ADVERTISEMENT
Senin, September 28, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

“Kami Rindu UNCEN, Tapi Rektor Tolak Kami, Kembalikan Uang Saya Rp400 Ribu”

Peserta aksi juga menyatakan akan terus menyuarakan tuntutannya hingga mendapat respons dari pihak kampus.

25 Juni 2026
0
“Kami Rindu UNCEN, Tapi Rektor Tolak Kami, Kembalikan Uang Saya Rp400 Ribu”

Univesitas Cenderawasih. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

JAYAPURA, Koranpapua.id- Batasan kuota penerimaan calon mahasiswa baru di Universitas Cenderawasih (UNCEN) Jayapura, Provinsi Papua membuat kecewa ratusan putra dan Putra Papua yang ingin melanjutkan kuliah di kampus tersebut.

Kekecewaan mereka disampaikan melalui aksi unjuk rasa yang digelar di depan gapura UNCEN pada Rabu 24 Juni 2026.

ADVERTISEMENT

Para calon mahasiswa yang itu, mendesak pihak rektorat menambah kuota penerimaan mahasiswa baru serta menerima kembali calon mahasiswa Papua yang dinyatakan tidak lulus seleksi.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Dalam aksi yang mengusung tema “Orang Papua Merdeka dari Kebodohan, Kemiskinan, dan Ketertinggalan”, mereka menyampaikan secara jujur rasa kekecewaan terhadap pembatasan kuota oleh pihak universitas.

Baca Juga

Satgas Pasgat dan Warga Koroway Batu Bersihkan Lingkungan Permukiman

Pria 25 Tahun Tewas dalam Dugaan Penganiayaan, Parang dan Anak Panah Diamankan Polisi

Berikut sejumlah ungkapan hati yang disampaikan melalui tulisan di poster yang dibawah dalam aksi demo tersebut.

“Kami Rindu UNCEN, Tetapi Rektor Tolak Kami”, “Saya Mahasiswa Baru Korban Lembaga UNCEN”, “Sudah Tes, Tetapi Nama Tidak Keluar”, “Kembalikan Uang Saya 400 Ribu.”

Salah satu mahasiswa UNCEN yang ikut dalam aksi demo tersebut mengatakan, dirinya bersama teman-teman mahasiswa lainnya terpaksa ikut dalam aksi demi tersebut.

Menurutnya, dalam aksi itu mereka bersama-sama calon mahasiswa menyuarakan hak-hak putra-putri Papua yang belum mendapatkan kesempatan berkuliah di kampus tersebut.

“Kami berdiri disini (Gapura UNCEN-Red) karena ada masalah yang harus diperjuangkan. Kami menuntut hak-hak kami sebagai mahasiswa,” ujarnya.

Menurutnya, UNCEN didirikan untuk melayani kebutuhan pendidikan masyarakat Papua. Karena itu, kesempatan bagi orang asli Papua untuk menempuh pendidikan di kampus tersebut harus diperluas.

“Tuntutan ini tidak salah, karena UNCEN hadir untuk orang Papua. Jadi, orang Papua yang ingin kuliah di UNCEN harus diterima seratus persen,” ujar Nando.

Calon mahasiswa baru menilai tujuan awal kehadiran UNCEN adalah untuk membantu masyarakat Papua keluar dari kemiskinan, ketidaktahuan, dan ketertinggalan melalui pendidikan.

Tetapi mereka menganggap kebijakan penerimaan mahasiswa baru saat ini belum sepenuhnya menjawab tujuan tersebut.

“Kami meminta mahasiswa baru yang dinyatakan tidak lulus segera diterima di UNCEN sesuai dengan jurusan yang mereka pilih,” ujarnya.

Peserta aksi juga menyatakan akan terus menyuarakan tuntutannya hingga mendapat respons dari pihak kampus.

Mereka bahkan mengancam akan melakukan pemalangan terhadap aktivitas kampus bila aspirasi tersebut tak ditindaklanjuti pimpinan universitas. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Kabut Asap Selimuti Timika, Jarak Pandang Turun di Bawah 2 Kilometer

Kabut Asap Selimuti Timika, Jarak Pandang Turun di Bawah 2 Kilometer

28 September 2026
SiLPA Mimika 2025 Capai Rp1,116 Triliun, Sebagian Dipakai Tutup Defisit APBD 2026

SiLPA Mimika 2025 Capai Rp1,116 Triliun, Sebagian Dipakai Tutup Defisit APBD 2026

28 September 2026
Samuel Yogi: Koperasi Mimika Harus Mandiri, Jangan Bergantung Proposal

Samuel Yogi: Koperasi Mimika Harus Mandiri, Jangan Bergantung Proposal

28 September 2026
Kemarau Panjang Ganggu Pangan Warga Jila, Pemkab Mimika Kirim 1,3 Ton Beras

Kemarau Panjang Ganggu Pangan Warga Jila, Pemkab Mimika Kirim 1,3 Ton Beras

28 September 2026
Serapan APBD Mimika Baru 44 Persen, Pemkab Kejar Ketertinggalan hingga Akhir Tahun

Serapan APBD Mimika Baru 44 Persen, Pemkab Kejar Ketertinggalan hingga Akhir Tahun

28 September 2026
Satgas Pasgat dan Warga Koroway Batu Bersihkan Lingkungan Permukiman

Satgas Pasgat dan Warga Koroway Batu Bersihkan Lingkungan Permukiman

26 September 2026

POPULER

  • Tragedi Jila: Siswi Diduga Tewas Kelaparan, 7 Anak Masih Disandera, Tokoh Amungme Desak TNI Tarik Pos Baru

    Tragedi Jila: Siswi Diduga Tewas Kelaparan, 7 Anak Masih Disandera, Tokoh Amungme Desak TNI Tarik Pos Baru

    585 shares
    Bagikan 234 Tweet 146
  • TPNPB Klaim Enam Anggotanya Terluka dalam Serangan Udara di Nduga

    556 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Pria 25 Tahun Tewas dalam Dugaan Penganiayaan, Parang dan Anak Panah Diamankan Polisi

    546 shares
    Bagikan 218 Tweet 137
  • Sekolah Mengajarkan Ilmu, Rumah Membentuk Jiwa Anak

    533 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Polisi Tangkap Tersangka Penembakan Konsultan BPKAD di Yahukimo

    532 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Pelaku Utama Pembunuhan di Jalan Kelimutu Timika Ditangkap, Polisi Ungkap Motif Dendam

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
  • Puskesmas Mapurujaya Dapat Dukungan PMT Rp200 Juta dari Distrik Mimika Timur

    523 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
Next Post
Provinsi Tersulit Akses Air Minum Layak: Papua Pegunungan Peringkat Satu, Papua Tengah ke-10

Provinsi Tersulit Akses Air Minum Layak: Papua Pegunungan Peringkat Satu, Papua Tengah ke-10

Pesan Gubernur Meki untuk Pelajar SMA/SMK: Gunakan Gadget untuk Perkenalkan Budaya Papua Tengah

Pesan Gubernur Meki untuk Pelajar SMA/SMK: Gunakan Gadget untuk Perkenalkan Budaya Papua Tengah

641 CASN di Puncak Jaya Terima SK Pengangkatan, Bupati Yuni: Siap Bertugas di Pelosok Daerah

641 CASN di Puncak Jaya Terima SK Pengangkatan, Bupati Yuni: Siap Bertugas di Pelosok Daerah

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id