ADVERTISEMENT
Rabu, Oktober 28, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Ekonomi

Pendataan di 133 Kampung, BPS Mimika Terjunkan 191 Petugas Sensus Pertanian

Data yang dikumpulkan bukan untuk kepentingan BPS, tetapi akan dipergunakan oleh semua lembaga negara pemerintah daerah dan kementerian

31 Mei 2023
0
Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

Timika – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Mimika secara resmi menerjunkan 191 petugas sensus pertanian, yang ditandai dengan pelepasan balon ke udara oleh I Nyoman Dwitana, Sekdis Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan Mimika.

Ouceu Satyadipura, Kepala BPS Mimika juga hadir dalam acara yang berlangsung di halaman Kantor BPS, Jalan Hasanuddin, Rabu 30 Mei 2023. Para petugas sensus selanjutkan mulai bekerja melakukan pendataan di 18 distrik dan 133 kampung, kelurahan di wilayah Kabupaten Mimika, terhitung tanggal 1 Juni – 31 Juli 2023.

Masyarakat biasanya selalu malas dan menolak bertemu petugas, karena merasa selama ini sudah didata namun tidak pernah mendapat bantuan

“Berapa jumlah petugas setiap kampung tergantung konsentrasi rumah tangga petani. Sesuai agenda awal sensus berlangsung dua bulan, tapi karena ada beberapa wilayah yang beban kerja bisa selesai satu bulan,” ujar Ouceu kepada Koranpapua.id.

Beban kerja setiap petugas sensus akan berlaku adil. Untuk menghindari jangan sampai ada yang beban kerjanya sama namun kosentrasinya sedikit, maka BPS melakukan kontrak kerja perbulan. Dengan sistem kotrak kerja sebulan akan gampang melakukan evaluasi dan menghindari terjadinya penumpukan petugas di salah satu wilayah.

Baca Juga

Dekranasda Mimika Minta PTFI Perluas Promosi Produk Pengrajin Lokal

Penjualan Produk UMKM Dekranasda Mimika Tembus Rp12,5 Juta Sehari di Event PTFI

Titik distribusi petugas yang paling banyak di daerah Satuan Pemukiman (SP) dan dan wilayah pesisir, karena lebih banyak ditinggali warga yang berprofesi sebagai nelayan. Berbeda dengan wilayah pegununganan yang lebih didominasi karyawan.

“Tidak menutup kemungkinan dilakukan rolling petugas dari daerah yang jumlah petani sedikit ke tempat yang petani dan nelayan banyak,” tandas  Ouceu sembari berpesan menghindari penolakan warga, petugas harus pandai membangun komunikasi yang baik dengan warga.

Dari data yang dikumpulkan dapat mengetahui apa yang dibutuhkan petani di setiap kampung. Selanjutnya pemerintah membuat program prioritas sesuai kebutuhan masyarakat

BPS juga melakukan kerjasama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat terkait pentingnya sensus pertanian. Kepala distrik dan kepala kampung diharapkan dapat memberikan pemahaman yang positif kepada warganya.

Masyarakat biasanya selalu malas dan menolak bertemu petugas, karena merasa selama ini sudah didata namun tidak pernah mendapat bantuan. Padahal melalui pendataan masyarakat akan mendapatkan manfaat secara tidak langsung. Karena melalui sensus pertanian bisa mengetahui re-kondisi petani.

Dari data yang dikumpulkan dapat mengetahui apa yang dibutuhkan petani di setiap kampung. Selanjutnya pemerintah membuat program prioritas sesuai kebutuhan masyarakat.

“Petani atau pedagang maupun mama-ama tidak akan mengerti apa itu inflasi. Tapi kalau bilang harga cabai di pasar naik, itulah inflasi dan mereka baru paham. Jadi kita pakai bahasa sederhana biar masyarakat kecil mudah paham,” pesan Ouceu.

Kepada masyarakat Mimika, Ouceu berharap bisa memahami dan menerima petugas sensus pertanian dengan memberikan data sesungguhnya. Karena data yang dikumpulkan bukan untuk kepentingan BPS, tetapi akan dipergunakan oleh semua lembaga negara pemerintah daerah dan kementerian.

Melalui data ini pemerintah bisa melihat potret pertanian, peternakan, perikanan dan kehutanan di wilayah Mimika. Untuk selanjutnya pemerintah dapat mengambil kebijakan yang dituangkan dalam program daerah maupun program nasional.

Ia menyadari untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tidak mudah. Berdasarkan pengalamannya selama kegiatan Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) sebelumnya, banyak petugas yang ditolak dan warga tidak mau memberikan data.

Namun ketika BPS melakukan Forum Konsultasi Publik (FKP) di kampung-kampung ternyata begitu banyak warga yang datang memberikan informasi. Dalam mensuskeskan program ini, BPS selalu berkolaborasi dengan kepala distrik, kepala kampung, lurah termasuk media. (redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Dekranasda Mimika Minta PTFI Perluas Promosi Produk Pengrajin Lokal

Dekranasda Mimika Minta PTFI Perluas Promosi Produk Pengrajin Lokal

27 Oktober 2026
Penjualan Produk UMKM Dekranasda Mimika Tembus Rp12,5 Juta Sehari di Event PTFI

Penjualan Produk UMKM Dekranasda Mimika Tembus Rp12,5 Juta Sehari di Event PTFI

27 Oktober 2026
Pemkab Mimika Perkuat P4GN, Generasi Muda Jadi Sasaran Pencegahan Narkoba

Pemkab Mimika Perkuat P4GN, Generasi Muda Jadi Sasaran Pencegahan Narkoba

27 Oktober 2026
Dugaan Penyimpangan Dana Pilkada Mimika Rp54 Miliar, Penyidik Tunggu Audit BPKP

Dugaan Penyimpangan Dana Pilkada Mimika Rp54 Miliar, Penyidik Tunggu Audit BPKP

27 Oktober 2026
BNN Mimika Ajak Pengguna Narkoba Berani Jalani Rehabilitasi

BNN Mimika Ajak Pengguna Narkoba Berani Jalani Rehabilitasi

27 Oktober 2026
Dukcapil Mimika Sosialisasikan Perda Administrasi Kependudukan

Dukcapil Mimika Sosialisasikan Perda Administrasi Kependudukan

27 Oktober 2026

POPULER

  • Pemkab Mimika tetapkan Jadwal Libur dan Cuti Bersama Mimika Oktober–Desember 2026

    Pemkab Mimika tetapkan Jadwal Libur dan Cuti Bersama Mimika Oktober–Desember 2026

    576 shares
    Bagikan 230 Tweet 144
  • Kajian Dokumen Lemasa Belum Tuntas, Sem Bukaleng Minta Kepastian

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Uang Transportasi Peserta Belum Dibayar, Pelatihan Public Speaking di Mimika Disorot

    534 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Freeport Gelar IFRC 2026 di Mimika, 17 Tim Adu Kemampuan

    530 shares
    Bagikan 212 Tweet 133
  • Baru Satu Sekolah Ajukan PJJ, Disdik Mimika Pantau Kondisi Siswa

    527 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Monev Malam Hari di Puskesmas Ipaya, Dinkes Mimika Tekankan Inovasi dan Disiplin Pelayanan

    522 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Dinsos Mimika Sosialisasikan Kampung Siaga Bencana

    521 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
Next Post
Kepala BPS Puncak. (Foto: Redaksi/Koranpapua.id)

Harga Beras di Kabupaten Puncak Tembus Rp50 Ribu Per Kg

Plt Bupati Tegaskan APBD 2023 Tetap Jalan, Kepala OPD Bekerja Jangan Pikir Rolling

Kepala BPS Puncak. (Foto: Redaksi/Koranpapua.id)

Petugas Sensus Pertanian di Kabupaten Puncak 100 Persen OAP

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id