ADVERTISEMENT
Jumat, Januari 23, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Ekonomi

Pendataan di 133 Kampung, BPS Mimika Terjunkan 191 Petugas Sensus Pertanian

Data yang dikumpulkan bukan untuk kepentingan BPS, tetapi akan dipergunakan oleh semua lembaga negara pemerintah daerah dan kementerian

31 Mei 2023
0
Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

Timika – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Mimika secara resmi menerjunkan 191 petugas sensus pertanian, yang ditandai dengan pelepasan balon ke udara oleh I Nyoman Dwitana, Sekdis Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan Mimika.

Ouceu Satyadipura, Kepala BPS Mimika juga hadir dalam acara yang berlangsung di halaman Kantor BPS, Jalan Hasanuddin, Rabu 30 Mei 2023. Para petugas sensus selanjutkan mulai bekerja melakukan pendataan di 18 distrik dan 133 kampung, kelurahan di wilayah Kabupaten Mimika, terhitung tanggal 1 Juni – 31 Juli 2023.

ADVERTISEMENT
Masyarakat biasanya selalu malas dan menolak bertemu petugas, karena merasa selama ini sudah didata namun tidak pernah mendapat bantuan

“Berapa jumlah petugas setiap kampung tergantung konsentrasi rumah tangga petani. Sesuai agenda awal sensus berlangsung dua bulan, tapi karena ada beberapa wilayah yang beban kerja bisa selesai satu bulan,” ujar Ouceu kepada Koranpapua.id.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Beban kerja setiap petugas sensus akan berlaku adil. Untuk menghindari jangan sampai ada yang beban kerjanya sama namun kosentrasinya sedikit, maka BPS melakukan kontrak kerja perbulan. Dengan sistem kotrak kerja sebulan akan gampang melakukan evaluasi dan menghindari terjadinya penumpukan petugas di salah satu wilayah.

Baca Juga

Proviciat! Pj Sekda Mimika Abraham Kateyau Berhasil Pertahankan Disertasi Promosi Doktor Universitas Trisakti Jakarta

Panen Raya Padi Dua Hektar, Elinus Mom Apresiasi Yonif 754 Kostrad Timika

Titik distribusi petugas yang paling banyak di daerah Satuan Pemukiman (SP) dan dan wilayah pesisir, karena lebih banyak ditinggali warga yang berprofesi sebagai nelayan. Berbeda dengan wilayah pegununganan yang lebih didominasi karyawan.

“Tidak menutup kemungkinan dilakukan rolling petugas dari daerah yang jumlah petani sedikit ke tempat yang petani dan nelayan banyak,” tandas  Ouceu sembari berpesan menghindari penolakan warga, petugas harus pandai membangun komunikasi yang baik dengan warga.

Dari data yang dikumpulkan dapat mengetahui apa yang dibutuhkan petani di setiap kampung. Selanjutnya pemerintah membuat program prioritas sesuai kebutuhan masyarakat

BPS juga melakukan kerjasama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat terkait pentingnya sensus pertanian. Kepala distrik dan kepala kampung diharapkan dapat memberikan pemahaman yang positif kepada warganya.

Masyarakat biasanya selalu malas dan menolak bertemu petugas, karena merasa selama ini sudah didata namun tidak pernah mendapat bantuan. Padahal melalui pendataan masyarakat akan mendapatkan manfaat secara tidak langsung. Karena melalui sensus pertanian bisa mengetahui re-kondisi petani.

Dari data yang dikumpulkan dapat mengetahui apa yang dibutuhkan petani di setiap kampung. Selanjutnya pemerintah membuat program prioritas sesuai kebutuhan masyarakat.

“Petani atau pedagang maupun mama-ama tidak akan mengerti apa itu inflasi. Tapi kalau bilang harga cabai di pasar naik, itulah inflasi dan mereka baru paham. Jadi kita pakai bahasa sederhana biar masyarakat kecil mudah paham,” pesan Ouceu.

Kepada masyarakat Mimika, Ouceu berharap bisa memahami dan menerima petugas sensus pertanian dengan memberikan data sesungguhnya. Karena data yang dikumpulkan bukan untuk kepentingan BPS, tetapi akan dipergunakan oleh semua lembaga negara pemerintah daerah dan kementerian.

Melalui data ini pemerintah bisa melihat potret pertanian, peternakan, perikanan dan kehutanan di wilayah Mimika. Untuk selanjutnya pemerintah dapat mengambil kebijakan yang dituangkan dalam program daerah maupun program nasional.

Ia menyadari untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tidak mudah. Berdasarkan pengalamannya selama kegiatan Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) sebelumnya, banyak petugas yang ditolak dan warga tidak mau memberikan data.

Namun ketika BPS melakukan Forum Konsultasi Publik (FKP) di kampung-kampung ternyata begitu banyak warga yang datang memberikan informasi. Dalam mensuskeskan program ini, BPS selalu berkolaborasi dengan kepala distrik, kepala kampung, lurah termasuk media. (redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Proviciat! Pj Sekda Mimika Abraham Kateyau Berhasil Pertahankan Disertasi Promosi Doktor Universitas Trisakti Jakarta

Proviciat! Pj Sekda Mimika Abraham Kateyau Berhasil Pertahankan Disertasi Promosi Doktor Universitas Trisakti Jakarta

22 Januari 2026
Panen Raya Padi Dua Hektar, Elinus Mom Apresiasi Yonif 754 Kostrad Timika

Panen Raya Padi Dua Hektar, Elinus Mom Apresiasi Yonif 754 Kostrad Timika

22 Januari 2026
Papua Barat Tuan Rumah Forum Ilmiah Internasional ‘FM12 & NBCS’ 2026

Papua Barat Tuan Rumah Forum Ilmiah Internasional ‘FM12 & NBCS’ 2026

22 Januari 2026
Satgas Damai Cartenz-2026 Tinjau Kesiapsiagaan Personel di Pegunungan Bintang

Satgas Damai Cartenz-2026 Tinjau Kesiapsiagaan Personel di Pegunungan Bintang

22 Januari 2026
Peringati Bulan K3 Nasional, Presdir Freeport Serukan Pesan Keselamatan dan Kesehatan di Tiga Lokasi Kerja

Peringati Bulan K3 Nasional, Presdir Freeport Serukan Pesan Keselamatan dan Kesehatan di Tiga Lokasi Kerja

22 Januari 2026
Menjadi Simbol Beranda Negara, Gubernur Papua Dorong Pembangunan Kawasan Perbatasan

Menjadi Simbol Beranda Negara, Gubernur Papua Dorong Pembangunan Kawasan Perbatasan

22 Januari 2026

POPULER

  • Hendak Beribadah, Ibu Rumah Tangga Ditikam dan Tewas di Depan Gerbang Gereja

    Hendak Beribadah, Ibu Rumah Tangga Ditikam dan Tewas di Depan Gerbang Gereja

    630 shares
    Bagikan 252 Tweet 158
  • Pemkab Mimika Pastikan Buka Penerimaan CPNS 2026, Kuota 274 Formasi

    595 shares
    Bagikan 238 Tweet 149
  • Oknum Pejabat Bea Cukai Papua Diduga Lakukan Pelecehan Anak di Bawah Umur, Korban Anak Rekan Kerja

    579 shares
    Bagikan 232 Tweet 145
  • Tim Percepatan Papua Bukan Kebutuhan Mendesak, Timbulkan Tumpang Tindih Kewenangan dan Bebani APBD

    566 shares
    Bagikan 226 Tweet 142
  • Polisi Bekuk Pelaku Perkelahian Maut yang Tewaskan Mahasiswa Papua Tengah di Bantul

    561 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • TPNPB-OPM Kodap IV Sorong Raya Berduka, Mayor Yohanes Mate Meninggal Dunia

    587 shares
    Bagikan 235 Tweet 147
  • Prihatin, Mantan Aspidsus Kejati Papua Diduga Terseret Kasus Dugaan TPPU dan Gratifikasi

    540 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
Next Post
Kepala BPS Puncak. (Foto: Redaksi/Koranpapua.id)

Harga Beras di Kabupaten Puncak Tembus Rp50 Ribu Per Kg

Plt Bupati Tegaskan APBD 2023 Tetap Jalan, Kepala OPD Bekerja Jangan Pikir Rolling

Kepala BPS Puncak. (Foto: Redaksi/Koranpapua.id)

Petugas Sensus Pertanian di Kabupaten Puncak 100 Persen OAP

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id