ADVERTISEMENT
Rabu, Maret 11, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua Tengah Mimika

Rolling Pejabat Berbuntut Panjang, ASN OAP Ancam Palang Kantor Bupati

Bertha dengan tegas tidak akan menyerahkan ruang kerjanya ditempati oknum pejabat yang baru dilantik.

7 Desember 2023
0
Rolling Pejabat Berbuntut Panjang, ASN OAP Ancam Palang Kantor Bupati

Yohanes Tsugumol, Kabid Penertiban Satpol PP. (Foto : Redaksi/Koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Sejumlah mantan pejabat Pemkab Mimika Orang Asli Papua (OAP) yang dinonjobkan, Selasa 5 Desember 2023 akan melampiaskan kekecewaan mereka dengan melakukan aksi pemalangan Kantor Bupati Mimika.

Para pejabat OAP yakni, Bertha Beanal, Yohanes Tsugumol, Yohanes Kuum, John Kemong, Manase Omaleng bersama semua Aparatur Sipil Negara (ASN) OAP telah bersepakat melakukan pemalangan Kantor Bupati Mimika pada Kamis 7 Desember 2023.

ADVERTISEMENT

Pernyataan ini disampaikan secara bersama-sama oleh para pejabat OAP yang dinonjobkan dalam jumpa pers yang berlangsung di salah hotel di Timika, Rabu 6 Desember 2023. Hadir dalam kesempatan itu, Ananias Faot, mantan Kepala BLPSDM Mimika.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Bertha mengatakan, sangat disayangkan sebagai putri Amungme dengan pangkat yang memenuhi syarat dinonjobkan dari jabatan dan digantikan dengan pejabat lain yang bukan OAP.

Baca Juga

Kasus DBD di Mimika Turun Drastis, Januari Hingga Awal Maret 2026, Dinkes Catat 22 Kasus

Loka POM dan Dinkes Mimika Sidak Gudang Distributor, Temukan Produk Pangan Tidak Layak Edar

Bertha mempertanyakan dimana keberpihakan Otsus bagi anak-anak Papua khususnya Amungme dan Kamoro.

Mutasi yang dilakukan Bupati, menurutnya merupakan bentuk pembunuhan karakter anak-anak Papua untuk menjadi tuan di negerinya sendiri.

Mantan Kepala Kantor Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB ini menegaskan, Bupati Omaleng dalam memimpin daerah ini, banyak mengutamakan non OAP untuk menduduki jabatan.

Bahkan, Bertha dengan tegas tidak akan menyerahkan ruang kerjanya ditempati oknum pejabat yang baru dilantik.

“Kami akan palang dan yang bisa buka kembali hanya oleh Menteri. Saya akan telepon Kapolres bahwa kami mau palang kantor. Kami anak negeri punya hak,” tegasnya.

Sementara Yohanes Kuum mengatakan yang membuat nama Bupati dan Wakil Bupati buruk adalah oknum-oknum pegawai ‘penjilat’.

“Golongan masih kecil sudah dilantik menjadi Kabag dan kepala distrik. Bupati melantik pegawai karena terkesan suka dan yang tidak suka dinonjobkan,” katanya.

Yohanes menyayangkan dalam proses mutasi tidak mengikuti sistem dan prosedur yang benar tanpa melibatkan tim Baperjakat.

Kemudian John Kemong menilai selama dua periode Eltinus Omaleng sebagai Bupati Mimika tidak pernah perhatikan nasib putra-putri Amungme dan Kamoro.

“Anak Amungme dan Kamoro tidak mungkin mengemis ke daerah lain. Tapi yang terjadi Bupati orang Amungme lebih utamakan para penjilat. Bagaimana kami mau majukan daerah kami kalau tidak diberi kesempatan,” tegasnya.

Ia juga mengkritisi dana APBD Mimika 5 triliun anak Amungme dan Kamoro tidak pernah menikmati tetapi oleh orang lain yang menikmati.

Sebagai anak negeri, John Kemong sangat menyesal atas kepemimpinan Bupati Omaleng, karena tidak pernah memberikan kesempatan kepada anak daerah.

Pada kesempatan yang sama, Manase Omaleng, mantan Kepala Distrik Hoeya mempertanyakan mengapa dirinya dinonjobkan.

“Kami Amungme dan Kamoro mau dikemanakan? Kalau mau mekar Provinsi Nemangkawi untuk siapa? Sepuluh tahun menjabat mandul menyiapkan kader anak Amungme dan Komoro,” kritiknya.

Ia bahkan mempertanyakan, mengapa satu orang pejabat bisa menjabat dua OPD? Apakah di Mimika sudah tidak ada lagi ASN yang memenuhi syarat?

“Jangan roling kami karena alasan politik. Kami ASN tidak ikut politik. Kami bekerja taat pada pimpinan,” katanya.

Lainnya, Moses Gwijangge mengaku bingung dengan aturan yang diatur BKPSDM. “Kita mendukung roling keempat dibatalkan,” katanya.

Marsel Mameyau mantan Sekretaris Dinas Kesehatan Mimika meminta Bupati Omaleng belajar dari para bupati di wilayah gunung.

Ia menyayangkan, setiap kali ada yang menyodorkan nama, bupati tidak terlebih dahulu mengecek, apakah nama yang disodorkan telah memenuhi persyaratan, khususnya yang berkaitan dengan kepangkatan.

“Bupati terima mentah-mentah langsung tandatangan padahal golongannya masih kecil sehingga menggeser pegawai yang golongannya besar,”tegasnya.

Yohanes Tsugumol, Kabid Penertiban Satpol PP menegaskan pejabat pengganti dirinya jangan coba-coba masuk ruangan kerjanya. Silakan masuk di ruang yang lain.

Tsugumol juga mengancam akan memboikot Pilkada dan Pilgub untuk masyarakat di wilayah pesisir dan pegunungan. “Kami akan palang kantor Bupati sampai Menteri yang datang buka,” tandasnya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Kasus DBD di Mimika Turun Drastis, Januari Hingga Awal Maret 2026, Dinkes Catat 22 Kasus

Kasus DBD di Mimika Turun Drastis, Januari Hingga Awal Maret 2026, Dinkes Catat 22 Kasus

10 Maret 2026
Loka POM dan Dinkes Mimika Sidak Gudang Distributor, Temukan Produk Pangan Tidak Layak Edar

Loka POM dan Dinkes Mimika Sidak Gudang Distributor, Temukan Produk Pangan Tidak Layak Edar

10 Maret 2026
BPKP Papua Tengah Kawal Tata Kelola Koperasi Merah Putih di Mimika

BPKP Papua Tengah Kawal Tata Kelola Koperasi Merah Putih di Mimika

10 Maret 2026
Berkunjung ke Panti Asuhan Santa Susana Timika, Koops TNI Papua Salurkan Santuan dan Peralatan Sekolah

Berkunjung ke Panti Asuhan Santa Susana Timika, Koops TNI Papua Salurkan Santuan dan Peralatan Sekolah

10 Maret 2026
RDP Bersama DPRK Mimika, Petugas Kebersihan DLH Keluhkan Status Kerja hingga Besaran THR

RDP Bersama DPRK Mimika, Petugas Kebersihan DLH Keluhkan Status Kerja hingga Besaran THR

10 Maret 2026
Mahasiswi Uncen Meninggal Diduga Terlambat Ditangani, Ini Pernyataan Direktur RSUD Yowari

Mahasiswi Uncen Meninggal Diduga Terlambat Ditangani, Ini Pernyataan Direktur RSUD Yowari

10 Maret 2026

POPULER

  • Bahas Tapal Batas Wilayah Adat di Kapiraya, Kementerian HAM RI Bertemu Tokoh Kamoro di Timika

    Bahas Tapal Batas Wilayah Adat di Kapiraya, Kementerian HAM RI Bertemu Tokoh Kamoro di Timika

    547 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Petugas Kebersihan Gelar Aksi Mogok Kerja, Ini Pernyataan Kadis DLH Mimika Jefri Deda

    544 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • Bawa Pasien Rujukan ke Timika, Speedboat Puskesmas Agimuga Terobang-Ambing di Perairan Puriri

    530 shares
    Bagikan 212 Tweet 133
  • Satu Pelaku Perampasan Senjata di Mile 50 Tembagapura Ditangkap

    523 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Disperkimtan Mimika Kelola Anggaran Rp242 Miliar, Targetkan Pembangunan 343 Rumah Layak Huni

    520 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • Sempat Diamankan karena Diduga Kelompok Bersenjata, Enam Warga Sipil Dibebaskan

    519 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • Nekat yang Nyata! Wanita Muda Bakar Kekasihnya di Kamar Hotel

    518 shares
    Bagikan 207 Tweet 130
Next Post
Protes Rolling Eselon II, Ananias akan Mengadu ke KemenpanRB, Mendagri, Ombudsman dan KASN

Protes Rolling Eselon II, Ananias akan Mengadu ke KemenpanRB, Mendagri, Ombudsman dan KASN

KIP Papua Sosialisasikan UU Nomor 14 Tahun 2008 Kepada 64 Kepsek dan Staf Disdik Mimika

KIP Papua Sosialisasikan UU Nomor 14 Tahun 2008 Kepada 64 Kepsek dan Staf Disdik Mimika

Damianus Deufester Wae, korban begal yang selamat menunjukan telapak tangannya yang luka saat lompat dari motor, Kamis 7 Desember 2023. (Foto : Ist./Koranpapua.id)

Begal Kembali Bereaksi di Timika, Sopir Bus Maria Bintang Laut Terluka Ketika Selamatkan Diri 

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id