ADVERTISEMENT
Rabu, Juni 10, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim Info Terkini

Viral Nakes Jalan Kaki 12 Jam ke Banti, Bupati Mimika: Saya Marah, Tidak Ada Maaf

“Saya tidak tahu apakah memang, saya sendiri tidak tahu, tetapi yang jelas kalau dibilang persoalan itu tidak benar. Pasti harus mereka membangun komunikasi”.

10 Juni 2026
0
Viral Nakes Jalan Kaki 12 Jam ke Banti, Bupati Mimika: Saya Marah, Tidak Ada Maaf

Bupati Mimika, Johannes Rettob. (foto: Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Bupati Mimika Johannes Rettob mengaku marah atas beredarnya video sejumlah Tenaga Kesehatan (Nakes) yang berjalan kaki selama sekitar 12 jam dari Ainggogin menuju Kampung Banti, Distrik Tembagapura.

Video tersebut memperlihatkan perjalanan para tenaga kesehatan yang harus melintasi hutan, pegunungan, dan sejumlah sungai akibat tidak tersedianya transportasi.

ADVERTISEMENT

Perjalanan itu dilakukan saat sejumlah tenaga kesehatan disebut mengalami sakit malaria dan persediaan obat mulai menipis.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Menanggapi video yang viral di media sosial itu, Johannes mempertanyakan alasan para tenaga kesehatan tidak berkoordinasi terlebih dahulu dengan pemerintah daerah.

Baca Juga

Herman Gafur: ASN Wajib Utamakan Pelayanan, Keluhan Harus Disampaikan Berjenjang

Rekrutmen Honorer Amungme-Kamoro Tidak Boleh Dihentikan, Marianus: Mereka Berhak Bekerja di Tanahnya Sendiri

“Transportasi apa sebenarnya? Itu yang tadi saya marah dia bikin itu, video tuh. Itu itu orangnya, saya marah dia. Saya bilang tidak ada maaf,” ujar Johannes kepada wartawan, Selasa 9 Juni 2026.

Menurut Johannes, pemerintah daerah tidak pernah menerima informasi terkait persoalan transportasi yang dihadapi para tenaga kesehatan tersebut.

“Kalau tidak ada informasi baru jalan kaki baru bikin video seakan-akan itu susahnya minta ampun, bagaimana kita tahu? Itu kan daerah berbahaya yang mereka lewati,” katanya.

Saat ditanya mengenai informasi adanya koordinasi sebelumnya dari kepala Puskesmas Arwanop dengan dinas kesehatan, Johannes membantah hal tersebut.

“Siapa yang bilang ada koordinasi bohong dia. Saya pecat nanti dia,” tegasnya.

Johannes menilai akses transportasi menuju wilayah tersebut sebenarnya tersedia.

Ia juga menyebut pemerintah daerah mendapat dukungan transportasi dari PT Freeport Indonesia untuk menjangkau daerah-daerah pegunungan.

“Itu pesawat ada. Freeport dari daerah Arwanop itu kita dibantu full oleh Freeport. Itu daerah Freeport, dan alasannya ada malaria. Di atas pegunungan itu tidak ada malaria. Bohong besar itu. Ya, itu saya sampaikan. Itu peringatan untuk itu,” ujarnya.

Ia mengaku telah mengingatkan seluruh aparatur pemerintah agar berhati-hati dalam menyampaikan informasi melalui media sosial.

“Di dalam apel kemarin saya sudah sampaikan, aparat pemerintah jangan memberikan informasi yang aneh-aneh di dalam media sosial. Saya sampaikan ini, ya,” katanya.

Meski demikian, Johannes mengaku belum mengetahui secara rinci duduk persoalan yang sebenarnya terjadi di lapangan.

Namun ia menegaskan bahwa setiap kendala pelayanan harus dibangun melalui komunikasi dengan pimpinan agar solusi dapat segera diberikan.

“Saya tidak tahu apakah memang, saya sendiri tidak tahu, tetapi yang jelas kalau dibilang persoalan itu tidak benar. Pasti harus mereka membangun komunikasi,” tutupnya. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Herman Gafur: ASN Wajib Utamakan Pelayanan, Keluhan Harus Disampaikan Berjenjang

Herman Gafur: ASN Wajib Utamakan Pelayanan, Keluhan Harus Disampaikan Berjenjang

10 Juni 2026
Viral Nakes Jalan Kaki 12 Jam ke Banti, Bupati Mimika: Saya Marah, Tidak Ada Maaf

Viral Nakes Jalan Kaki 12 Jam ke Banti, Bupati Mimika: Saya Marah, Tidak Ada Maaf

10 Juni 2026
“Johannes Rettob Itu Kepala Daerah, Tidak Mungkin Ikut Memperkeruh Situasi di Kapiraya”, Lemasko Kecewa Pernyataan Sejumlah Pihak

Rekrutmen Honorer Amungme-Kamoro Tidak Boleh Dihentikan, Marianus: Mereka Berhak Bekerja di Tanahnya Sendiri

10 Juni 2026
Membuka Jendela Ilmu: Personil Korpasgat Dampingi Anak‑anak Belajar Membaca di Pedalaman Papua

Membuka Jendela Ilmu: Personil Korpasgat Dampingi Anak‑anak Belajar Membaca di Pedalaman Papua

10 Juni 2026
Pemkab Mimika Siapkan Rekayasa Lalu Lintas, Sejumlah Kapsul di Jalan Utama Ditutup

Pemkab Mimika Siapkan Rekayasa Lalu Lintas, Sejumlah Kapsul di Jalan Utama Ditutup

10 Juni 2026
Resmi Naik, Harga Pertamax Tembus Rp16.650 per Liter

Resmi Naik, Harga Pertamax Tembus Rp16.650 per Liter

10 Juni 2026

POPULER

  • Pembakaran Gedung SD Yapis oleh KKB, Kerugian Mencapai Rp2 Miliar

    Pembakaran Gedung SD Yapis oleh KKB, Kerugian Mencapai Rp2 Miliar

    619 shares
    Bagikan 248 Tweet 155
  • Pelajar SMP Negeri dan Swasta di Papua Tengah Bebas Biaya Pendidikan, Berlaku Tahun Ini

    881 shares
    Bagikan 352 Tweet 220
  • Skandal Lahan Rp22,5 Miliar di Mimika, Penetapan Tersangka Tinggal Menunggu Waktu

    531 shares
    Bagikan 212 Tweet 133
  • PPDB 2026 Wajib Melalui Empat Jalur, Kadisdik Mimika Ingatkan Tidak Boleh Terima Titipan Pejabat

    621 shares
    Bagikan 248 Tweet 155
  • Aksi Curas di Timika Terekam CCTV, Pelaku Langsung Diamankan Polisi

    531 shares
    Bagikan 212 Tweet 133
  • Nunggak Pajak Rp17 Miliar, Rekening 36 Warga Papua Diblokir

    525 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
  • Freeport Kelola Tailing Bernilai Guna, Anggaran Tembus Rp200–300 Juta Dolar per Tahun

    524 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
Next Post
Herman Gafur: ASN Wajib Utamakan Pelayanan, Keluhan Harus Disampaikan Berjenjang

Herman Gafur: ASN Wajib Utamakan Pelayanan, Keluhan Harus Disampaikan Berjenjang

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id