ADVERTISEMENT
Rabu, Juni 17, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Kepolisian

Dua Terduga Penyelundup Amunisi Ilegal Ditangkap di KM Sinabung

“Penyelidikan ini juga diarahkan untuk mengungkap kemungkinan hubungan mereka dengan KKB yang diduga menerima pasokan amunisi tersebut”.

18 Juli 2025
0

Terduga pelaku saat diamankan satgas ODC. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

JAYAPURA, Koranpapua.id- Satuan Tugas (Satgas) Operasi Damai Cartenz menangkap dua orang terduga kepemilikan amunisi ilegal di Pelabuhan Kota Jayapura, Kamis 17 Juli 2025.

Keduanya atas nama Yopi Balingga dan Oknis Faluk, diamankan bersama barang bukti 16 butir amunisi kaliber 7,62 mm.

ADVERTISEMENT

Pengungkapan ini berawal dari informasi intelijen yang diterima Satgas Damai Cartenz, terkait pergerakan kedua pelaku yang menumpang KM Sinabung dari Kabupaten Biak menuju Jayapura.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Tim langsung melakukan pemantauan ketat dan berhasil mengamankan keduanya saat berada di geladak kapal.

Baca Juga

Sempat Turun, Kepesertaan JKN Mimika Kini Tembus 82 Persen

Dinkes Mimika Gandeng Lembaga Gereja Dorong Pemeriksaan Kesehatan Calon Pengantin

Brigjen Pol Dr. Faizal Ramadhani, Kepala Operasi Damai Cartenz, mengungkapkan bahwa saat ini kedua pelaku tengah menjalani pemeriksaan intensif untuk mengungkap jaringan peredaran amunisi ilegal di Papua.

“Kami masih mendalami keterlibatan kedua pelaku. Penyelidikan ini juga diarahkan untuk mengungkap kemungkinan hubungan mereka dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang diduga menerima pasokan amunisi tersebut,” ujar Brigjen Faizal dalam keterangannya.

Sementara itu, Kombes Pol Yusuf Sutejo, Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz, mengimbau masyarakat untuk proaktif memberikan informasi jika menemukan aktivitas mencurigakan yang berpotensi mengganggu keamanan di Papua.

“Kami mengajak masyarakat bersama-sama menjaga stabilitas keamanan. Peran warga dalam melaporkan aktivitas mencurigakan sangat penting untuk mencegah peredaran senjata api dan amunisi ilegal,” tegasnya.

Ops Damai Cartenz memastikan akan terus meningkatkan pengawasan di jalur transportasi laut dan pelabuhan yang rawan digunakan sebagai jalur distribusi amunisi ilegal.

Proses hukum terhadap kedua pelaku akan dilanjutkan sesuai ketentuan perundang-undangan, termasuk penerapan UU Darurat terkait kepemilikan amunisi tanpa izin. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Satgas Pasgat Amankan Tiga Teleskop Senapan di Kargo Bandara Sentani, Satu akan Diikirim ke Timika

Sempat Turun, Kepesertaan JKN Mimika Kini Tembus 82 Persen

17 Juni 2026
Satgas Pasgat Amankan Tiga Teleskop Senapan di Kargo Bandara Sentani, Satu akan Diikirim ke Timika

Dinkes Mimika Gandeng Lembaga Gereja Dorong Pemeriksaan Kesehatan Calon Pengantin

17 Juni 2026
Satgas Pasgat Amankan Tiga Teleskop Senapan di Kargo Bandara Sentani, Satu akan Diikirim ke Timika

Satgas Pasgat Amankan Tiga Teleskop Senapan di Kargo Bandara Sentani, Satu akan Diikirim ke Timika

17 Juni 2026
Korban Ledakan Bom di Biak Bertambah Jadi Enam Orang, Tiga Masih Hilang

Dua Oknum Polisi Diduga Terlibat Penganiayaan Ketua Partai Garuda

17 Juni 2026
Curhatan Anak Tembagapura ke Kapolda Papua Tengah, “Kami Mau Jadi Dokter, Polisi, TNI dan Guru, Tapi Tidak Ada Sekolah”

Curhatan Anak Tembagapura ke Kapolda Papua Tengah, “Kami Mau Jadi Dokter, Polisi, TNI dan Guru, Tapi Tidak Ada Sekolah”

17 Juni 2026
Raup Puluhan Juta, Residivis Janjikan Korban Bekerja di Perusahaan Tambang di Mimika

Raup Puluhan Juta, Residivis Janjikan Korban Bekerja di Perusahaan Tambang di Mimika

17 Juni 2026

POPULER

  • Viral Nakes Jalan Kaki 12 Jam ke Banti, Bupati Mimika: Saya Marah, Tidak Ada Maaf

    Viral Nakes Jalan Kaki 12 Jam ke Banti, Bupati Mimika: Saya Marah, Tidak Ada Maaf

    608 shares
    Bagikan 243 Tweet 152
  • Langkah Tegas Polda Papua Tengah, Pecat Empat Anggota Polisi Terlibat Peristiwa Dogiyai Berdarah

    585 shares
    Bagikan 234 Tweet 146
  • Terima Audiensi KSBSI, Irma Suryani Ingatkan PT SWPI Jangan Abaikan Pesangon 700 Pekerja

    559 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Tanggal 11-12 Juni, Papua Tengah Diprediksi Diguyur Hujan Sangat Lebat

    544 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • Beasiswa YPMAK Antarkan Fitalia Tumuka Raih Gelar Sarjana Hukum dan Kejar Mimpi Global

    540 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Dukungan Terbesar Sepanjang Sejarah, Pempusat Gelontorkan Rp5 Triliun untuk Pertanian Papua

    521 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • PUPR Mimika Targetkan Lima Proyek Strategis Daerah Mulai Kontrak Awal Agustus, Berikut Daftarnya

    519 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
Next Post

Pemkab Mimika Usulkan Konsep Sekolah Rakyat ke Kemensos, Bupati JR: Bisa Sentra Pendidikan dan Siapkan Lahan 10 Hektar

Bupati Johannes Rettob Resmikan 152 Koperasi Merah Putih di Kabupaten Mimika

Polisi Ringkus Dua Pelaku Percobaan Pencurian Disertai Penikaman di Timika

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id