ADVERTISEMENT
Selasa, Mei 19, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim Info Terkini

Saat Ini KKB Yahukimo Diperkirakan Masih Diperkuat 200 Anggota, Awal 2026 Terjadi 23 Kasus Teror

“Motifnya hanya satu yaitu ingin menunjukan eksistensinya di dunia internasional tentang pergerakan Papua merdeka yang ingin memisahkan diri dari NKRI”.

17 Februari 2026
0
Saat Ini KKB Yahukimo Diperkirakan Masih Diperkuat 200 Anggota, Awal 2026 Terjadi 23 Kasus Teror

Satuan Tugas (Satgas) Operasi Damai Cartenz mengungkap jumlah anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang ada di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

JAYAPURA, Koranpapua.id- Berbagai aksi teror masih terus dilakukan anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di wilayah Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan.

Aksi teror berupa pembakaran fasilitas umum dan melakukan penembakan terhadap aparat dan warga sipil, sebagai salah satu cara KKB untuk menyampaikan ke publik bahwa kelompok ini masih eksis.

ADVERTISEMENT

Terkait dengan keberadaan KKB, Satuan Tugas (Satgas) Operasi Damai Cartenz (ODC) mengungkap bahwa jumlah anggota KKB yang masih bergerylia di wilayah Yahukimo diperkirakan sekitar 200 orang.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Kombes Pol Yusuf Sutejo, Kasatgas Humas Damai Cartenz, mengatakan bahwa keseluruhan anggota KKB Yahukimo kurang lebih 200 orang, kini tersebar di beberapa titik.

Baca Juga

Serapan Anggaran Rendah, Bappeda Mimika Dorong OPD Percepat Input Realisasi Kegiatan di Si-Monev

Pengisian Jabatan: ASN OAP Harus Mampu Bersaing Jangan Bergantung Afirmasi Otsus

“Di antaranya kelompok Sisibia, Semut Merah, Kanibal dan pemimpinnya adalah Elkius Kobak,” ujar Kombes Yusuf kepada wartawan di Jayapura, Senin 16 Februari 2026.

Banyaknya kelompok ini, menurut Yusuf, membuat mereka sering melakukan aksi teror secara serentak di beberapa lokasi.

“Karena jumlah kelompok ini cukup banyak, mereka bisa melakukan aksi teror secara serentak,” pungkasnya.

Ia mencontohkan, penembakan pesawat Smart Air dilakukan hari Rabu 11 Februari, kemudian sehari setelah itu, Kamis 12 Februari 2026, kelompok ini kembali melakukan penembakan terhadap sopir di jalan Logpon-Dekai.

Menurut Kombes Yusuf, jumlah anggota KKB yang cukup banyak membuat teror kejahatan semakin meningkat.

Ini bisa dilihat pada periode sejak Januari hingga saat jelang akhir Februari, sudah ada 23 kasus teror oleh KKB.

“Untuk jumlah senjata cukup banyak dan masih didalami karena masing-masing kelompok membawa senjata,” katanya sambari menuturkan bahwa motif teror KKB Yahukimo untuk menunjukan aksistensi pergerakan Papua merdeka.

“Motifnya hanya satu yaitu ingin menunjukan eksistensinya di dunia internasional tentang pergerakan Papua merdeka yang ingin memisahkan diri dari NKRI,” jelasnya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Serapan Anggaran Rendah, Bappeda Mimika Dorong OPD Percepat Input Realisasi Kegiatan di Si-Monev

Serapan Anggaran Rendah, Bappeda Mimika Dorong OPD Percepat Input Realisasi Kegiatan di Si-Monev

19 Mei 2026
Pengisian Jabatan: ASN OAP Harus Mampu Bersaing Jangan Bergantung Afirmasi Otsus

Pengisian Jabatan: ASN OAP Harus Mampu Bersaing Jangan Bergantung Afirmasi Otsus

19 Mei 2026
DP3A Mimika Gencarkan Pencegahan Kekerasan Anak dan Perempuan di Kampung Minabua

DP3A Mimika Gencarkan Pencegahan Kekerasan Anak dan Perempuan di Kampung Minabua

19 Mei 2026
Layanan Hukum Gratis: 2.025 Posbankum di Papua Barat dan PBD Diresmikan

Layanan Hukum Gratis: 2.025 Posbankum di Papua Barat dan PBD Diresmikan

19 Mei 2026
Hasil Pengawasan BPKP Temukan Kenaikan Angka Stunting di Papua Selatan

Hasil Pengawasan BPKP Temukan Kenaikan Angka Stunting di Papua Selatan

19 Mei 2026
Koops Habema: Ledakan di Gereja Stasi Santo Paulus Nabuni Bukan Granat TNI

Koops Habema: Ledakan di Gereja Stasi Santo Paulus Nabuni Bukan Granat TNI

19 Mei 2026

POPULER

  • Larangan Pemutaran Film Pesta Babi, Ini Pernyataan Kapendam XVII/Cenderawasih

    Larangan Pemutaran Film Pesta Babi, Ini Pernyataan Kapendam XVII/Cenderawasih

    558 shares
    Bagikan 223 Tweet 140
  • Pdt. Anton Wamang Klarifikasi Peristiwa Penembakan di Tembagapura: ‘TNI Tidak Terlibat Kematian Putri Saya’

    546 shares
    Bagikan 218 Tweet 137
  • YPMAK dan UPN “Veteran” Yogyakarta Kolaborasi Kembangkan SDM Unggul Masyarakat Tujuh Suku di Mimika

    545 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • Gubernur Matius Fakhiri: Tiga Penyakit Ini Pembunuh Terbesar Orang Asli Papua

    535 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Nobar Film Pesta Babi di Purworejo, Karang Taruna Galang Dana untuk Pengungsi Papua

    523 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Rolling Jabatan Belum Dilakukan, Bupati Johannes Rettob Minta ASN Fokus Bekerja

    523 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • SMI-KP Kota Studi Nabire Gelar Mimbar Bebas, Tolak Rencana Pemekaran DOB di Wilayah Paniai

    518 shares
    Bagikan 207 Tweet 130
Next Post
Tiga Anggota Pemberontak di Wilayah Kiwirok Kembali ke Pangkuan NKRI, Serahkan Satu Pucuk Sejata Api

Tiga Anggota Pemberontak di Wilayah Kiwirok Kembali ke Pangkuan NKRI, Serahkan Satu Pucuk Sejata Api

114 Satwa Endemik Papua Diselundupkan Melalui Kapal Penumpang, Terungkap di Pelabuhan Ternate

114 Satwa Endemik Papua Diselundupkan Melalui Kapal Penumpang, Terungkap di Pelabuhan Ternate

Lembaga Pendidikan SATP Timika: Fokus Kemandirian dan Karakter, Kembangkan Pembelajaran Montessori

Lembaga Pendidikan SATP Timika: Fokus Kemandirian dan Karakter, Kembangkan Pembelajaran Montessori

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id