ADVERTISEMENT
Minggu, Oktober 25, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Budaya

Kondisi Romario Kritis, Keluarga Desak Polisi Sweeping Penjualan Sopi di Kampung Pomako

“Kami selama ini hanya baca melalui media bahwa polisi amankan puluhan bahkan ratusan liter Sopi dari penumpang kapal, tetapi kapan dimusnahkan dan siapa saksinya”.

1 Maret 2026
0
Kondisi Romario Kritis, Keluarga Desak Polisi Sweeping Penjualan Sopi di Kampung Pomako

Marianus Maknaepeku saat mengunjungi Romario saat dirawat di RSUD Mimika, Minggu 1 Maret 2026. (foto redaksi koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Romario Moromako (18), Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) yang ditikam, Sabtu 28 Februari 2026 sekitar pukul 03.30 WIT, kini dalam kondisi kritis.

Ini disampaikan Marianus Maknaepeku, selaku keluarga korban ketika mengunjungi Romario di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mimika, Minggu 1 Maret 2026.

Marianus berharap agar keponakannya Romario bisa sembuh dan dapat kembali beraktivitas seperti biasa. Harapan untuk kesembuhan korban sangat penting, sehingga tidak menimbulkan dampak lain buntut peristiwa ini.

“Saya dan keluarga sudah lihat langsung anak kami di RSUD. Kondisinya kritis, kami harap ada mujizat melalui tangan dokter dan perawat agar dia (Romario-Red) bisa sembuh,” ungkap Marianus kepada koranpapua.id, malam ini.

Baca Juga

PMI Mimika Bagikan Masker untuk Cegah Dampak Kabut Asap

Pekan Bakti Noken Medis, 15 Dokter Spesialis Layani Warga Mimika Timur

Marianus yang juga sebagai tokoh masyarakat Mimika itu, berharap agar polisi dapat segera menangkap pelaku dan diproses sesuai dengan ketentuan dan hukum yang berlaku.

“Saya kurang tahu pasti, apakah pelakunya sudah ditangkap kah belum, karena belum ada penyampaian kepada kami keluarga,” ujar Marianus sambari meminta polisi untuk serius menangani kasus ini.

Seperti diketahui, aksi penikaman terhadap Romario terjadi di gapura masuk Pelabuhan Poumako, Distrik Mimika Timur, Kabupaten Mimika, Sabtu 28 Februari 2026 sekitar pukul 03.30 WIT.

Korban yang berprofesi sebagai TKBM, mengalami luka tusuk di bagian dada kiri dan dalam kondisi kritis dilarikan ke RSUD Mimika.

Kapolsek Kawasan Pelabuhan Poumako, Iptu Frits Nanlohy, menjelaskan, insiden bermula dari pengaruh minuman keras yang memicu perselisihan hingga berujung penikaman.

Setelah mendapatkan laporan dari keluarga korban, anggota polisi langsung menuju lokasi kejadian dan mengevakuasi korban ke RSUD Mimika.

Akibat kejadian itu, keluarga korban sempat melakukan aksi pemalangan jalan utama di depan gapura masuk pelabuhan.

Namun, setelah dilakukan koordinasi oleh pihak kepolisian bersama sejumlah pejabat setempat, palang akhirnya dibuka.

Kepada pihak keluarga korban polisi memberikan jaminan akan menangani kasus tersebut secara serius dan menuntaskan proses hukum terhadap pelaku.

“Tadi anggota kami sudah sempat bergerak untuk menangkap pelaku di rumahnya, namun pelaku langsung kabur,” katanya.

Desak Polisi Sweeping Penjualan Sopi

Marianus dalam kesempatan itu juga mendesak pihak kepolisian untuk segera melakukan sweeping terhadap tempat penjualan minuman keras jenis Sopi yang menjamur di wilayah di Kampung Poumako sampai di area pelabuhan.

Karena berdasarkan pemantauannya, sebagian besar rumah-rumah penduduk dan kios saat ini berjualan Sopi secara terbuka, tanpa ada takut dirazia polisi.

“Ini ada apakah, kenapa Sopi dibiarkan jualan bebas. Dan saya duga aparat keamanan juga tahu tempat penjualannya, tapi ko dibiarkan,” sesal Marianus.

Ia berharap agar Kapolres Mimika juga berkomitmen untuk benar-benar memberantas Sopi yang banyak beredar bebas di masyarakat, dengan terus melakukan pengawasan maksimal terhadap kinerja anggota di lapangan.

Dikatakan, langkah penertiban terhadap penjualan Sopi ini, tambah Marianus, sangatlah penting. Pasalnya hampir 80 persen kasus perkelahian dan pembunuhan di wilayah Poumako dipicu oleh mabuk Sopi.

“Seperti yang anak kami alami. Ini karena dipengaruhi Sopi, akhirnya mabuk terus melakukan penikaman. Jadi kami desak segera lakukan sweeping sebelum kami warga yang turun tangan,” tegas Marianus.

Marianus juga mengusulkan agar Sopi yang disita dari penumpang kapal di Pelabuhan Poumako, agar saat dimusnahkan pihak keamanan juga disaksikan tokoh masyarakat dan tokoh agama.

“Kami selama ini hanya baca melalui media bahwa polisi amankan puluhan bahkan ratusan liter Sopi dari penumpang kapal, tetapi kapan dimusnahkan,” tandasnya.

“Terus siapa saja yang menyaksikan pemusnahan. Seharusnya tokoh masyarakat dan tokoh agama juga saksikan langsung proses pemusnahan, sehingga tidak ada pemikiran liar di masyarakat terhadap kinerja aparat keamanan,” tegas Marianus. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

 

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

PMI Mimika Bagikan Masker untuk Cegah Dampak Kabut Asap

PMI Mimika Bagikan Masker untuk Cegah Dampak Kabut Asap

24 Oktober 2026
Pekan Bakti Noken Medis, 15 Dokter Spesialis Layani Warga Mimika Timur

Pekan Bakti Noken Medis, 15 Dokter Spesialis Layani Warga Mimika Timur

24 Oktober 2026
Ketua IDI Mimika Ajak Dokter Bersatu Layani Warga

Ketua IDI Mimika Ajak Dokter Bersatu Layani Warga

24 Oktober 2026
Cegah Stunting, PKK Mimika Sasar 48 Anak Lewat Gerakan Orang Tua Asuh

Cegah Stunting, PKK Mimika Sasar 48 Anak Lewat Gerakan Orang Tua Asuh

24 Oktober 2026
IDI Timika Gelar Bakti Sosial, Dekatkan Layanan Kesehatan ke Warga Mapurujaya

IDI Timika Gelar Bakti Sosial, Dekatkan Layanan Kesehatan ke Warga Mapurujaya

24 Oktober 2026
Satgas Pasgat Gagalkan Pengiriman Optik Tempur ke Yahukimo

Satgas Pasgat Gagalkan Pengiriman Optik Tempur ke Yahukimo

24 Oktober 2026

POPULER

  • Gaji ASN Lewat Kopdes, BPKAD Mimika Tunggu Aturan Resmi

    Gaji ASN Lewat Kopdes, BPKAD Mimika Tunggu Aturan Resmi

    628 shares
    Bagikan 251 Tweet 157
  • Pemkab Mimika tetapkan Jadwal Libur dan Cuti Bersama Mimika Oktober–Desember 2026

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Kajian Dokumen Lemasa Belum Tuntas, Sem Bukaleng Minta Kepastian

    532 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • DPMK Mimika Dorong 133 Kampung Susun Program Prioritas 2027

    532 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Pastor Ditemukan Tak Sadarkan Diri di Dasar Kolam Renang Kuala Kencana, Nyawanya Tak Tertolong

    650 shares
    Bagikan 260 Tweet 163
  • Freeport Gelar IFRC 2026 di Mimika, 17 Tim Adu Kemampuan

    529 shares
    Bagikan 212 Tweet 132
  • Uang Transportasi Peserta Belum Dibayar, Pelatihan Public Speaking di Mimika Disorot

    529 shares
    Bagikan 212 Tweet 132
Next Post
Buka Puasa Bersama Wartawan Timika, Kapolda Papua Tengah Sebut Media Mitra Strategis Polri

Buka Puasa Bersama Wartawan Timika, Kapolda Papua Tengah Sebut Media Mitra Strategis Polri

Wakil Presiden ke-6 Republik Indonesia Try Sutrisno Wafat

Wakil Presiden ke-6 Republik Indonesia Try Sutrisno Wafat

Dua Kafilah MTQ asal Provinsi PBD Wakili Indonesia di Ajang Internasional, Diikuti 29 Negara

Dua Kafilah MTQ asal Provinsi PBD Wakili Indonesia di Ajang Internasional, Diikuti 29 Negara

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id