ADVERTISEMENT
Rabu, November 4, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Ekonomi

Disnakertrans Mimika Gelontorkan Rp4,8 Miliar untuk Pelatihan Keterampilan 200 Pencaker OAP dan LABETI

Pelatihan yang baik mempengaruhi kualitas masa depan. Keterampilan mempengaruhi pendapatan, sekolah formal tidak menjamin menjadi orang yang sukses, tetapi sukses berasal dari keterampilan dan keahlian.

25 Juli 2023
0
Pj. Sekda Mimika Petrus Yumte didampingi Paulus Yanengga, Kadisnakertrans foto bersama undangan dan peserta pada acara pembukaan pelatihan Pencaker OAP dan Labeti, Selasa 25 Juli 2023. (Foto : Ist/Koranpapua.id)

Pj. Sekda Mimika Petrus Yumte didampingi Paulus Yanengga, Kadisnakertrans foto bersama undangan dan peserta pada acara pembukaan pelatihan Pencaker OAP dan Labeti, Selasa 25 Juli 2023. (Foto : Ist/Koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Pemerintah Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) memberikan Pelatihan Berdasarkan Unit Kompetensi Bagi Pencari Kerja (Pencaker) Orang Asli Papua (OAP) dan Pencaker yang Lahir Besar di Timika (LABETI).

Pelatihan yang berlangsung di salah satu hotel di Timika, Selasa 25 Juli 2023 bekerjasama dengan beberapa lembaga pelatihan kerja, salon dan barbershop. Membiayai kegiatan ini, Disnakertrans menggelontorkan Rp4,8 miliar dari pos anggaran Dana Otonomi Khusus (Otsus) tahun 2023.

Hal ini disampaikan Paulus Yanengga, Kadisnakertrans Mimika dalam keterangan tertulis yang diterima Koranpapua.id, Selasa 25 Juli 2023. Selama pelatihan para Pencaker OAP dan LABETI diberikan pengetahuan keterampilan mekanik alat berat, welder atau pengelasan, pertukangan, operator alat berat, barbershop, salon dan make up.

“Kenapa perlu ada pangkas rambut, sebab kita orang Papua menganggap itu pekerjaan yang biasa saja, padahal pemasukannya luar biasa. Anak-anak Papua yang pendidikannya tidak sampai tamat SD, perlu kita latih mereka agar punya keahlian pangkas rambut yang baik” ungkapnya.

Baca Juga

Bupati Mimika Temui Menteri PKP, Usulkan Rumah bagi Warga Iwaka

Bantuan Penjual Pinang Mimika Rp250 Juta, Tiap KK Rp2,5 Juta

Mantan Kadispenda Mimika ini berharap, dengan bantuan dana Otsus bisa mendorong Pencaker OAP dan LABETI untuk bisa mendapatkan pekerjaan. Mereka tidak harus bersekolah, cukup dengan melihat dan berlatih sudah bisa mendapatkan penghasilan.

“Tahun lalu dapat dana Otsus Rp1 miliar dan kita latih 100 orang. Ada dua perempuan Papua, satu dari Serui dan satunya dari Mee yang lulus terbaik pengelasan,” jelas Yanengga.

Atas prestasi tersebut mantan Kadistrik Miru ini menuturkan, keberhasilan yang diraih dua perempuan Papua merupakan sesuatu yang luar biasa. Sebab selama ini masih ada yang beranggapan perempuan Papua tidak bisa bekerja di bidang pengelasan.

“ Saya berharap adik-adik yang sekarang, bisa lebih baik dari mereka yang ikut pelatihan tahun lalu,” pinta Yanengga.

Pj. Bupati Mimika, Valentinus S. Simito dalam sambutannya yang dibacakan Pj. Sekda Mimika, Petrus Yumte ketika membuka kegiatan pelatihan menegaskan, pemerintah bersama DPRD Mimika hadir menjadi fasilitator dan  penggerak.

“Bidang tenaga kerja menjadi salah satu tantangan tersendiri bagi kami di Kota Timika, karena menjadi salah satu kabupaten di Papua dan mungkin Indonesia dimana kelompok Pencaker hampir seluruh Indonesia membanjiri Mimika dari waktu ke waktu,” ujar Pj Bupati.

Berdasarkan data Disnakertrans saat ini hampir 7.000 sampai 8000 Pencaker yang mengadu nasib di Mimika. Dari jumlah itu terdapat 2.000 OAP dari berbagai level pendidikan juga belum mendapatkan pekerjaan.

Melihat kondisi ini sudah menjadi tugas pemerintah daerah untuk mengambil langkah kebijakan untuk bisa menjawab persoalan ini. Pemerintah secara bertahap membuka kesempatan kerja, karena tidak semudah membalikan telapak tangan untuk menjawab masalah ini.

“Komitmen pemerintah dengan adanya kebijakan anggaran tahun ini sebesar 4,8 miliar memang masih kurang dan terbatas. Namun untuk langkah itu kita pasti maju bersama dengan semua komponen yang ada di Mimika,” tegasnya.

Menjawab kesempatan kerja sudah dilakukan Freeport dengan membuka lembaga Nemangkawi yang merupakan sekolah dan balai pelatihan. Sedangkan pemerintah sudah memulai dengan kebijakan-kebijakan anggaran yang berpihak kepada Pencaker.

Menurutnya, Kabupaten Mimika mempunyai visi dan misi, aman, damai dan sejahtera. Namun yang masih menjadi persoalan saat ini adalah kesejahteraannya. Belum banyak OAP atau LABETI yang dapat mengakses lapangan kerja, atau bisa membuka lapangan kerja baru, agar aspek kesejahteraan sosial yang diamanatkan UUD maupun visi misi Pemkab Mimika bisa terjawab.

“Salah satu yang dibuat Disnaker adalah menjawab itu, bahwa mencapai kesejahteraan sosial di Kabupaten Mimika adalah lapangan kerja harus ada,” tandasnya. Dalam mewujudkan hal ini perlu dukungan dari Komisi C DPRD Kabupaten Mimika. Melalui komitmen bersama dalam mengambil kebijakan.

“Kita sudah bahas terkait kesiapan pemerintah membangun BLK, dan Pemerintah Pusat sudah koordinasi dengan pak Kadis, mereka sudah siapkan lahan untuk bisa membangun BLK demi menjawab kebutuhan SDM khususnya yang berhubungan dengan ketenagakerjaan,” jelasnya.

Karena pelatihan yang baik mempengaruhi kualitas masa depan. Keterampilan mempengaruhi pendapatan, sekolah formal tidak menjamin menjadi orang yang sukses, tetapi sukses berasal dari keterampilan dan keahlian.

Dalam pelaksanaan pelatihan ini, Disnakertrans menghadirkan beberapa instruktur diantaranya dari Salon Jhoel, Ovy Salon, Honai Salon, Timika Barbershop dan Kapitan Barber, serta Yayasan Somatua Training Center, LPK Papua Akademi. (redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Bupati Mimika Temui Menteri PKP, Usulkan Rumah bagi Warga Iwaka

Bupati Mimika Temui Menteri PKP, Usulkan Rumah bagi Warga Iwaka

4 November 2026
Bantuan Penjual Pinang Mimika Rp250 Juta, Tiap KK Rp2,5 Juta

Bantuan Penjual Pinang Mimika Rp250 Juta, Tiap KK Rp2,5 Juta

4 November 2026
Usai MTQ I Papua Tengah, LPTQ Mimika Perkuat Koordinasi Distrik

Usai MTQ I Papua Tengah, LPTQ Mimika Perkuat Koordinasi Distrik

4 November 2026
LPTQ Mimika Siapkan Pembinaan Berjenjang bagi Qari dan Qariah

LPTQ Mimika Siapkan Pembinaan Berjenjang bagi Qari dan Qariah

4 November 2026
HUT ke-55 Korpri, ASN Mimika Ikuti Empat Cabang Lomba

HUT ke-55 Korpri, ASN Mimika Ikuti Empat Cabang Lomba

4 November 2026
BRIDA Mimika Evaluasi Kinerja Pemerintah dan Kepuasan Masyarakat

BRIDA Mimika Evaluasi Kinerja Pemerintah dan Kepuasan Masyarakat

3 November 2026

POPULER

  • TPNPB Klaim Eksekusi Tiga Perempuan di Dekai, Ancam Operasi Lanjutan

    TPNPB Klaim Eksekusi Tiga Perempuan di Dekai, Ancam Operasi Lanjutan

    553 shares
    Bagikan 221 Tweet 138
  • Mimika Catat 326 Kasus Baru HIV, Terbanyak pada Usia 20–24 Tahun

    531 shares
    Bagikan 212 Tweet 133
  • Dua Pekerja Sumur di Mimika Tewas Saat Hendak Memperdalam Sumur

    525 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
  • 28 Ibu Hamil di Mimika Positif HIV, 24 Orang Telah Jalani Pengobatan ARV

    524 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
  • ASN Korban Penikaman di Ilaga Dievakuasi ke Timika, Pisau Masih Tertancap

    524 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
  • Polisi Ungkap Kronologi Pembakaran Mobil Anggota Brimob di Kwamki Narama

    520 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • Polisi Dalami Dugaan Motif Balas Dendam di Balik Penikaman ASN di Ilaga

    517 shares
    Bagikan 207 Tweet 129
Next Post
Pj. Sekda Mimika Petrus Yumte, Kadinkes Reynold Ubra, Wahyuti, Direktur Yasin Jayapura foto bersama peserta sosialisasi sambil selebrasi menolak merokok di kawasan publik, Selasa 25 Juli 2023. (Foto : Redaksi/Koranpapua.id)

Dinkes Mimika Sosialisasi Kawasan Tanpa Rokok, Pj. Bupati: Kesehatan Investasi Masa Depan Bangsa

Kartu Tanda Penduduk Matius Polcesius Moat (Foto: Ist/Koranpapua.id)

Matius Polcesius Moat, Napi Narkoba Kabur dari RSUD Mimika

Yosias Lossu, Kepala BPBD Mimika mendampingi Paulus Dumais, Asisten 1 Setda Mimika dan Ricky, perwakilan Basarnas Timika bersama peserta sosialisasi mengikuti acara pembukaan, Rabu 26 Juli 2023. (Foto : Redaksi/Koranpapua.id)

35 Musibah Kebakaran Terjadi di Mimika, Puluhan IRT Diedukasi Cara Pencegahan dan Penanggulangan Bencana Kebakaran

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id