YAHUKIMO, Koranpapua.id– Kelompok bersenjata Operasi Papua Merdeka (OPM) terus melakukan aksi teror dengan menjadikan warga sipil sebagai korbannya.
Terbaru, seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, dilaporkan tewas setelah ditembak kelompok yang diduga terkait OPM.
Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa 21 Mei 2026, sekitar pukul 20.20 WIT di Kompleks Perumahan Eselon III, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo.
Korban diketahui bernama Yones Yohame (35), yang merupakan ASN aktif di lingkungan pemerintah daerah setempat.
Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, membenarkan insiden tersebut.
Ia menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban serta mengecam keras tindakan penembakan terhadap warga sipil.
“Kami mengutuk kekejian OPM dan dengan sengaja menembak warga sipil sehingga korban meninggal dunia,” ujarnya dalam keterangan pers Rabu 22 April 2026.
Ia menambahkan bahwa, korban mengalami luka tembak di bagian dada kanan dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Sementara jenazah saat ini berada di RSUD Dekai, menunggu koordinasi dengan pihak keluarga untuk dilakukan pemakaman.
Atas insiden ini, Kapendam juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang, waspada, dan tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu provokatif yang dapat memperkeruh situasi keamanan di wilayah tersebut.
“Saat ini, aparat keamanan gabungan sedang melakukan penyelidikan atas kasusu ini serta pengejaran terhadap pelaku yang diduga melarikan diri ke kawasan hutan,” pungkasnya. (*)
Penulis: Hayun Nuhuyanan
Editor: Marthen LL Moru










