ADVERTISEMENT
Senin, April 27, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua Tengah Mimika

300 Aparat Gabungan TNI-Polri Diterjunkan, Amankan Aksi Demo Front Rakyat Papua di Timika

Seluruh personel diinstruksikan mengedepankan pendekatan humanis, dan untuk massa aksi di himbau untuk menyampaikan aspirasi dengan baik.

7 April 2026
0
300 Aparat Gabungan TNI-Polri Diterjunkan, Amankan Aksi Demo Front Rakyat Papua di Timika

Massa Front Rakyat Papua Timika saat melakukan long march dari Timika Indah menuju gedung DPRK Mimika, Selasa 7 April 2026. (foto: Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Ratusan massa yang tergabung dalam Front Rakyat Papua (FRP) menggelar aksi demo damai di Timika, Rabu 7 April 2026.

Sejak pagi hari massa mulai berkumpul di sekitaran Bundaran Eme Neme Yauware, Jalan Budi Utomo dan menyampaikan sejumlah tuntutan.

ADVERTISEMENT

Massa kemudian melakukan long march ke gedung DPR Kabupaten Mimika di Jalan Cenderawasih.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Dalam aksi tersebut massa juga membawa sejumlah spanduk yang bertuliskan menolak investasi, termasuk menolak militerisme di Papua.

Baca Juga

Unjuk Rasa di DPRP Papua Tengah, Mahasiswa Desak Pempus Tarik Pasukan Non Organik

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Menteri Agama Dukung Kesuksesan Pesparani IV Papua Barat

Adapun sejumlah tuntutan yang disampaikan dalam aksi tersebut yakni,  mulai dari persoalan buruh, lingkungan, masyarakat adat, hingga kondisi rakyat kecil.

Massa aksi menyoroti PT Freeport, MRP dan pengembalian Otonomi Khusus (Otsus), serta hak menentukan nasib sendiri.
‎‎Wegobi Pigai dalam orasinya menyampaikan bahwa aksi ini merupakan bentuk kekecewaan dan perlawanan terhadap berbagai kebijakan yang dinilai belum berpihak kepada rakyat Papua.

‎‎“Kami turun hari ini untuk menyuarakan bahwa tanah ini adalah milik kami. 59 tahun sudah Freeport hadir, tetapi rakyat masih hidup dalam kesulitan. Kami minta keadilan, kami minta hak kami dikembalikan,” tegas Wegobi.

Untuk mengamankan pelaksanaan aksi demo tersebut, sebanyak 300 personel gabungan TNI dan Polri disiagakan.

Aparat keamanan melakukan pengaturan di sejumlah titik guna memastikan kegiatan berjalan aman dan lancar.

Kapolres Mimika, AKBP Billyandha Hildiario Budiman, menyampaikan bahwa pengamanan dilakukan secara terpadu oleh personel Polres Mimika bersama unsur TNI dari Yonif, Kodim, serta Brimob Batalyon B.

“Untuk kegiatan hari ini, kami dari Polres Mimika bersama TNI dan Brimob melaksanakan pengamanan aksi unjuk rasa pada 7 April 2026 dengan sasaran di Kantor DPRK Kabupaten Mimika,” ujarnya.

Ia menjelaskan, total 300 personel ditempatkan di empat titik yang menjadi lokasi kumpul massa sebelum bergerak menuju DPRK.

Kepolisian juga telah berkoordinasi dengan pihak DPRK Mimika untuk menerima perwakilan massa aksi guna menyampaikan aspirasi secara langsung.

“Kami harapkan pelaksanaan aksi hari ini dapat berjalan aman dan tertib serta tidak mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya di Kabupaten Mimika,” tambahnya.

Dalam pengamanan tersebut, seluruh personel diinstruksikan mengedepankan pendekatan humanis, dan untuk massa aksi di himbau untuk menyampaikan aspirasi dengan baik.

“Kami menekankan pendekatan humanis dalam pelayanan. Selain itu, kami mendorong agar aspirasi disampaikan melalui audiensi dengan DPRK agar dapat tersalurkan dengan baik dan menghindari potensi gangguan keamanan,” pungkasnya. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Unjuk Rasa di DPRP Papua Tengah, Mahasiswa Desak Pempus Tarik Pasukan Non Organik

Unjuk Rasa di DPRP Papua Tengah, Mahasiswa Desak Pempus Tarik Pasukan Non Organik

27 April 2026
Di Tengah Efisiensi Anggaran, Menteri Agama Dukung Kesuksesan Pesparani IV Papua Barat

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Menteri Agama Dukung Kesuksesan Pesparani IV Papua Barat

27 April 2026
Polsek Mimika Baru Edukasi Anti-Bullying, Tekankan Disiplin Sejak Dini

Polsek Mimika Baru Edukasi Anti-Bullying, Tekankan Disiplin Sejak Dini

27 April 2026
Jalan Banti-Kimbeli Terputus Total, Pemkab Mimika dan Freeport Koordinasi Lakukan Perbaikan

Jalan Banti-Kimbeli Terputus Total, Pemkab Mimika dan Freeport Koordinasi Lakukan Perbaikan

27 April 2026
Kendaraan Dinas Harus Dikembalikan, Instruksi Bupati Mimika Diabaikan

Kendaraan Dinas Harus Dikembalikan, Instruksi Bupati Mimika Diabaikan

27 April 2026
Kementerian PKP RI Hadirkan 3.000 Unit Hunian Layak di Papua

Kementerian PKP RI Hadirkan 3.000 Unit Hunian Layak di Papua

27 April 2026

POPULER

  • Atasi Ketimpangan Tenaga Pengajar, Disdik Mimika Atur Penempatan Guru Demi Pemerataan

    Atasi Ketimpangan Tenaga Pengajar, Disdik Mimika Atur Penempatan Guru Demi Pemerataan

    633 shares
    Bagikan 253 Tweet 158
  • SK LMHA Belum Bisa Terbit, Bupati Johannes Rettob: Diperbaiki atau Musda Ulang

    589 shares
    Bagikan 236 Tweet 147
  • Yones Yohame Tewas di Depan Rumahnya, Aparat Gabungan Buru Anggota OPM Pelaku Penembakan

    545 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • Sekuriti Hotel Rylich Panorama Tewas Ditikam OTK

    541 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • 30 Personel Brimob Dikerahkan Kejar Buronan Kasus Pembunuhan Dua Marinir

    528 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Senator Perempuan di DPR PT Kritik Kunjungan Wapres Gibran ke Tanah Papua

    521 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • Karaka Mimika Kuasai Pasar Malaysia dan Singapura, Januari-April 2026 Sumbang Devisa Rp800 Juta

    519 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
Next Post
Parade Paskah PGGM di Timika Jadi Simbol Persatuan Lintas Agama

Parade Paskah PGGM di Timika Jadi Simbol Persatuan Lintas Agama

Polres dan Pemda Nabire akan Evaluasi Organisasi yang Tidak Jelas Legalitasnya

Polres dan Pemda Nabire akan Evaluasi Organisasi yang Tidak Jelas Legalitasnya

Kasus Pembunuhan Nakes: Sepuluh Anggota KKB Ditetapkan Tersangka, Empat Orang Menyerahkan Diri

Kasus Pembunuhan Nakes: Sepuluh Anggota KKB Ditetapkan Tersangka, Empat Orang Menyerahkan Diri

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id