TIMIKA,Koranpapua.id- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika mulai memetakan kompetensi dan potensi 2.644 ASN melalui Profiling ASN 2026.
Program ini ditujukan untuk membangun manajemen kepegawaian yang profesional, objektif, dan berbasis sistem merit.
Kegiatan yang dibuka Bupati Mimika Johannes Rettob di Aula Lantai 3 Kantor BPKAD Mimika, Rabu 26 Agustus 2026, berlangsung hingga 29 Agustus di empat Lokasi.
Empat Lokasi tersebut yakni, SMP Negeri 2, SMP Negeri 11, SMP YPPK Santo Bernardus dan SMK Tunas Bangsa Mimika.
Bupati Johannes menegaskan, hasil profiling akan menjadi dasar penempatan dan pengembangan karier ASN berdasarkan kompetensi, kinerja dan data objektif, bukan kepentingan politik atau pergantian pimpinan daerah.
“Ke depannya, siapa pun Bupati yang menjabat, Bapak dan Ibu tidak akan lagi diacak-acak atau dipindah-tangani sembarangan. Kita akan tetap berpegang pada prinsip dan aturan yang berlaku,” tegasnya.
Ia mengatakan, ASN juga harus meningkatkan kompetensi agar memenuhi kualifikasi untuk menduduki jabatan yang lebih tinggi.
Pemkab Mimika menargetkan tersedianya sedikitnya lima kandidat berkualitas pada setiap jenjang jabatan sebagai bahan seleksi sesuai ketentuan.
Dari total 2.644 peserta, terdiri atas 32 pejabat pimpinan tinggi pratama, 140 administrator, 113 pengawas, 805 pejabat fungsional Kesehatan.
Termasuk di antaranya, 361 guru ahli madya, serta 1.190 pejabat pelaksana/fungsional umum.
Bupati Johannes meminta seluruh peserta mengikuti profiling secara jujur dan objektif.
Menurutnya, pemetaan bukan sesuatu yang perlu ditakuti, tetapi menjadi kesempatan bagi ASN untuk mengenali kemampuan sekaligus meningkatkan kapasitas diri.
Pemkab Mimika berharap hasil profiling dapat menghasilkan basis data ASN yang akurat sehingga penataan jabatan dan pengembangan karier ke depan benar-benar berdasarkan sistem merit. (*)
Penulis: Ril Minggu
Editor: Marthen LL Moru








