ADVERTISEMENT
Jumat, Mei 22, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim Info Terkini

Polres dan Pemda Nabire akan Evaluasi Organisasi yang Tidak Jelas Legalitasnya

Langkah evaluasi tersebut bertujuan untuk menjaga stabilitas daerah serta mendukung kelancaran percepatan pembangunan di Kabupaten Nabire.

7 April 2026
0
Polres dan Pemda Nabire akan Evaluasi Organisasi yang Tidak Jelas Legalitasnya

AKBP Samuel Tatiratu, Kapolres Nabire (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

NABIRE, Koranpapua.id– Belakangan ini banyak bermunculan organisasi yang dibentuk sekelompok orang dengan visi dan misi yang tidak jelas.

Di antara organisasi yang bermuculan itu, lebih kepada orientasi menjadi pendukung atau pelopor untuk melakukan aksi unjuk rasa di Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah.

ADVERTISEMENT

Terkait itu, Polres Nabire bersama Pemerintah Daerah (Pemda) Nabire akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap legalitas organisasi.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Keberadaan organisasi yang tidak terdaftar atau tidak jelas legalitasnya akan menjadi perhatian bersama pemerintah daerah,” tegas AKBP Samuel Tatiratu, Kapolres Nabire kepada awak media, Selasa 6 April 2026.

Baca Juga

Perkelahian Dua Pria di Timika Berujung Korban Dilarikan ke RSMM, Pelaku Masuk Tahanan Polisi

132 Tahun Misi Katolik di Papua: Uskup Timika Hadiri Prosesi Adat yang Gelar Umat Muslim Fakfak

Mantan Kapolres Asmat itu, menjelaskan bahwa pembahasan rencana evaluasi organisasi yang tidak jelas ini, sudah dilakukan pada pertemuan-pertemuan sebelumnya.

Meski demikian, Samuel mengakui sejumlah kesepakatan yang telah ditetapkan dalam pertemuan belum dituangkan secara tertulis.

“Evaluasi ini penting untuk melihat organisasi mana yang jelas. Karena ada organisasi yang selalu terlibat dalam dukungan aksi demonstrasi,” tegas Samuel.

Meski tidak menyampaikan sanksi apa yang akan diberikan kepada organisasi yang tidak jelas alias tidak terdaftar, namun Samuel menyampaikan keberadaan organisasi yang tidak jelas akan untuk duduk bersama Pemda.

“Nanti akan melibatkan Pemda serta instansi terkait, termasuk Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, guna memastikan legalitas organisasi yang beroperasi di wilayah Nabire,” pungkasnya.

Samuel menuturkan, bahwa langkah evaluasi tersebut bertujuan untuk menjaga stabilitas daerah serta mendukung kelancaran percepatan pembangunan di Kabupaten Nabire.

“Dengan melihat keberadaan organisasi-organisasi yang tidak terdaftar atau tidak sah, diharapkan tidak mengganggu keberlangsungan percepatan pembangunan,” tandasnya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Perkelahian Dua Pria di Timika Berujung Korban Dilarikan ke RSMM, Pelaku Masuk Tahanan Polisi

Perkelahian Dua Pria di Timika Berujung Korban Dilarikan ke RSMM, Pelaku Masuk Tahanan Polisi

22 Mei 2026
Perarakan Arca Bunda Maria Warnai Napak Tilas 132 Tahun Misi Katolik di Tanah Papua

132 Tahun Misi Katolik di Papua: Uskup Timika Hadiri Prosesi Adat yang Gelar Umat Muslim Fakfak

22 Mei 2026
Perarakan Arca Bunda Maria Warnai Napak Tilas 132 Tahun Misi Katolik di Tanah Papua

Perarakan Arca Bunda Maria Warnai Napak Tilas 132 Tahun Misi Katolik di Tanah Papua

22 Mei 2026
Disaksikan Istri, Pencari Karaka di Timika Diterkam Buaya, SAR Lakukan Pencarian

Disaksikan Istri, Pencari Karaka di Timika Diterkam Buaya, SAR Lakukan Pencarian

22 Mei 2026
Perkuat Program Kesehatan, Dinkes Mimika Advokasi Promkes bersama Lembaga Adat dan Aparat Kampung

Perkuat Program Kesehatan, Dinkes Mimika Advokasi Promkes bersama Lembaga Adat dan Aparat Kampung

22 Mei 2026
SMAN 3 Kokonao Juara Kapolda Papua Tengah Cup II, Bungkam SMA Taruna 3-0

SMAN 3 Kokonao Juara Kapolda Papua Tengah Cup II, Bungkam SMA Taruna 3-0

22 Mei 2026

POPULER

  • Larangan Pemutaran Film Pesta Babi, Ini Pernyataan Kapendam XVII/Cenderawasih

    Larangan Pemutaran Film Pesta Babi, Ini Pernyataan Kapendam XVII/Cenderawasih

    564 shares
    Bagikan 226 Tweet 141
  • YPMAK dan UPN “Veteran” Yogyakarta Kolaborasi Kembangkan SDM Unggul Masyarakat Tujuh Suku di Mimika

    553 shares
    Bagikan 221 Tweet 138
  • Pdt. Anton Wamang Klarifikasi Peristiwa Penembakan di Tembagapura: ‘TNI Tidak Terlibat Kematian Putri Saya’

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Gubernur Matius Fakhiri: Tiga Penyakit Ini Pembunuh Terbesar Orang Asli Papua

    547 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Perkelahian Dua Pria di Timika Berujung Korban Dilarikan ke RSMM, Pelaku Masuk Tahanan Polisi

    541 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Delapan Pendulang Emas Tewas di Yahukimo, Jubir TPNPB: Pembunuhan sebagai Aksi Balas Dendam

    531 shares
    Bagikan 212 Tweet 133
  • SMI-KP Kota Studi Nabire Gelar Mimbar Bebas, Tolak Rencana Pemekaran DOB di Wilayah Paniai

    523 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
Next Post
Kasus Pembunuhan Nakes: Sepuluh Anggota KKB Ditetapkan Tersangka, Empat Orang Menyerahkan Diri

Kasus Pembunuhan Nakes: Sepuluh Anggota KKB Ditetapkan Tersangka, Empat Orang Menyerahkan Diri

Bertemu Tokoh Masyarakat Adat Mee Pago, Kementerian HAM Kirim Tim ke Dogiayai

Demo di DPRK Mimika: FRP Angkat Isu Otsus, Freeport dan Militerisme

Demo di DPRK Mimika: FRP Angkat Isu Otsus, Freeport dan Militerisme

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id