ADVERTISEMENT
Selasa, Oktober 6, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

SMI-KP Kota Studi Nabire Gelar Mimbar Bebas, Tolak Rencana Pemekaran DOB di Wilayah Paniai

Pada Minggu malam, 17 Mei 2026 sejumlah insiden dugaan intimidasi dan teror juga disebut dialami mahasiswa menjelang aksi berlangsung.

18 Mei 2026
0
SMI-KP Kota Studi Nabire Gelar Mimbar Bebas, Tolak Rencana Pemekaran DOB di Wilayah Paniai

Suasana mimbar bebas penolakan pembentukan DOB di wilayah Kabupaten Paniai dan sekitarnya, Senin 18 Mei 2026. (foto:Ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

NABIRE, Koranpapua.id- Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Solidaritas Mahasiswa Paniai Se- Indonesia–Komite Papua (SMI-KP) Korwil Nabire di Kota Studi Nabire, menggelar mimbar bebas (unjuk rasa), Senin 18 Mei 2026.

Dalam aksi yang dipusatkan di Pasar Karang Nabire sejak pukul 08.00 WIT, mereka menyampaikan penolakan terhadap rencana pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB) di wilayah Kabupaten Paniai dan sekitarnya.

Dalam aksi tersebut, massa menyoroti dampak pemekaran DOB seperti Kabupaten Delema Jaya, Paniai Barat, dan Wedauma yang dinilai dapat mengancam keberlangsungan hidup masyarakat adat Papua.

Terutama yang berkaitan dengan ruang hidup, ekologi, ekonomi lokal, serta identitas budaya masyarakat setempat.

Baca Juga

Kasus Investasi Rp1,7 Miliar di Timika, Kuasa Hukum Desak Penyidik Segera Periksa Korban

Pemkab Mimika Siapkan Pemuda Jadi Pemimpin, Tak Boleh Hanya Jadi Penonton Pembangunan

Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyampaikan empat poin utama penolakan.

Satu: Ekspansi investasi yang dianggap menggusur hak ulayat masyarakat adat.

Dua: Arus transmigrasi yang dinilai mengancam budaya lokal

Tiga: Militerisasi yang mempersempit ruang hidup rakyat sipil

Empat: Perusakan alam yang berdampak pada hutan, sungai, dan sumber air bersih masyarakat.

Dalam aksi yang dikoordinatori oleh Arnold Pigai selaku Kordinator Lapangan (Korlap) bersama Kela Agapa, Wakil Koorlap, menyampaikan bahwa tanah adat merupakan warisan leluhur yang harus dijaga bersama demi masa depan masyarakat Paniai.

Sempat Memanas, Dikawal Aparat Keamanan  

Sebelum aksi berlangsung, aparat gabungan dari Polres Nabire, TNI, Brimob, dan Satpol PP telah disiagakan di sekitar lokasi aksi untuk melakukan pengamanan.

Berdasarkan informasi, aparat keamanan mulai tiba di lokasi sekitar pukul 08.30 WIT dengan sejumlah kendaraan pengamanan, termasuk truk Dalmas dan kendaraan intelijen.

Situasi mulai memanas pada pukul 09.43 WIT ketika dua unit mobil yang disebut membawa massa dari kelompok pendukung DOB dan sejumlah tokoh masyarakat tiba di lokasi aksi.

Aksi tersebut sempat dibubarkan paksa, termasuk perusakan spanduk, pamflet, dan atribut demonstrasi.

Massa aksi kemudian dipulangkan kembali ke Sekretariat Honai Yamewa Paniai di Kawasan Kalibobo sekitar pukul 09.59 WIT.

Sebelumnya, pada Minggu malam, 17 Mei 2026, sejumlah insiden dugaan intimidasi dan teror juga disebut dialami mahasiswa menjelang aksi berlangsung.

Termasuk kedatangan orang tak dikenal di asrama mahasiswa untuk beraudiensi antara mahasiswa dengan sejumlah organisasi kepemudaan terkait rencana aksi penolakan DOB tersebut.

Di sisi lain, tokoh adat dan masyarakat Suku Moni diketahui menyatakan dukungan terhadap pembentukan DOB Moni sebagai bagian dari aspirasi masyarakat di wilayah Timur Paniai.

Perbedaan pandangan inilah yang disebut memicu ketegangan menjelang aksi mimbar bebas di Nabire. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Gereja Santo Fransiskus Asisi SP2 Tomage Diberkati, Umat Fakfak Diminta Rawat Satu Tungku Tiga Batu

Gereja Santo Fransiskus Asisi SP2 Tomage Diberkati, Umat Fakfak Diminta Rawat Satu Tungku Tiga Batu

5 Oktober 2026
Kasus Investasi Rp1,7 Miliar di Timika, Kuasa Hukum Desak Penyidik Segera Periksa Korban

Kasus Investasi Rp1,7 Miliar di Timika, Kuasa Hukum Desak Penyidik Segera Periksa Korban

5 Oktober 2026
Pemkab Mimika Siapkan Pemuda Jadi Pemimpin, Tak Boleh Hanya Jadi Penonton Pembangunan

Pemkab Mimika Siapkan Pemuda Jadi Pemimpin, Tak Boleh Hanya Jadi Penonton Pembangunan

5 Oktober 2026
Cerita, Tarian hingga Kuliner Amungme-Kamoro Ramaikan Festival Budaya Mimika

Cerita, Tarian hingga Kuliner Amungme-Kamoro Ramaikan Festival Budaya Mimika

5 Oktober 2026
29 Sekolah Dilibatkan, Mimika Siapkan Generasi Muda Jadi Penjaga Budaya Amungme-Kamoro

29 Sekolah Dilibatkan, Mimika Siapkan Generasi Muda Jadi Penjaga Budaya Amungme-Kamoro

5 Oktober 2026
Keributan Pelajar Berujung Bentrokan Warga Dua Kampung di Mimika Timur Jauh

Keributan Pelajar Berujung Bentrokan Warga Dua Kampung di Mimika Timur Jauh

5 Oktober 2026

POPULER

  • Anggota Satgas TNI Ditemukan Tewas di Kuala Kencana, Ada Luka Tembak di Dada

    Anggota Satgas TNI Ditemukan Tewas di Kuala Kencana, Ada Luka Tembak di Dada

    597 shares
    Bagikan 239 Tweet 149
  • Massa KNPB Geruduk DPRK Mimika, Bawa Sejumlah Tuntutan

    582 shares
    Bagikan 233 Tweet 146
  • Maikel Edwar Tewas, Irvan Patah Tangan dalam Kecelakaan di Jalan Budi Utomo Ujung Timika

    562 shares
    Bagikan 225 Tweet 141
  • Dinkes Mimika Terbitkan Edaran Kabut Asap, Perkuat Kewaspadaan ISPA

    558 shares
    Bagikan 223 Tweet 140
  • Jasad Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Dalam Honda Brio di Kuala Kencana

    555 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Bantah Disebut Hoaks, Kepala BPBD Mimika Ungkap Fakta Air Hujan Berwarna Hitam

    548 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • KNPB Bawa Tuntutan Konflik Papua hingga Referendum ke DPRK Mimika, Begini Respons DPRK

    537 shares
    Bagikan 215 Tweet 134
Next Post
Koops Habema: Ledakan di Gereja Stasi Santo Paulus Nabuni Bukan Granat TNI

Koops Habema: Ledakan di Gereja Stasi Santo Paulus Nabuni Bukan Granat TNI

Hasil Pengawasan BPKP Temukan Kenaikan Angka Stunting di Papua Selatan

Hasil Pengawasan BPKP Temukan Kenaikan Angka Stunting di Papua Selatan

Layanan Hukum Gratis: 2.025 Posbankum di Papua Barat dan PBD Diresmikan

Layanan Hukum Gratis: 2.025 Posbankum di Papua Barat dan PBD Diresmikan

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id