ADVERTISEMENT
Senin, April 20, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim Info Terkini

Longsor di Keerom Akibatkan Jalan Trans Papua Putus Total, Distribusi Bahan Makanan Terhenti

“Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama, sehingga diimbau kepada pengguna jalan untuk tidak memaksakan diri melintas di area longsor”.

20 April 2026
0
Longsor di Keerom Akibatkan Jalan Trans Papua Putus Total, Distribusi Bahan Makanan Terhenti

Ilustrasi (foto: Genereted AI/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

KEEROM, Koranpapua.id- Jalan Trans Papua tepatnya di Kampung Kalimo, Distrik Waris, Kabupaten Keerom kini terputus akibat longsor yang terjadi di sepanjang wilayah itu, Senin 20 April 2026.

Kondisi ini mengakibatkan seluruh kendaraan baik roda dua maupun roda empat terhenti di ujung titik longsor dan tidak bisa melanjutkan perjalanan.

ADVERTISEMENT

Kapolsek Waris Iptu Kamaludin, S.Sos bersama anggotanya dan tim dari Kementerian PUPR Provinsi Papua, langsung melakukan peninjauan ke lokasi longsor.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Dari hasil monitoring, diketahui bahwa badan jalan mengalami patahan dan terputus dengan kedalaman kurang lebih 50 meter dan panjang sekitar 50 meter.

Baca Juga

Perkuat Misi YPPK, Uskup Timika: Ide Sudah Didiskusikan, Saatnya Bersinergi Nyata

Pemprov Rilis Jumlah Penduduk Papua Tengah 1,38 Juta Jiwa, Kabupaten Mimika Terbanyak

Kondisi ini menyebabkan akses lalu lintas di ruas Jalan Trans Papua lumpuh total dan tidak dapat dilalui oleh seluruh jenis kendaraan, termasuk kendaraan logistik dan ambulans.

Titik longsor yang baru ini, berada sekitar 300 meter dari titik kerusakan sebelumnya yang masih dalam tahap perbaikan.

Kondisi tanah yang labil dan faktor cuaca menjadi kendala utama sehingga penanganan di titik longsor terbaru belum dapat dilakukan secara maksimal oleh pihak terkait.

Kapolsek Waris bersama tim juga meninjau jalur alternatif yang berada di Kampung Sach.

Berdasarkan informasi masyarakat setempat, jalur tersebut tembus hingga Kampung Bompay, namun saat ini kondisinya sudah tertutup hutan dan belum dapat difungsikan secara optimal.

Akibat terputusnya akses utama tersebut, masyarakat yang hendak bepergian menuju Jayapura maupun Wamena terpaksa menggunakan jalur alternatif melalui Warlef.

Meski demikian jalur ini hanya dapat dilalui kendaraan kecil dengan waktu tempuh yang lumayan lama.

Sementara itu, kendaraan besar tidak dapat melintas, sehingga terjadi antrean panjang di kedua sisi lokasi longsor.

Hingga saat ini, tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Proses penanganan masih terus dilakukan oleh Kementerian PUPR dan Basarnas, dengan tetap memperhatikan kondisi keamanan dan stabilitas tanah di lokasi kejadian.

Kapolsek Waris Iptu Kamaludin, menyampaikan, pihaknya akan melakukan pengamanan dan monitoring secara intensif di sekitar lokasi longsor.

Ia juga menegaskan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama, sehingga diimbau kepada pengguna jalan untuk tidak memaksakan diri melintas di area longsor.

“Kondisi tanah masih sangat labil dan berpotensi terjadi longsor susulan, jadi sebaiknya masyarakat dan pengguna jalan untuk bersabar,” ujarnya.

Kapolsek Waris juga akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah, instansi teknis, serta masyarakat adat setempat guna mencari solusi terbaik.

Termasuk membuka akses jalan alternatif agar distribusi kebutuhan pokok dan bahan makananan ke wilayah terdampak tetap lancar. (Redaksi)

 

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Uskup Timika Mgr. Bernardus Bofitwos Tegas Menolak Perluasan Perkebunan Sawit dan PSN

Perkuat Misi YPPK, Uskup Timika: Ide Sudah Didiskusikan, Saatnya Bersinergi Nyata

20 April 2026
Pemprov Rilis Jumlah Penduduk Papua Tengah 1,38 Juta Jiwa, Kabupaten Mimika Terbanyak

Pemprov Rilis Jumlah Penduduk Papua Tengah 1,38 Juta Jiwa, Kabupaten Mimika Terbanyak

20 April 2026
Longsor di Keerom Akibatkan Jalan Trans Papua Putus Total, Distribusi Bahan Makanan Terhenti

Longsor di Keerom Akibatkan Jalan Trans Papua Putus Total, Distribusi Bahan Makanan Terhenti

20 April 2026
Wapres Gibran Dijadwalkan akan Berkunjung ke Toko Meriah Timika dan Sentra Pendidikan

Wapres Gibran Dijadwalkan akan Berkunjung ke Toko Meriah Timika dan Sentra Pendidikan

20 April 2026
Dua Rumah di Kadun Jaya Mimika Terbakar, Seluruh Isi Rumah Hangus Tak Tersisa

Dua Rumah di Kadun Jaya Mimika Terbakar, Seluruh Isi Rumah Hangus Tak Tersisa

20 April 2026
Wabup Emanuel: Hari Ini Wapres Kunjungi Timika, Rumput Belum Dibabat, Sampah Masih Menumpuk

Wabup Emanuel: Hari Ini Wapres Kunjungi Timika, Rumput Belum Dibabat, Sampah Masih Menumpuk

20 April 2026

POPULER

  • Wabup Emanuel: Hari Ini Wapres Kunjungi Timika, Rumput Belum Dibabat, Sampah Masih Menumpuk

    Wabup Emanuel: Hari Ini Wapres Kunjungi Timika, Rumput Belum Dibabat, Sampah Masih Menumpuk

    602 shares
    Bagikan 241 Tweet 151
  • Wapres Gibran Dijadwalkan akan Berkunjung ke Toko Meriah Timika dan Sentra Pendidikan

    575 shares
    Bagikan 230 Tweet 144
  • Dapodik Mimika Bermasalah, Kadisdik: Data Pusat dan Kondisi Rill di Sekolah Jauh Berbeda

    572 shares
    Bagikan 229 Tweet 143
  • Delapan ASN Pemkot Jayapura Dipecat

    558 shares
    Bagikan 223 Tweet 140
  • Kereta Api Segera Hadir di Papua: Rute Pertama Hubungkan Kota Jayapura dengan Kabupaten Jayapura

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Keributan di Tengah Suasana Duka, Satu Warga Dilaporkan Tewas, Empat Polisi Terluka

    537 shares
    Bagikan 215 Tweet 134
  • Asosiasi Gubernur se-Tanah Papua Bertemu Dirjen Perimbangan Keuangan, Ini Hasilnya

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
Next Post
Pemprov Rilis Jumlah Penduduk Papua Tengah 1,38 Juta Jiwa, Kabupaten Mimika Terbanyak

Pemprov Rilis Jumlah Penduduk Papua Tengah 1,38 Juta Jiwa, Kabupaten Mimika Terbanyak

Uskup Timika Mgr. Bernardus Bofitwos Tegas Menolak Perluasan Perkebunan Sawit dan PSN

Perkuat Misi YPPK, Uskup Timika: Ide Sudah Didiskusikan, Saatnya Bersinergi Nyata

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id