ADVERTISEMENT
Rabu, Juli 22, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Budaya

Konflik Kwamki Narama, Korban Berjatuhan, APH Diminta Tegas Lakukan Penindakan Hukum

7 November 2025
0
Konflik Kwamki Narama, Korban Berjatuhan, APH Diminta Tegas Lakukan Penindakan Hukum

Luky Mahakena, S.Sos, M.Si, Ketua Bagian Humas RSUD (foto:Ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

“Aktivitas untuk menjual hasil kebun di pasar terganggu sehingga tidak ada pendapatan untuk keluarga. Belum lagi aktivitas warga untuk ke kantor juga terancam”.

TIMIKA, Koranpapua.id- Konflik antara kelompok warga atau sering disebut perang adat yang terjadi di Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, perlu segera dihentikan.

Pasalnya bentrokan kekerasan antara dua kelompok warga yang dipicu oleh dendam lama atau masalah perselingkuhan, sangat berdampak terhadap tidak harmonisnya hubungan kekerabatan warga yang ada di wilayah itu.

ADVERTISEMENT

Karena itu didesak kepada Aparat Penegak Hukum (APH) untuk menegakkan aturan sesuai ketentuan hukum yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Advertisement. Scroll to continue reading.

Desakan ini disampaikan Luky Mahakena, S.Sos, M.Si, Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kabupaten Mimika, dalam keteranganya malam ini Jumat 7 November 2025.

Baca Juga

Ironi Triliunan Rupiah di Bumi Cenderawasih

Lomba Yospan Meriahkan HUT Papua Tengah ke-4, Gubernur Meki Janjikan Rp130 Juta untuk Juara Pertama

Mantan Rektor Universitas Timika itu mengatakan, konflik sosial (perang adat) di Kwamki Narama, telah memakan waktu hampir satu bulan sehingga masuk dalam case concern social.

Kondisi ini sangat berdampak langsung terhadap aktivitas kemasyarakatan di Kwamki Narama, terutama terganggunya kegiatan belajar mengajar di lembaga pendidikan yang ada di wilayah itu.

“Ini jelas sangat mengganggu aktivitas pendidikan anak usia sekolah. Akibatnya kualitas pendidikan anak-anak menjadi terpuruk akibat konflik yang sudah berlangsung cukup lama,” tegas Luky.

Dampak lain yang ditimbulkan oleh konflik itu juga mengganggu perekonomian keluarga.

Warga yang berprofesi sebagai petani terpaksa tidak bisa melakukan aktivitas berkebun, sehingga tidak ada pendapatan untuk membiayai kehidupan keluarga.

“Aktivitas untuk menjual hasil kebun di pasar terganggu sehingga tidak ada pendapatan untuk keluarga. Belum lagi aktivitas warga untuk ke kantor juga terancam,” pungkasnya.

Sementara dampak langsung dari konflik tersebut yakni, terus berjatuhan korban luka terkena panah dan benda tajam. Bahkan ada yang mengalami luka berat dan bisa berpotensi meninggal dunia.

“Ini merupakan kerugian besar kedua kubu dan sangat tidak menguntungkan bahkan hanya ada kerugian yang dialami mereka,” tambah Luky.

Dampak negatif lainnya yakni mengganggu ketentraman dan kedamaian warga yang tidak terlibat dalam konflik tersebut.

“Kami minta aparat keamanan TNI/Polri dan Pemda Mimika untuk melakukan tindakan pencegahan hukum sesuai ketentuan yang berlaku. Sehingga tidak mengakibatkan korban terus berjatuhan,” tandasnya. (*)

Penulis: Djesica Putri

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Ironi Triliunan Rupiah di Bumi Cenderawasih

Ironi Triliunan Rupiah di Bumi Cenderawasih

21 Juli 2026
Lomba Yospan Meriahkan HUT Papua Tengah ke-4, Gubernur Meki Janjikan Rp130 Juta untuk Juara Pertama

Lomba Yospan Meriahkan HUT Papua Tengah ke-4, Gubernur Meki Janjikan Rp130 Juta untuk Juara Pertama

21 Juli 2026
BPKP Papua Tengah Dorong RSUD Mimika Wujudkan Tata Kelola BLUD yang Bersih dan Akuntabel

BPKP Papua Tengah Dorong RSUD Mimika Wujudkan Tata Kelola BLUD yang Bersih dan Akuntabel

21 Juli 2026
Tembus Pedalaman Papua, Satgas Pasgat Koroway Batu Layani Pengobatan Gratis dan Edukasi Kesehatan

Tembus Pedalaman Papua, Satgas Pasgat Koroway Batu Layani Pengobatan Gratis dan Edukasi Kesehatan

21 Juli 2026
Ratusan Buruh Sawit di Iwaka-Mimika Mengadu Tiga Bulan Hidup Tanpa Listrik, Upah Rp100 Ribu Sehari

Ratusan Buruh Sawit di Iwaka-Mimika Mengadu Tiga Bulan Hidup Tanpa Listrik, Upah Rp100 Ribu Sehari

21 Juli 2026
Diduga Kendalikan Jaringan Sabu dari Dalam Lapas, Tiga Warga Binaan Dilimpahkan ke Kejari Mimika

168 Calon Jemaah Haji Mimika Masuk Estimasi Kuota 2027, Diminta Segera Verifikasi

21 Juli 2026

POPULER

  • Kemenkeu Soroti Penggunaan Dana Transfer di Mimika, Laporan akan Dicocokkan dengan Fakta Lapangan

    Kemenkeu Soroti Penggunaan Dana Transfer di Mimika, Laporan akan Dicocokkan dengan Fakta Lapangan

    901 shares
    Bagikan 360 Tweet 225
  • Terekam CCTV! Aksi Begal di SP2 Timika, IRT Terjatuh hingga Kepalanya Membentur Aspal

    627 shares
    Bagikan 251 Tweet 157
  • Kemenkeu Evaluasi Penggunaan Dana Ratusan Miliar di Mimika, Fokus pada Layanan Kesehatan dan Infrastruktur

    576 shares
    Bagikan 230 Tweet 144
  • 33 Siswa SMKN 6 Mimika PKL di Delapan Industri, Albertus Alto: Ini Langkah Awal Cetak Tenaga Kerja Profesional

    555 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Konflik Bersenjata Papua: Gereja-gereja Kompak Bersuara, Desak Pemerintah Buka Jalur Dialog, bukan Militerisasi

    552 shares
    Bagikan 221 Tweet 138
  • Pabrik Daur Ulang Sampah DLH Mimika: Dua Tahun Beroperasi, Produksi Belum Dijual, Satu Mesin Menganggur

    549 shares
    Bagikan 220 Tweet 137
  • Terduga Pelaku Penikaman Maut di Poumako Berhasil Diringkus Hanya 15 Menit Usai Beraksi

    543 shares
    Bagikan 217 Tweet 136
Next Post
Beringin Mulai Bertunas, Soedeson Tandra Pimpin Golkar Papua Tengah

Beringin Mulai Bertunas, Soedeson Tandra Pimpin Golkar Papua Tengah

Berkunjung ke Kuala Kencana, Menko Polkam: Freeport Berperan Besar untuk Tanah Papua dan Bangsa

Berkunjung ke Kuala Kencana, Menko Polkam: Freeport Berperan Besar untuk Tanah Papua dan Bangsa

Gereja Katolik di Papua Desak Pemerintah Pusat Hentikan Kekerasan dan Pulihkan Perdamaian

Gereja Katolik di Papua Desak Pemerintah Pusat Hentikan Kekerasan dan Pulihkan Perdamaian

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id