TIMIKA, Koranpapua.id- Keberadaan anggota TNI di wilayah penugasan Papua, tidak saja melakukan pengamanan teritorial, tetapi juga ikut membantu memberikan pelayanan medesak dan kemanusian kepada masyarakat.
Seperti aksi yang ditunjukan prajurit TNI AD dari Satgas Yonif 613/Raja Alam yang bertugas di Titik Kuat (TK) Balinggup, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah, Minggu 14 Juni 2026.
Para prajurit bergerak cepat mengevakuasi seorang ibu hamil yang mengalami kondisi darurat medis untuk segera mendapatkan pelayanan medis, di tengah minimnya akses transportasi dan keterbatasan fasilitas kesehatan.
“Para prajurit harus berjibaku menembus medan pegunungan yang berat demi memastikan ibu hamil tersebut mendapatkan penanganan medis yang lebih memadai,” ujar Komandan TK Balinggup, Lettu Inf Neto Fernandes dikutip keterangan Penyonif 613/Raja Alam, Senin 15 Juni 2026.
Ia menjelaskan peristiwa bermula saat warga melaporkan kondisi seorang ibu hamil yang membutuhkan pertolongan segera.
Mendapat informasi tersebut, personel TNI bersama tim kesehatan langsung mendatangi lokasi dan melakukan pemeriksaan awal di rumah warga.
“Melihat kondisi pasien yang memerlukan tindakan medis lebih intensif, tim memutuskan melakukan evakuasi darurat menggunakan tandu,” kata Neto.
Lebih lanjut, kata Neto perjalanan yang ditempuh prajurit saat evakuasi tidak mudah. Mereka harus melewati jalan setapak, tanjakan curam, semak belukar, dan jalur berbukit yang menjadi karakteristik wilayah pedalaman Papua.
“Aksi ini bukan sekadar menjalankan tugas negara, tetapi merupakan panggilan kemanusiaan. Keselamatan masyarakat adalah prioritas kami,” tuturnya.
Menurutnya, dalam kondisi apa pun, TNI akan berupaya hadir memberikan bantuan terbaik, terutama ketika nyawa warga berada dalam situasi yang mengkhawatirkan. (Redaksi)









