ADVERTISEMENT
Senin, September 14, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Keamanan

Tragedi Berdarah di Yahukimo, 11 Pendulang Tewas, Dua Warga di Sandra KKB, 35 Orang Selamat

Mereka yang dinyatakan tewas, setelah mengalami luka bacok dan tembakan, enam diantaranya telah diidentifikasi. Para korban tersebut atas nama Aidil, Sahruddin, Ipar Stenli, Wawan, Feri, dan Bungsu

10 April 2025
0

TNI-Polri evakuasi salah satu pendulang yang selamat. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

YAHUKIMO, Koranpapua.id- Tragedi berdarah kembali terjadi di tanah Papua. Sebanyak 11 warga sipil yang bekerja sebagai pendulang emas dilaporkan tewas.

Dua warga masih disandra oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di areal pendulangan emas di Lokasi 22 dan Muara Kum, Kabupaten Yahukimo, Papua Tengah.

ADVERTISEMENT

Sementara 35 pendulang lainnya dilaporkan selamat dari kekejaman kelompok separatis tersebut.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Mereka yang dinyatakan tewas, setelah mengalami luka bacok dan tembakan, enam diantaranya telah diidentifikasi.

Baca Juga

Pemkab Mimika Desak OPD Tuntaskan Penyaluran Dana Otsus DTI 2026

Pemkab Mimika Kembali Optimalkan 500 Hektare Sawah Lama, Genjot Produksi Padi

Para korban tersebut atas nama Aidil, Sahruddin, Ipar Stenli, Wawan, Feri, dan Bungsu. Sementara lima lainnya masih dalam proses identifikasi.

Untuk dua warga sipil lainnya yakni, tuan dusun bernama Dani dan istrinya Gebi diduga masih disandera KKB. Insiden tersebut terjadi pada 6-7 April 2025.

Sedangkan 35 orang dilaporkan selamat dari penyerangan brutal itu, berhasil melarikan diri dan kini berada dalam pengamanan aparat TNI-Polri di Kampung Mabul, Distrik Koroway, Kabupaten Asmat.

Masih terdapat delapan orang lainnya belum diketahui keberadaanya karena terpisah dari rombongan.

Sementara itu, pada Rabu pagi 9 April, 12 orang berhasil melarikan diri menggunakan speed boat dan tiba dengan selamat di Pelabuhan Logpon, Distrik Deka.

Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, Kaops Damai Cartenz 2025, menyatakan bahwa pihaknya telah mengerahkan tim gabungan untuk melakukan tindak lanjut penanganan kejadian ini.

“Kami sangat mengecam tindakan keji ini. Ini bukan hanya serangan terhadap warga sipil tak bersalah, tetapi juga bentuk nyata pelanggaran hak asasi manusia,” tegasnya.

Satgas Operasi Damai Cartenz akan terus memburu para pelaku dan memastikan keamanan warga di Papua tetap terjaga.

Tim yang telah dikerahkan terdiri dari 15 personel Polres Asmat dan 11 personel gabungan dari Satgas Tindak dan Satgas Gakkum Ops Damai Cartenz.

Tim tersebut kini berada di Kampung Mabul untuk melakukan pengumpulan keterangan saksi, pendalaman informasi, serta penyusunan rencana operasi evakuasi korban.

Sementara itu, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz, mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

“Kami mengajak seluruh masyarakat agar tidak terprovokasi oleh isu hoaks. Mari jaga stabilitas keamanan bersama. Informasi resmi akan terus kami sampaikan secara berkala berdasarkan data valid dan proses penyelidikan di lapangan.” Ajak Yusuf

Dia memastian, Satgas Damai Cartenz akan menindaklanjuti kasus ini melalui langkah hukum yang terukur dan profesional. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Pemkab Mimika Desak OPD Tuntaskan Penyaluran Dana Otsus DTI 2026

Pemkab Mimika Desak OPD Tuntaskan Penyaluran Dana Otsus DTI 2026

14 September 2026
Pemkab Mimika Siapkan 7.000 Hektare Lahan untuk Pengembangan Pertanian

Pemkab Mimika Kembali Optimalkan 500 Hektare Sawah Lama, Genjot Produksi Padi

14 September 2026
Pemkab Mimika Siapkan 7.000 Hektare Lahan untuk Pengembangan Pertanian

Pemkab Mimika Siapkan 7.000 Hektare Lahan untuk Pengembangan Pertanian

14 September 2026
Korban Penyanderaan di Jila Dievakuasi ke Timika, Kapolda: Trauma Masih Terlihat

Korban Penyanderaan di Jila Dievakuasi ke Timika, Kapolda: Trauma Masih Terlihat

14 September 2026
HUT ke-30 Mimika, Pemkab Siapkan Perayaan dan Evaluasi Pelayanan

HUT ke-30 Mimika, Pemkab Siapkan Perayaan dan Evaluasi Pelayanan

14 September 2026
Apel Pemkab Mimika, ASN Hening Cipta untuk Korban Wamena

Apel Pemkab Mimika, ASN Hening Cipta untuk Korban Wamena

14 September 2026

POPULER

  • Muhammad Ramadhani Meninggal,Keluarga Palang Jalan

    Muhammad Ramadhani Meninggal,Keluarga Palang Jalan

    614 shares
    Bagikan 246 Tweet 154
  • Bermodal Nomor Togel, 3 Pelaku Hipnotis Korban dan Kuras Uang di Sentani

    603 shares
    Bagikan 241 Tweet 151
  • Tiga Petugas Tewas Ditembak OTK Saat Distribusi Bahan Pangan di Jayawijaya

    571 shares
    Bagikan 228 Tweet 143
  • Polisi Beberkan Kronologi Penembakan Tiga Pegawai Dinas Pertanian di Jayawijaya

    564 shares
    Bagikan 226 Tweet 141
  • Penikaman di KM 10 Mimika Diduga Dipicu Rokok, Polisi Buru Pelaku

    554 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Pria Ditemukan Tewas di Jalan Kelimutu Timika, Motor dan HP Diduga Dibawa Pelaku

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Kronologi Penikaman Ramadhani, Polisi Selidiki Motif

    537 shares
    Bagikan 215 Tweet 134
Next Post

Setelah Membunuh 11 Pendulang, Kemarin TPNPB-OPM Kembali Eksekusi Mati Lima Orang di Yahukimo

Freeport Gandeng Dinas Kesehatan Mimika Datangkan 6.000 Fiel Vaksin DBD

Freeport Gandeng Dinas Kesehatan Mimika Datangkan 6.000 Fiel Vaksin DBD

Program MBG di Mimika Dilaunching 15 April 2025, Mempekerjakan 900 Relawan Sebagai Mitra Kerja SKKP

Program MBG di Mimika Dilaunching 15 April 2025, Mempekerjakan 900 Relawan Sebagai Mitra Kerja SKKP

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id