ADVERTISEMENT
Minggu, Oktober 25, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Budaya

Konflik Kwamki Narama, Korban Berjatuhan, APH Diminta Tegas Lakukan Penindakan Hukum

7 November 2025
0
Konflik Kwamki Narama, Korban Berjatuhan, APH Diminta Tegas Lakukan Penindakan Hukum

Luky Mahakena, S.Sos, M.Si, Ketua Bagian Humas RSUD (foto:Ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

“Aktivitas untuk menjual hasil kebun di pasar terganggu sehingga tidak ada pendapatan untuk keluarga. Belum lagi aktivitas warga untuk ke kantor juga terancam”.

TIMIKA, Koranpapua.id- Konflik antara kelompok warga atau sering disebut perang adat yang terjadi di Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, perlu segera dihentikan.

Pasalnya bentrokan kekerasan antara dua kelompok warga yang dipicu oleh dendam lama atau masalah perselingkuhan, sangat berdampak terhadap tidak harmonisnya hubungan kekerabatan warga yang ada di wilayah itu.

Karena itu didesak kepada Aparat Penegak Hukum (APH) untuk menegakkan aturan sesuai ketentuan hukum yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Desakan ini disampaikan Luky Mahakena, S.Sos, M.Si, Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kabupaten Mimika, dalam keteranganya malam ini Jumat 7 November 2025.

Baca Juga

PMI Mimika Bagikan Masker untuk Cegah Dampak Kabut Asap

Pekan Bakti Noken Medis, 15 Dokter Spesialis Layani Warga Mimika Timur

Mantan Rektor Universitas Timika itu mengatakan, konflik sosial (perang adat) di Kwamki Narama, telah memakan waktu hampir satu bulan sehingga masuk dalam case concern social.

Kondisi ini sangat berdampak langsung terhadap aktivitas kemasyarakatan di Kwamki Narama, terutama terganggunya kegiatan belajar mengajar di lembaga pendidikan yang ada di wilayah itu.

“Ini jelas sangat mengganggu aktivitas pendidikan anak usia sekolah. Akibatnya kualitas pendidikan anak-anak menjadi terpuruk akibat konflik yang sudah berlangsung cukup lama,” tegas Luky.

Dampak lain yang ditimbulkan oleh konflik itu juga mengganggu perekonomian keluarga.

Warga yang berprofesi sebagai petani terpaksa tidak bisa melakukan aktivitas berkebun, sehingga tidak ada pendapatan untuk membiayai kehidupan keluarga.

“Aktivitas untuk menjual hasil kebun di pasar terganggu sehingga tidak ada pendapatan untuk keluarga. Belum lagi aktivitas warga untuk ke kantor juga terancam,” pungkasnya.

Sementara dampak langsung dari konflik tersebut yakni, terus berjatuhan korban luka terkena panah dan benda tajam. Bahkan ada yang mengalami luka berat dan bisa berpotensi meninggal dunia.

“Ini merupakan kerugian besar kedua kubu dan sangat tidak menguntungkan bahkan hanya ada kerugian yang dialami mereka,” tambah Luky.

Dampak negatif lainnya yakni mengganggu ketentraman dan kedamaian warga yang tidak terlibat dalam konflik tersebut.

“Kami minta aparat keamanan TNI/Polri dan Pemda Mimika untuk melakukan tindakan pencegahan hukum sesuai ketentuan yang berlaku. Sehingga tidak mengakibatkan korban terus berjatuhan,” tandasnya. (*)

Penulis: Djesica Putri

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

PMI Mimika Bagikan Masker untuk Cegah Dampak Kabut Asap

PMI Mimika Bagikan Masker untuk Cegah Dampak Kabut Asap

24 Oktober 2026
Pekan Bakti Noken Medis, 15 Dokter Spesialis Layani Warga Mimika Timur

Pekan Bakti Noken Medis, 15 Dokter Spesialis Layani Warga Mimika Timur

24 Oktober 2026
Ketua IDI Mimika Ajak Dokter Bersatu Layani Warga

Ketua IDI Mimika Ajak Dokter Bersatu Layani Warga

24 Oktober 2026
Cegah Stunting, PKK Mimika Sasar 48 Anak Lewat Gerakan Orang Tua Asuh

Cegah Stunting, PKK Mimika Sasar 48 Anak Lewat Gerakan Orang Tua Asuh

24 Oktober 2026
IDI Timika Gelar Bakti Sosial, Dekatkan Layanan Kesehatan ke Warga Mapurujaya

IDI Timika Gelar Bakti Sosial, Dekatkan Layanan Kesehatan ke Warga Mapurujaya

24 Oktober 2026
Satgas Pasgat Gagalkan Pengiriman Optik Tempur ke Yahukimo

Satgas Pasgat Gagalkan Pengiriman Optik Tempur ke Yahukimo

24 Oktober 2026

POPULER

  • Gaji ASN Lewat Kopdes, BPKAD Mimika Tunggu Aturan Resmi

    Gaji ASN Lewat Kopdes, BPKAD Mimika Tunggu Aturan Resmi

    628 shares
    Bagikan 251 Tweet 157
  • Pemkab Mimika tetapkan Jadwal Libur dan Cuti Bersama Mimika Oktober–Desember 2026

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Kajian Dokumen Lemasa Belum Tuntas, Sem Bukaleng Minta Kepastian

    532 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • DPMK Mimika Dorong 133 Kampung Susun Program Prioritas 2027

    532 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Pastor Ditemukan Tak Sadarkan Diri di Dasar Kolam Renang Kuala Kencana, Nyawanya Tak Tertolong

    650 shares
    Bagikan 260 Tweet 163
  • Freeport Gelar IFRC 2026 di Mimika, 17 Tim Adu Kemampuan

    529 shares
    Bagikan 212 Tweet 132
  • Uang Transportasi Peserta Belum Dibayar, Pelatihan Public Speaking di Mimika Disorot

    529 shares
    Bagikan 212 Tweet 132
Next Post
Beringin Mulai Bertunas, Soedeson Tandra Pimpin Golkar Papua Tengah

Beringin Mulai Bertunas, Soedeson Tandra Pimpin Golkar Papua Tengah

Berkunjung ke Kuala Kencana, Menko Polkam: Freeport Berperan Besar untuk Tanah Papua dan Bangsa

Berkunjung ke Kuala Kencana, Menko Polkam: Freeport Berperan Besar untuk Tanah Papua dan Bangsa

Gereja Katolik di Papua Desak Pemerintah Pusat Hentikan Kekerasan dan Pulihkan Perdamaian

Gereja Katolik di Papua Desak Pemerintah Pusat Hentikan Kekerasan dan Pulihkan Perdamaian

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id