ADVERTISEMENT
Kamis, September 3, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Ekonomi

Jelang Nataru BBM di Mimika Tidak Boleh Kosong, TPID Pantau Ketersediaan di SPBU

Petrus menyarankan untuk tidak terjadi antrean panjang maka apabila persediaan BBM masih ada, sebaiknya pelayanan dibuka pukul 06.00 WIT hingga pukul 22.00 WIT.

3 Desember 2024
0
Jelang Nataru BBM di Mimika Tidak Boleh Kosong, TPID Pantau Ketersediaan di SPBU

Vifki Leondo, Sales Branch Manager Papua Tengah II PT Pertamina Papua Niaga menjelaskan kesiapan Pertamina untuk memenuhi kebutuhan BBM selama Nataru di Mimika kepada Tim Pengendali Inflasi Daerah Mimika yang dipimpin Frans Kambu, Plt Asisten II Setda Mimika didampingi Petrus Paliambaa Kepala Disperindag saat berada di SPBU Nawaripi, Selasa 3 Desember 2024. (foto:redaksi/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Petrus Paliambaa, Kepala Disperindag Mimika mengatakan menjelang Natal 2024 dan Tahun Baru (Nataru) 2025 ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi dan non subsidi di SPBU tidak boleh kosong.

Hal ini disampaikan Petrus kepada Arifin, Manager SPBU 8499901 Nawaripi Timika ketika Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPDI) melakukan pemantauan BBM di SPBU Nawaripi, Selasa 3 Desember 2024.

ADVERTISEMENT

Untuk diketahui Tim TPDI yang dipimpin Frans Kambu, Plt Asisten II Setda Mimika merupakan gabungan dari sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemkab Mimika.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Diantaranya, Bappeda, Dinas Perhubungan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Bulog dan Badan Pusat Statistik.

Baca Juga

Dari Bayi hingga Lansia, Lomba Posyandu Mimika Uji Kemampuan Kader

160 Personel TNI-Polri Sweeping Kwamki Narama, Sasar Senjata dan Alat Perang

Ketika berada di SPBU Nawaripi, Petrus juga menyampaikan dalam Inspeksi Mendadak (Sidak) ini, tim juga ingin memastikan hasil kesepakatan dalam rapat koordinasi antara Disperindag, Pertamina dan SPBU.

Dimana dalam rapat sebelumnya telah disepakati bahwa, pelayanan jiregen noselnya untuk nelayan harus dipisahkan dengan nosel kendaraan agar tidak terjadi antrean.

Kepada Arifin, Petrus menyarankan untuk tidak terjadi antrean panjang maka apabila persediaan BBM masih ada, sebaiknya pelayanan dibuka pukul 06.00 WIT hingga pukul 22.00 WIT.

Ini bertujuan semua pengendara yang mengantre tidak pulang kosong, dengan demikian dapat mengurangi antrean hari berikutnya.

Ini juga berlaku untuk pelayanan kepada para nelayan yang datang membeli menggunakan jiregen.

Menjawab permintaan untuk pemisahan nosel kendaraan dengan pengisian jiregen, Arifin berjanji akan dilakukan akhir Desember 2024.

Pertamina Melayani Sesuai Permintaan

Sementara Vifki Leondo, Sales Branch Manager Papua Tengah II PT Pertamina Papua Niaga menyampaikan penyaluran BBM jenis solar, pertalite dan pertamax disesuaikan dengan permintaan.

Jatah untuk Mimika selama tahun 2024 sesuai BPH Migas, untuk solar sekitar 8.700 kilo liter dan pertalite 30.000 kilo liter.

Ia juga memastikan ketersediaan BBM selama Nataru tetap aman. Saat ini sementara build up stock untuk mengatasi keterbatasan supplay dua minggu kedepan.

Selain BBM jenis solar, pertalite dan pertamax,  ketersediaan minyak tanah juga aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Mimika.

Vifki menyampaikan untuk jangka panjang mengurangi antrean pengisian BBM, melalui kerjasama dengan vendor akan menambah pembukaan SPBU di wilayah Irigasi.

Ia juga menuturkan bahwa untuk kebutuhan nelayan dilayani BBM subsidi yang jumlahnya sesuai kebutuhan yang tertera dalam surat ijin yang dikeluarkan oleh Dinas Perhubungan, Diskoperindag dan Dinas Perikanan.

Surat yang dikeluarkan secara terintegrasi antar OPD ini sudah dilengkapi dengan kode barcotnya.

“Jadi jumlahnya berapa banyak minyak sudah dihitung oleh dinas teknis sesuai dengan kebutuhan. Berapa lama melaut, jarak yang ditempuh, kapasitas mesin jhonsonnya berapa PK,” jelas Vifki.

Sementara Frans Kambu dalam kesempatan itu mengingatkan kepada Vifki dan Arifin, selama Nataru untuk menekan terjadinya lonjakan perlu menyediakan tempat pelayanan khusus kepada para nelayan.

Persediaan Beras dan Pangan Hewani Masih Aman

Selepas dari SPBU Nawaripi, tim bergerak menuju Kantor Bulog Timika. Kedatangan Tim disambut Riki Jailani Iba, Asisten Manajer Operasional Bulog Timika bersama staf.

Kepada TPID Mimika, Riki menyampaikan persediaan beras ini mencukupi hinggga awal Januari 2025.

Selanjutnya tinggalkan Bulog menuju gudang ayam beku milik Baharuddin di Jalan Hasanudin.

Sesuai hasil pemantauan ayam beku dari Surabaya mampu mencukupi kebutuhan masyarakat Mimika hingga awal Januari.

Selanjutnya tim memantau harga pangan hewani di Pasar Sentral. Berdasarkan pemantuan daging ayam potong yang dijual pedagang Rp40 ribu per kilogram.

Ikan lema Rp35 ribu per kilogram, bawang merah dan bawang putih Rp55 ribu per kilogram, cabai rawait Rp80 ribu per kilogram, wortel Rp25 ribu per kilogram dan daging babi 200 ribu per iris.

Usai pemantuan, Petrus Paliamba menjelaskan TPID turun langsung ke lapangan bertujuan untuk melihat dan mendengar kondisi riilnya seperti apa.

Berdasarkan pemantuan ini akan mencocokan kembali dengan data yang diperoleh dari laporan petugas selama ini. Jika terjadi perbedaan harga akan dilakukan evaluasi.

Namun kata Petrus, berdasarkan hasil pemantuan tersebut sejauh ini harga bahan makan masih terpantau stabil, kecuali lombok yang naik harga mencapai Rp80 ribu per kilogram.

Ia berharap kondisi ketersediaan bahan makanan ini tetap terpenuhi, agar daya beli masyarakat menjelang hari raya dapat terjangkau.

Petrus mengatakan dari sektor ekonomi (Disperindag) sesuai anggaran yang ada, untuk mengendalikan harga pasar akan dilakukan pasar murah dengan sasaran masyarakat dalam kota.

Sementara Frans Kambu menjelaskan, TPID ini setiap bulan lakukan pengawasan harga di pasar untuk mengetahui kondisi riil di lapangan. Tujuan untuk mengendalikan harga agar menekan inflasi.

Ia mengakui sesuai hasil pemantuan harga kebutuhan pokok masih stabil, belum mengalami lonjakan.

Ia menyebutkan harga telur ayam ras sesuai ukuran masih dijual berkisar mulai Rp60 ribu, Rp70 ribu dan 75 ribu per rak. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Dari Bayi hingga Lansia, Lomba Posyandu Mimika Uji Kemampuan Kader

Dari Bayi hingga Lansia, Lomba Posyandu Mimika Uji Kemampuan Kader

2 September 2026
Putus Siklus Balas Dendam, Mimika Bentuk Tim Terpadu Tangani Konflik Kwamki Narama

Putus Siklus Balas Dendam, Mimika Bentuk Tim Terpadu Tangani Konflik Kwamki Narama

2 September 2026
160 Personel TNI-Polri Sweeping Kwamki Narama, Sasar Senjata dan Alat Perang

160 Personel TNI-Polri Sweeping Kwamki Narama, Sasar Senjata dan Alat Perang

2 September 2026
PTFI Kirim Bantuan Rp2,5 Miliar dan Tim Medis untuk Korban Gempa NTT

PTFI Kirim Bantuan Rp2,5 Miliar dan Tim Medis untuk Korban Gempa NTT

2 September 2026
Bahas Konflik Kwamki Narama, Forkopimda Mimika Sepakat Perkuat Penegakan Hukum

Bahas Konflik Kwamki Narama, Forkopimda Mimika Sepakat Perkuat Penegakan Hukum

2 September 2026
Dua Orang Tewas dalam Kecelakaan Mobil Terbakar di Ring Road Jayapura

80 Persen Ekonomi Mimika Ditopang Tambang, Ditjen IKMA Dorong Industri Pengolahan

2 September 2026

POPULER

  • Rentetan Pembunuhan Kembali Hantui Mimika, YLBH Desak Polisi Bertindak, Kesbangpol Bergerak

    Rentetan Pembunuhan Kembali Hantui Mimika, YLBH Desak Polisi Bertindak, Kesbangpol Bergerak

    592 shares
    Bagikan 237 Tweet 148
  • Dikejar Avanza Hitam, Pria Diserang Tiga Orang di Jalan Freeport Lama Timika

    579 shares
    Bagikan 232 Tweet 145
  • Dua Pelajar Magang Tewas di Bengkel SP3 Timika, Polisi Selidiki Penyebabnya

    563 shares
    Bagikan 225 Tweet 141
  • Lima Diduga Pelaku Pembunuhan Tukang Ojek Berhasil Ditangkap, Polsek Kwamki Narama Diserang

    556 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Terendus di Panti Asuhan, Begini Kronologi Penangkapan Mantan Bupati Minahasa Utara di Timika

    554 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • 2 Tahun Buron Korupsi Rp20 Miliar, Eks Bupati Minut Diciduk di Timika

    545 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • Dua Orang Tewas dalam Kecelakaan Mobil Terbakar di Ring Road Jayapura

    521 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
Next Post
Ketua MRP Provinsi Papua Tengah Ajak Masyarakat Jaga Suasana Kondusif Pasca Pilkada 2024

Ketua MRP Provinsi Papua Tengah Ajak Masyarakat Jaga Suasana Kondusif Pasca Pilkada 2024

Bulog Mimika Siapkan 2.000 Ton Beras untuk Kebutuhan Natal dan Tahun Baru

Bulog Mimika Siapkan 2.000 Ton Beras untuk Kebutuhan Natal dan Tahun Baru

Kurangi Antrean di SPBU Nawaripi, Januari 2025 Pertamina Operasikan Pompa BBM di Kokonau

Kurangi Antrean di SPBU Nawaripi, Januari 2025 Pertamina Operasikan Pompa BBM di Kokonau

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id