ADVERTISEMENT
Senin, September 21, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

14 Anak Buah Kapal KM ASPAC 3 Belum Ditemukan, Pencarian Meluas ke Perairan Fakfak  

Kondisi perairan yang dikenal memiliki arus kuat dan ombak besar menjadi tantangan utama dalam proses pencarian.

20 Desember 2024
0
14 Anak Buah Kapal KM ASPAC 3 Belum Ditemukan, Pencarian Meluas ke Perairan Fakfak  

Monce Brury, Kepala Kantor SAR Sorong. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

SORONG, Koranpapua.id- Pencarian terhadap korban tenggelamnya KM ASPAC 3 di perairan antara Misool, Raja Ampat dengan Seram Maluku, Sabtu 14 Desember 2024, masih terus berlanjut.

Sampai dengan kemarin, 14 Anak Buah Kapal (ABK), termasuk bangkai kapal belum berhasil ditemukan.

ADVERTISEMENT

Jajaran Kantor SAR Sorong memperluas areal pencarian sampai kearah perairan Fakfak, Papua Barat.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Hal ini disampaikan Monce Brury, Kepala Kantor SAR Sorong dalam keterangannya, Kamis malam 19 Desember 2024.

Baca Juga

Tagih “Kuota Emas” CPNS 2024, Aliansi Pemuda Amungme Demo di Kantor Bupati Mimika

213 Liter Sopi Ditemukan dari Barang Bawaan Penumpang KM Leuser, Pemiliknya Misterius

Mendukung upaya pencarian, SAR Sorong mendapatkan bantuan dari armada KPLP Tual, yang melaksanakan pencarian di perairan Seram.

Meski sudah melakukan upaya pencarian dari Bula, Pulau Misool hingga Kabupaten Fakfak, namun belum berhasil menemukan para korban.

“Hasil masih nihil termasuk bangkai kapal KM ASPAC 3, titik awal hanyut pun belum diketahui lebih detail. Pencarian hari pertama hanya menemukan serpihan dan cool boks serta life jacket di tengah laut,” jelasnya.

Untuk diketahui KM ASPAC 3 bertolak dari Pelabuhan Perikanan Sorong pada Selasa 10 Desember 2024 sekitar pukul 23.00 WIT.

Kapal mengangkut 17 ABK termasuk nakhoda untuk mencari ikan di wilayah perairan Misool.

Kapten KM ASPAC 17 melaporkan koordinat terakhir kapal pada Sabtu 14 Desember 2024 sekitar pukul 14.00 WIT di posisi 2°28’12.00”S – 130°8’38.40”T.

Pada Senin 16 Desember 2024, dua ABK ditemukan selamat oleh KM ASPAC 17 di posisi koordinat 2°35’1.06”S – 130°30’1.07”T, setelah mereka terapung di sekitar rumah ikan apung (rompong).

Kasi Operasi Kantor SAR Sorong Hidayat mengatakan, kondisi perairan yang dikenal memiliki arus kuat dan ombak besar menjadi tantangan utama dalam proses pencarian. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Tersisa Tiga Bulan, Serapan APBD Mimika Baru 48 Persen, Target 90 Persen Diburu

Tersisa Tiga Bulan, Serapan APBD Mimika Baru 48 Persen, Target 90 Persen Diburu

21 September 2026
80 Siswa Mimika Dilatih Jadi Dokter Cilik, Agustina Dorong Pesan Kesehatan Menyebar

80 Siswa Mimika Dilatih Jadi Dokter Cilik, Agustina Dorong Pesan Kesehatan Menyebar

21 September 2026
Sambut HUT TNI ke-81, Lanal Timika Salurkan Sembako bagi Warga Nawaripi

Sambut HUT TNI ke-81, Lanal Timika Salurkan Sembako bagi Warga Nawaripi

21 September 2026
Sekolah Bukan Sekadar Tempat Belajar, Dinkes Mimika Dorong Kebiasaan Hidup Sehat Sejak Dini

Sekolah Bukan Sekadar Tempat Belajar, Dinkes Mimika Dorong Kebiasaan Hidup Sehat Sejak Dini

21 September 2026
Pemkab Mimika Dorong Pelayanan Adminduk Menjangkau Warga Pegunungan dan Pesisir

Pemkab Mimika Dorong Pelayanan Adminduk Menjangkau Warga Pegunungan dan Pesisir

21 September 2026
80 Siswa dan Guru Mimika Dibekali Keterampilan Jadi Kader Kesehatan Sekolah

80 Siswa dan Guru Mimika Dibekali Keterampilan Jadi Kader Kesehatan Sekolah

21 September 2026

POPULER

  • Kecelakaan Tunggal di Depan Katedral Tiga Raja Timika, Pengendara Motor Tewas

    Kecelakaan Tunggal di Depan Katedral Tiga Raja Timika, Pengendara Motor Tewas

    539 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Ketua Lemasa Sem Bukaleng Soroti Eksekusi Tanah SP 2, Minta Mediasi Dibuka Kembali

    530 shares
    Bagikan 212 Tweet 133
  • Di Tanah Kaya Emas, Kisah Benediktus, Pelajar di Mimika yang Mendulang demi Baju Sekolah

    528 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Demerina Menangis Saat Hendak Bercerita, Trauma Usai 20 Hari Disandera KKB

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
  • Diburu Berbulan-bulan, TN Terduga Pelaku Kekerasan Seksual di Kali Wania Ditangkap Polisi

    524 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
  • PN Timika Eksekusi Lahan Sengketa di SP 2, Bangunan di Atas Tanah Dibongkar

    520 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • Pengemudi Lajuran Aris Sanda Tewas, Ditemukan dalam Mobil yang Terbakar

    520 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
Next Post
Ajak Jaga Kamtibmas, Kapolres Mimika Duduk Bersama Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama

Ajak Jaga Kamtibmas, Kapolres Mimika Duduk Bersama Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama

Polisi Olah TKP Kasus Penikaman di Belakang Hotel Serayu, Pelaku Reka 14 Adegan

Polisi Olah TKP Kasus Penikaman di Belakang Hotel Serayu, Pelaku Reka 14 Adegan

Pelestarian Noken Papua Hadapi Tantangan Penggantian Bahan Baku Alami dengan Benang Sintetis

Pelestarian Noken Papua Hadapi Tantangan Penggantian Bahan Baku Alami dengan Benang Sintetis

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id