ADVERTISEMENT
Sabtu, Agustus 29, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim Info Terkini

Kebakaran Gereja Katolik Poumako: Polisi Sebut Diduga Akibat Lilin yang Lupa Dipadamkan

Upaya penyelamatan rumah ibadah tersebut menemui jalan buntu lantaran terkendala kondisi air laut yang sedang surut sehingga akses pengambilan air sangat terbatas.

29 Mei 2026
0
Kebakaran Gereja Katolik Poumako: Polisi Sebut Diduga Akibat Lilin yang Lupa Dipadamkan

Kebakaran yang menghanguskan gedung Gereja Katolik Stasi Fransiskus di Kampung Poumako, Distrik Mimika Timur, Kabupaten Mimika, Papua Tengah (foto ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Peristiwa kebakaran yang menghanguskan gedung Gereja Katolik Stasi Fransiskus di Kampung Poumako, Distrik Mimika Timur, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, diduga disebabkan oleh lilin yang lupa dipadamkan.

Pada insiden yang terjadi pada Rabu 27 Mei 2026 sekitar pukul 19.00 WIT, mengakibatkan seluruh bangunan yang sebagian besar bermaterial kayu dan papan ludes terbakar hingga rata dengan tanah.

ADVERTISEMENT

Kerugian materil ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Tidak ada satu pun barang berharga di dalam gereja yang berhasil diselamatkan.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Seluruh fasilitas penting penunjang ibadah umat Katolik hangus tak tersisa. Mulai dari meja altar, kursi jemaat, buku lagu rohani, buku doa, hingga berbagai perlengkapan liturgi suci hangus menjadi debu.

Baca Juga

Lima Diduga Pelaku Pembunuhan Tukang Ojek Berhasil Ditangkap, Polsek Kwamki Narama Diserang

Jaga Stabilitas Wilayah Perbatasan: Satgas Pasgat Oksibil dan Apkam Gelar Dialog Terbuka Bersama Ormas Bintang Sifik

Kapolsek Kawasan Pelabuhan Laut Poumako, Iptu Fits Gerald Marselino Nanlohy, megatakan pihaknya telah mendapatkan informasi dari sejumlah saksi terkait peristiwa kebakaran itu.

Menurutnya, api diduga berasal dari lilin yang lupa dipadamkan sebelum pengurus dan jemaat meninggalkan gereja setelah melaksanakan ibadah.

“Sebelum kebakaran ada ibadah gereja memakai lilin. Setelah itu, seluruh jemaat dan pengurus gereja pulang dan lupa memadamkan lilin dan akhirnya meleleh sehingga terjadi kebakaran,” ujar Fits seperti dilansir, Jumat 29 Mei 2029.

Iptu Fits menegaskan, setelah mendalami peristiwa tersebut dan hasil penyelidikan sementara, kebakaran ini murni disebabkan oleh faktor kelalaian dan bukan karena unsur kesengajaan pihak tertentu.

Kasi Humas Polres Mimika, Iptu Hempy Ona, juga mengatakan hal yang sama terkait penyebab kebakaran tersebut.

Menurut Hempy, saksi mata di lapangan menyebutkan kepulan asap tebal mulai terlihat keluar dari dalam gereja sekitar pukul 18.58 WIT.

Kondisi cuaca yang gelap dan tiupan angin kencang membuat kobaran api cepat menyebar dan menyebar ke seluruh bangunan gereja.

Melihat kobaran api yang mulai membesar dari bagian atap dan dinding samping, saksi mata langsung berteriak meminta pertolongan warga sekitar.

Warga pun berbondong-bondong datang membawa ember berisi air untuk memadamkan api dengan peralatan seadanya secara manual.

Namun, upaya penyelamatan rumah ibadah tersebut menemui jalan buntu lantaran terkendala kondisi air laut yang sedang surut sehingga akses pengambilan air sangat terbatas.

Meski bangunan beserta isinya hangus tidak tersisa, dipastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Mobil Damkar Dilempari dan Diusir Massa

Masyarakat yang merasa kecewa karena mobil Kebakaran (Damkar) dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mimika terlambat tiba di lokasi, sempat tersulut emosi sehingga melakukan aksi penghadangan dan pelemparan batu.

Jarak yang terlampau jauh antara pos pemadam dengan lokasi kebakaran mengakibatkan gedung gereja tidak sempat diselamatkan.

Kepala BPBD Mimika, Agustina Rehaded, membenarkan adanya insiden penghadangan tersebut yang menyebabkan salah satu unit mobil pemadam mengalami kerusakan.

“Kami terima laporan pukul 19.14 WIT dan langsungkerahkan tiga armada. Namun karena jaraknya cukup jauh jadi saat saat armada tiba, gerejanya sudah hangus,” ungkap Agustina.

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Lima Diduga Pelaku Pembunuhan Tukang Ojek Berhasil Ditangkap, Polsek Kwamki Narama Diserang

Lima Diduga Pelaku Pembunuhan Tukang Ojek Berhasil Ditangkap, Polsek Kwamki Narama Diserang

29 Agustus 2026
Lima Diduga Pelaku Pembunuhan Tukang Ojek Berhasil Ditangkap, Polsek Kwamki Narama Diserang

Kuliah Perdana ITB Dibuka, 176 Mahasiswa Disiapkan Jadi Generasi Penggerak Teluk Bintuni

29 Agustus 2026
Jaga Stabilitas Wilayah Perbatasan: Satgas Pasgat Oksibil dan Apkam Gelar Dialog Terbuka Bersama Ormas Bintang Sifik

Jaga Stabilitas Wilayah Perbatasan: Satgas Pasgat Oksibil dan Apkam Gelar Dialog Terbuka Bersama Ormas Bintang Sifik

29 Agustus 2026
Freeport dan Tempo Institute Perkuat Kapasitas Jurnalis Papua Tengah, 27 Wartawan Ikuti Program Pengembangan

Freeport dan Tempo Institute Perkuat Kapasitas Jurnalis Papua Tengah, 27 Wartawan Ikuti Program Pengembangan

29 Agustus 2026
Nasib 700 Pekerja TKBM Pomako Jadi Sorotan, DPRK Mimika Beri Pengurus Koperasi Waktu Tiga Bulan

Nasib 700 Pekerja TKBM Pomako Jadi Sorotan, DPRK Mimika Beri Pengurus Koperasi Waktu Tiga Bulan

29 Agustus 2026
DP3AP2KB Mimika Siapkan Rumah Aman 2027, Tempat Perlindungan Korban Kekerasan Perempuan dan Anak

DP3AP2KB Mimika Siapkan Rumah Aman 2027, Tempat Perlindungan Korban Kekerasan Perempuan dan Anak

29 Agustus 2026

POPULER

  • Bupati Mimika Soroti P3K “Kepala Batu”, Kinerja Buruk Bisa Berujung Pemberhentian

    Bupati Mimika Soroti P3K “Kepala Batu”, Kinerja Buruk Bisa Berujung Pemberhentian

    648 shares
    Bagikan 259 Tweet 162
  • 26 Pejabat Polres Mimika Dimutasi, Wakapolres hingga Kapolsek Berganti, Ini Daftarnya

    617 shares
    Bagikan 247 Tweet 154
  • 500 Hektare Perkebunan Kopi Arabika akan Dikembangkan di Papua Tengah

    548 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Tindak Lanjuti Edaran Bupati, Dishub Mimika Tertibkan Truk Pengangkut Material

    529 shares
    Bagikan 212 Tweet 132
  • Profiling 2.644 ASN Mimika Dimulai, Bupati Tegaskan Karier Tak Boleh Lagi “Diacak-acak”

    523 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Air Bersih Macet, Warga Manoware Mimika Kembali Berburu Mata Air

    522 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Target 50 Persen Tak Tercapai, Serapan Otsus Mimika Baru 29 Persen, Tahap Kedua Terancam Gagal

    520 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
Next Post
Dana Otsus Rp12,69 Triliun Tidak Berarti Jika Tanpa Disertai Evaluasi Menyeluruh

Dana Otsus Rp12,69 Triliun Tidak Berarti Jika Tanpa Disertai Evaluasi Menyeluruh

Satgas Yon Parako 466 Pasgat Bantu Distribusi Beras ke Pedalaman Papua Melalui Jalur Udara

Satgas Yon Parako 466 Pasgat Bantu Distribusi Beras ke Pedalaman Papua Melalui Jalur Udara

Dibalik Gencarnya Pemutaran Film Pesta Babi: Mama Yasinta Laporkan Direktur LBH Papua Merauke

Dibalik Gencarnya Pemutaran Film Pesta Babi: Mama Yasinta Laporkan Direktur LBH Papua Merauke

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id