ADVERTISEMENT
Rabu, Juli 22, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua Tengah Mimika

Sidang Sengketa Pilkada Puncak, MK Tolak Seluruh Permohonan Peniel Waker-Saulinus Murib

Jika mengacu pada data tersebut, perolehan suara yang benar seharusnya adalah 56.851 suara untuk pasangan nomor urut 1, sementara Pemohon memperoleh 63.634 suara

24 Februari 2025
0
Kabar Gembira untuk Calon Legislatif 2024, Pemilu Memakai Sistem Proporsional Terbuka

Mahkamah Konstitusi.(foto:Ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Permohonan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Bupati dan Wakil Bupati Puncak yang diajukan oleh Pasangan Calon (Paslon) Nomor Urut 4 Peniel Waker dan Saulinus Murib terkapsa harus kandas.

Mahkamah Konstitusi (MK) menolak untuk seluruhnya permohonan dengan Nomor 283/PHPU.BUP-XXIII/2025.

ADVERTISEMENT

“Dalam pokok permohonan, menolak permohonan Pemohon untuk seluruhnya,” ujar Ketua MK Suhartoyo saat membacakan putusan di ruang sidang pleno MK, Senin 24 Februari 2025) di Ruang Sidang Pleno MK.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Dalam pertimbangan hukum MK, Hakim Konstitusi Arief Hidayat menjelaskan bahwa perolehan suara dalam Pilkada Kabupaten Puncak telah ditetapkan melalui rekapitulasi suara berjenjang, mulai dari tingkat TPS hingga kabupaten.

Baca Juga

Ironi Triliunan Rupiah di Bumi Cenderawasih

Lomba Yospan Meriahkan HUT Papua Tengah ke-4, Gubernur Meki Janjikan Rp130 Juta untuk Juara Pertama

Proses ini terdokumentasi dalam Model C.Hasil, Model D.Hasil Kecamatan, dan Model D.Hasil Kabupaten.

Sehingga, Arief melanjutkan, dokumen resmi yang diakui untuk mendokumentasikan setiap jenjang rekapitulasi suara yang sah adalah Model C.Hasil KWK untuk tingkat TPS.

Selanjutnya Model D.Hasil Kecamatan untuk rekapitulasi di tingkat kecamatan (distrik), dan Model D.Hasil Kabupaten untuk rekapitulasi tingkat kabupaten.

“Adapun aplikasi Sirekap yang digunakan oleh Pemohon sebagai bukti untuk mendukung dalilnya adalah dokumen yang merupakan alat bantu rekapitulasi perolehan suara agar memudahkan masyarakat untuk mengetahui informasi awal terkait perolehan suara,” ujar Arief.

Sehingga apabila dokumen dalam Sirekap terdapat perbedaan dengan data dalam Model C.Hasil maka data dalam Sirekap akan dilakukan pembetulan disesuaikan dengan data dalam Model C. Hasil.

Oleh karena itu, sambung Arief, dalam hal ini Mahkamah akan menggunakan Model C.Hasil dan Model D. Hasil yang diajukan oleh Termohon dan Pihak Terkait untuk mengetahui perolehan suara yang benar secara berjenjang untuk masing-masing pasangan calon di Distrik Ilaga.

Ia menerangkan, setelah Mahkamah menjumlahkan perolehan suara di seluruh TPS di 9 (sembilan) kampung pada Distrik Ilaga berdasarkan Model C.Hasil tersebut telah nyata bahwa perolehan suara Paslon Nomor Urut 1 mendapatkan sebanyak 2.081 suara.

Sementara Paslon Nomor Urut 2 mendapatkan sebanyak 50 suara, Pasion Nomor Urut 3 mendapatkan 50 suara dan Paslon Nomor Urut 4 mendapatkan sebanyak 8.684 suara.

Hal ini juga bersesuaian dengan Model D.Hasil Kecamatan versi Termohon dan versi Pihak Terkait serta bersesuaian dengan D.Hasil Kabupaten yang diajukan oleh Pemohon, Termohon dan Pihak Terkait.

Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Saksi Tidak Terbukti

Kemudian, Mahkamah juga menyoroti dugaan pemalsuan tanda tangan saksi Paslon Nomor Urut 4, Benus Murib, dalam Model D. Hasil Kecamatan versi Termohon dan Pihak Terkait.

Arief menjelaskan, dalam persidangan tanggal 13 Februari 2025, Mahkamah meminta Benus Murib memberikan contoh tanda tangannya di hadapan sidang.

Setelah dilakukan perbandingan, Mahkamah berkeyakinan bahwa tanda tangan dalam Model D.Hasil Kecamatan adalah asli dan benar merupakan tanda tangan Benus Murib.

Rekaman Video Dukungan Tidak Dapat Dijadikan Bukti

Mahkamah juga menilai bahwa rekaman video yang diajukan pemohon sebagai bukti adanya kesepakatan dukungan dari Kepala Suku Besar Distrik Ilaga tidak dapat dijadikan dasar hukum.

Berdasarkan kesaksian wartawan Roni Wonda, video tersebut diambil setelah pemungutan dan penghitungan suara selesai dilakukan di tingkat TPS.

Selain itu, video tersebut tidak memiliki informasi yang jelas mengenai siapa yang merekam dan siapa saja yang terlibat dalam rekaman, sehingga tidak dapat dijadikan fakta hukum.

Arief pun menyampaikan berkaitan dengan dukungan dari Kepala Suku Besar Distrik Ilaga untuk memberikan suara sebanyak 10.865 suara kepada Pemohon yang dibuktikan dengan alat bukti berupa rekaman video.

Berdasarkan kesaksian saksi Pihak Terkait Roni Wonda yang merupakan wartawan pada saat pengambilan rekaman video dimaksud terungkap bahwa rekaman video tersebut dilakukan sekitar pukul 14.00 WIT ketika pemungutan dan penghitungan suara telah selesai dilakukan di tingkat TPS.

Berkenaan dengan rekaman video tersebut saksi juga tidak melihat adanya alat bukti surat lainnya yang membuktikan terkait perolehan suara sebagaimana didalilkan oleh Pemohon.

Surat Pernyataan Tidak Meyakinkan

MK juga menolak surat pernyataan yang diajukan Pemohon terkait kesepakatan masyarakat adat dalam penggunaan sistem noken/ikat.

Menurut MK, Mahkamah menemukan bahwa surat tersebut dibuat setelah pemungutan suara selesai dilakukan. Oleh karena itu, surat tersebut tidak dapat dijadikan bukti yang sah.

Berdasarkan seluruh pertimbangan hukum tersebut, Mahkamah menolak dalil Pemohon yang menyatakan adanya pengurangan suara sebanyak 2.181 suara dan penambahan suara bagi Paslon Nomor Urut 1 sebanyak 2.081 suara di Distrik Ilaga.

MK juga menolak dalil terkait perbedaan hasil suara Pemohon pada Model D.Hasil Kecamatan dan Model D.Hasil Kabupaten di Distrik Erelmakawia, karena bukti yang diajukan Pemohon berasal dari dokumen Sirekap yang tidak diakui sebagai dokumen resmi.

Sebelumnya, Pemohon mendalilkan hasil penghitungan suara yang ditetapkan Termohon tidak sesuai dengan data dalam Formulir D-Hasil Kecamatan.

Jika mengacu pada data tersebut, perolehan suara yang benar seharusnya adalah 56.851 suara untuk pasangan nomor urut 1, sementara Pemohon memperoleh 63.634 suara.

Kekeliruan dalam penetapan ini menyebabkan suara Pemohon berkurang sebanyak 4.343 suara, sementara pasangan nomor urut 1 justru mengalami penambahan sebanyak 4.459 suara.

Pemohon menilai bahwa Termohon telah melakukan manipulasi atau setidaknya keliru dalam pencatatan hasil penghitungan suara di tingkat kabupaten.

Hal ini terjadi karena Termohon tidak mendasarkan penetapan hasil pada rekapitulasi yang tertuang dalam Formulir D-Hasil Kecamatan Erelmakawia dan Formulir D-Hasil Ilaga.

Terhadap kekeliruan dalam penghitungan suara yang dilakukan oleh Termohon terutama untuk perolehan suara di Kecamatan Erelmakawia dan Kecamatan Ilaga, Pemohon telah mengajukan keberatan kepada Termohon dan meminta untuk mengoreksi atau melakukan penghitungan suara ulang.

Dengan berdasarkan Surat Keberatan Saksi dari Pemohon terhadap proses penghitungan suara tingkat kabupaten tanggal 6 Desember 2024 karena tidak sesuai dengan Formulir D-Hasil Kecamatan. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Ironi Triliunan Rupiah di Bumi Cenderawasih

Ironi Triliunan Rupiah di Bumi Cenderawasih

21 Juli 2026
Lomba Yospan Meriahkan HUT Papua Tengah ke-4, Gubernur Meki Janjikan Rp130 Juta untuk Juara Pertama

Lomba Yospan Meriahkan HUT Papua Tengah ke-4, Gubernur Meki Janjikan Rp130 Juta untuk Juara Pertama

21 Juli 2026
BPKP Papua Tengah Dorong RSUD Mimika Wujudkan Tata Kelola BLUD yang Bersih dan Akuntabel

BPKP Papua Tengah Dorong RSUD Mimika Wujudkan Tata Kelola BLUD yang Bersih dan Akuntabel

21 Juli 2026
Tembus Pedalaman Papua, Satgas Pasgat Koroway Batu Layani Pengobatan Gratis dan Edukasi Kesehatan

Tembus Pedalaman Papua, Satgas Pasgat Koroway Batu Layani Pengobatan Gratis dan Edukasi Kesehatan

21 Juli 2026
Ratusan Buruh Sawit di Iwaka-Mimika Mengadu Tiga Bulan Hidup Tanpa Listrik, Upah Rp100 Ribu Sehari

Ratusan Buruh Sawit di Iwaka-Mimika Mengadu Tiga Bulan Hidup Tanpa Listrik, Upah Rp100 Ribu Sehari

21 Juli 2026
Diduga Kendalikan Jaringan Sabu dari Dalam Lapas, Tiga Warga Binaan Dilimpahkan ke Kejari Mimika

168 Calon Jemaah Haji Mimika Masuk Estimasi Kuota 2027, Diminta Segera Verifikasi

21 Juli 2026

POPULER

  • Kemenkeu Soroti Penggunaan Dana Transfer di Mimika, Laporan akan Dicocokkan dengan Fakta Lapangan

    Kemenkeu Soroti Penggunaan Dana Transfer di Mimika, Laporan akan Dicocokkan dengan Fakta Lapangan

    901 shares
    Bagikan 360 Tweet 225
  • Terekam CCTV! Aksi Begal di SP2 Timika, IRT Terjatuh hingga Kepalanya Membentur Aspal

    626 shares
    Bagikan 250 Tweet 157
  • Kemenkeu Evaluasi Penggunaan Dana Ratusan Miliar di Mimika, Fokus pada Layanan Kesehatan dan Infrastruktur

    576 shares
    Bagikan 230 Tweet 144
  • 33 Siswa SMKN 6 Mimika PKL di Delapan Industri, Albertus Alto: Ini Langkah Awal Cetak Tenaga Kerja Profesional

    555 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Konflik Bersenjata Papua: Gereja-gereja Kompak Bersuara, Desak Pemerintah Buka Jalur Dialog, bukan Militerisasi

    552 shares
    Bagikan 221 Tweet 138
  • Pabrik Daur Ulang Sampah DLH Mimika: Dua Tahun Beroperasi, Produksi Belum Dijual, Satu Mesin Menganggur

    547 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Terduga Pelaku Penikaman Maut di Poumako Berhasil Diringkus Hanya 15 Menit Usai Beraksi

    543 shares
    Bagikan 217 Tweet 136
Next Post
Gallery Foto Dinkes Mimika Resmi Luncurkan Program Cek Kesehatan Gratis Kado Ulang

Gallery Foto Dinkes Mimika Resmi Luncurkan Program Cek Kesehatan Gratis Kado Ulang

MK Perintahkan KPU Kabupaten Jayapura Perbaiki Keputusan Penetapan Hasil

MK Perintahkan KPU Kabupaten Jayapura Perbaiki Keputusan Penetapan Hasil

MK Perintahkan Rekapitulasi Ulang Perolehan Suara Pilbup Puncak Jaya Kecuali Empat Distrik

MK Perintahkan Rekapitulasi Ulang Perolehan Suara Pilbup Puncak Jaya Kecuali Empat Distrik

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id