ADVERTISEMENT
Kamis, September 17, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua Tengah Mimika

PTFI Kirim Bantuan Rp2,5 Miliar dan Tim Medis untuk Korban Gempa NTT

“Ini merupakan bentuk kolaborasi karyawan dan manajemen PTFI yang berada di Timika, Nabire, Gresik dan Jakarta untuk membantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana,” kata Tony

2 September 2026
0
PTFI Kirim Bantuan Rp2,5 Miliar dan Tim Medis untuk Korban Gempa NTT

Presiden Direktur PT Freeport Indonesia (PTFI) Tony Wenas menyerahkan bantuan secara simbolis kepada Gubernur NTT Melki Laka Lena di Kantor Gubernur, Kecamatan Kota Raja, Kupang, Nusa Tenggara Timur, Selasa 1 September 2026. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id – PT Freeport Indonesia (PTFI) menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai Rp2,5 miliar untuk masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Bantuan tersebut disertai pengerahan tim tanggap darurat untuk memberikan layanan kesehatan, penyelamatan, evakuasi, hingga dukungan psikososial.

ADVERTISEMENT

Presiden Direktur PTFI Tony Wenas memimpin langsung misi kemanusiaan tersebut. Bantuan dikirim menggunakan penerbangan khusus dan diserahkan kepada masyarakat terdampak di Desa Cunca Wulang, Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat, Selasa 1 September 2026.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Bantuan yang diberikan antara lain perlengkapan tidur, tenda, selimut, perlengkapan kebersihan, kebutuhan pokok, serta dukungan pembangunan sekolah darurat.

Baca Juga

Ketua TP-PKK Mimika Titip Pesan Tegas: Pengurus Baru Harus Bekerja dengan Hati dan Layani Masyarakat

Di Tanah Kaya Emas, Kisah Benediktus, Pelajar di Mimika yang Mendulang demi Baju Sekolah

Dalam penyalurannya, PTFI menggandeng Human Initiative (HI) dan Palang Merah Indonesia (PMI). Sebagian bantuan juga disalurkan melalui Dompet Kemanusiaan Kompas.

Melalui kerja sama dengan HI, bantuan akan menjangkau masyarakat terdampak di Kabupaten Nagekeo, Manggarai, dan Manggarai Timur.

Bantuan difokuskan pada empat sektor, yakni pangan dan gizi, air bersih serta sanitasi dan higiene, hunian dan permukiman, serta layanan kesehatan dasar.

Pada tahap awal, PTFI menyiapkan 700 bedding kits, personal hygiene kits, shelter kit, sembako, lima hunian sementara (huntara), dan empat sekolah darurat.

Sementara dukungan untuk PMI berupa masing-masing 300 paket hygiene kit, sembako, shelter kit, dan bedding kit dengan total nilai Rp500 juta. Bantuan tersebut ditujukan untuk memenuhi kebutuhan dasar warga selama masa tanggap darurat.

Tony mengatakan bantuan tersebut juga merupakan hasil kepedulian karyawan PTFI melalui gerakan PTFIPeduliNTT. Donasi yang dikumpulkan karyawan kemudian digandakan perusahaan melalui skema double match.

“Ini merupakan bentuk kolaborasi karyawan dan manajemen PTFI yang berada di Timika, Nabire, Gresik dan Jakarta untuk membantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana,” kata Tony dalam keterangan pers Rabu 2 September 2026.

Tak hanya mengirim bantuan logistik, PTFI juga menerjunkan enam personel Tim Tanggap Darurat yang terdiri dari dua dokter, satu paramedis, dan tiga penyelamat atau rescuer.

Tim tersebut diberangkatkan dari Timika pada 20 Agustus 2026 dan menjalankan operasi lapangan pada 22-29 Agustus 2026 di Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur.

Selama bertugas, tim memberikan pelayanan kesehatan kepada sekitar 500 pasien. Mereka juga terlibat dalam penanganan medis, penyelamatan, dan evakuasi korban bencana.

Dukungan tidak hanya diberikan dalam bentuk layanan medis. Tim PTFI juga menggelar trauma healing bagi anak-anak di sejumlah lokasi, antara lain Kampung Liang Dalo, Desa Golo Wontong, Kampung Waso, Kampung Mbinjar, Desa Maki, dan Desa Golo Mangung.

Tony menegaskan, penanganan bencana tidak berhenti ketika masa tanggap darurat berakhir. Menurut dia, kebutuhan masyarakat masih besar, terutama saat memasuki tahap pemulihan.

Karena itu, PTFI mengajak perusahaan dan berbagai pihak memperkuat kolaborasi agar masyarakat terdampak dapat segera memulihkan kehidupan dan bangkit dari bencana.

Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi mengapresiasi dukungan tersebut. Ia menyampaikan terima kasih kepada PTFI dan seluruh pihak yang turut membantu penanganan masyarakat terdampak gempa.

Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat mencatat sebanyak 36.102 jiwa dari 7.777 kepala keluarga terdampak gempa. Sebanyak 10.757 rumah mengalami kerusakan, mulai dari kategori ringan hingga berat.

Sementara itu, sekitar 9.000 warga yang masih berada di tenda pengungsian telah mendapatkan pelayanan kesehatan. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Ketua TP-PKK Mimika Titip Pesan Tegas: Pengurus Baru Harus Bekerja dengan Hati dan Layani Masyarakat

Ketua TP-PKK Mimika Titip Pesan Tegas: Pengurus Baru Harus Bekerja dengan Hati dan Layani Masyarakat

16 September 2026
60.000 Batang Rokok Diduga Berpita Cukai Palsu Digagalkan di Bandara Sentani

60.000 Batang Rokok Diduga Berpita Cukai Palsu Digagalkan di Bandara Sentani

16 September 2026
Di Tanah Kaya Emas, Kisah Benediktus, Pelajar di Mimika yang Mendulang demi Baju Sekolah

Di Tanah Kaya Emas, Kisah Benediktus, Pelajar di Mimika yang Mendulang demi Baju Sekolah

16 September 2026
Demerina Menangis Saat Hendak Bercerita, Trauma Usai 20 Hari Disandera KKB

Demerina Menangis Saat Hendak Bercerita, Trauma Usai 20 Hari Disandera KKB

16 September 2026
TP-PKK Kuala Kencana Periode 2026-2030 Resmi Dilantik, Ini Fokus Programnya

TP-PKK Kuala Kencana Periode 2026-2030 Resmi Dilantik, Ini Fokus Programnya

16 September 2026
Sopir Lajuran Dilaporkan Tewas di Jalur Wamena-Mbua, Mobil Dibakar

Sopir Lajuran Dilaporkan Tewas di Jalur Wamena-Mbua, Mobil Dibakar

16 September 2026

POPULER

  • Muhammad Ramadhani Meninggal,Keluarga Palang Jalan

    Muhammad Ramadhani Meninggal,Keluarga Palang Jalan

    621 shares
    Bagikan 248 Tweet 155
  • Penikaman di KM 10 Mimika Diduga Dipicu Rokok, Polisi Buru Pelaku

    557 shares
    Bagikan 223 Tweet 139
  • Kronologi Penikaman Ramadhani, Polisi Selidiki Motif

    539 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Pria Tewas Berlumuran Darah di SP2 Timika, Polisi Buru 4 Temannya

    528 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Polisi Identifikasi Dua DPO Kasus Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya

    524 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
  • Korban Penyanderaan di Jila Dievakuasi ke Timika, Kapolda: Trauma Masih Terlihat

    521 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • 20 Hari Bertahan di Hutan, Korban Penyanderaan Jila Akhirnya Dievakuasi ke Timika

    520 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
Next Post
160 Personel TNI-Polri Sweeping Kwamki Narama, Sasar Senjata dan Alat Perang

160 Personel TNI-Polri Sweeping Kwamki Narama, Sasar Senjata dan Alat Perang

Putus Siklus Balas Dendam, Mimika Bentuk Tim Terpadu Tangani Konflik Kwamki Narama

Putus Siklus Balas Dendam, Mimika Bentuk Tim Terpadu Tangani Konflik Kwamki Narama

Dari Bayi hingga Lansia, Lomba Posyandu Mimika Uji Kemampuan Kader

Dari Bayi hingga Lansia, Lomba Posyandu Mimika Uji Kemampuan Kader

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id