ADVERTISEMENT
Sabtu, Juni 27, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

Meninggal Usai Dianiaya Anak Pemilik Perusahaan, Ibu Korban Tuntut Keadilan dan Pertanggungjawaban

Putranya juga selama ini ikut berkontribusi membantu biaya pendidikan adiknya. Karena itu, kepergian putranya bukan hanya meninggalkan duka, tetapi juga beban ekonomi bagi keluarga.

24 Maret 2026
0
Meninggal Usai Dianiaya Anak Pemilik Perusahaan, Ibu Korban Tuntut Keadilan dan Pertanggungjawaban

Hj. Aminah, ibu korban menuntut keadilan atas kematian anaknya sekaligus mendesak pihak perusahaan bertanggung jawab. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Peristiwa penganiayaan oleh anak pemilik perusahaan LPK IKM terhadap seorang peserta magang hingga meninggal dunia sudah terjadi sebulan lalu atau tepatnya, Sabtu 14 Februari 2026.

Di tengah rasa duka yang masih menyelimuti keluarga korban, pihak perusahaan tempat anaknya magang juga ‘diam membisu’ dan terkesan lepas tanggungjawab terhadap kasus tersebut.

ADVERTISEMENT

Padahal selain korban meninggal dunia saat melaksanakan tugas magang, pelaku penganiayaan tersebut merupakan anak dari pemilik perusahaan tersebut.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Terkait dengan kasus itu, Hj. Aminah, ibu korban dengan tegas menuntut keadilan atas kematian putranya.

Baca Juga

Polda Papua Ungkap Dua Kasus Dugaan Penimbunan BBM, Potensi Kerugian Negara Diprediksi Rp650 Juta

Kembangkan Pangan Lokal, Mama-Mama Papua Dilatih Olah Sagu Menjadi Aneka Kue Bernilai Ekonomis

Ia juga mendesak pihak perusahaan tempat korban magang untuk bertanggung jawab.

Kepada awak media di Timika, Senin 23 Maret 2026, Hj. Aminah mengungkapkan kekecewaan mendalam terhadap pihak perusahaan.

Ia menilai sejak peristiwa yang merenggut nyawa putranya, hingga kini pihak perusahaan belum menunjukkan itikad baik.

“Anak saya meninggal di tempat dia training. Harus ada tanggung jawab dari perusahaan, tapi sampai sekarang belum ada,” sesalnya.

Hj. Aminah menegaskan bahwa anaknya merupakan tulang punggung keluarga yang selama ini membantu membiayai kebutuhan rumah tangga.

Putranya juga selama ini ikut berkontribusi membantu biaya pendidikan adiknya. Karena itu, kepergian putranya bukan hanya meninggalkan duka, tetapi juga beban ekonomi bagi keluarga.

“Anak saya itu tulang punggung keluarga. Sekarang dia sudah tidak ada, siapa lagi yang akan membantu saya,” ujarnya.

Ia juga menuntut agar pelaku dihukum seberat-beratnya dan meminta proses hukum berjalan cepat dan transparan.

“Ini bukan masalah kecil, ini nyawa hilang. Saya minta diusut tuntas dan pelaku dihukum setimpal,” tegasnya.

Hj. Aminah juga mempertanyakan sistem keamanan di perusahaan, khususnya tidak adanya kamera pengawas di lokasi kejadian yang dianggap janggal untuk perusahaan berskala besar.

Berdasarkan informasi, penanganan kasus ini telah memasuki tahap I, yakni pengiriman berkas perkara ke kejaksaan. Namun, berkas tersebut dikembalikan karena dinilai belum lengkap.

Penyidik menyebutkan masih ada sejumlah petunjuk dari jaksa yang harus dipenuhi, termasuk pemeriksaan oleh dokter ahli dan penambahan keterangan saksi.

Seperti pernah diberitakan media ini, seorang pemuda berinisial AJ meninggal dunia setelah dirawat intensif di RSUD Mimika.

AJ meninggal setelah dihajar oleh satu rekan kerja di salah satu perusahaan yang berlokasi di Jalan Elang, Distrik Kuala Kencana, Kabupaten Mimika.

Keterangan saksi menyebutkan, pelaku berinisial WBKD (32) memukul korban menggunakan palu. Akibat penganiayaan itu, korban mengalami luka berat pada kepala dan wajah sehingga dilarikan ke RSUD Mimika. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editir: Marthen LL Moru

 

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Polda Papua Ungkap Dua Kasus Dugaan Penimbunan BBM, Potensi Kerugian Negara Diprediksi Rp650 Juta

Polda Papua Ungkap Dua Kasus Dugaan Penimbunan BBM, Potensi Kerugian Negara Diprediksi Rp650 Juta

26 Juni 2026
Kembangkan Pangan Lokal, Mama-Mama Papua Dilatih Olah Sagu Menjadi Aneka Kue Bernilai Ekonomis

Kembangkan Pangan Lokal, Mama-Mama Papua Dilatih Olah Sagu Menjadi Aneka Kue Bernilai Ekonomis

26 Juni 2026
Satgas ODC-2026 Amankan Pria Diduga Terlibat Penembakan Pos Tower yang Gugurkan Briptu Alvando

Satgas ODC-2026 Amankan Pria Diduga Terlibat Penembakan Pos Tower yang Gugurkan Briptu Alvando

26 Juni 2026
Bobol SD Negeri 6 Mimika, Pemuda 21 Tahun Diciduk Tim Babat Polres Mimika

Bobol SD Negeri 6 Mimika, Pemuda 21 Tahun Diciduk Tim Babat Polres Mimika

26 Juni 2026
Sepuluh Anggota TPNPB-OPM Ikrar Setia Kembali ke Pangkuan Ibu Pertiwi

Sepuluh Anggota TPNPB-OPM Ikrar Setia Kembali ke Pangkuan Ibu Pertiwi

26 Juni 2026
Jabatan Kapolres Mimika Dirotasi, AKBP Alredo Agustinus Rumbiak Gantikan AKBP Billyandha

Jabatan Kapolres Mimika Dirotasi, AKBP Alredo Agustinus Rumbiak Gantikan AKBP Billyandha

26 Juni 2026

POPULER

  • SLB-SMP-SMA/SMK di Papua Tengah Gratis, Hubungi 0812-4154-7765 Jika Ada yang Pungut Biaya

    SLB-SMP-SMA/SMK di Papua Tengah Gratis, Hubungi 0812-4154-7765 Jika Ada yang Pungut Biaya

    688 shares
    Bagikan 275 Tweet 172
  • Jabatan Kapolres Mimika Dirotasi, AKBP Alredo Agustinus Rumbiak Gantikan AKBP Billyandha

    565 shares
    Bagikan 226 Tweet 141
  • Warga Flobamora di Nawaripi Panen Padi, Dukung Pengembangan Sektor Pertanian Mimika

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • “Kami Rindu UNCEN, Tapi Rektor Tolak Kami, Kembalikan Uang Saya Rp400 Ribu”

    527 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Ledakan yang Tewaskan Tiga Warga Sipil, Koops TNI Habema Tegaskan Tidak Ada Patroli di Danggoa

    522 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Patah Panah di Kwamki Narama, Dang dan Newegalen Akhiri Konflik Berdarah Setelah Korbankan 17 Jiwa

    518 shares
    Bagikan 207 Tweet 130
  • 160 ASN Pensiun di Tahun 2026, Pemkab Mimika Usulkan 274 Formasi CPNS

    518 shares
    Bagikan 207 Tweet 130
Next Post
Ketua Asosiasi Bupati Papua Tengah Minta Freeport Tidak Kurangi Setoran ke Daerah

Ketua Asosiasi Bupati Papua Tengah Minta Freeport Tidak Kurangi Setoran ke Daerah

Prakiraan Cuaca untuk Provinsi Papua Satu Pekan Kedepan, Sebagian Besar Daerah Cerah

Sejumlah Wilayah Masih Berpotensi Hujan, Kilat dan Angin Kencang sampai 26 Maret, Termasuk Papua Tengah

Tundukan Eleven Wise FC 2-1, Persiker Pimpin Sementara Klasemen Liga 4 Zona Papua

Tundukan Eleven Wise FC 2-1, Persiker Pimpin Sementara Klasemen Liga 4 Zona Papua

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id