ADVERTISEMENT
Selasa, September 22, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim Info Terkini

Kapolda: Mimika Sudah Menjadi Kota, Tradisi Balas Dendam Harus Dirubah, Polisi Bongkar Tenda di Kwamki Narama

Berdasarkan hasil pertemuan dengan pihak-pihak terkait, termasuk MRP, DPR Provinsi, dan Pemda Puncak, disepakati bahwa dua Waimum dari masing-masing kelompok yang berkonflik harus diamankan.

16 November 2025
0
Kapolda: Mimika Sudah Menjadi Kota, Tradisi Balas Dendam Harus Dirubah, Polisi Bongkar Tenda di Kwamki Narama

Personel gabungan Polres Mimika dan Satbrimob Polda Papua saat musnahkan seng dan tripleks yang dipakai sebagai tameng di bagian belakang Kampung Amole, Distrik Kwamki Narama (Foto:Ist/Koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Upaya mendamaikan konflik dua kelompok warga di Distrik Kwamki Lama, Kabupaten Mimika, yang langsung dihadiri Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Alfred Papare, Kamis 13 November 2025, sepertinya masih menemui jalan buntu.

Salah satu kelompok masih bertahan untuk tetap melakukan ‘perang’ sampai ada jatuh korban dari kelompok lawan sehingga skor menjadi 1:1.

ADVERTISEMENT

Upaya persuasif yang dilakukan kepolisian bersama MRP Papua Tengah dan DPR Papua Tengah serta Pemkab Puncak, seharusnya menjadi langkah tepat untuk mendamaikan kedua kelompok tersebut.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Namun karena masih adanya upaya balas dendam yang akan dilakukan salah satu kelompok, maka kepolisian terpaksa melakukan langkah tegas untuk menghentikan konflik yang sudah berlangsung sebulan lebih.

Baca Juga

Speed Boat Rombongan KSDA Tenggelam di Perairan Kaimana, Tujuh Orang Selamat

Pelaku Utama Pembunuhan di Jalan Kelimutu Timika Ditangkap, Polisi Ungkap Motif Dendam

“Tradisi balas dendam yang masih dilestarikan oleh beberapa kelompok masyarakat harus mulai diubah,” tegas Brigjen Pol. Alfred Papare ketika memimpin apel gabungan personel Polres Mimika dan Brimob Yon B Mimika, Sabtu 15 November 2025.

Pada apel yang berlangsung di lapangan upacara Mapolres Mimika-Mile 32, Kapolda mengingatkan personel polisi untuk mengantisipasi terkait situasi Kamtibmas dan langkah antisipasi konflik di wilayah hukum Polres Mimika

Hal ini penting dilakukan mengingat Mimika telah berkembang menjadi kawasan perkotaan yang harus mengedepankan penyelesaian konflik secara damai dan beradab.

Kapolda juga menjelaskan bahwa berdasarkan hasil pertemuan dengan pihak-pihak terkait, termasuk MRP, DPR Provinsi, dan Pemda Puncak, disepakati bahwa dua Waimum dari masing-masing kelompok yang berkonflik harus diamankan.

Penangkapan dua Waimun bertujuan untuk mencegah adanya instruksi lanjutan yang dapat memperluas konflik tersebut.

“Penangkapan dua Waimum ini menjadi tugas kita. Dengan kekuatan penuh, kita akan lakukan pembersihan dan pembongkaran tenda-tenda pasukan perang,” tegas Alfred.

Beliau juga menekankan agar seluruh personel tetap melaksanakan tugas secara humanis dan tidak arogan.

Setiap dokumentasi kegiatan harus diperhatikan dengan baik, serta menghindari tindakan kekerasan yang tidak perlu saat penangkapan untuk mencegah dampak negatif bagi institusi.

Polisi Musnahkan Tenda dan Sita Senjata Tajam

Setelah mendapatkan instruksi dari Kapolda, Personel gabungan Polres Mimika dan Satbrimob Polda Papua, langsung menuju Kampung Amole, Distrik Kwamki Narama yang menjadi pusat pertikaian.

Polisi kemudian melakukan penyisiran dan berhasil memusnahkan tameng berupa seng dan tripleks yang digunakan dalam konflik tersebut.

Dalam operasi tersebut, polisi juga menyita berbagai senjata tajam seperti anak panah, kampak, parang, dan pisau.

Selain menyita senjata tajam, polisi juga membongkar dan membakar rangka tenda yang selama ini digunakan sebagai tempat beristirahat.

Langkah pemusnahan dilakukan untuk mencegah berlanjutnya konflik yang telah lama mengganggu stabilitas keamanan di Kabupaten Mimika.

Ketika dilakukan operasi penyisiran di lokasi konflik, dua kelompok warga yang selama ini bertikai langsung melarikan diri.

Untuk mengantisipasi terjadinya konflik lanjutan, polisi disiagakan pada beberapa titik di lokasi itu. (Redaksi)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Speed Boat Rombongan KSDA Tenggelam di Perairan Kaimana, Tujuh Orang Selamat

Speed Boat Rombongan KSDA Tenggelam di Perairan Kaimana, Tujuh Orang Selamat

21 September 2026
Pelaku Utama Pembunuhan di Jalan Kelimutu Timika Ditangkap, Polisi Ungkap Motif Dendam

Pelaku Utama Pembunuhan di Jalan Kelimutu Timika Ditangkap, Polisi Ungkap Motif Dendam

21 September 2026
Dinkes Mimika Gelar Pelatihan Dokter Cilik, Guru SD YPPK Waonaripi: “Sangat Bermakna bagi Siswa

Dinkes Mimika Gelar Pelatihan Dokter Cilik, Guru SD YPPK Waonaripi: “Sangat Bermakna bagi Siswa

21 September 2026
Horison Diana Timika Tawarkan Konsep One Stop Service, Hotel hingga Hiburan

Horison Diana Timika Tawarkan Konsep One Stop Service, Hotel hingga Hiburan

21 September 2026
Wakil Komandan OPM Kodap 35 Ditangkap TNI di Bandara Dekai Yahukimo

Wakil Komandan OPM Kodap 35 Ditangkap TNI di Bandara Dekai Yahukimo

21 September 2026
Tersisa Tiga Bulan, Serapan APBD Mimika Baru 48 Persen, Target 90 Persen Diburu

Tersisa Tiga Bulan, Serapan APBD Mimika Baru 48 Persen, Target 90 Persen Diburu

21 September 2026

POPULER

  • Kecelakaan Tunggal di Depan Katedral Tiga Raja Timika, Pengendara Motor Tewas

    Kecelakaan Tunggal di Depan Katedral Tiga Raja Timika, Pengendara Motor Tewas

    541 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Ketua Lemasa Sem Bukaleng Soroti Eksekusi Tanah SP 2, Minta Mediasi Dibuka Kembali

    531 shares
    Bagikan 212 Tweet 133
  • Di Tanah Kaya Emas, Kisah Benediktus, Pelajar di Mimika yang Mendulang demi Baju Sekolah

    528 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Demerina Menangis Saat Hendak Bercerita, Trauma Usai 20 Hari Disandera KKB

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
  • Diburu Berbulan-bulan, TN Terduga Pelaku Kekerasan Seksual di Kali Wania Ditangkap Polisi

    524 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
  • Pengemudi Lajuran Aris Sanda Tewas, Ditemukan dalam Mobil yang Terbakar

    521 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • PN Timika Eksekusi Lahan Sengketa di SP 2, Bangunan di Atas Tanah Dibongkar

    520 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
Next Post
Sorakan Penonton Pecahkan Suasana, Turnamen Badminton HKN 2025 di Mimika Berlangsung Meriah, Libatkan 11 Organisasi Profesi

Sorakan Penonton Pecahkan Suasana, Turnamen Badminton HKN 2025 di Mimika Berlangsung Meriah, Libatkan 11 Organisasi Profesi

Suami Merantau ke Papua, Mama Muda Nekat Jual Tiga Anaknya Seharga Rp300 Ribu

Suami Merantau ke Papua, Mama Muda Nekat Jual Tiga Anaknya Seharga Rp300 Ribu

TPNPB Kodap XV Ngalum Kupel Minta Diplomat dan Organisasi Sipil Lakukan Lobi ke PBB

TPNPB Kodap XV Ngalum Kupel Minta Diplomat dan Organisasi Sipil Lakukan Lobi ke PBB

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id