ADVERTISEMENT
Sabtu, Oktober 17, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua Tengah Mimika

Dinsos Mimika Perkuat Pengelolaan Data Kesejahteraan Sosial Melalui Aplikasi SIK-NG

"Tidak ada lagi data Kementerian Perikanan, tidak ada lagi data Kementerian apapun. Semuanya terintegrasi melalui Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional”.

2 Juli 2025
0

Dinsos Mimika sosialisasi pengelolaan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial di salah satu Hotel, Rabu 2 Juli 2025.(foto:Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Dinas Sosial Kabupaten Mimika, Papua Tengah, mengadakan sosialisasi pengelolaan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), yang kini bertransformasi menjadi Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Dalam sosialisasi itu, juga disampaikan tata cara verifikasi dan validasi data melalui aplikasi Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIK-NG).

Kegiatan yang berlangsung di salah satu hotel di Timika, Rabu 2 Juli 2025, dibuka oleh Petrus Yumte, Pj Sekretaris Daerah Mimika.

Sosialisasi ini melibatkan berbagai pihak, termasuk perwakilan dari kelurahan, distrik, kantor pos, BPJS Kesehatan, dan Badan Pusat Statistik (BPS) di Mimika

Baca Juga

Setahun Berdiri, SR 76 Mimika Ukir Prestasi hingga Tingkat Provinsi

Penyidikan Dana Pilkada Bergulir, KPU Mimika Pastikan Aktivitas Tetap Normal

Petrus Yumte dalam kesempatan itu, menyoroti pentingnya data yang akurat dalam upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Ia mengungkapkan keprihatinannya terhadap data yang menunjukkan masih banyak warga Papua Tengah yang belum mengenyam pendidikan, atau memiliki keterbatasan akses terhadap kebutuhan dasar.

“Data yang akurat dan akuntabel adalah kunci. Komitmen Presiden Prabowo dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045 sangat bergantung pada strategi ini, yaitu memastikan tidak ada lagi generasi muda Indonesia yang terjebak dalam lingkaran kemiskinan,” tegas Petrus.

Petrus menambahkan, upaya ini bertujuan untuk memutus mata rantai kemiskinan melalui peningkatan akses pendidikan, kesehatan, dan perumahan yang layak.

Bahwa dengan pengelolaan data kesejahteraan sosial kini mengalami perubahan signifikan. Data yang sebelumnya dikelola oleh Dinas Sosial melalui DTKS, kini beralih menjadi DTSEN.

Perubahan ini menandakan integrasi seluruh data dari berbagai kementerian dan lembaga ke dalam satu sistem terpadu.

“Tidak ada lagi data Kementerian Perikanan, tidak ada lagi data Kementerian apapun. Semuanya terintegrasi melalui Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional,” jelas Petrus.

Dikatakan, seluruh kementerian dan pemerintah daerah akan memiliki satu sumber data, demi menjawab kebutuhan akan data yang paling akuntabel dan jelas untuk Indonesia di masa depan.

Petrus menekankan pentingnya sinergi antara BPS sebagai penghasil data induk statistik dan Kementerian Sosial sebagai verifikator data kemiskinan di lapangan.

Ia juga menyoroti berbagai tantangan di lapangan, seperti perbedaan data antara Dinas Sosial, distrik, dan kelurahan yang seringkali menyebabkan masalah dalam penyaluran bantuan sosial.

“Banyak kasus bantuan yang gagal disalurkan atau tidak tepat sasaran karena data yang tidak sinkron. Ini bukan masalah Dinas Sosial saja, ini masalah kita semua,” pungkasnya.

Lebih lanjut, Petrus mengungkapkan bahwa Kabupaten Mimika juga menghadapi tantangan demografi dengan masuknya warga dari kabupaten tetangga.

Kedatangan warga dari kabupaten tetangga sebagai akibat dari konflik atau mencari nafkah, yang dapat memengaruhi fluktuasi angka kemiskinan.

“Kita tidak bisa lagi menulis sembarang data. Kita harus perbaiki data kita bersama-sama,” tegasnya.

Petrus berharap melalui sosialisasi ini, seluruh pihak yang terlibat, khususnya dari kelurahan dan distrik, dapat memahami cara mengusulkan data dengan benar.

Ia menekankan, usulan data tidak serta-merta menjamin penerimaan bantuan secara instan, melainkan harus melalui proses verifikasi dan kategorisasi oleh sistem Kementerian Sosial.

“Pentingnya data bagi kebijakan pembangunan Nasional, Kabupaten Mimika tidak dapat diabaikan. Jika data tidak jelas, semua rencana dan program yang bagus akan hancur,” tandas Petrus. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Pastor Ditemukan Tak Sadarkan Diri di Dasar Kolam Renang Kuala Kencana, Nyawanya Tak Tertolong

Pastor Ditemukan Tak Sadarkan Diri di Dasar Kolam Renang Kuala Kencana, Nyawanya Tak Tertolong

17 Oktober 2026
Polisi Amankan 12 Motor Diduga Hasil Curanmor di Mimika, Dua Remaja Ditangkap

Polisi Amankan 12 Motor Diduga Hasil Curanmor di Mimika, Dua Remaja Ditangkap

17 Oktober 2026
TNI Amankan Kembali Senjata Caracal yang Dirampas OPM di Maybrat

TNI Amankan Kembali Senjata Caracal yang Dirampas OPM di Maybrat

17 Oktober 2026
Sekda Mimika Minta BUMDes Kembangkan Potensi Kampung, Bukan Sekadar Terima Modal

Sekda Mimika Minta BUMDes Kembangkan Potensi Kampung, Bukan Sekadar Terima Modal

16 Oktober 2026
19 Orang Ditangani dalam Kasus Peredaran Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura

19 Orang Ditangani dalam Kasus Peredaran Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura

16 Oktober 2026
Alarm Keselamatan! 26 Orang Tewas akibat Kecelakaan di Mimika

Alarm Keselamatan! 26 Orang Tewas akibat Kecelakaan di Mimika

16 Oktober 2026

POPULER

  • Kabut Asap Mimika Memburuk, Sekolah dari Rumah Mulai 12 Oktober

    Kabut Asap Mimika Memburuk, Sekolah dari Rumah Mulai 12 Oktober

    569 shares
    Bagikan 228 Tweet 142
  • Pastor Ditemukan Tak Sadarkan Diri di Dasar Kolam Renang Kuala Kencana, Nyawanya Tak Tertolong

    542 shares
    Bagikan 217 Tweet 136
  • Pria Ditemukan Bersimbah Luka di Pasar Lama Timika, Kondisi Mulai Membaik

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Eme Neme Yauware Memanggil: Seruan Mengakhiri Perang Dari Tugu Perdamaian Kota Timika

    534 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Dua OTK Bacok ASN Pemkab Yahukimo di Dekai, Korban Luka di Tangan dan Punggung

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
  • Anggota Satgas TNI Ditemukan Tewas di Kuala Kencana, Ada Luka Tembak di Dada

    806 shares
    Bagikan 322 Tweet 202
  • Dua Orang Diamankan Terkait Pembunuhan di Yahukimo, Satu Tewas Ditembak Polisi

    521 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
Next Post
Buntut YGH Meninggal Dunia, Warga Blokir Jalan C Heatubun Minta Ganti Rugi Rp1 Miliar

Buntut YGH Meninggal Dunia, Warga Blokir Jalan C Heatubun Minta Ganti Rugi Rp1 Miliar

Kursi Sekda Mimika ‘Panas’, Siapa Penerus Petrus Yumte? Ini Tanggapan Bupati Johannes Rettob

Tumpang Tindih Fungsi dan Kewenangan, Bupati Johannes Rettob akan Lakukan Restrukturisasi Sejumlah OPD

Tumpang Tindih Fungsi dan Kewenangan, Bupati Johannes Rettob akan Lakukan Restrukturisasi Sejumlah OPD

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id