ADVERTISEMENT
Kamis, Juni 25, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua

Pelayanan Kesehatan di Alama Dihentikan, Komnas HAM Pertanyakan Sikap Pemkab Mimika

Seharusnya level kabupaten bergerak lebih cepat, karena terkait dengan kewajiban pemerintah untuk memberikan pelayanan publik.

15 Agustus 2024
0
Pelayanan Kesehatan di Alama Dihentikan, Komnas HAM Pertanyakan Sikap Pemkab Mimika

Ketua Komnas HAM RI Perwakilan Papua, Frits B. Ramandey. (foto: redaksi/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Hak masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan di Distrik Alama, Kabupaten Mimika, Papua Tengah untuk sementara terabaikan.

Penutupan sementara pelayanan kesehatan di Puskesmas Alama sudah terjadi pasca peristiwa pembunuhan terhadap Mr. Glen Malcolm, pilot helikopter dan penyanderaan tenaga kesehatan, Senin 5 Agustus 2024 lalu.

ADVERTISEMENT

Terkait dengan terhentinya pelayanan kesehatan di wilayah itu mendorong Frits B. Ramandey, Ketua Komnas HAM RI Perwakilan Papua, angkat bicara.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Kepada awak media di Timika, Rabu 14 Agustus 2024, Frits mempertanyakan sikap Pemerintah Kabupaten Mimika terkait dengan kondisi ini.

Baca Juga

Kapolres Mimika: Tidak Ada Lagi Negosiasi Jika Perang Suku Terulang, Pelaku Dikirim ke Nusakambangan

Agustinus Anggaibak dan Yohanes Kemong: Kwamki Lama Harus Jadi Zona Damai, Tidak Boleh Ada Perang Lagi

Ia meminta kepada pimpinan daerah dapat mencari solusi yang tepat agar pelayanan kesehatan di Alama pasca pembunuhan pilot asal Selandia Baru bisa kembali dibuka.

Dikatakan, Pemkab Mimika harus memastikan nasib para tenaga kesehatan dan guru agar dapat melaksanakan tugas dengan aman di Alama.

“Nasib mereka jangan diabaikan, begitu juga dengan layanan ke masyarakat. Jangan-jangan kantor distrik juga tidak aktif di sana,” tanya Frits.

Dikatakan berdasarkan pantauan Komnas HAM, dalam sehari Puskesmas Alama rata-rata sekitar 50 warga yang datang berobat.

Karena itu pasca peristiwa penyanderaan dan pembunuhan pilot, tenaga medis termasuk guru harus dipulihkan.

First menyarankan, John Rettob, Plt Bupati Mimika segera berkoordinasi dengan Kapolres Mimika untuk mendatangkan psikolog dalam rangka trauma healing bagi tenaga kesehatan yang telah dievakuasi ke Timika.

“Kita sekarang pertanyaan apa tindaklanjutnya. Bupati harus ambil langkah cepat, dan harus jadi pihak terdepan jangan sepenuhnya diserahkan ke aparat keamanan,” tegas Frits.

Disampaikan pada level gubernur bahkan pemerintah pusat telah memberi perhatian atas kejadian ini.

Seharusnya level kabupaten harus bergerak lebih cepat, karena terkait dengan kewajiban pemerintah untuk memberikan pelayanan publik.

Seperti yang pernah diberitakan media ini sebelumnya, Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika akhirnya memutuskan untuk menutup sementara operasional Puskesmas di Distrik Alama.

Dengan penutupan itu, maka untuk sementara tidak ada pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang ada di wilayah distrik tersebut.

Reynold Ubra, Kepala Dinas Kesehatan Mimika mengatakan, untuk pelayanan terhadap masyarakat di Alama, Dinas Kesehatan akan melakukan pertemuan lintas sektor yang juga dihadiri tokoh-tokoh masyarakat di wilayah pegunungan.

“Sementara tidak ada pelayanan di atas. Kami memikirkan ada orang tua, Balita dan ibu-ibu, jadi kami akan lakukan rapat lintas sektor, karena kami juga tidak mau masyarakat tidak terlayani,” ungkap Reynold.

Reynold menambahkan, Dinas Kesehatan akan berkonsultasi dengan bupati guna meminta arahan, sebelum tenaga medis dikembalikan bertugas di Distrik Alama.

Reynol menegaskan pelayanan di wilayah itu tetap dilakukan sebagai bagian dari pelayanan negara kepada masyarakat. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Kapolres Mimika: Tidak Ada Lagi Negosiasi Jika Perang Suku Terulang, Pelaku Dikirim ke Nusakambangan

Kapolres Mimika: Tidak Ada Lagi Negosiasi Jika Perang Suku Terulang, Pelaku Dikirim ke Nusakambangan

24 Juni 2026
Agustinus Anggaibak dan Yohanes Kemong: Kwamki Lama Harus Jadi Zona Damai, Tidak Boleh Ada Perang Lagi

Agustinus Anggaibak dan Yohanes Kemong: Kwamki Lama Harus Jadi Zona Damai, Tidak Boleh Ada Perang Lagi

24 Juni 2026
Ketika Kebun Rakyat Jadi Lumbung Logistik, Satgas Pasgat Dekai Dukung Ekonomi Warga

Patah Panah di Kwamki Narama, Dang dan Newegalen Akhiri Konflik Berdarah Setelah Korbankan 17 Jiwa

24 Juni 2026
Ketika Kebun Rakyat Jadi Lumbung Logistik, Satgas Pasgat Dekai Dukung Ekonomi Warga

Ketika Kebun Rakyat Jadi Lumbung Logistik, Satgas Pasgat Dekai Dukung Ekonomi Warga

24 Juni 2026
Kenaikan BBM Berdampak Terhadap Harga Semen dan Cat di Timika

Kenaikan BBM Berdampak Terhadap Harga Semen dan Cat di Timika

24 Juni 2026
Manfaatkan Buah Merah Papua sebagai Potensi Lokal, Mahasiswa UNAIR Gagas Alternatif Terapi Radang Sendi

Manfaatkan Buah Merah Papua sebagai Potensi Lokal, Mahasiswa UNAIR Gagas Alternatif Terapi Radang Sendi

24 Juni 2026

POPULER

  • SLB-SMP-SMA/SMK di Papua Tengah Gratis, Hubungi 0812-4154-7765 Jika Ada yang Pungut Biaya

    SLB-SMP-SMA/SMK di Papua Tengah Gratis, Hubungi 0812-4154-7765 Jika Ada yang Pungut Biaya

    679 shares
    Bagikan 272 Tweet 170
  • Komandan Operasi KKB Kodap XVI Yahukimo Dilaporkan Tewas Ditembak Aparat

    572 shares
    Bagikan 229 Tweet 143
  • Kasus Dugaan Korupsi Beras Rp8,9 Miliar, Kejati Papua Tahan Empat Tersangka

    539 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Ledakan yang Tewaskan Tiga Warga Sipil, Koops TNI Habema Tegaskan Tidak Ada Patroli di Danggoa

    522 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Ananias Faot: Kadistrik Berwenang Awasi Dana Kampung, Jangan Habis untuk Bayar Utang

    556 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • 160 ASN Pensiun di Tahun 2026, Pemkab Mimika Usulkan 274 Formasi CPNS

    518 shares
    Bagikan 207 Tweet 130
  • Patah Panah di Kwamki Narama, Dang dan Newegalen Akhiri Konflik Berdarah Setelah Korbankan 17 Jiwa

    516 shares
    Bagikan 206 Tweet 129
Next Post
Freeport Berbagi Ceria Bersama Masyarakat Nayaro, Lakukan Pembersihan Kampung hingga Makan Bersama 700 Warga  

Freeport Berbagi Ceria Bersama Masyarakat Nayaro, Lakukan Pembersihan Kampung hingga Makan Bersama 700 Warga  

Ipda Zaid Jabat Kapolsek Kammu Gantikan Iptu Hans Raubaba

Ipda Zaid Jabat Kapolsek Kammu Gantikan Iptu Hans Raubaba

Sosialisasi Perpustakaan Berbasis Inklusi, Plt Sekda: Mengubah Peran Perpustakaan tidak Hanya Menyimpan Buku

Sosialisasi Perpustakaan Berbasis Inklusi, Plt Sekda: Mengubah Peran Perpustakaan tidak Hanya Menyimpan Buku

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id