPw BI Provinsi Papua dengan agenda sharing session dari peraih TPID Awards 2025.

Yaitu Provinsi Jawa Barat, Kota Tasikmalaya, dan Kabupaten Tasikmalaya serta kunjungan ke klaster pertanian championship sebagai upaya menambah wawasan serta mengidentifikasi hal-hal yang dapat direplikasi oleh petani di daerah masing-masing. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Pemindahan Tersangka OPM Junis Murib ke Timika Dikawal Ketat Satgas Korpasgat

Pemindahan Tersangka OPM Junis Murib ke Timika Dikawal Ketat Satgas Korpasgat

8 Juni 2026
Provinsi Papua Tengah Tercatat Inflasi Tertinggi Sebesar 0,52 Persen

Provinsi Papua Tengah Tercatat Inflasi Tertinggi Sebesar 0,52 Persen

8 Juni 2026
Kejari Mimika Dalami Dugaan Korupsi Proyek Tujuh Rumah, Dua ASN Sudah Diperiksa

Kejari Mimika Dalami Dugaan Korupsi Proyek Tujuh Rumah, Dua ASN Sudah Diperiksa

8 Juni 2026
Lemasa Ajak Dialog Selesaikan Polemik Pengelolaan Besi Bekas Freeport

Lemasa Ajak Dialog Selesaikan Polemik Pengelolaan Besi Bekas Freeport

8 Juni 2026
Pembakaran Gedung SD Yapis oleh KKB, Kerugian Mencapai Rp2 Miliar

Pembakaran Gedung SD Yapis oleh KKB, Kerugian Mencapai Rp2 Miliar

8 Juni 2026
Bupati Mimika Terima Laporan Oknum Pejabat Mabuk Miras di Kantor, Mengulangi Lagi Dicopot

Bupati Mimika Terima Laporan Oknum Pejabat Mabuk Miras di Kantor, Mengulangi Lagi Dicopot

8 Juni 2026

POPULER

  • Atasi Ketimpangan Tenaga Pengajar, Disdik Mimika Atur Penempatan Guru Demi Pemerataan

    PPDB 2026 Wajib Melalui Empat Jalur, Kadisdik Mimika Ingatkan Tidak Boleh Terima Titipan Pejabat

    593 shares
    Bagikan 237 Tweet 148
  • Prihatin! Satu Siswa SMP di Kota Timika Positif Narkotika

    572 shares
    Bagikan 229 Tweet 143
  • Bersembunyi di Timika, Pelaku Pencabulan Anak di Sikka Berhasil Ditangkap

    616 shares
    Bagikan 246 Tweet 154
  • Pembakaran Gedung SD Yapis oleh KKB, Kerugian Mencapai Rp2 Miliar

    530 shares
    Bagikan 212 Tweet 133
  • SD Inpres Timika II Gelar Education Expo 2026, Tampilkan Inovasi Berbasis Kearifan Lokal Papua

    527 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Pelajar SMP Negeri dan Swasta di Papua Tengah Bebas Biaya Pendidikan, Berlaku Tahun Ini

    849 shares
    Bagikan 340 Tweet 212
  • Freeport Kelola Tailing Bernilai Guna, Anggaran Tembus Rp200–300 Juta Dolar per Tahun

    522 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
Next Post
Pemindahan Tersangka OPM Junis Murib ke Timika Dikawal Ketat Satgas Korpasgat

Pemindahan Tersangka OPM Junis Murib ke Timika Dikawal Ketat Satgas Korpasgat

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id