ADVERTISEMENT
Senin, April 20, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim Info Terkini

Polres dan Pemda Nabire akan Evaluasi Organisasi yang Tidak Jelas Legalitasnya

Langkah evaluasi tersebut bertujuan untuk menjaga stabilitas daerah serta mendukung kelancaran percepatan pembangunan di Kabupaten Nabire.

7 April 2026
0
Polres dan Pemda Nabire akan Evaluasi Organisasi yang Tidak Jelas Legalitasnya

AKBP Samuel Tatiratu, Kapolres Nabire (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

NABIRE, Koranpapua.id– Belakangan ini banyak bermunculan organisasi yang dibentuk sekelompok orang dengan visi dan misi yang tidak jelas.

Di antara organisasi yang bermuculan itu, lebih kepada orientasi menjadi pendukung atau pelopor untuk melakukan aksi unjuk rasa di Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah.

ADVERTISEMENT

Terkait itu, Polres Nabire bersama Pemerintah Daerah (Pemda) Nabire akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap legalitas organisasi.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Keberadaan organisasi yang tidak terdaftar atau tidak jelas legalitasnya akan menjadi perhatian bersama pemerintah daerah,” tegas AKBP Samuel Tatiratu, Kapolres Nabire kepada awak media, Selasa 6 April 2026.

Baca Juga

Pemerintah Resmi Naikkan Harga BBM di Seluruh Wilayah Papua

Mini Soccer Kapolda Papua Tengah Cup 2026 Resmi Bergulir, Diikuti 32 SMP di Mimika

Mantan Kapolres Asmat itu, menjelaskan bahwa pembahasan rencana evaluasi organisasi yang tidak jelas ini, sudah dilakukan pada pertemuan-pertemuan sebelumnya.

Meski demikian, Samuel mengakui sejumlah kesepakatan yang telah ditetapkan dalam pertemuan belum dituangkan secara tertulis.

“Evaluasi ini penting untuk melihat organisasi mana yang jelas. Karena ada organisasi yang selalu terlibat dalam dukungan aksi demonstrasi,” tegas Samuel.

Meski tidak menyampaikan sanksi apa yang akan diberikan kepada organisasi yang tidak jelas alias tidak terdaftar, namun Samuel menyampaikan keberadaan organisasi yang tidak jelas akan untuk duduk bersama Pemda.

“Nanti akan melibatkan Pemda serta instansi terkait, termasuk Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, guna memastikan legalitas organisasi yang beroperasi di wilayah Nabire,” pungkasnya.

Samuel menuturkan, bahwa langkah evaluasi tersebut bertujuan untuk menjaga stabilitas daerah serta mendukung kelancaran percepatan pembangunan di Kabupaten Nabire.

“Dengan melihat keberadaan organisasi-organisasi yang tidak terdaftar atau tidak sah, diharapkan tidak mengganggu keberlangsungan percepatan pembangunan,” tandasnya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Pemerintah Resmi Naikkan Harga BBM di Seluruh Wilayah Papua

Pemerintah Resmi Naikkan Harga BBM di Seluruh Wilayah Papua

19 April 2026
Mini Soccer Kapolda Papua Tengah Cup 2026 Resmi Bergulir, Diikuti 32 SMP di Mimika

Mini Soccer Kapolda Papua Tengah Cup 2026 Resmi Bergulir, Diikuti 32 SMP di Mimika

19 April 2026
Perkuat Pengembangan Pendidikan, Pemprov Papua Selatan Gandeng UNS Surakarta

Perkuat Pengembangan Pendidikan, Pemprov Papua Selatan Gandeng UNS Surakarta

19 April 2026
Komnas HAM Resmi Nyatakan 12 Warga Sipil Tewas dalam Kontak Tembak TNI-OPM di Puncak

Komnas HAM Resmi Nyatakan 12 Warga Sipil Tewas dalam Kontak Tembak TNI-OPM di Puncak

19 April 2026
Puluhan Liter Sopi Tanpa Pemilik Gagal Masuk Timika

Puluhan Liter Sopi Tanpa Pemilik Gagal Masuk Timika

19 April 2026
Kapolresta Rilis Pengungkapan Terbesar Narkoba di Empat Bulan Pertama 2026, Mencapai 8,3 Kg

Kapolresta Rilis Pengungkapan Terbesar Narkoba di Empat Bulan Pertama 2026, Mencapai 8,3 Kg

18 April 2026

POPULER

  • Evakuasi Guru yang Menderita Sakit di Distrik Hoya Masih Terkendala Cuaca Buruk

    Dapodik Mimika Bermasalah, Kadisdik: Data Pusat dan Kondisi Rill di Sekolah Jauh Berbeda

    568 shares
    Bagikan 227 Tweet 142
  • Delapan ASN Pemkot Jayapura Dipecat

    557 shares
    Bagikan 223 Tweet 139
  • Kereta Api Segera Hadir di Papua: Rute Pertama Hubungkan Kota Jayapura dengan Kabupaten Jayapura

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Keributan di Tengah Suasana Duka, Satu Warga Dilaporkan Tewas, Empat Polisi Terluka

    537 shares
    Bagikan 215 Tweet 134
  • Asosiasi Gubernur se-Tanah Papua Bertemu Dirjen Perimbangan Keuangan, Ini Hasilnya

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Pemerintah Resmi Naikkan Harga BBM di Seluruh Wilayah Papua

    532 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Skandal Standar MBG Mimika: 11 SPPG Ditutup, Pengawasan Dipertanyakan

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
Next Post
Kasus Pembunuhan Nakes: Sepuluh Anggota KKB Ditetapkan Tersangka, Empat Orang Menyerahkan Diri

Kasus Pembunuhan Nakes: Sepuluh Anggota KKB Ditetapkan Tersangka, Empat Orang Menyerahkan Diri

Bertemu Tokoh Masyarakat Adat Mee Pago, Kementerian HAM Kirim Tim ke Dogiayai

Demo di DPRK Mimika: FRP Angkat Isu Otsus, Freeport dan Militerisme

Demo di DPRK Mimika: FRP Angkat Isu Otsus, Freeport dan Militerisme

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id