ADVERTISEMENT
Kamis, Juni 11, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Keamanan

Polisi Benarkan Aksi Penyerangan di Yahukimo, Jumlah Korban Belum Diketahui Pasti

Korban adalah para pendulang emas liar di sepanjang Kali Silet tapi jumlahnya masih harus divalidasi lagi. Jarak lokasi kejadian cukup jauh dari Yahukimo”.

9 April 2025
0

Nampak seorang tergeletak yang diklaim sebagai korban pembunuhan di Yahukimo.(foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Informasi penyerangan oleh Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Organisasi Papua Merdeka (OPM) terhadap pendulang emas liar secara perlahan semakin terbuka.

Karena sejak kemarin kasus ini terangkat di media, belum adanya pernyataan resmi dari pihak berwenang terkait aksi kejam tersebut.

ADVERTISEMENT

Kombes Pol Yusuf Sutejo, Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz 2025 yang dikonfirmasi terkait kabar ini, membenarkan adanya penyerangan tersebut.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Penyerangan terhadap pendulang emas liar  terjadi di area pendulangan lokasi 22 dan lokasi Muara Kum, Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan.

Baca Juga

Herman Gafur: ASN Wajib Utamakan Pelayanan, Keluhan Harus Disampaikan Berjenjang

Viral Nakes Jalan Kaki 12 Jam ke Banti, Bupati Mimika: Saya Marah, Tidak Ada Maaf

Meski demikian, Kombes Yusuf belum bisa menyampaikan berapa jumlah korban, karena sejauh ini dalam proses penyelidikan.

“Peristiwanya benar korban adalah para pendulang emas liar di sepanjang Kali Silet tapi jumlahnya masih harus divalidasi lagi,” kata Kombes Yusuf, Rabu 9 April 2025.

Menurut Kombes Yusuf, jarak lokasi kejadian cukup jauh dari Yahukimo, dan saat ini aparat keamanan sudah menuju ke lokasi tersebut.

Seperti diberitakan media ini sebelumnya, Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) melalui Sebby Sambom mengklaim telah mengeksekusi mati 11 orang di Kabupaten Yahukimo.

Sebby menuding, para korban merupakan aparat keamanan yang menyamar sebagai pendulang emas di wilayah itu.

Penyerangan tersebut kata Sebby, dilakukan pasukan TPNPB selama tiga hari mulai dari tanggal 6-8 April 2025.

Sebby juga merilis beberapa foto korban, pada foto itu ada keterangan yang menunjukkan bahwa gambar diambil pada 7 April 2025. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Herman Gafur: ASN Wajib Utamakan Pelayanan, Keluhan Harus Disampaikan Berjenjang

Herman Gafur: ASN Wajib Utamakan Pelayanan, Keluhan Harus Disampaikan Berjenjang

10 Juni 2026
Viral Nakes Jalan Kaki 12 Jam ke Banti, Bupati Mimika: Saya Marah, Tidak Ada Maaf

Viral Nakes Jalan Kaki 12 Jam ke Banti, Bupati Mimika: Saya Marah, Tidak Ada Maaf

10 Juni 2026
“Johannes Rettob Itu Kepala Daerah, Tidak Mungkin Ikut Memperkeruh Situasi di Kapiraya”, Lemasko Kecewa Pernyataan Sejumlah Pihak

Rekrutmen Honorer Amungme-Kamoro Tidak Boleh Dihentikan, Marianus: Mereka Berhak Bekerja di Tanahnya Sendiri

10 Juni 2026
Membuka Jendela Ilmu: Personil Korpasgat Dampingi Anak‑anak Belajar Membaca di Pedalaman Papua

Membuka Jendela Ilmu: Personil Korpasgat Dampingi Anak‑anak Belajar Membaca di Pedalaman Papua

10 Juni 2026
Pemkab Mimika Siapkan Rekayasa Lalu Lintas, Sejumlah Kapsul di Jalan Utama Ditutup

Pemkab Mimika Siapkan Rekayasa Lalu Lintas, Sejumlah Kapsul di Jalan Utama Ditutup

10 Juni 2026
Resmi Naik, Harga Pertamax Tembus Rp16.650 per Liter

Resmi Naik, Harga Pertamax Tembus Rp16.650 per Liter

10 Juni 2026

POPULER

  • Pembakaran Gedung SD Yapis oleh KKB, Kerugian Mencapai Rp2 Miliar

    Pembakaran Gedung SD Yapis oleh KKB, Kerugian Mencapai Rp2 Miliar

    621 shares
    Bagikan 248 Tweet 155
  • Viral Nakes Jalan Kaki 12 Jam ke Banti, Bupati Mimika: Saya Marah, Tidak Ada Maaf

    545 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • Pelajar SMP Negeri dan Swasta di Papua Tengah Bebas Biaya Pendidikan, Berlaku Tahun Ini

    883 shares
    Bagikan 353 Tweet 221
  • Skandal Lahan Rp22,5 Miliar di Mimika, Penetapan Tersangka Tinggal Menunggu Waktu

    533 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Aksi Curas di Timika Terekam CCTV, Pelaku Langsung Diamankan Polisi

    532 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Nunggak Pajak Rp17 Miliar, Rekening 36 Warga Papua Diblokir

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
  • Freeport Kelola Tailing Bernilai Guna, Anggaran Tembus Rp200–300 Juta Dolar per Tahun

    524 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
Next Post

Bentrok Antarpendukung Paslon di Puncak Jaya, Gubernur Meki Nawipa: Nanti Kita Selesaikan

Lemasa dan Lemasko Jalin Kerjasama dengan PT Matahari Putra Primo Promosikan Atribut Budaya AMOR

Tragedi Berdarah di Yahukimo, 11 Pendulang Tewas, Dua Warga di Sandra KKB, 35 Orang Selamat

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id