ADVERTISEMENT
Sabtu, Oktober 31, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Budaya

114 Satwa Endemik Papua Diselundupkan Melalui Kapal Penumpang, Terungkap di Pelabuhan Ternate

Sementara sisanya ditemukan mati karena kondisi penyimpanan yang buruk. Satwa yang disita meliputi reptil dan mamalia seperti kadal, ular, kuskus, hingga kanguru pohon”.

17 Februari 2026
0
114 Satwa Endemik Papua Diselundupkan Melalui Kapal Penumpang, Terungkap di Pelabuhan Ternate

Petugas Berhasil Gagalkan Penyelundupan 114 Satwa Endemik Papua (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TERNATE, Koranpapua.id- Terdapat sekitar 114 satwa endemik Papua kembali diselundupkan melalui kapal penumpang.

Terungkapnya kasus ini, ketika dilakukan operasi lintas lembaga saat kapal sandar di Pelabuhan Ahmad Yani-Ternate, Jumat 13 Februari 2026.

Lembaga yang dilibatkan yakni Badan Karantina Indonesia, Balai Konservasi Sumber Daya Alam, Lanal Ternate, dan Polairud.

Begitu kapal bersandar, petugas langsung melakukan penggeledahan. Hasilnya membuat aparat terkejut.

Baca Juga

Polda Papua Amankan 25 Motor Diduga Hasil Curanmor di Uncen

37 Kasus Narkoba Ditangani Polres Mimika, 15 Orang Direhabilitasi BNNK

Terdapat 114 satwa berbagai jenis ditemukan terjepit di ruang-ruang sempit kapal, mulai dari kamar penumpang hingga bilik mandi.

Kepala Karantina Maluku Utara, Sugeng Prayogo menyampaikan bahwa hanya 100 ekor yang masih hidup, sementara sisanya ditemukan mati karena kondisi penyimpanan yang buruk.

Satwa yang disita meliputi reptil dan mamalia seperti kadal, ular, kuskus, hingga kanguru pohon.

Sugeng mengungkapkan bahwa para pembawa satwa tidak memiliki dokumen karantina apa pun.

“Mereka dianggap melanggar seluruh ketentuan pengawasan hewan yang diwajibkan negara,” ujar Sugeng seperti dikutip, Selasa 17 Februari 2026.

Ia menegaskan bahwa penyelundupan satwa liar bukan sekadar pelanggaran administratif, tetapi ancaman serius bagi kesehatan.

Mamalia bisa membawa penyakit zoonosis seperti leptospirosis dan demam Q, sedangkan reptil rawan membawa bakteri serta parasit penyebab salmonellosis.

“Kontak fisik, gigitan, atau bahkan feses satwa dapat menjadi media penularan,” jelasnya.

Disampaikan bahwa kasus ini terungkap setelah PT Pelni melaporkan kejanggalan kepada Karantina Maluku Utara di Bacan.

Informasi itu kemudian diteruskan ke instansi terkait hingga kapal yang dicurigai akhirnya ditindak begitu memasuki Ternate.

Fakta bahwa satwa-satwa tersebut disembunyikan di ruang penumpang memperkuat dugaan pelanggaran berat.

Apalagi aturan karantina hewan yang mensyaratkan pelaporan dan izin resmi dalam setiap perpindahan satwa.

Sugeng menegaskan seluruh satwa yang berhasil diamankan akan ditahan untuk proses lebih lanjut.

Ia menilai langkah cepat ini menjadi benteng awal dalam mencegah penyebaran penyakit sekaligus menjaga kelestarian satwa endemik asal Papua. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Polda Papua Amankan 25 Motor Diduga Hasil Curanmor di Uncen

Polda Papua Amankan 25 Motor Diduga Hasil Curanmor di Uncen

30 Oktober 2026
37 Kasus Narkoba Ditangani Polres Mimika, 15 Orang Direhabilitasi BNNK

37 Kasus Narkoba Ditangani Polres Mimika, 15 Orang Direhabilitasi BNNK

30 Oktober 2026
Polres Mimika Tangani 37 Laporan Narkoba hingga Oktober 2026

Polres Mimika Tangani 37 Laporan Narkoba hingga Oktober 2026

30 Oktober 2026
HUT ke-79 Korpasgat, Satgas Pasgat Berbagi Sembako dengan Warga Perbatasan Bomakia

HUT ke-79 Korpasgat, Satgas Pasgat Berbagi Sembako dengan Warga Perbatasan Bomakia

30 Oktober 2026
BNNK Mimika Rehabilitasi 15 Penyalahguna Narkoba, Lampaui Target 2026

BNNK Mimika Rehabilitasi 15 Penyalahguna Narkoba, Lampaui Target 2026

30 Oktober 2026
TPNPB Klaim Eksekusi Tiga Perempuan di Dekai, Ancam Operasi Lanjutan

TPNPB Klaim Eksekusi Tiga Perempuan di Dekai, Ancam Operasi Lanjutan

30 Oktober 2026

POPULER

  • Pemkab Mimika tetapkan Jadwal Libur dan Cuti Bersama Mimika Oktober–Desember 2026

    Pemkab Mimika tetapkan Jadwal Libur dan Cuti Bersama Mimika Oktober–Desember 2026

    581 shares
    Bagikan 232 Tweet 145
  • Monev Malam Hari di Puskesmas Ipaya, Dinkes Mimika Tekankan Inovasi dan Disiplin Pelayanan

    523 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • BNN Mimika Identifikasi Dua Tanaman Diduga Ganja di Timika

    520 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • Dugaan Penyimpangan Dana Pilkada Mimika Rp54 Miliar, Penyidik Tunggu Audit BPKP

    520 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • Uang Transportasi Peserta Belum Dibayar, Pelatihan Public Speaking di Mimika Disorot

    535 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • DPO Penembakan Karyawan Freeport Ditangkap di Timika

    517 shares
    Bagikan 207 Tweet 129
  • Menko Polkam Dudung Kunjungi Mimika, Bahas Stabilitas Keamanan Papua Tengah

    516 shares
    Bagikan 206 Tweet 129
Next Post
Lembaga Pendidikan SATP Timika: Fokus Kemandirian dan Karakter, Kembangkan Pembelajaran Montessori

Lembaga Pendidikan SATP Timika: Fokus Kemandirian dan Karakter, Kembangkan Pembelajaran Montessori

Polisi Amankan Dua Perempuan Bersama 80 Liter Sopi di Pelabuhan Pomako Timika

Polisi Amankan Dua Perempuan Bersama 80 Liter Sopi di Pelabuhan Pomako Timika

Sambut Ramadhan 1447 H, MUI Mimika Ajak Umat Muslim Perkuat Iman dan Toleransi

Sambut Ramadhan 1447 H, MUI Mimika Ajak Umat Muslim Perkuat Iman dan Toleransi

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id