ADVERTISEMENT
Senin, Oktober 12, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim Info Terkini

Kapolda: Mimika Sudah Menjadi Kota, Tradisi Balas Dendam Harus Dirubah, Polisi Bongkar Tenda di Kwamki Narama

Berdasarkan hasil pertemuan dengan pihak-pihak terkait, termasuk MRP, DPR Provinsi, dan Pemda Puncak, disepakati bahwa dua Waimum dari masing-masing kelompok yang berkonflik harus diamankan.

16 November 2025
0
Kapolda: Mimika Sudah Menjadi Kota, Tradisi Balas Dendam Harus Dirubah, Polisi Bongkar Tenda di Kwamki Narama

Personel gabungan Polres Mimika dan Satbrimob Polda Papua saat musnahkan seng dan tripleks yang dipakai sebagai tameng di bagian belakang Kampung Amole, Distrik Kwamki Narama (Foto:Ist/Koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Upaya mendamaikan konflik dua kelompok warga di Distrik Kwamki Lama, Kabupaten Mimika, yang langsung dihadiri Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Alfred Papare, Kamis 13 November 2025, sepertinya masih menemui jalan buntu.

Salah satu kelompok masih bertahan untuk tetap melakukan ‘perang’ sampai ada jatuh korban dari kelompok lawan sehingga skor menjadi 1:1.

Upaya persuasif yang dilakukan kepolisian bersama MRP Papua Tengah dan DPR Papua Tengah serta Pemkab Puncak, seharusnya menjadi langkah tepat untuk mendamaikan kedua kelompok tersebut.

Namun karena masih adanya upaya balas dendam yang akan dilakukan salah satu kelompok, maka kepolisian terpaksa melakukan langkah tegas untuk menghentikan konflik yang sudah berlangsung sebulan lebih.

Baca Juga

459 Kasus Kejahatan Tercatat di Papua Tengah, Polda Gelar Operasi Pekat Noken 2026

Pria Ditemukan Bersimbah Luka di Pasar Lama Timika, Kondisi Mulai Membaik

“Tradisi balas dendam yang masih dilestarikan oleh beberapa kelompok masyarakat harus mulai diubah,” tegas Brigjen Pol. Alfred Papare ketika memimpin apel gabungan personel Polres Mimika dan Brimob Yon B Mimika, Sabtu 15 November 2025.

Pada apel yang berlangsung di lapangan upacara Mapolres Mimika-Mile 32, Kapolda mengingatkan personel polisi untuk mengantisipasi terkait situasi Kamtibmas dan langkah antisipasi konflik di wilayah hukum Polres Mimika

Hal ini penting dilakukan mengingat Mimika telah berkembang menjadi kawasan perkotaan yang harus mengedepankan penyelesaian konflik secara damai dan beradab.

Kapolda juga menjelaskan bahwa berdasarkan hasil pertemuan dengan pihak-pihak terkait, termasuk MRP, DPR Provinsi, dan Pemda Puncak, disepakati bahwa dua Waimum dari masing-masing kelompok yang berkonflik harus diamankan.

Penangkapan dua Waimun bertujuan untuk mencegah adanya instruksi lanjutan yang dapat memperluas konflik tersebut.

“Penangkapan dua Waimum ini menjadi tugas kita. Dengan kekuatan penuh, kita akan lakukan pembersihan dan pembongkaran tenda-tenda pasukan perang,” tegas Alfred.

Beliau juga menekankan agar seluruh personel tetap melaksanakan tugas secara humanis dan tidak arogan.

Setiap dokumentasi kegiatan harus diperhatikan dengan baik, serta menghindari tindakan kekerasan yang tidak perlu saat penangkapan untuk mencegah dampak negatif bagi institusi.

Polisi Musnahkan Tenda dan Sita Senjata Tajam

Setelah mendapatkan instruksi dari Kapolda, Personel gabungan Polres Mimika dan Satbrimob Polda Papua, langsung menuju Kampung Amole, Distrik Kwamki Narama yang menjadi pusat pertikaian.

Polisi kemudian melakukan penyisiran dan berhasil memusnahkan tameng berupa seng dan tripleks yang digunakan dalam konflik tersebut.

Dalam operasi tersebut, polisi juga menyita berbagai senjata tajam seperti anak panah, kampak, parang, dan pisau.

Selain menyita senjata tajam, polisi juga membongkar dan membakar rangka tenda yang selama ini digunakan sebagai tempat beristirahat.

Langkah pemusnahan dilakukan untuk mencegah berlanjutnya konflik yang telah lama mengganggu stabilitas keamanan di Kabupaten Mimika.

Ketika dilakukan operasi penyisiran di lokasi konflik, dua kelompok warga yang selama ini bertikai langsung melarikan diri.

Untuk mengantisipasi terjadinya konflik lanjutan, polisi disiagakan pada beberapa titik di lokasi itu. (Redaksi)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

459 Kasus Kejahatan Tercatat di Papua Tengah, Polda Gelar Operasi Pekat Noken 2026

459 Kasus Kejahatan Tercatat di Papua Tengah, Polda Gelar Operasi Pekat Noken 2026

11 Oktober 2026
Pria Ditemukan Bersimbah Luka di Pasar Lama Timika, Kondisi Mulai Membaik

Pria Ditemukan Bersimbah Luka di Pasar Lama Timika, Kondisi Mulai Membaik

11 Oktober 2026
100,8 Liter Sopi Diamankan dari Penumpang KM Tatamailau di Pomako

100,8 Liter Sopi Diamankan dari Penumpang KM Tatamailau di Pomako

10 Oktober 2026
Kabut Asap Mimika Memburuk, Sekolah dari Rumah Mulai 12 Oktober

Kabut Asap Mimika Memburuk, Sekolah dari Rumah Mulai 12 Oktober

10 Oktober 2026
Ganja 160 Gram Tujuan Timika Digagalkan di Bandara Sentani

Ganja 160 Gram Tujuan Timika Digagalkan di Bandara Sentani

10 Oktober 2026
Dinkes Mimika Perkuat Aksi Bergizi untuk Cegah Anemia Remaja

Dinkes Mimika Perkuat Aksi Bergizi untuk Cegah Anemia Remaja

10 Oktober 2026

POPULER

  • Anggota Satgas TNI Ditemukan Tewas di Kuala Kencana, Ada Luka Tembak di Dada

    Anggota Satgas TNI Ditemukan Tewas di Kuala Kencana, Ada Luka Tembak di Dada

    780 shares
    Bagikan 312 Tweet 195
  • Kasus Investasi Rp1,7 Miliar di Timika, Kuasa Hukum Desak Penyidik Segera Periksa Korban

    601 shares
    Bagikan 240 Tweet 150
  • Pemkab Mimika Tunjuk Pimpinan Sementara Dinkes dan BPBD

    578 shares
    Bagikan 231 Tweet 145
  • Kabut Asap Mimika Memburuk, Sekolah dari Rumah Mulai 12 Oktober

    549 shares
    Bagikan 220 Tweet 137
  • Pemkab Mimika Segera Isi Sejumlah Jabatan Kosong, SK Pejabat Diserahkan

    538 shares
    Bagikan 215 Tweet 135
  • Warga Kamoro Tidur di Emperan Toko, Kadis Pariwisata: Mereka Datang Tanpa Undangan

    532 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Israel Kurnia Burdam Kritis Usai Diduga Dianiaya Berulang di Timika, Keluarga Desak Polisi Bertindak

    528 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
Next Post
Sorakan Penonton Pecahkan Suasana, Turnamen Badminton HKN 2025 di Mimika Berlangsung Meriah, Libatkan 11 Organisasi Profesi

Sorakan Penonton Pecahkan Suasana, Turnamen Badminton HKN 2025 di Mimika Berlangsung Meriah, Libatkan 11 Organisasi Profesi

Suami Merantau ke Papua, Mama Muda Nekat Jual Tiga Anaknya Seharga Rp300 Ribu

Suami Merantau ke Papua, Mama Muda Nekat Jual Tiga Anaknya Seharga Rp300 Ribu

TPNPB Kodap XV Ngalum Kupel Minta Diplomat dan Organisasi Sipil Lakukan Lobi ke PBB

TPNPB Kodap XV Ngalum Kupel Minta Diplomat dan Organisasi Sipil Lakukan Lobi ke PBB

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id