ADVERTISEMENT
Jumat, Januari 16, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua

Lebih Baik Bersusah Diawal, namun Diakhir Didudukan pada Tempat yang Benar

4 November 2025
0
Lebih Baik Bersusah Diawal, namun Diakhir Didudukan pada Tempat yang Benar
Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

BENANG KUSUT itu kini telah terurai. Berarti tidak banyak benang yang melilit sehingga menjadi penghalang untuk merajut.

Tinggal menyulam, mengisi setiap rajutan benang untuk menjadikan selembar kain yang memiliki bentuk baru.

ADVERTISEMENT

Benang kusut secara harfiah adalah benang yang berbelitan tidak teratur. Namun secara kiasan, masalah yang rumit dan sulit dipecahkan.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Biasanya istilah benang kusut menggambarkan situasi yang kacau dan tidak beres. Atau situasi yang persoalan berlapis-lapis dan sulit dipahami.

Baca Juga

Natal Keluarga Besar Polda Papua Tengah, Brigjen Alfred: Jadikan Kasih Kristus sebagai Teladan dalam Kehidupan

Speedboat Terbalik di Sungai Mamberamo, Dua Penumpang Meninggal Satu Masih Hilang

Menghadapi situasi ini membutuhkan penyelesaian yang hati-hati dan teliti sehingga mampu mendapatkan hasil akhir yang jelas.

Untuk mencapai titik kemenangan dalam suatu kompetisi, memang perlu perjuangan, sebab kemenangan biasanya datang di akhir.

Ada juga pengalaman banyak orang, lebih baik bersusah diawal, namun berakhir dengan sebuah pengakuan, yang mendudukkan kita pada tempat yang sesungguhnya benar.

Kondisi sebagaimana yang saya sebutkan di atas, biasanya sering kita alami dalam kehidupan, baik pribadi maupun komunitas atau organisasi.

Saya boleh menyebutkan kondisi itu, pernah dialami oleh organisasi kemasyarakatan tempat bernaung warga Nusa Tenggara Timur (NTT) di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah.

Lima tahun, terhitung 31 Oktober 2020 hingga 31 Oktober 2025, benang kusut itu, terus menghantui organisasi yang dikenal dengan sebutan Ikatan Keluarga Flobamora (IKF) Mimika.

Diawal sempat goyang, kemudian melandai dalam kurun waktu cukup lama. Namun ketika mendekati garis finish, goyangan berubah menjadi guncangan keras.

Akibat guncangan itu sempat membuat warga Flobamora yang berada dalam kapal IKF Mimika yang awalnya menyakini pelayaran akan mulus, mulai kehilangan kepercayaan kepada nahkodanya.

Sebagian diantaranya malah hampir ‘lempar handuk’ dan ingin beralih ke kapal lain yang juga mengklaim memiliki nama yang sama.

Apalagi kapal tersebut menjanjikan memiliki kemampuan yang lebih hebat dan kuat untuk mengarungi samudera menuju dermaga IKF yang sesungguhnya.

Semua kisah pelayaran yang penuh dinamika itu, akhirnya terjawab di tanggal 1 November 2025.

Himne Flobamora terdengar sayup, memecah keheningan hotel di pelataran Jalan Hasanuddin Timika.

Dengan bergaungnya lagu yang mengingatkan tanah kelahiran itu, menandakan telah lahir pemimpin baru untuk menahkodai IKF Mimika lima tahun kedepan.

Bapak Gabriel Zezo, salah satu putra terbaik NTT di Mimika dilantik secara resmi oleh Melki Weruin, SH Sekretaris Umum IKF NTT Provinsi Papua mewakili Stanis Hike Dosinaen, Ketua Umum Flobamora Papua.

Gabriel menggantikan Marthen LL Moru yang sudah mengakhiri tugas pengabdiannya selama lima tahun terakhir.

Atas nama Pengurus IKF Mimika periode 2020-2025, kami mengucapkan proviciat kepada bapak Gabriel Zezo.

Selamat melaksanakan amanat warga Flobamora, Nahkodailah kapal IKF sampai ke pelabuhan berikutnya.

Melalui WAG Flobamora ini, kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya, jika selama kepemimpinan kami selama lima tahun ini, sempat membuat kilaf dalam bertutur dan bersikap.

Kami mohon maaf yang sebesar-besarnya atas segala kekurangan dan kesalahan selama kepemimpinan kami. Kami berharap Flobamora Mimika di tangan pengurus baru semakin maju dan menggema di tanah Mimika

Kepada pengurus baru, kobarkan semangat baru, ide-ide segar dan teruslah berkarya untuk kemajuan Flobamora yang kit kita cintai.

Terima kasih kami sampaikan kepada seluruh warga Flobamora Mimika, bapak-bapak Dewan Penasehat, pengurus Flobamora, ketua dan pengurus sektor, ketua dan pengurus sub sektor, adik-adik pemuda, sesepuh dan para tokoh NTT, yang selama ini telah memberikan dukungan secara tulus.

Terima kasih atas kerja sama dan persaudaraan yang telah terjalin. Semua yang berjalan selama ini bukan hanya sebatas teman, tetapi juga keluarga. Karena itu kami selalu merindukan setiap momen yang pernah kita lalui bersama.

Jika ada jarum yang patah, jangan simpan di dalam peti.

Kalau Ada kata-kata yang salah, jangan disimpan di dalam hati.

**

Aku dan ibu beli ikan bersama

Tawar-menawar mendapatkan harga

Terima kasih telah bersama-sama

Kita sudah seperti keluarga. (marthen ll moru)

 

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Natal Keluarga Besar Polda Papua Tengah, Brigjen Alfred: Jadikan Kasih Kristus sebagai Teladan dalam Kehidupan

Natal Keluarga Besar Polda Papua Tengah, Brigjen Alfred: Jadikan Kasih Kristus sebagai Teladan dalam Kehidupan

16 Januari 2026
Speedboat Terbalik di Sungai Mamberamo, Dua Penumpang Meninggal Satu Masih Hilang

Speedboat Terbalik di Sungai Mamberamo, Dua Penumpang Meninggal Satu Masih Hilang

16 Januari 2026
Gadis 15 Tahun Asal Manado ‘Dijual’ ke Papua Pegunungan, Diduga Oknum Pejabat Terlibat

Gadis 15 Tahun Asal Manado ‘Dijual’ ke Papua Pegunungan, Diduga Oknum Pejabat Terlibat

16 Januari 2026
Dorong Pembentukan Peradilan Adat, PP Nomor 55 Tahun 2025 Jembatani Hukum Nasional dengan Hukum Adat

Dorong Pembentukan Peradilan Adat, PP Nomor 55 Tahun 2025 Jembatani Hukum Nasional dengan Hukum Adat

16 Januari 2026
Fondasi Afirmasi Kebijakan, Pemprov PBD Luncurkan Data Agregat Orang Asli Papua

Fondasi Afirmasi Kebijakan, Pemprov PBD Luncurkan Data Agregat Orang Asli Papua

16 Januari 2026
Pemprov Papua Peringati Hari Desa Tahun 2026, Gubernur Ingatkan Manfaatkan Dana Desa Sesuai Ketentuan

Pemprov Papua Peringati Hari Desa Tahun 2026, Gubernur Ingatkan Manfaatkan Dana Desa Sesuai Ketentuan

16 Januari 2026

POPULER

  • Bupati Mimika Johannes Rettob Lantik 14 Pejabat Definitif dan Pelaksana Tugas, Ini Daftarnya

    Bupati Mimika Johannes Rettob Lantik 14 Pejabat Definitif dan Pelaksana Tugas, Ini Daftarnya

    845 shares
    Bagikan 338 Tweet 211
  • Sejumlah Pejabat Utama Polda Papua Tengah Dirotasi, Perwira Wanita Pertama Jabat Kabid Propam

    2459 shares
    Bagikan 984 Tweet 615
  • Kericuhan Kembali Pecah Usai Prosesi Damai Konflik Kwamki Narama di Timika

    649 shares
    Bagikan 260 Tweet 162
  • Tiga Hari ‘Dikepung’ OPM, 18 Pekerja Freeport Berhasil Diselamatkan Satgas Habema

    639 shares
    Bagikan 256 Tweet 160
  • Pelaku Pembacokan di Jalan Serui Mekar Timika Menyerahkan Diri ke Polisi

    624 shares
    Bagikan 250 Tweet 156
  • Konflik Berdarah di Kwamki Narama Timika Resmi Berakhir, Kubu Dang & Newegalen Jalani Prosesi Patah Panah

    613 shares
    Bagikan 245 Tweet 153
  • Keributan di Lokalisasi KM 10 Timika Berujung Maut, Satu Pengunjung Tewas Ditikam

    556 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
Next Post
15 Warga Dilaporkan Hilang Diterjang Banjir dan Longsor di Kabupaten Nduga

15 Warga Dilaporkan Hilang Diterjang Banjir dan Longsor di Kabupaten Nduga

OKIA Angkat Bicara soal Dukungan kepada FP untuk Duduki Jabatan Presdir Freeport

OKIA Angkat Bicara soal Dukungan kepada FP untuk Duduki Jabatan Presdir Freeport

Penyidik Polres Mimika Diberikan Pemahanan Seputar UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP Terbaru

Penyidik Polres Mimika Diberikan Pemahanan Seputar UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP Terbaru

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id