TIMIKA, Koranpapua.id– Komando Distrik Militer (Kodim) 1710/Mimika melaksanakan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128.
Untuk kegiatan TMMD tahun ini yang dimulai tanggal 22 April hingga 21 Mei dipusatkan di Kampung Keakwa, Distrik Mimika Tengah.
Program lintas sektor ini menjadi wujud sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan dan pesisir.
Komandan Kodim 1710/Mimika selaku Dansatgas TMMD ke-128, Letkol Inf Jozua, melalui Kapten Inf Teguh Heru Ponco, menjelaskan bahwa program tersebut dirancang untuk menjawab kebutuhan langsung masyarakat.
Pada sasaran fisik, pembangunan difokuskan pada rumah panggung tipe 36 guna meningkatkan kualitas hunian yang layak dan sehat.
“Pembangunan rumah panggung tipe 36 sebanyak 36 unit,” jelas Teguh Heru dalam laporannya saat pembukaan kegiatan di Lapangan Mako Kodim 1710/Mimika, Rabu, 22 April 2026.
Sementara itu, sasaran nonfisik mencakup berbagai kegiatan penyuluhan, antara lain pemanfaatan hasil laut yang disertai bantuan jaring ikan, edukasi kesehatan, dan penanganan stunting.
Masyarakat di wilayah itu juga akan diberikan pembekalan dengan materi seputar Wawasan Kebangsaan (Wasbang) dan Bela Negara (Belneg), termasuk sosialisasi bahaya Narkoba, lem aibon, dan minuman keras.
TMMD ke-128 juga mengintegrasikan program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), seperti pembangunan lima unit sumur bor lengkap dengan fasilitas MCK umum melalui program TNI AD Manunggal Air.
Selain itu, dilakukan pembukaan lahan tidur seluas 1,5 hektare untuk ketahanan pangan, serta penanaman mangrove di area seluas dua hektare yang disertai aksi pembersihan sampah laut.
Di sektor kesehatan, kegiatan diarahkan pada percepatan penurunan angka stunting melalui optimalisasi layanan Posyandu dan pemberian makanan tambahan bagi masyarakat.
Sebanyak 150 personel gabungan dikerahkan dalam kegiatan ini, yang terdiri dari prajurit TNI AD, TNI AL, TNI AU, serta personel Polri.
Kapten Teguh berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar dengan dukungan masyarakat.
“Kami memohon doa restu dan dukungan dari seluruh lapisan masyarakat agar kegiatan ini berjalan dengan aman dan sukses,” katanya.
Sementara itu, Bupati Mimika, Johannes Rettob, menegaskan bahwa TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga menyasar aspek sosial kemasyarakatan.
“Ini menjadi energi bersama antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk mendorong pembangunan yang merata,” ujar Bupati.
Ia menambahkan, program TMMD turut memperkuat wawasan kebangsaan, menumbuhkan semangat gotong royong, serta mendorong pemberdayaan masyarakat hingga ke tingkat kampung.
Pemkab Mimika memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program tersebut dan mengapresiasi konsistensi TNI, khususnya Kodim 1710/Mimika, dalam menghadirkan TMMD di wilayah itu.
Kehadiran program TMMD ke-128 ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, sekaligus mempercepat pemerataan pembangunan di Kabupaten Mimika. (*)
Penulis: Hayun Nuhuyanan
Editor: Marthen LL Moru










