ADVERTISEMENT
Minggu, Agustus 16, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua Tengah Mimika

DP3A Mimika Gencarkan Pencegahan Kekerasan Anak dan Perempuan di Kampung Minabua

“Anak-anak bisa mengalami trauma, ketakutan, depresi, sulit percaya pada orang lain, mudah marah, bahkan mengulang kekerasan ketika mereka dewasa”.

19 Mei 2026
0
DP3A Mimika Gencarkan Pencegahan Kekerasan Anak dan Perempuan di Kampung Minabua

Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Mimika sosialisasi pencegahan kekerasan terhadap anak dan perempuan di Kampung Minabua, Distrik Mimika Baru, Selasa 19 Mei 2026. (foto: Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Mimika menggelar sosialisasi dan koordinasi pencegahan kekerasan terhadap anak dan perempuan di Kampung Minabua, Distrik Mimika Baru, Selasa 19 Mei 2026.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat agar lebih aktif melindungi anak dan perempuan dari kekerasan yang masih terjadi di lingkungan keluarga maupun sekitar.

ADVERTISEMENT

Kepala DP3A Mimika, Johanna Anate Belandina Arwam menegaskan bahwa persoalan kekerasan masih menjadi masalah serius yang membutuhkan keterlibatan semua pihak.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Kekerasan tidak hanya terjadi di dalam rumah tangga, tetapi juga dapat muncul di lingkungan sekitar. Karena itu perlu ada keterlibatan semua pihak untuk mencegahnya,” ujar Johanna.

Baca Juga

KNPB Kepung DPRK Mimika, Tuntut Papua Jadi Zona Darurat Militer dan Kemanusiaan, Aspirasi Akhirnya Diterima

SATP Timika Siapkan Generasi Muda Papua Berdaya Saing Global, Montessori hingga Kurikulum Internasional

Ia menjelaskan, dampak kekerasan dalam rumah tangga sangat besar terhadap anak, baik secara fisik maupun psikis, sehingga membutuhkan kerja sama lintas sektor.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Pencegahan kekerasan membutuhkan dukungan semua pihak, termasuk masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Direktur Pusat Bantuan Mediasi GKI di tanah Papua, Pendeta Jake Merril Ibo menekankan bahwa kekerasan pada anak dapat menimbulkan trauma jangka panjang hingga dewasa.

“Anak-anak bisa mengalami trauma, ketakutan, depresi, sulit percaya pada orang lain, mudah marah, bahkan mengulang kekerasan ketika mereka dewasa. Itu akibat luka batin yang mereka bawa,” ujarnya.

Ia menilai, anak yang tumbuh dalam lingkungan penuh kekerasan cenderung menganggap hal itu sebagai sesuatu yang normal jika tidak diputus sejak dini.

Jake juga membagikan pengalamannya tumbuh dalam pola asuh keras, namun memilih tidak menerapkannya pada anak-anaknya.

“Sampai hari ini saya tidak pernah memukul anak saya. Anak-anak lebih membutuhkan kasih sayang dan komunikasi daripada kekerasan,” katanya.

Ia menegaskan, keluarga adalah tempat utama pembentukan karakter anak.

“Sekolah hanya mengajarkan kurikulum. Orang tua yang bertanggung jawab membangun karakter dan kasih sayang di rumah,” ujarnya.

Dalam sosialisasi itu, masyarakat juga diingatkan pentingnya komunikasi sehat dalam keluarga serta menyelesaikan masalah tanpa kekerasan.

Pendeta Jake menekankan bahwa pencegahan kekerasan harus dilakukan bersama, tidak bisa sendiri-sendiri.

“Pencegahan kekerasan terhadap anak tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri. Pemerintah, polisi, sekolah, gereja, adat, dan keluarga harus bekerja bersama melalui koordinasi dan sinkronisasi,” pungkasnya. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

KNPB Kepung DPRK Mimika, Tuntut Papua Jadi Zona Darurat Militer dan Kemanusiaan, Aspirasi Akhirnya Diterima

KNPB Kepung DPRK Mimika, Tuntut Papua Jadi Zona Darurat Militer dan Kemanusiaan, Aspirasi Akhirnya Diterima

15 Agustus 2026
SATP Timika Siapkan Generasi Muda Papua Berdaya Saing Global, Montessori hingga Kurikulum Internasional

SATP Timika Siapkan Generasi Muda Papua Berdaya Saing Global, Montessori hingga Kurikulum Internasional

15 Agustus 2026
Siswi SATP Timika Wakili Papua Tengah ke Tingkat Nasional, Widi Siap Berlaga di Jakarta

Siswi SATP Timika Wakili Papua Tengah ke Tingkat Nasional, Widi Siap Berlaga di Jakarta

15 Agustus 2026
YPMAK Dorong Pokja Tinggalkan Program Padat Karya, Fokus ke Usaha Produktif dan Berkelanjutan

YPMAK Bidik Potensi Kopi Jadi Program Unggulan di Wilayah Pegunungan Mimika 

15 Agustus 2026
Arel Kerja Freeport Kembali Terusik, Satu Karyawan Tewas Ditembak OTK di Area Tambang Grasberg

Willem Assem Sebut Tiga Warga yang Ditembak di Maybrat Bukan OPM, Dua Korbannya Perempuan 

15 Agustus 2026
Kemenkeu Tetapkan Dana Desa 2025 untuk Papua Tengah, Puncak Jaya Terbesar Rp275.517.473.000

Di Hadapan Ratusan Kepala Kampung, Gubernur Meki Nawipa Paparkan Besaran Dana Desa Delapan Kabupaten. Ini Rinciannya

15 Agustus 2026

POPULER

  • Percepat Pembangunan Kantor Pusat Pemerintahan Provinsi Papua Tengah, Pempus Gelontorkan Rp 355,36 Miliar 

    Percepat Pembangunan Kantor Pusat Pemerintahan Provinsi Papua Tengah, Pempus Gelontorkan Rp 355,36 Miliar 

    900 shares
    Bagikan 360 Tweet 225
  • “Kami Siap Perang” KKB Ingatkan Tidak Boleh Gelar Perayaan HUT RI ke-81 di Kota Wamena

    674 shares
    Bagikan 270 Tweet 169
  • Aksi Gerakan Seribu Rupiah: Dinsos Mimika Minta Rekomendasi, APELCAMI Pertanyakan Dasar Hukumnya 

    589 shares
    Bagikan 236 Tweet 147
  • YPMAK Dorong Pokja Tinggalkan Program Padat Karya, Fokus ke Usaha Produktif dan Berkelanjutan

    566 shares
    Bagikan 226 Tweet 142
  • 13 Kantor Pemerintah di Puncak Dirusak dan Dibakar: Komisi II DPR RI  Desak Mendagri segera Turun Tangan 

    553 shares
    Bagikan 221 Tweet 138
  • TPS Liar Dirubah Menjadi Jadi Taman Bunga, RT 04 Wanagon Sulap Titik Kumuh Jadi Ruang Cantik 

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Awalnya Sempat Pesimis: Gladys Manuella Aibekob, Wakili Papua Tengah Kibarkan Merah Putih di Istana Negara 

    547 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
Next Post
Pengisian Jabatan: ASN OAP Harus Mampu Bersaing Jangan Bergantung Afirmasi Otsus

Pengisian Jabatan: ASN OAP Harus Mampu Bersaing Jangan Bergantung Afirmasi Otsus

Serapan Anggaran Rendah, Bappeda Mimika Dorong OPD Percepat Input Realisasi Kegiatan di Si-Monev

Serapan Anggaran Rendah, Bappeda Mimika Dorong OPD Percepat Input Realisasi Kegiatan di Si-Monev

Menyemai Benih Calon Imam Katolik Amungme dan Kamoro di Kaki Gunung Lokon

Menyemai Benih Calon Imam Katolik Amungme dan Kamoro di Kaki Gunung Lokon

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id