ADVERTISEMENT
Kamis, April 30, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua Tengah Mimika

Pemkab Mimika Usulkan Konsep Sekolah Rakyat ke Kemensos, Bupati JR: Bisa Sentra Pendidikan dan Siapkan Lahan 10 Hektar

“Nanti keputusan ada di Kemensos, apakah mereka akan mengambil alih Sentra Pendidikan yang sudah ada atau membangun fasilitas baru”.

18 Juli 2025
0

Bupati Mimika, Johannes Rettob. (foto:Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika, Papua Tengah telah melaporkan konsep pelaksanaan Sekolah Rakyat kepada Kementerian Sosial (Kemensos) yang menjadi penanggung jawab program strategis Nasional tersebut.

Sebagaimana diketahui, Sekolah Rakyat merupakan program pendidikan berbasis asrama yang digagas pemerintah pusat untuk membantu anak-anak dari keluarga kurang mampu.

ADVERTISEMENT

Tujuannya, untuk memutus mata rantai kemiskinan, dan kemiskinan ekstrem melalui akses pendidikan yang lebih baik.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Johannes Rettob, Bupati Mimika, mengungkapkan bahwa Mimika sebenarnya telah memiliki model serupa jauh sebelum program Nasional ini diluncurkan.

Baca Juga

Ketua MRP PPT Serukan Hentikan Perang Adat di Mimika, Sudah Korbankan 16 Nyawa

Insiden Tewasnya 15 Warga Sipil di Puncak Perlu Investigasi Independen

Sekolah yang dimaksud adalah Sentra Pendidikan yang berlokasi di Jalan Poros SP5, yang menyediakan pendidikan berjenjang mulai dari SD, SMP, hingga SMA khusus bagi Orang Asli Papua (OAP).

“Kalau bicara Sekolah Rakyat, di Mimika sebenarnya sudah ada modelnya, yaitu Sentra Pendidikan. Konsepnya sama, untuk memberikan akses pendidikan kepada anak-anak kurang mampu,” kata Johannes Rettob, Rabu 16 Juli 2025.

Pemkab Mimika, lanjut Bupati Rettob, telah mengirim surat resmi kepada Kemensos terkait kesiapan daerah untuk mendukung program ini.

“Kami sudah menyampaikan laporan ke Jakarta. Kini tinggal menunggu mereka datang untuk melakukan evaluasi,” tambahnya.

Meski sudah memiliki fasilitas serupa, pemerintah pusat tetap meminta Pemkab Mimika menyiapkan lahan untuk pembangunan Sekolah Rakyat sesuai konsep nasional.

Bupati Rettob menjelaskan, Pemkab telah menyiapkan 10 hektare lahan untuk mendukung rencana tersebut.

“Kementerian Sosial juga meminta beberapa titik lokasi lain. Kami sudah mengajukan beberapa alternatif, tinggal menunggu penilaian mereka,” ujarnya.

Selain lahan baru, Pemkab Mimika juga mengusulkan agar Sentra Pendidikan yang sudah ada dijadikan bagian dari program Nasional.

“Nanti keputusan ada di Kemensos, apakah mereka akan mengambil alih Sentra Pendidikan yang sudah ada atau membangun fasilitas baru,” jelasnya.

Dengan langkah ini, Pemkab Mimika berharap program Sekolah Rakyat dapat memperluas akses pendidikan bagi anak-anak kurang mampu, khususnya masyarakat OAP, sekaligus mendukung visi pemerintah pusat memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Ketua MRP PPT Serukan Hentikan Perang Adat di Mimika, Sudah Korbankan 16 Nyawa

Ketua MRP PPT Serukan Hentikan Perang Adat di Mimika, Sudah Korbankan 16 Nyawa

29 April 2026
Insiden Tewasnya 15 Warga Sipil di Puncak Perlu Investigasi Independen

Insiden Tewasnya 15 Warga Sipil di Puncak Perlu Investigasi Independen

29 April 2026
Pempus Perkuat Intervensi Kesehatan, 12% ODHA di Indonesia Berada di Tanah Papua

Pempus Perkuat Intervensi Kesehatan, 12% ODHA di Indonesia Berada di Tanah Papua

29 April 2026
Pagelaran Seni Budaya Papua Resmi Dibuka, Dimeriahkan 10 Grup Yospan dan Dance Modern

Pagelaran Seni Budaya Papua Resmi Dibuka, Dimeriahkan 10 Grup Yospan dan Dance Modern

29 April 2026
TNI Tembak Mati Jeki Murib, Komandan OPM Otak Pembunuhan Karyawan Freeport Simson Mulia

TNI Tembak Mati Jeki Murib, Komandan OPM Otak Pembunuhan Karyawan Freeport Simson Mulia

29 April 2026
Tiga Hari Kedepan Masih Berpotensi Hujan, Distrik Tembagapura Rawan Longsor

Tiga Hari Kedepan Masih Berpotensi Hujan, Distrik Tembagapura Rawan Longsor

29 April 2026

POPULER

  • Akses Masuk ke Halaman Gereja Katedral Timika Diperketat, Ini Alasannya

    Akses Masuk ke Halaman Gereja Katedral Timika Diperketat, Ini Alasannya

    554 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Sekuriti Hotel Rylich Panorama Tewas Ditikam OTK

    545 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • 30 Personel Brimob Dikerahkan Kejar Buronan Kasus Pembunuhan Dua Marinir

    538 shares
    Bagikan 215 Tweet 135
  • MRP-PPT Bukan Bawahan Gubernur, Agustinus: Perlu Perhatikan Etika dan Jangan Saling Menjatuhkan

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • YLBH Papua Tengah Kecam Oknum TNI Masuk Ruang Privat Pastor Paroki Katedral Timika

    527 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Sempat Melawan, DPO KKB Penembak Warga Sipil Diringkus di Timika

    520 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • Glorya Stevany asal Papua Masuk 6 Top Puteri Indonesia 2026

    519 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
Next Post

Bupati Johannes Rettob Resmikan 152 Koperasi Merah Putih di Kabupaten Mimika

Polisi Ringkus Dua Pelaku Percobaan Pencurian Disertai Penikaman di Timika

Bupati Mimika: 152 Koperasi Merah Putih Solusi Memperpendek Pasokan Kebutuhan Masyarakat Pedalaman

Bupati Mimika: 152 Koperasi Merah Putih Solusi Memperpendek Pasokan Kebutuhan Masyarakat Pedalaman

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id