ADVERTISEMENT
Jumat, April 10, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua Tengah Mimika

Minimnya Pengawasan Penyebab DD di Mimika Rawan Diselewengkan, Marianus : Dana Habis di Kota, Ampasnya ke Kampung

Termasuk dugaan penyelewengan keuangan di tingkat kampung maupun distrik ke Inspektorat Mimika melalui Nomor WhatsApp 0811 4949 888 atau email: apipmimika.pengaduan@gmail.com atau bisa mendatangi langsung ke kantor Inspektorat.

2 Juli 2025
0
Minimnya Pengawasan Penyebab DD di Mimika Rawan Diselewengkan, Marianus : Dana Habis di Kota, Ampasnya ke Kampung

Ilustrasi uang. (foto:ilustrasi/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Pengelolaan Dana Desa (DD) atau Dana Kampung (DK) untuk sebutan di Papua, hingga kini masih menjadi sorotan.

Pasalnya uang negara yang digelontorkan pemerintah pusat kepada setiap kampung di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, nilainya cukup fantastis, antara Rp1 miliar hingga Rp2 miliar setiap tahunnya.

ADVERTISEMENT

Sayang miliran dana yang digelontorkan kepada 133 kampung di Mimika itu, belum berdampak terhadap perkembangan pembangunan yang ada di setiap kampung.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Hal itu ditegaskan Marianus Maknaepeku, Tokoh Masyarakat Mimika kepada koranpapua.id, Rabu 2 Juli 2025.

Baca Juga

Perkuat Pengamanan Pasca Insiden Berdarah, BKO Mabes Polri Tiba di Dogiyai

Kolaborasi Satgas Yon Parako 466 Pasgat dan Kru Pesawat Pastikan Kelancaran Pengangkutan Logistik di Intan Jaya

“Bayangkan saja sudah bertahun-tahun DD dikucurkan, tapi coba perhatikan jalan kampung saja tidak diperhatikan, sampah dimana-mana. Bahkan ada yang sampai saat ini tidak miliki Balai Kampung,” sesal Marianus.

Marianus yang juga sebagai Wakil Ketua Lembaga Masyarakat Adat Suku Kamoro (Lemasko) mengatakan, minimnya pengawasan dari pemerintah daerah dan aparat terkait, membuka celah bagi aparat kampung menyalagunakan keuangan.

Faktor pemicu lainnya, kata Marianus yakni, kurangnya transparansi dalam pengelolaan serta terbatasnya pengetahuan dan keterampilan perangkat kampung dalam pengelolaan keuangan kampung.

“Yang terjadi selama ini DD yang diterima kepala kampung banyak yang habis di kota, sisa ampasnya yang dibawa pulang ke kampung untuk kegiatan kecil-kecilan atau honor aparatur,” pungkas Marianus.

Marianus menambahkan bahwa penyalagunaan DD juga dipengaruhi oleh kepentingan pribadi dan kelompok.

“Bagaimana mungkin bisa transparan kalau yang mengurus DD semuanya kerabat kepala kampung, termasuk operatornya orang dalam, jadi mereka sendiri yang mengatur uangnya”.

Kondisi dugaan penyalagunaan DD ini sebenarnya sudah lama terjadi di Kabupaten Mimika. Ini bisa dilihat dari pemanfaatan dana tersebut yang tidak nampak sebagaimana fungsi dari dana tersebut.

“DD diberikan pemerintah pusat itu untuk pembangunan infrastruktur, pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kesejahteraan kampung, tapi nyatanya hasilnya nol, karena  dipakai habis untuk kepentingan pribadi dan kelompok,” tandas Marianus.

Terkait dengan ini, Marianus berharap kepada Bupati Johannes Rettob dan Wakil Bupati Emanuel Kemong dapat memberikan penekanan kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang berkaitan dengan DD, untuk lebih memperketat pengawasan.

Termasuk aparat penegak hukum, dalam ini Polres Mimika dan Kejaksaan Negeri Mimika untuk bersama-sama melakukan penegakan hukum apabila ada dugaan terjadinya penyelewengan dana tersebut.

Untuk diketahui masyarakat, saat ini Inspektorat Mimika memberikan kesempatan untuk bisa melaporkan secara langsung dugaan penyalagunaan keuangan publik.

Termasuk dugaan penyelewengan keuangan di tingkat kampung maupun distrik ke Inspektorat Mimika melalui Nomor WhatsApp 0811 4949 888 atau email: apipmimika.pengaduan@gmail.com atau bisa mendatangi langsung ke kantor Inspektorat.

Primus Lesomar, Kepala Inspektorat Mimika mengatakan, pihaknya memastikan dan menjamin identitas warga yang menyampaikan laporan. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

 

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Perkuat Pengamanan Pasca Insiden Berdarah, BKO Mabes Polri Tiba di Dogiyai

Perkuat Pengamanan Pasca Insiden Berdarah, BKO Mabes Polri Tiba di Dogiyai

9 April 2026
Kolaborasi Satgas Yon Parako 466 Pasgat dan Kru Pesawat Pastikan Kelancaran Pengangkutan Logistik di Intan Jaya

Kolaborasi Satgas Yon Parako 466 Pasgat dan Kru Pesawat Pastikan Kelancaran Pengangkutan Logistik di Intan Jaya

9 April 2026
Turun Rp1 Triliun, Dana Otsus Enam Provinsi di Papua 2026 Sebesar Rp9 Triliun, Aceh Batal  Dipangkas

Penyaluran Dana Otsus Tahap I Mencapai 95 Persen, Ribka: Sudah Masuk Rekening Kas Umum Daerah

9 April 2026
Dua Honorer Nekat Curi Patung Kasuari di Kantor Gubernur, Jual Kiloan, Ditangkap Polisi

Dua Honorer Nekat Curi Patung Kasuari di Kantor Gubernur, Jual Kiloan, Ditangkap Polisi

9 April 2026
Persela Percaya Diri Mampu Tumbangkan Persipura, Boyong 18 Pemain ‘Siap Tempur’ ke Papua

Persela Percaya Diri Mampu Tumbangkan Persipura, Boyong 18 Pemain ‘Siap Tempur’ ke Papua

9 April 2026
SATP Mimika Gelar Kokurikuler Day 2026, Perkuat Kreativitas dan Karakter Siswa Papua

SATP Mimika Gelar Kokurikuler Day 2026, Perkuat Kreativitas dan Karakter Siswa Papua

9 April 2026

POPULER

  • Buntut Peristiwa Dogiayai Berdarah, Kapolda Papua Copot Kompol Yocbeth Mince Mayor

    Buntut Peristiwa Dogiayai Berdarah, Kapolda Papua Copot Kompol Yocbeth Mince Mayor

    604 shares
    Bagikan 242 Tweet 151
  • Perkuat Pengamanan Pasca Insiden Berdarah, BKO Mabes Polri Tiba di Dogiyai

    589 shares
    Bagikan 236 Tweet 147
  • Aroma Dugaan Korupsi Proyek Lahan di Mimika Menguat, Kasus Senilai Rp22,5 Miliar Naik Tahap Penyidikan

    587 shares
    Bagikan 235 Tweet 147
  • Pemkab Mimika Tetapkan WFH Setiap Jumat, Berikut Daftar Pejabat dan Unit Kerja yang Tetap Bekerja di Kantor

    558 shares
    Bagikan 223 Tweet 140
  • TNI AD Siap Bentuk Kodam Papua Tengah

    554 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Terekam CCTV, Seorang Pria Tewas Dihabisi di Halaman Masjid Al-Azhar Timika

    542 shares
    Bagikan 217 Tweet 136
  • Dua Unit Rumah di Timika Dilalap Api, 14 Ekor Babi Ikut Terbakar

    537 shares
    Bagikan 215 Tweet 134
Next Post
Nasib 18 Tenaga Kesehatan di Mimika ‘Tidak Pasti’, Dua Tahun Belum Terima SK PPPK

Nasib 18 Tenaga Kesehatan di Mimika ‘Tidak Pasti’, Dua Tahun Belum Terima SK PPPK

Semester Pertama Tahun 2025 Terdata 401.938 Jiwa OAP di Provinsi Papua Tengah

Semester Pertama Tahun 2025 Terdata 401.938 Jiwa OAP di Provinsi Papua Tengah

Dinsos Mimika Perkuat Pengelolaan Data Kesejahteraan Sosial Melalui Aplikasi SIK-NG

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id