ADVERTISEMENT
Selasa, Juni 23, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Keamanan

Aparat Gabungan Bongkar Jaringan Lintas Provinsi Penyuplai Senjata Api dan Ribuan Amunisi ke KKB

Salah satu pelaku utama yang sudah ditangkap adalah YE alias JAS, yang berperan dalam menyediakan dana dan mengoordinasikan pembelian senjata untuk KKB Puncak Jaya.

11 Maret 2025
0
Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Jaringan pemasok Senjata Api (Senpi) dan ribuan amunisi untuk Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang beroperasi lintas provinsi, akhirnya dibongkar.

Dalam Operasi Gabungan Satgas Damai Cartenz-2025 yang melibatkan Polda Papua, Polda Papua Barat, Polda Jawa Timur, dan Polda DI Yogyakarta itu, berhasil mengamankan tujuh tersangka dan menyita 17 pucuk Senpi serta 3.573 butir amunisi.

ADVERTISEMENT

Keberhasilan ini disampaikan langsung oleh Irjen Pol. Patrige Renwarin, Kapolda Papua didampingi Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, Kaops Damai Cartenz 2025 melalui siaran pers, Selasa 11 Maret 2025.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Irjen Patrige Renwarin, menegaskan bahwa operasi ini merupakan bagian dari upaya serius kepolisian dalam memberantas penyelundupan senjata ke wilayah Papua.

Baca Juga

Tingkatkan Kualitas Layanan Posyandu, Dinkes Mimika Latih Fasilitator 25 Keterampilan Kader

UPN “Veteran” Yogyakarta Seleksi 194 Generasi Unggul Papua Lewat Program Beasiswa YPMAK

“Kami tidak akan memberi ruang bagi pihak-pihak yang mencoba memasok senjata ke kelompok bersenjata di Papua,” tegasnya.

Operasi ini menunjukkan bahwa aparat keamanan bekerja maksimal untuk menutup jalur distribusi Senpi ilegal dan memastikan stabilitas keamanan di Papua tetap terjaga.

Berdasarkan hasil penyelidikan sejak tanggal 6 hingga 9 Maret 2025, aparat gabungan berhasil menangkap sejumlah pelaku yang terlibat dalam sindikat penyelundupan senjata.

Salah satu pelaku utama yang sudah ditangkap adalah YE alias JAS, yang berperan dalam menyediakan dana dan mengoordinasikan pembelian senjata untuk KKB Puncak Jaya.

Selain YE, aparat juga menangkap TW, MH, MK, P, ES, dan AP, yang memiliki peran berbeda dalam jaringan ini.

Mulai dari pencarian Senpi, penyelundupan, hingga pembuatan senjata rakitan.

Barang Bukti yang Diamankan

Senjata Api yang diamankankan sebanyak 17 pucuk yang terdiri dari enam pucuk laras panjang, enam pucuk laras pendek dan lima senjata rakitan.

Sebanyak 3.573 butir amunisi berbagai kaliber, mesin bubut, gerinda, las listrik, dan kompresor, dan dua detonator (bahan peledak).

Aparat gabungan juga mengamankan, magasin, popor, laras senjata rakitan, dan berbagai dokumen pendukung lainnya serta uang tunai Rp369.600.000.

Barang bukti tersebut ditemukan di berbagai lokasi, termasuk rumah tersangka di Bojonegoro, Sleman, dan Manokwari.

Termasuk yang ditemukan dalam tabung kompresor yang dimodifikasi untuk mengelabui pemeriksaan di pelabuhan.

Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa jaringan ini memiliki sistem distribusi yang rapi.

TW bertugas membeli dan menyelundupkan senjata dari Jawa Timur ke Papua.

Sementara ES berperan sebagai perantara penyimpanan senjata dan amunisi di Manokwari.

MK bertugas sebagai operator pembuatan Senpi rakitan di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

Sementara P bertugas membantu dalam pembuatan popor serta menguji kelayakan senjata di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 1 Ayat (1) Undang-Undang Darurat No. 12 Tahun 1951 jo Pasal 55 KUHP.

Kombes Pol. Yusuf Sutejo, Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz 2025, mengimbau masyarakat untuk lebih waspada.

Masyarakat diminta segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan penyelundupan senjata.

“Kami meminta masyarakat untuk proaktif dalam menjaga keamanan. Jika ada informasi terkait aktivitas ilegal, segera laporkan kepada aparat keamanan,” pesannya.

Ia juga menegaskan bahwa upaya penegakan hukum terhadap jaringan pemasok senjata ke KKB akan terus berlanjut, untuk mengungkap jaringan lain yang masih beroperasi. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Tingkatkan Kualitas Layanan Posyandu, Dinkes Mimika Latih Fasilitator 25 Keterampilan Kader

Tingkatkan Kualitas Layanan Posyandu, Dinkes Mimika Latih Fasilitator 25 Keterampilan Kader

22 Juni 2026
Gibran Dorong Museum Asmat Jadi Wajah Diplomasi Budaya Papua, Berikut Sedikit Kilasannya

Gibran Dorong Museum Asmat Jadi Wajah Diplomasi Budaya Papua, Berikut Sedikit Kilasannya

22 Juni 2026
UPN “Veteran” Yogyakarta Seleksi 194 Generasi Unggul Papua Lewat Program Beasiswa YPMAK

UPN “Veteran” Yogyakarta Seleksi 194 Generasi Unggul Papua Lewat Program Beasiswa YPMAK

22 Juni 2026
160 ASN Pensiun di Tahun 2026, Pemkab Mimika Usulkan 274 Formasi CPNS

Tergolong Barang Berisiko: Satgas Pasgat Amankan Senapan Angin Jenis PCP, Rencananya akan Dikirim ke Wamena

22 Juni 2026
160 ASN Pensiun di Tahun 2026, Pemkab Mimika Usulkan 274 Formasi CPNS

160 ASN Pensiun di Tahun 2026, Pemkab Mimika Usulkan 274 Formasi CPNS

22 Juni 2026
Warning! Status PPPK Bukan Jaminan Aman, Asisten I Mimika Ingatkan Risiko Pemberhentian

Warning! Status PPPK Bukan Jaminan Aman, Asisten I Mimika Ingatkan Risiko Pemberhentian

22 Juni 2026

POPULER

  • SLB-SMP-SMA/SMK di Papua Tengah Gratis, Hubungi 0812-4154-7765 Jika Ada yang Pungut Biaya

    SLB-SMP-SMA/SMK di Papua Tengah Gratis, Hubungi 0812-4154-7765 Jika Ada yang Pungut Biaya

    634 shares
    Bagikan 254 Tweet 159
  • Komandan Operasi KKB Kodap XVI Yahukimo Dilaporkan Tewas Ditembak Aparat

    570 shares
    Bagikan 228 Tweet 143
  • Ananias Faot: Kadistrik Berwenang Awasi Dana Kampung, Jangan Habis untuk Bayar Utang

    555 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Beasiswa YPMAK Antarkan Fitalia Tumuka Raih Gelar Sarjana Hukum dan Kejar Mimpi Global

    549 shares
    Bagikan 220 Tweet 137
  • Kasus Dugaan Korupsi Beras Rp8,9 Miliar, Kejati Papua Tahan Empat Tersangka

    537 shares
    Bagikan 215 Tweet 134
  • Ledakan yang Tewaskan Tiga Warga Sipil, Koops TNI Habema Tegaskan Tidak Ada Patroli di Danggoa

    517 shares
    Bagikan 207 Tweet 129
  • 12 Hari Berjuang, Remaja Putri Akhirnya Meninggal Usai Diduga Dibakar Ibu Kandung

    516 shares
    Bagikan 206 Tweet 129
Next Post
Letkol Lenis Kogoya Ingatkan OPM Stop Sebar Hoaks Terkait MBG, Sebby Sambom Sebut Lenis Masuk DPO TPNPB

Letkol Lenis Kogoya Ingatkan OPM Stop Sebar Hoaks Terkait MBG, Sebby Sambom Sebut Lenis Masuk DPO TPNPB

Letkol Lenis Kogoya Ingatkan OPM Stop Sebar Hoaks Terkait MBG, Sebby Sambom Sebut Lenis Masuk DPO TPNPB

Rapat Paripurna DPRK Mimika Usulkan Pimpinan Defenitif Periode 2024-2029, Berikut Nama Mereka

Letkol Lenis Kogoya Ingatkan OPM Stop Sebar Hoaks Terkait MBG, Sebby Sambom Sebut Lenis Masuk DPO TPNPB

Pengangkatan CPNS dan PPPK Ditunda, Pj Bupati Mimika: Hak-hak Mereka Tidak Hilang

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id