ADVERTISEMENT
Jumat, September 11, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim Info Terkini

Viral Nakes Jalan Kaki 12 Jam ke Banti, Bupati Mimika: Saya Marah, Tidak Ada Maaf

“Saya tidak tahu apakah memang, saya sendiri tidak tahu, tetapi yang jelas kalau dibilang persoalan itu tidak benar. Pasti harus mereka membangun komunikasi”.

10 Juni 2026
0
Viral Nakes Jalan Kaki 12 Jam ke Banti, Bupati Mimika: Saya Marah, Tidak Ada Maaf

Bupati Mimika, Johannes Rettob. (foto: Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Bupati Mimika Johannes Rettob mengaku marah atas beredarnya video sejumlah Tenaga Kesehatan (Nakes) yang berjalan kaki selama sekitar 12 jam dari Ainggogin menuju Kampung Banti, Distrik Tembagapura.

Video tersebut memperlihatkan perjalanan para tenaga kesehatan yang harus melintasi hutan, pegunungan, dan sejumlah sungai akibat tidak tersedianya transportasi.

ADVERTISEMENT

Perjalanan itu dilakukan saat sejumlah tenaga kesehatan disebut mengalami sakit malaria dan persediaan obat mulai menipis.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Menanggapi video yang viral di media sosial itu, Johannes mempertanyakan alasan para tenaga kesehatan tidak berkoordinasi terlebih dahulu dengan pemerintah daerah.

Baca Juga

Kader Posyandu Mimika Didorong Naik Kelas hingga Tingkat Nasional

Kader Posyandu di Mimika Dituntut Tak Sekadar Aktif Saat Hari Buka

“Transportasi apa sebenarnya? Itu yang tadi saya marah dia bikin itu, video tuh. Itu itu orangnya, saya marah dia. Saya bilang tidak ada maaf,” ujar Johannes kepada wartawan, Selasa 9 Juni 2026.

Menurut Johannes, pemerintah daerah tidak pernah menerima informasi terkait persoalan transportasi yang dihadapi para tenaga kesehatan tersebut.

“Kalau tidak ada informasi baru jalan kaki baru bikin video seakan-akan itu susahnya minta ampun, bagaimana kita tahu? Itu kan daerah berbahaya yang mereka lewati,” katanya.

Saat ditanya mengenai informasi adanya koordinasi sebelumnya dari kepala Puskesmas Arwanop dengan dinas kesehatan, Johannes membantah hal tersebut.

“Siapa yang bilang ada koordinasi bohong dia. Saya pecat nanti dia,” tegasnya.

Johannes menilai akses transportasi menuju wilayah tersebut sebenarnya tersedia.

Ia juga menyebut pemerintah daerah mendapat dukungan transportasi dari PT Freeport Indonesia untuk menjangkau daerah-daerah pegunungan.

“Itu pesawat ada. Freeport dari daerah Arwanop itu kita dibantu full oleh Freeport. Itu daerah Freeport, dan alasannya ada malaria. Di atas pegunungan itu tidak ada malaria. Bohong besar itu. Ya, itu saya sampaikan. Itu peringatan untuk itu,” ujarnya.

Ia mengaku telah mengingatkan seluruh aparatur pemerintah agar berhati-hati dalam menyampaikan informasi melalui media sosial.

“Di dalam apel kemarin saya sudah sampaikan, aparat pemerintah jangan memberikan informasi yang aneh-aneh di dalam media sosial. Saya sampaikan ini, ya,” katanya.

Meski demikian, Johannes mengaku belum mengetahui secara rinci duduk persoalan yang sebenarnya terjadi di lapangan.

Namun ia menegaskan bahwa setiap kendala pelayanan harus dibangun melalui komunikasi dengan pimpinan agar solusi dapat segera diberikan.

“Saya tidak tahu apakah memang, saya sendiri tidak tahu, tetapi yang jelas kalau dibilang persoalan itu tidak benar. Pasti harus mereka membangun komunikasi,” tutupnya. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya, Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku

Kader Posyandu Mimika Didorong Naik Kelas hingga Tingkat Nasional

11 September 2026
Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya, Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku

Kader Posyandu di Mimika Dituntut Tak Sekadar Aktif Saat Hari Buka

11 September 2026
Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya, Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku

Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya, Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku

11 September 2026
Razia THM di Mimika, Satu Pramuria Terindikasi Positif Narkotika

Razia THM di Mimika, Satu Pramuria Terindikasi Positif Narkotika

10 September 2026
Pemkab Mimika Perkuat Pengembangan UMKM untuk Dorong Ekonomi Daerah

Pemkab Mimika Perkuat Pengembangan UMKM untuk Dorong Ekonomi Daerah

10 September 2026
Dalam Dua Hari, 6 Anggota dan Simpatisan OPM Ikrar Setia kepada NKRI

Dalam Dua Hari, 6 Anggota dan Simpatisan OPM Ikrar Setia kepada NKRI

10 September 2026

POPULER

  • Pertamina Sanksi 19 SPBU di Papua-Maluku, Dua di Antaranya di Mimika

    Bermodal Nomor Togel, 3 Pelaku Hipnotis Korban dan Kuras Uang di Sentani

    590 shares
    Bagikan 236 Tweet 148
  • Tiga Petugas Tewas Ditembak OTK Saat Distribusi Bahan Pangan di Jayawijaya

    568 shares
    Bagikan 227 Tweet 142
  • Polisi Beberkan Kronologi Penembakan Tiga Pegawai Dinas Pertanian di Jayawijaya

    557 shares
    Bagikan 223 Tweet 139
  • Dana Pembangunan TK Fajar Baru Muare Mimika Disorot, Bendahara dan Kepala Sekolah Beda Keterangan

    557 shares
    Bagikan 223 Tweet 139
  • Pria Ditemukan Tewas di Jalan Kelimutu Timika, Motor dan HP Diduga Dibawa Pelaku

    540 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • YLBH Papua Tengah Apresiasi Polres Mimika dan TNI Tertibkan 9 Warga di Kwamki Narama

    539 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • APELCAMI Soroti Peserta Pelatihan OAP, Nama Peserta 2025 Kembali Muncul

    617 shares
    Bagikan 247 Tweet 154
Next Post
Herman Gafur: ASN Wajib Utamakan Pelayanan, Keluhan Harus Disampaikan Berjenjang

Herman Gafur: ASN Wajib Utamakan Pelayanan, Keluhan Harus Disampaikan Berjenjang

Delapan Eks TPNPB-OPM Kiwirok Kembali ke Pangkuan NKRI

Delapan Eks TPNPB-OPM Kiwirok Kembali ke Pangkuan NKRI

YPMAK Bangun Rumah Sagu di Mapurujaya, Perkuat Ekonomi Berbasis Pangan Lokal

YPMAK Bangun Rumah Sagu di Mapurujaya, Perkuat Ekonomi Berbasis Pangan Lokal

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id