ADVERTISEMENT
Minggu, April 19, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Keamanan

Aparat Gabungan Bongkar Jaringan Lintas Provinsi Penyuplai Senjata Api dan Ribuan Amunisi ke KKB

Salah satu pelaku utama yang sudah ditangkap adalah YE alias JAS, yang berperan dalam menyediakan dana dan mengoordinasikan pembelian senjata untuk KKB Puncak Jaya.

11 Maret 2025
0
Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Jaringan pemasok Senjata Api (Senpi) dan ribuan amunisi untuk Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang beroperasi lintas provinsi, akhirnya dibongkar.

Dalam Operasi Gabungan Satgas Damai Cartenz-2025 yang melibatkan Polda Papua, Polda Papua Barat, Polda Jawa Timur, dan Polda DI Yogyakarta itu, berhasil mengamankan tujuh tersangka dan menyita 17 pucuk Senpi serta 3.573 butir amunisi.

ADVERTISEMENT

Keberhasilan ini disampaikan langsung oleh Irjen Pol. Patrige Renwarin, Kapolda Papua didampingi Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, Kaops Damai Cartenz 2025 melalui siaran pers, Selasa 11 Maret 2025.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Irjen Patrige Renwarin, menegaskan bahwa operasi ini merupakan bagian dari upaya serius kepolisian dalam memberantas penyelundupan senjata ke wilayah Papua.

Baca Juga

Pemerintah Resmi Naikkan Harga BBM di Seluruh Wilayah Papua

Komnas HAM Resmi Nyatakan 12 Warga Sipil Tewas dalam Kontak Tembak TNI-OPM di Puncak

“Kami tidak akan memberi ruang bagi pihak-pihak yang mencoba memasok senjata ke kelompok bersenjata di Papua,” tegasnya.

Operasi ini menunjukkan bahwa aparat keamanan bekerja maksimal untuk menutup jalur distribusi Senpi ilegal dan memastikan stabilitas keamanan di Papua tetap terjaga.

Berdasarkan hasil penyelidikan sejak tanggal 6 hingga 9 Maret 2025, aparat gabungan berhasil menangkap sejumlah pelaku yang terlibat dalam sindikat penyelundupan senjata.

Salah satu pelaku utama yang sudah ditangkap adalah YE alias JAS, yang berperan dalam menyediakan dana dan mengoordinasikan pembelian senjata untuk KKB Puncak Jaya.

Selain YE, aparat juga menangkap TW, MH, MK, P, ES, dan AP, yang memiliki peran berbeda dalam jaringan ini.

Mulai dari pencarian Senpi, penyelundupan, hingga pembuatan senjata rakitan.

Barang Bukti yang Diamankan

Senjata Api yang diamankankan sebanyak 17 pucuk yang terdiri dari enam pucuk laras panjang, enam pucuk laras pendek dan lima senjata rakitan.

Sebanyak 3.573 butir amunisi berbagai kaliber, mesin bubut, gerinda, las listrik, dan kompresor, dan dua detonator (bahan peledak).

Aparat gabungan juga mengamankan, magasin, popor, laras senjata rakitan, dan berbagai dokumen pendukung lainnya serta uang tunai Rp369.600.000.

Barang bukti tersebut ditemukan di berbagai lokasi, termasuk rumah tersangka di Bojonegoro, Sleman, dan Manokwari.

Termasuk yang ditemukan dalam tabung kompresor yang dimodifikasi untuk mengelabui pemeriksaan di pelabuhan.

Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa jaringan ini memiliki sistem distribusi yang rapi.

TW bertugas membeli dan menyelundupkan senjata dari Jawa Timur ke Papua.

Sementara ES berperan sebagai perantara penyimpanan senjata dan amunisi di Manokwari.

MK bertugas sebagai operator pembuatan Senpi rakitan di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

Sementara P bertugas membantu dalam pembuatan popor serta menguji kelayakan senjata di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 1 Ayat (1) Undang-Undang Darurat No. 12 Tahun 1951 jo Pasal 55 KUHP.

Kombes Pol. Yusuf Sutejo, Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz 2025, mengimbau masyarakat untuk lebih waspada.

Masyarakat diminta segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan penyelundupan senjata.

“Kami meminta masyarakat untuk proaktif dalam menjaga keamanan. Jika ada informasi terkait aktivitas ilegal, segera laporkan kepada aparat keamanan,” pesannya.

Ia juga menegaskan bahwa upaya penegakan hukum terhadap jaringan pemasok senjata ke KKB akan terus berlanjut, untuk mengungkap jaringan lain yang masih beroperasi. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Pemerintah Resmi Naikkan Harga BBM di Seluruh Wilayah Papua

Pemerintah Resmi Naikkan Harga BBM di Seluruh Wilayah Papua

19 April 2026
Mini Soccer Kapolda Papua Tengah Cup 2026 Resmi Bergulir, Diikuti 32 SMP di Mimika

Mini Soccer Kapolda Papua Tengah Cup 2026 Resmi Bergulir, Diikuti 32 SMP di Mimika

19 April 2026
Perkuat Pengembangan Pendidikan, Pemprov Papua Selatan Gandeng UNS Surakarta

Perkuat Pengembangan Pendidikan, Pemprov Papua Selatan Gandeng UNS Surakarta

19 April 2026
Komnas HAM Resmi Nyatakan 12 Warga Sipil Tewas dalam Kontak Tembak TNI-OPM di Puncak

Komnas HAM Resmi Nyatakan 12 Warga Sipil Tewas dalam Kontak Tembak TNI-OPM di Puncak

19 April 2026
Puluhan Liter Sopi Tanpa Pemilik Gagal Masuk Timika

Puluhan Liter Sopi Tanpa Pemilik Gagal Masuk Timika

19 April 2026
Kapolresta Rilis Pengungkapan Terbesar Narkoba di Empat Bulan Pertama 2026, Mencapai 8,3 Kg

Kapolresta Rilis Pengungkapan Terbesar Narkoba di Empat Bulan Pertama 2026, Mencapai 8,3 Kg

18 April 2026

POPULER

  • Evakuasi Guru yang Menderita Sakit di Distrik Hoya Masih Terkendala Cuaca Buruk

    Dapodik Mimika Bermasalah, Kadisdik: Data Pusat dan Kondisi Rill di Sekolah Jauh Berbeda

    564 shares
    Bagikan 226 Tweet 141
  • Delapan ASN Pemkot Jayapura Dipecat

    557 shares
    Bagikan 223 Tweet 139
  • Kereta Api Segera Hadir di Papua: Rute Pertama Hubungkan Kota Jayapura dengan Kabupaten Jayapura

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Iwan Anwar Tegaskan Perda UMKM OAP Bersifat Afirmatif, Bukan Diskriminatif

    538 shares
    Bagikan 215 Tweet 135
  • Keributan di Tengah Suasana Duka, Satu Warga Dilaporkan Tewas, Empat Polisi Terluka

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Asosiasi Gubernur se-Tanah Papua Bertemu Dirjen Perimbangan Keuangan, Ini Hasilnya

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Skandal Standar MBG Mimika: 11 SPPG Ditutup, Pengawasan Dipertanyakan

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
Next Post
Letkol Lenis Kogoya Ingatkan OPM Stop Sebar Hoaks Terkait MBG, Sebby Sambom Sebut Lenis Masuk DPO TPNPB

Letkol Lenis Kogoya Ingatkan OPM Stop Sebar Hoaks Terkait MBG, Sebby Sambom Sebut Lenis Masuk DPO TPNPB

Letkol Lenis Kogoya Ingatkan OPM Stop Sebar Hoaks Terkait MBG, Sebby Sambom Sebut Lenis Masuk DPO TPNPB

Rapat Paripurna DPRK Mimika Usulkan Pimpinan Defenitif Periode 2024-2029, Berikut Nama Mereka

Letkol Lenis Kogoya Ingatkan OPM Stop Sebar Hoaks Terkait MBG, Sebby Sambom Sebut Lenis Masuk DPO TPNPB

Pengangkatan CPNS dan PPPK Ditunda, Pj Bupati Mimika: Hak-hak Mereka Tidak Hilang

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id