ADVERTISEMENT
Senin, April 20, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim Info Terkini

Saat Ini KKB Yahukimo Diperkirakan Masih Diperkuat 200 Anggota, Awal 2026 Terjadi 23 Kasus Teror

“Motifnya hanya satu yaitu ingin menunjukan eksistensinya di dunia internasional tentang pergerakan Papua merdeka yang ingin memisahkan diri dari NKRI”.

17 Februari 2026
0
Saat Ini KKB Yahukimo Diperkirakan Masih Diperkuat 200 Anggota, Awal 2026 Terjadi 23 Kasus Teror

Satuan Tugas (Satgas) Operasi Damai Cartenz mengungkap jumlah anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang ada di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

JAYAPURA, Koranpapua.id- Berbagai aksi teror masih terus dilakukan anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di wilayah Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan.

Aksi teror berupa pembakaran fasilitas umum dan melakukan penembakan terhadap aparat dan warga sipil, sebagai salah satu cara KKB untuk menyampaikan ke publik bahwa kelompok ini masih eksis.

ADVERTISEMENT

Terkait dengan keberadaan KKB, Satuan Tugas (Satgas) Operasi Damai Cartenz (ODC) mengungkap bahwa jumlah anggota KKB yang masih bergerylia di wilayah Yahukimo diperkirakan sekitar 200 orang.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Kombes Pol Yusuf Sutejo, Kasatgas Humas Damai Cartenz, mengatakan bahwa keseluruhan anggota KKB Yahukimo kurang lebih 200 orang, kini tersebar di beberapa titik.

Baca Juga

Dua Rumah di Kadun Jaya Mimika Terbakar, Seluruh Isi Rumah Hangus Tak Tersisa

Wabup Emanuel: Hari Ini Wapres Kunjungi Timika, Rumput Belum Dibabat, Sampah Masih Menumpuk

“Di antaranya kelompok Sisibia, Semut Merah, Kanibal dan pemimpinnya adalah Elkius Kobak,” ujar Kombes Yusuf kepada wartawan di Jayapura, Senin 16 Februari 2026.

Banyaknya kelompok ini, menurut Yusuf, membuat mereka sering melakukan aksi teror secara serentak di beberapa lokasi.

“Karena jumlah kelompok ini cukup banyak, mereka bisa melakukan aksi teror secara serentak,” pungkasnya.

Ia mencontohkan, penembakan pesawat Smart Air dilakukan hari Rabu 11 Februari, kemudian sehari setelah itu, Kamis 12 Februari 2026, kelompok ini kembali melakukan penembakan terhadap sopir di jalan Logpon-Dekai.

Menurut Kombes Yusuf, jumlah anggota KKB yang cukup banyak membuat teror kejahatan semakin meningkat.

Ini bisa dilihat pada periode sejak Januari hingga saat jelang akhir Februari, sudah ada 23 kasus teror oleh KKB.

“Untuk jumlah senjata cukup banyak dan masih didalami karena masing-masing kelompok membawa senjata,” katanya sambari menuturkan bahwa motif teror KKB Yahukimo untuk menunjukan aksistensi pergerakan Papua merdeka.

“Motifnya hanya satu yaitu ingin menunjukan eksistensinya di dunia internasional tentang pergerakan Papua merdeka yang ingin memisahkan diri dari NKRI,” jelasnya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Dua Rumah di Kadun Jaya Mimika Terbakar, Seluruh Isi Rumah Hangus Tak Tersisa

Dua Rumah di Kadun Jaya Mimika Terbakar, Seluruh Isi Rumah Hangus Tak Tersisa

20 April 2026
Wabup Emanuel: Hari Ini Wapres Kunjungi Timika, Rumput Belum Dibabat, Sampah Masih Menumpuk

Wabup Emanuel: Hari Ini Wapres Kunjungi Timika, Rumput Belum Dibabat, Sampah Masih Menumpuk

20 April 2026
Pemerintah Resmi Naikkan Harga BBM di Seluruh Wilayah Papua

Pemerintah Resmi Naikkan Harga BBM di Seluruh Wilayah Papua

19 April 2026
Mini Soccer Kapolda Papua Tengah Cup 2026 Resmi Bergulir, Diikuti 32 SMP di Mimika

Mini Soccer Kapolda Papua Tengah Cup 2026 Resmi Bergulir, Diikuti 32 SMP di Mimika

19 April 2026
Perkuat Pengembangan Pendidikan, Pemprov Papua Selatan Gandeng UNS Surakarta

Perkuat Pengembangan Pendidikan, Pemprov Papua Selatan Gandeng UNS Surakarta

19 April 2026
Komnas HAM Resmi Nyatakan 12 Warga Sipil Tewas dalam Kontak Tembak TNI-OPM di Puncak

Komnas HAM Resmi Nyatakan 12 Warga Sipil Tewas dalam Kontak Tembak TNI-OPM di Puncak

19 April 2026

POPULER

  • Evakuasi Guru yang Menderita Sakit di Distrik Hoya Masih Terkendala Cuaca Buruk

    Dapodik Mimika Bermasalah, Kadisdik: Data Pusat dan Kondisi Rill di Sekolah Jauh Berbeda

    571 shares
    Bagikan 228 Tweet 143
  • Delapan ASN Pemkot Jayapura Dipecat

    557 shares
    Bagikan 223 Tweet 139
  • Kereta Api Segera Hadir di Papua: Rute Pertama Hubungkan Kota Jayapura dengan Kabupaten Jayapura

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Keributan di Tengah Suasana Duka, Satu Warga Dilaporkan Tewas, Empat Polisi Terluka

    537 shares
    Bagikan 215 Tweet 134
  • Asosiasi Gubernur se-Tanah Papua Bertemu Dirjen Perimbangan Keuangan, Ini Hasilnya

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Pemerintah Resmi Naikkan Harga BBM di Seluruh Wilayah Papua

    533 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Skandal Standar MBG Mimika: 11 SPPG Ditutup, Pengawasan Dipertanyakan

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
Next Post
Tiga Anggota Pemberontak di Wilayah Kiwirok Kembali ke Pangkuan NKRI, Serahkan Satu Pucuk Sejata Api

Tiga Anggota Pemberontak di Wilayah Kiwirok Kembali ke Pangkuan NKRI, Serahkan Satu Pucuk Sejata Api

114 Satwa Endemik Papua Diselundupkan Melalui Kapal Penumpang, Terungkap di Pelabuhan Ternate

114 Satwa Endemik Papua Diselundupkan Melalui Kapal Penumpang, Terungkap di Pelabuhan Ternate

Lembaga Pendidikan SATP Timika: Fokus Kemandirian dan Karakter, Kembangkan Pembelajaran Montessori

Lembaga Pendidikan SATP Timika: Fokus Kemandirian dan Karakter, Kembangkan Pembelajaran Montessori

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id