ADVERTISEMENT
Senin, Oktober 12, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Cuaca

Air Bersih Macet, Warga Manoware Mimika Kembali Berburu Mata Air

Menurut Amandus, fasilitas tersebut juga belum diserahkan secara resmi kepada pemerintah kampung sehingga pengelolaannya masih menjadi tanggung jawab dinas terkait.

24 Agustus 2026
0
Air Bersih Macet, Warga Manoware Mimika Kembali Berburu Mata Air

Warga Kampung Manoware, Distrik Amar, Kabupaten Mimika, kembali mengandalkan mata air di luar kampung. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id – Warga Kampung Manoware, Distrik Amar, Kabupaten Mimika, kembali mengandalkan mata air di luar kampung setelah fasilitas pengolahan air minum yang dibangun pemerintah tak lagi berfungsi optimal.

Satu mesin dilaporkan rusak, sementara mesin lainnya bekerja lambat hingga membutuhkan empat sampai lima hari untuk mengisi tangki.

Kepala Kampung Manoware, Amandus Timakupe, mengatakan kondisi fasilitas tersebut mulai bermasalah sejak Desember 2025 dan semakin parah sejak Januari 2026.

“Panel sero itu satunya mati, sementara yang berfungsi hanya satu saja. Jadi, pengisian di tangki ini tidak bisa penuh satu hari, jadi empat atau lima hari baru bisa penuh,” kata Amandus kepada koranpapua.id, Senin, 24 Agustus 2026.

Baca Juga

Tiga Dekade Mimika, Bupati Ajak Semua Pihak Bangun Ekonomi

HUT ke-30 Mimika, Rettob-Kemong Paparkan Capaian dan Tantangan

Kondisi itu membuat warga tak bisa mengandalkan fasilitas air minum di kampung. Mereka terpaksa mencari sumber air di Kepala Air Ore dan Kepala Air Iqua.

Untuk mencapai lokasi tersebut, warga menggunakan perahu bermesin Johnson. Perjalanan pulang-pergi memakan waktu sekitar satu jam dan membutuhkan sedikitnya 20 liter bahan bakar.

“Masalah kondisi masyarakat di sini susah air minum. Akhirnya kembali ke awal lagi mereka timba, cari minyak sekitar 20 liter, baru pergi timba air di kali, di kepala air sana,” ujarnya.

Amandus mengatakan persoalan tersebut bukan hanya menyangkut kerusakan mesin. Fasilitas air minum juga tidak mendapat pemeliharaan yang berjalan secara rutin dan belum memiliki operator khusus.

Selama ini, pemerintah kampung hanya membantu pemeliharaan secara sukarela. Menurut Amandus, fasilitas tersebut juga belum diserahkan secara resmi kepada pemerintah kampung sehingga pengelolaannya masih menjadi tanggung jawab dinas terkait.

Karena itu, Ia meminta pemerintah daerah turun langsung ke Manoware untuk memeriksa kondisi fasilitas, memperbaiki mesin yang rusak, serta memastikan sistem pemeliharaan berjalan.

“Yang kami mau, agar pemerintah terkait datang kontrol lagi supaya aktifkan mesin air minum ini dengan kekurangannya. Datang lihat supaya bisa diaktifkan dan air normal kembali, masyarakat bisa timba minum di situ lagi,” katanya.

Amandus juga meminta pemerintah melibatkan warga lokal sebagai operator sekaligus memberikan pelatihan pemeliharaan. Dengan begitu, fasilitas dapat dirawat secara rutin dan tidak kembali terbengkalai ketika mengalami kerusakan.

“Dari kampung mau itu supaya dinas datang langsung, datang ambil data di masyarakat supaya kepala kampung kasih masuk anak-anak lokal, anak-anak di situ, supaya mereka bisa jaga,” ujarnya.

Kesulitan air di Manoware terjadi ketika Indonesia menghadapi periode El Niño. Berdasarkan perkiraan BMKG, fenomena El Nino tahun ini diprediksi berlangsung sejak pertengahan 2026 hingga awal kuartal pertama 2027. Puncak intensitasnya diperkirakan terjadi pada akhir 2026.

Dampak kering di Indonesia diproyeksikan mulai mereda saat memasuki masa transisi menuju musim hujan pada Oktober 2026. Namun bagi warga Manoware, persoalan air bersih sudah terasa sekarang.

Ketika fasilitas air minum tak mampu bekerja normal, warga kembali mengeluarkan biaya dan menempuh perjalanan dengan perahu hanya untuk mengambil air dari mata air di luar kampung. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan
Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Tiga Dekade Mimika, Bupati Ajak Semua Pihak Bangun Ekonomi

Tiga Dekade Mimika, Bupati Ajak Semua Pihak Bangun Ekonomi

12 Oktober 2026
HUT ke-30 Mimika, Rettob-Kemong Paparkan Capaian dan Tantangan

HUT ke-30 Mimika, Rettob-Kemong Paparkan Capaian dan Tantangan

12 Oktober 2026
Dari Lala Pokaka hingga Layanan Kesehatan Gratis, Mimika Perkuat Pelayanan untuk Warga

Mimika Targetkan 10 Kampung Dapat Akses Listrik

12 Oktober 2026
Dari Lala Pokaka hingga Layanan Kesehatan Gratis, Mimika Perkuat Pelayanan untuk Warga

Dari Lala Pokaka hingga Layanan Kesehatan Gratis, Mimika Perkuat Pelayanan untuk Warga

12 Oktober 2026
Satgas Pasgat Amankan Dua Butir Amunisi Aktif di Bandara Mopah Merauke

Satgas Pasgat Amankan Dua Butir Amunisi Aktif di Bandara Mopah Merauke

12 Oktober 2026
Kabut Asap Selimuti Mimika, PAUD-SD Bakal Diliburkan, SMP-SMA Belajar Daring

Kabut Asap Selimuti Mimika, PAUD-SD Bakal Diliburkan, SMP-SMA Belajar Daring

12 Oktober 2026

POPULER

  • Anggota Satgas TNI Ditemukan Tewas di Kuala Kencana, Ada Luka Tembak di Dada

    Anggota Satgas TNI Ditemukan Tewas di Kuala Kencana, Ada Luka Tembak di Dada

    790 shares
    Bagikan 316 Tweet 198
  • Kabut Asap Mimika Memburuk, Sekolah dari Rumah Mulai 12 Oktober

    561 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • Kasus Investasi Rp1,7 Miliar di Timika, Kuasa Hukum Desak Penyidik Segera Periksa Korban

    601 shares
    Bagikan 240 Tweet 150
  • Warga Kamoro Tidur di Emperan Toko, Kadis Pariwisata: Mereka Datang Tanpa Undangan

    533 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Pria Ditemukan Bersimbah Luka di Pasar Lama Timika, Kondisi Mulai Membaik

    529 shares
    Bagikan 212 Tweet 132
  • Israel Kurnia Burdam Kritis Usai Diduga Dianiaya Berulang di Timika, Keluarga Desak Polisi Bertindak

    528 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Perselisihan Pelajar Meledak Jadi Bentrok Warga di Mimika, 8 Orang Diamankan Polisi

    513 shares
    Bagikan 205 Tweet 128
Next Post
Papua Tengah Rasakan Dampak El Nino, BMKG: Indeks 3.4 Berdasarkan Pemutakhiran Dasarian I Agustus 2026

Papua Tengah Rasakan Dampak El Nino, BMKG: Indeks 3.4 Berdasarkan Pemutakhiran Dasarian I Agustus 2026

Tingkatkan Retribusi Daerah, Pemprov Papua Optimalkan Aset Daerah

Tingkatkan Retribusi Daerah, Pemprov Papua Optimalkan Aset Daerah

Ketua Komisi II DPRK Mimika Minta Pemkab Perkuat Anggaran Aparat untuk Jaga Kamtibmas

Ketua Komisi II DPRK Mimika Minta Pemkab Perkuat Anggaran Aparat untuk Jaga Kamtibmas

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id