ADVERTISEMENT
Senin, April 27, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim Info Terkini

Warga yang Dibacok Berstatus Pelajar, Kasat Reskrim: Tidak Ada Kaitan dengan Pemilu

Lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP) kasus pembacokan agak jauh dengan Gedung Eme Neme Yauware yang saat ini digunakan KPU untuk pleno suara Pemilu.

8 Maret 2024
0
Warga yang Dibacok Berstatus Pelajar, Kasat Reskrim: Tidak Ada Kaitan dengan Pemilu

DE seorang pelajar yang dibacok oleh orang tidak dikenal, sedang berada di RSUD (foto: ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id – Kepolisian Polres Mimika saat ini masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku dan motif pembacokan terhadap DE (15) yang masih berstatus pelajar.

Pembacokan yang dilakukan Orang Tidak Dikenal (OTK) terjadi di Jalan Mumuk atau tepatnya di lorong masuk Toko Tanete, Rabu 6 Maret 2024 malam.

ADVERTISEMENT

Namun kasus ini baru sempat viral dan menjadi perbincangan warga Timika, Provinsi Papua Tengah pada Kamis 7 Maret sore hingga malam hari. Video korban pembacokan ini beredar luas di media sosial dengan berbagai narasi berbeda.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Terkait dengan kasus tersebut Kapolres Mimika, AKBP I Gede Putra, S.I.K melalui Kasat Reskrim Iptu Fajar Zadiq menegaskan, kasus tersebut tidak ada kaitannya dengan tahapan Pemilu di Mimika yang saat ini sudah masuk pada pleno rekapitulasi perolehan suara oleh KPU.

Baca Juga

Unjuk Rasa di DPRP Papua Tengah, Mahasiswa Desak Pempus Tarik Pasukan Non Organik

Polsek Mimika Baru Edukasi Anti-Bullying, Tekankan Disiplin Sejak Dini

“Ini kita ada dalami dan selidiki untuk pelakunya. Jadi kasusnya murni kejahatan tanpa ada hubungan dengan Pemilu yang sedang berjalan,” tegas Fajar.

Ia menambahkan bahwa lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP) kasus pembacokan agak jauh dengan Gedung Eme Neme Yauware yang saat ini digunakan KPU untuk pleno suara Pemilu.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Koranpapua.id menyebutkan, kasus pembacokan berawal ketika korban sekitar pukul 20.30 WIT mengantar pamannya YE ke perumahan pondok Indah Amor.

Sekembalinya dari mengantar pamannya dan sampai di dekat toko bangunan Tanete korban dihampiri dua orang tidak dikenal.

Salah satu pelakunya langsung melakukan aksinya dengan memotong tangan kanan korban menggunakan benda tajam. Usai melakukan aksinya, kedua pelaku melarikan diri kearah Timika Indah.

Salah satu menjadi saksi kasus tersebut mengatakan, dirinya sekitar pukul 21.00 WIT baru pulang dari kegiatan gereja, dan mendengar adanya teriakan minta tolong.

“Saya baru pulang dari gereja ke rumah didepan teras saya dengar ada suara minta tolong. Kemudian saya dengan dua teman langsung lari kedepan lihat korban sudah dengan kondisi tangan terpotong,” jelasnya.

Saat ini korban sudah mendapatkan perawatan medis di RSUD Mimika. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Unjuk Rasa di DPRP Papua Tengah, Mahasiswa Desak Pempus Tarik Pasukan Non Organik

Unjuk Rasa di DPRP Papua Tengah, Mahasiswa Desak Pempus Tarik Pasukan Non Organik

27 April 2026
Di Tengah Efisiensi Anggaran, Menteri Agama Dukung Kesuksesan Pesparani IV Papua Barat

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Menteri Agama Dukung Kesuksesan Pesparani IV Papua Barat

27 April 2026
Polsek Mimika Baru Edukasi Anti-Bullying, Tekankan Disiplin Sejak Dini

Polsek Mimika Baru Edukasi Anti-Bullying, Tekankan Disiplin Sejak Dini

27 April 2026
Jalan Banti-Kimbeli Terputus Total, Pemkab Mimika dan Freeport Koordinasi Lakukan Perbaikan

Jalan Banti-Kimbeli Terputus Total, Pemkab Mimika dan Freeport Koordinasi Lakukan Perbaikan

27 April 2026
Kendaraan Dinas Harus Dikembalikan, Instruksi Bupati Mimika Diabaikan

Kendaraan Dinas Harus Dikembalikan, Instruksi Bupati Mimika Diabaikan

27 April 2026
Kementerian PKP RI Hadirkan 3.000 Unit Hunian Layak di Papua

Kementerian PKP RI Hadirkan 3.000 Unit Hunian Layak di Papua

27 April 2026

POPULER

  • Atasi Ketimpangan Tenaga Pengajar, Disdik Mimika Atur Penempatan Guru Demi Pemerataan

    Atasi Ketimpangan Tenaga Pengajar, Disdik Mimika Atur Penempatan Guru Demi Pemerataan

    633 shares
    Bagikan 253 Tweet 158
  • SK LMHA Belum Bisa Terbit, Bupati Johannes Rettob: Diperbaiki atau Musda Ulang

    589 shares
    Bagikan 236 Tweet 147
  • Yones Yohame Tewas di Depan Rumahnya, Aparat Gabungan Buru Anggota OPM Pelaku Penembakan

    545 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • Sekuriti Hotel Rylich Panorama Tewas Ditikam OTK

    542 shares
    Bagikan 217 Tweet 136
  • 30 Personel Brimob Dikerahkan Kejar Buronan Kasus Pembunuhan Dua Marinir

    529 shares
    Bagikan 212 Tweet 132
  • Senator Perempuan di DPR PT Kritik Kunjungan Wapres Gibran ke Tanah Papua

    521 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • Karaka Mimika Kuasai Pasar Malaysia dan Singapura, Januari-April 2026 Sumbang Devisa Rp800 Juta

    519 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
Next Post
Musrenbang 2024 Distrik Jila, Masyarakat Minta Pemerintah Bangun Empat Jembatan Penyeberangan Permanen

Musrenbang 2024 Distrik Jila, Masyarakat Minta Pemerintah Bangun Empat Jembatan Penyeberangan Permanen

Seribu Lebih Suara Martinus Walilo Hilang, Minta KPU dan Bawaslu Kembalikan

Seribu Lebih Suara Martinus Walilo Hilang, Minta KPU dan Bawaslu Kembalikan

Disnak-Keswan Pindahkan Lokasi Penguburan Babi ke TPA Iwaka, Hari Pertama 90 Ekor

Disnak-Keswan Pindahkan Lokasi Penguburan Babi ke TPA Iwaka, Hari Pertama 90 Ekor

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id