ADVERTISEMENT
Selasa, Juni 23, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

Skandal Proyek Jembatan Arwanop Mimika yang Habiskan Rp11, 8 Miliar, APH Diingatkan Tuntaskan Kasus Ini, Tidak Boleh Ada Intervensi

“Konraktor jangan berkelit, jangan alasan gangguan keamaman. Seandainya tidak mampu kerja atau tidak didukung kondisi masyarakat, kembalikan proyek kepada pemerintah dan jangan cairkan dananya”.

11 Juni 2025
0
Marianus Maknaipeku Soroti Program Fisik OPD Banyak Diakomodir Dalam Pokir DPRD Mimika

Marianus Maknaipeku, Wakil Ketua Lemasko Mimika. (foto:redaksi/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Kasus dugaan korupsi jembatan gantung yang yang menghubungkan Kampung Banti- Arwanop, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, kini menjadi perbincangan berbagai kalangan.

Mulai dari nilai kontrak proyek yang cukup fantastis yakni mencapai Rp11.884.800.000, intervensi kepada Aparat Penegak Hukum (APH) hingga alasan kontraktor tidak menyelesaikan pekerjaan, kini menjadi isu hangat di berbagai ruang publik.

ADVERTISEMENT

Terbaru, di tengah harapan masyarakat untuk mengetahui perkembangan pengungkapan kasus tersebut, justru berimbas terhadap ‘hilangnya’ jabatan Kanit Reskrim Polres Mimika.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Menanggapi perkembangan kasus tersebut mendorong Marianus Maknaepeku, Wakil Ketua Lembaga Masyarakat Suku Kamoro (Lemasko), angkat bicara.

Baca Juga

Tingkatkan Kualitas Layanan Posyandu, Dinkes Mimika Latih Fasilitator 25 Keterampilan Kader

UPN “Veteran” Yogyakarta Seleksi 194 Generasi Unggul Papua Lewat Program Beasiswa YPMAK

Marianus tokoh masyarakat yang selalu lantang bersuara untuk kemajuan tanah kelahirannya Mimika itu, dengan tegas mengingatkan kepada penegak hukum untuk serius menuntaskan skandal proyek ini sampai ke meja hijau.

Apalagi fakta di lapangan jelas terlihat bahwa proyek belum dikerjakan sama sekali (nihil), namun dana kontrak pekerjaan yang mencapai belasan miliar sudah dicairkan 100 persen.

“Penegak hukum harus tajam dan tidak boleh ada intervensi. Penegak hukum tidak boleh ada kucing-kucingan, karena saya lihat skandal proyek ini diduga ada keterlibatan pejabat,” tegas Marianus ketika menghubungi redaksi koranpapua.id, Rabu 11 Juni 2025.

Ia meminta kepada penegak hukum agar transparan terhadap setiap perkembangan penyelidikan kasus ini, sehingga dapat diketahui masyarakat secara luas.

“Masyarakat harus tahu perkembangan, dengan demikian masyarakat selalu berada di belakang penegak hukum dan siap membela jika ada intervensi dari pihak-pihak tertentu,” pungkasnya.

Dikatakan, jembatan gantung Arwanop sangat dibutuhkan untuk mendukung aktivitas harian masyarakat, secara khusus sebagai akses pelayanan kesehatan dan pendidikan.

Karenanya dengan tidak tuntasnya proyek ini, sangat merugikan masyarakat yang mendiami wilayah itu.

Kepada kontraktor, Marianus menegaskan untuk tidak boleh mengkambinghitamkan kondisi daerah yang kurang kondusif menjadi alasan tidak dikerjakan proyek tersebut.

“Konraktor jangan berkelit, jangan alasan gangguan keamaman. Seandainya tidak mampu kerja atau tidak didukung kondisi masyarakat, kembalikan proyek kepada pemerintah dan jangan cairkan dananya”.

“Makanya kalau tidak tahu kondisi wilayah, jangan paksakan terima pekerjaan. Kan aneh, faktanya pembayarannya 100 persen, tapi pekerjaannya nihil,” tandas Marianus.

Seperti diketahui proyek ini dikerjakan oleh PT DGI. Sampai berita ini diturunkan pihak kontraktor belum berhasil dihubungi untuk diminta tanggapannya.

Sementara di sisi lain, pihak Kejaksaan sudah memiliki bukti awal, namun belum menetapkan tersangka dalam kasus tersebut. (*)

Penulis: Abdul Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen L.L Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Tingkatkan Kualitas Layanan Posyandu, Dinkes Mimika Latih Fasilitator 25 Keterampilan Kader

Tingkatkan Kualitas Layanan Posyandu, Dinkes Mimika Latih Fasilitator 25 Keterampilan Kader

22 Juni 2026
Gibran Dorong Museum Asmat Jadi Wajah Diplomasi Budaya Papua, Berikut Sedikit Kilasannya

Gibran Dorong Museum Asmat Jadi Wajah Diplomasi Budaya Papua, Berikut Sedikit Kilasannya

22 Juni 2026
UPN “Veteran” Yogyakarta Seleksi 194 Generasi Unggul Papua Lewat Program Beasiswa YPMAK

UPN “Veteran” Yogyakarta Seleksi 194 Generasi Unggul Papua Lewat Program Beasiswa YPMAK

22 Juni 2026
160 ASN Pensiun di Tahun 2026, Pemkab Mimika Usulkan 274 Formasi CPNS

Tergolong Barang Berisiko: Satgas Pasgat Amankan Senapan Angin Jenis PCP, Rencananya akan Dikirim ke Wamena

22 Juni 2026
160 ASN Pensiun di Tahun 2026, Pemkab Mimika Usulkan 274 Formasi CPNS

160 ASN Pensiun di Tahun 2026, Pemkab Mimika Usulkan 274 Formasi CPNS

22 Juni 2026
Warning! Status PPPK Bukan Jaminan Aman, Asisten I Mimika Ingatkan Risiko Pemberhentian

Warning! Status PPPK Bukan Jaminan Aman, Asisten I Mimika Ingatkan Risiko Pemberhentian

22 Juni 2026

POPULER

  • SLB-SMP-SMA/SMK di Papua Tengah Gratis, Hubungi 0812-4154-7765 Jika Ada yang Pungut Biaya

    SLB-SMP-SMA/SMK di Papua Tengah Gratis, Hubungi 0812-4154-7765 Jika Ada yang Pungut Biaya

    611 shares
    Bagikan 244 Tweet 153
  • Komandan Operasi KKB Kodap XVI Yahukimo Dilaporkan Tewas Ditembak Aparat

    570 shares
    Bagikan 228 Tweet 143
  • Ananias Faot: Kadistrik Berwenang Awasi Dana Kampung, Jangan Habis untuk Bayar Utang

    554 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Beasiswa YPMAK Antarkan Fitalia Tumuka Raih Gelar Sarjana Hukum dan Kejar Mimpi Global

    549 shares
    Bagikan 220 Tweet 137
  • Kasus Dugaan Korupsi Beras Rp8,9 Miliar, Kejati Papua Tahan Empat Tersangka

    537 shares
    Bagikan 215 Tweet 134
  • 12 Hari Berjuang, Remaja Putri Akhirnya Meninggal Usai Diduga Dibakar Ibu Kandung

    516 shares
    Bagikan 206 Tweet 129
  • Raup Puluhan Juta, Residivis Janjikan Korban Bekerja di Perusahaan Tambang di Mimika

    516 shares
    Bagikan 206 Tweet 129
Next Post
Kecelakaan Maut Kembali Renggut Dua Nyawa di Jalanan Timika, Satu Luka Berat

Kecelakaan Maut Kembali Renggut Dua Nyawa di Jalanan Timika, Satu Luka Berat

Anggota KKB Yekis Wanimbo, Pelaku Pembakaran Camp PT Unggul Ditangkap di Mimika

Cetak Generasi Emas, Disparbudpora Mimika Gelar Multi Event Pelajar SMP dan SMA-SMK se-Mimika

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id