ADVERTISEMENT
Minggu, Agustus 23, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim Info Terkini

Polres dan Pemda Nabire akan Evaluasi Organisasi yang Tidak Jelas Legalitasnya

Langkah evaluasi tersebut bertujuan untuk menjaga stabilitas daerah serta mendukung kelancaran percepatan pembangunan di Kabupaten Nabire.

7 April 2026
0
Polres dan Pemda Nabire akan Evaluasi Organisasi yang Tidak Jelas Legalitasnya

AKBP Samuel Tatiratu, Kapolres Nabire (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

NABIRE, Koranpapua.id– Belakangan ini banyak bermunculan organisasi yang dibentuk sekelompok orang dengan visi dan misi yang tidak jelas.

Di antara organisasi yang bermuculan itu, lebih kepada orientasi menjadi pendukung atau pelopor untuk melakukan aksi unjuk rasa di Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah.

ADVERTISEMENT

Terkait itu, Polres Nabire bersama Pemerintah Daerah (Pemda) Nabire akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap legalitas organisasi.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Keberadaan organisasi yang tidak terdaftar atau tidak jelas legalitasnya akan menjadi perhatian bersama pemerintah daerah,” tegas AKBP Samuel Tatiratu, Kapolres Nabire kepada awak media, Selasa 6 April 2026.

Baca Juga

Satgas Pasgat Evakuasi Ibu Hamil 33 Minggu dari Sinak Menuju RSUD Mimika 

Peringati Empat Tahun Kasus Mutilasi di Mimika, Keluarga Minta Hukuman Pelaku Tak Dikurangi

Mantan Kapolres Asmat itu, menjelaskan bahwa pembahasan rencana evaluasi organisasi yang tidak jelas ini, sudah dilakukan pada pertemuan-pertemuan sebelumnya.

Meski demikian, Samuel mengakui sejumlah kesepakatan yang telah ditetapkan dalam pertemuan belum dituangkan secara tertulis.

“Evaluasi ini penting untuk melihat organisasi mana yang jelas. Karena ada organisasi yang selalu terlibat dalam dukungan aksi demonstrasi,” tegas Samuel.

Meski tidak menyampaikan sanksi apa yang akan diberikan kepada organisasi yang tidak jelas alias tidak terdaftar, namun Samuel menyampaikan keberadaan organisasi yang tidak jelas akan untuk duduk bersama Pemda.

“Nanti akan melibatkan Pemda serta instansi terkait, termasuk Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, guna memastikan legalitas organisasi yang beroperasi di wilayah Nabire,” pungkasnya.

Samuel menuturkan, bahwa langkah evaluasi tersebut bertujuan untuk menjaga stabilitas daerah serta mendukung kelancaran percepatan pembangunan di Kabupaten Nabire.

“Dengan melihat keberadaan organisasi-organisasi yang tidak terdaftar atau tidak sah, diharapkan tidak mengganggu keberlangsungan percepatan pembangunan,” tandasnya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Satgas Pasgat Evakuasi Ibu Hamil 33 Minggu dari Sinak Menuju RSUD Mimika 

Satgas Pasgat Evakuasi Ibu Hamil 33 Minggu dari Sinak Menuju RSUD Mimika 

22 Agustus 2026
Peringati Empat Tahun Kasus Mutilasi di Mimika, Keluarga Minta Hukuman Pelaku Tak Dikurangi

Peringati Empat Tahun Kasus Mutilasi di Mimika, Keluarga Minta Hukuman Pelaku Tak Dikurangi

22 Agustus 2026
Pasutri asal China Dideportasi dari Indonesia, Diduga Lakukan Pemburuan Hewan Dilindungi di Papua 

Pasutri asal China Dideportasi dari Indonesia, Diduga Lakukan Pemburuan Hewan Dilindungi di Papua 

22 Agustus 2026
60 Ribu Masker Disiapkan Antisipasi Melonjaknya Kasus ISPA di Papua Tengah

60 Ribu Masker Disiapkan Antisipasi Melonjaknya Kasus ISPA di Papua Tengah

22 Agustus 2026
Kabupaten di Papua Tengah Wajib Usulkan 10 Program Prioritas untuk Program 2027

Tangani Kebakaran Hutan dan Lahan: Pemprov Kerahkan Armada Gabungan, Kabut Asap Terlihat Nyata di Nabire

22 Agustus 2026
23 Bandara Tersebar di Papua Tengah: Terbanyak di Indonesia, Mozes Kilangin yang Terbesar

23 Bandara Tersebar di Papua Tengah: Terbanyak di Indonesia, Mozes Kilangin yang Terbesar

22 Agustus 2026

POPULER

  • Rencana Kacaukan Upacara HUT ke-81 RI, Tiga Anggota OPM Tewas Diterjang Peluru TNI, Amankan Delapan Senjata Api 

    Rencana Kacaukan Upacara HUT ke-81 RI, Tiga Anggota OPM Tewas Diterjang Peluru TNI, Amankan Delapan Senjata Api 

    725 shares
    Bagikan 290 Tweet 181
  • Kontak Tembak di Jila-Mimika, Satu Prajurit TNI Gugur, Dua Terluka

    612 shares
    Bagikan 245 Tweet 153
  • Sembilan Perempuan di Jila Mimika Dikabarkan Disandera, Seorang Ibu Dilaporkan Tewas

    609 shares
    Bagikan 244 Tweet 152
  • Kontraktor OAP Palang Kantor BPBJ Mimika, Desak Bupati Turun Tangan

    588 shares
    Bagikan 235 Tweet 147
  • Kontraktor OAP Palang UPBJ, Bupati Mimika: “Kalau Sudah Dipercaya, Jangan Jual Proyek”

    559 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • Pelarian Berakhir, Terduga Pelaku Pembunuhan di KM 10 Mimika Ditangkap Polisi di Makassar

    556 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Dugaan Penyanderaan 9 Perempuan di Jila, Polres Mimika Minta Bantuan Brimob

    542 shares
    Bagikan 217 Tweet 136
Next Post
Kasus Pembunuhan Nakes: Sepuluh Anggota KKB Ditetapkan Tersangka, Empat Orang Menyerahkan Diri

Kasus Pembunuhan Nakes: Sepuluh Anggota KKB Ditetapkan Tersangka, Empat Orang Menyerahkan Diri

Bertemu Tokoh Masyarakat Adat Mee Pago, Kementerian HAM Kirim Tim ke Dogiayai

Demo di DPRK Mimika: FRP Angkat Isu Otsus, Freeport dan Militerisme

Demo di DPRK Mimika: FRP Angkat Isu Otsus, Freeport dan Militerisme

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id