ADVERTISEMENT
Selasa, Juli 28, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua Tengah Mimika

Mesin Gibrik Daur Ulang DLH Mimika dengan Kapasitas Empat Ton Perhari dalam Proses Instalasi Jaringan Listrik

Untuk fasilitas PDU yang sudah disiapkan pemerintah, dalam operasionalnya kedepan akan dilimpahkan kepada pihak ketiga sebagai pengelola.

21 September 2024
0
Mesin Gibrik Daur Ulang DLH Mimika dengan Kapasitas Empat Ton Perhari dalam Proses Instalasi Jaringan Listrik

Pj. Sekda Mimika Petrus Yumte didampingi Frans Kambu, Plt. DLH Mimika bersama Kabid dan Kasie memantau pemasangan dan perakitan mesin pengolah sampah di PDU, Sabtu 21 September 2024. (foto:Ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Mesin Gibrik yang akan ditempatkan di Pusat Daur Ulang (PDU) sampah milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Mimika, Papua Tengah, saat ini sedang dalam proses pemansangan instalasi jaringan listrik.

Pemasangan jaringan listrik pada dua mesin Gibrik, masing-masing berpakasitas dua ton perhari dilakukan oleh Kamsi dan Sugiono, teknisi dari PT Makmur Tadhikator Terdepan (MTT).

ADVERTISEMENT

Proses pemasangan yang dimulai, Sabtu 21 September 2024 langsung dipantau Petrus Yumte, Pj Sekda Mimika didampingi Frans Kambu, Plt. Kepala DLH Mimika serta para Kabid dan Kasie.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Selain dikunjungi langsung Pj Sekda pada momen yang sama, H. Ilham, pimpinan Bank Sampah Timika juga hadir memberikan dukungan kepada pemerintah daerah dalam proses pengolahan sampah ini

Baca Juga

DPRD Papua Tengah Serahkan Aspirasi Keamanan ke DPR RI, Minta Segera Ditindaklanjuti

Harga Sirih di Timika Tembus Rp220 Ribu per Kilogram, Naik Dua Kali Lipat

Frans Kambu menjelaskan pemasangan instalasi jaringan listrik langsung dilakukan oleh vendor yang memenangkan tender pada tahun 2023.

Frans menuturkan, untuk pengadaan mesin menggunakan pos anggaran APBD 2023. Meski demikian mesin tersebut belum bisa dioperasikan, karena terkendala belum adanya perencanaan anggaran untuk pemasangan jaringan listrik dari PLN ke PDU.

“Namun baru bisa kami lakukan pemasangan pada tahun 2024 ini dan sekarang sudah ada,” jelas Frans.

Kendala lainnya, vendor yang mempunyai tanggungjawab untuk merakit mesin ini terlambat datang ke Timika.

“Kita bersyukur sekarang mereka sudah tiba kemarin dan hari ini mereka mulai rakit,” katanya.

Frans menyampaikan, pemasangan dua mesin ini langsung disaksikan Pj Sekda Mimika, karena sesuai harapan Pj. Bupati Valentinus bahwa, tidak ingin melihat wajah Kota Timika kotor penuh dengan tumpukan sampah.

Pemasangan hingga running mesin masih menjadi tanggungjawab vendor, termasuk memberikan pelatihan bagi karyawan sebagai operator.

Ia menjelaskan vendor mesin ini dari Bayumas tempat DLH dan Anggota DPRD Mimika melaksanakan studi banding tahun lalu.

“Jadi sistem pengolahan sampah ini mengadopsi pengolahan sampah Kabupaten Banyumas,” timpalnya.

Dengan beroperasinya mesin pengolahan sampah ini, kata Frans Mimika menjadi kabupaten pertama di Papua Tengah dan Papua umumnya.

Frans berharap dalam menjalankan pengolahan sampah diperlukan dukungan penuh dari masyarakat dan pihak-pihak yang peduli sampah, dengan membuang sampah pada tempatnya dan sesuai jam yang sudah diatur.

Frans menambahkan setelah beroperasinya PDU, mulai tahun 2025 DLH akan anggarkan lagi untuk pengadaan mesin serupa yang nantinya ditempatkan di beberapa distrik.

“Nanti tim DLH turun survei lokasi di beberapa distrik untuk tempat pembangunan PDU. Penanganannya akan bekerjasama dengan pemerintah distrik dan kelurahan setempat,” jelasnya.

Untuk fasilitas PDU yang sudah disiapkan pemerintah, dalam operasionalnya kedepan akan dilimpahkan kepada pihak ketiga sebagai pengelola.

Karena tugas pemerintah hanya sebagai fasilitator bukan sebagai penanggungjawab operasionalnya.

“Jadi awalnya kita jalankan dulu. Dalam perjalanan ada pihak swasta yang bersedia kelola kita hibahkan. Tujuannya supaya ada keterlibatan masyarakat dalam menangani sampah,” katanya.

Kedepan PDU menjadi sumber pendapatan ekonomi masyarakat dan pemerintah daerah serta menjadi peluang lapangan kerja.

“Khusus untuk perekrutan tenaga operator mesin ini menjadi kesempatan bagi tenaga daftar tunggu persampahan saat ini. Kalau mereka mau dengan gaji sekian kita pakai mereka untuk sebagai karyawan dan jadi prioritas, “pungkasnya.

Kamsi selaku teknisi mengungkapkan pemasangan jaringan listrik serta perakitan mesin mampu diselesaikan dalam jangka waktu seminggu.

“Ini tidak lama kalau semuanya sudah ada. Listrik juga sudah ada. Kami target satu minggu,” jelasnya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

DPRD Papua Tengah Serahkan Aspirasi Keamanan ke DPR RI, Minta Segera Ditindaklanjuti

DPRD Papua Tengah Serahkan Aspirasi Keamanan ke DPR RI, Minta Segera Ditindaklanjuti

28 Juli 2026
Harga Sirih di Timika Tembus Rp220 Ribu per Kilogram, Naik Dua Kali Lipat

Harga Sirih di Timika Tembus Rp220 Ribu per Kilogram, Naik Dua Kali Lipat

28 Juli 2026
Polisi Periksa 8 Siswa SMA Terkait Pengibaran Bendera Bintang Kejora di Nabire

Polisi Periksa 8 Siswa SMA Terkait Pengibaran Bendera Bintang Kejora di Nabire

28 Juli 2026
DPRK Mimika Mulai Bahas LKPJ Bupati 2025, Tegaskan Evaluasi untuk Perbaikan Tata Kelola

DPRK Mimika Mulai Bahas LKPJ Bupati 2025, Tegaskan Evaluasi untuk Perbaikan Tata Kelola

28 Juli 2026
Sunset Run Meriahkan HUT Ke-81 RI di Mimika, Kuota 500 Peserta Diserbu 3.000 Pendaftar

Sunset Run Meriahkan HUT Ke-81 RI di Mimika, Kuota 500 Peserta Diserbu 3.000 Pendaftar

28 Juli 2026
Pemkab Mimika Ingatkan Fasilitas Kesehatan Kelola Limbah B3 Sesuai Aturan

Yan Mandenas Minta WNA Pelaku Kejahatan Diproses Pidana, Bukan Sekadar Dideportasi

28 Juli 2026

POPULER

  • Diwarnai Kontak Tembak, TNI Berhasil Evakuasi Jenazah Tiga Korban Penembakan di Yahukimo

    Diwarnai Kontak Tembak, TNI Berhasil Evakuasi Jenazah Tiga Korban Penembakan di Yahukimo

    709 shares
    Bagikan 284 Tweet 177
  • TPNPB-OPM Tetapkan Sejumlah Pejabat Papua dan Warga Sipil sebagai Target

    689 shares
    Bagikan 276 Tweet 172
  • Pengemudi Ojek di Timika Tewas dengan Sejumlah Luka Tusukan, Polisi Selidiki Motif Pembunuhan

    548 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Proyek IPA Rp3,87 Miliar di SP5 Mimika Empat Tahun Mangkrak, Warga Belum Nikmati Air Bersih

    546 shares
    Bagikan 218 Tweet 137
  • Misteri Pria Tewas dengan Empat Anak Panah di Mimika Terungkap, Korban Diketahui Tukang Ojek yang Hilang Tiga Hari

    544 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • Kunker ke Timika: Komisi III DPR RI Soroti Pertambangan Ilegal, Dugaan Korupsi hingga Dana Otsus di Papua Tengah

    535 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Gelombang Laut di Perairan Kokonau-Mimika Capai 2,5 Meter, Nelayan Diminta Tunda Melaut Jika Cuaca Memburuk

    534 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
Next Post
Polisi Limpahkan Kasus Pencurian Sepeda Motor di Jalan Budi Utomo ke Kejari Mimika

Polisi Limpahkan Kasus Pencurian Sepeda Motor di Jalan Budi Utomo ke Kejari Mimika

Gerebek Tempat Penyulingan Sopi, Polisi Amankan Enam Buah Alat Penyulingan

Gerebek Tempat Penyulingan Sopi, Polisi Amankan Enam Buah Alat Penyulingan

Mayat Perempuan Ditemukan di Pantai Metmedon dengan Kondisi Mulut Berbusa

Mayat Perempuan Ditemukan di Pantai Metmedon dengan Kondisi Mulut Berbusa

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id