ADVERTISEMENT
Sabtu, Desember 13, 2025
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua Tengah Mimika

Dinsos Mimika Perkuat Pengelolaan Data Kesejahteraan Sosial Melalui Aplikasi SIK-NG

"Tidak ada lagi data Kementerian Perikanan, tidak ada lagi data Kementerian apapun. Semuanya terintegrasi melalui Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional”.

2 Juli 2025
0

Dinsos Mimika sosialisasi pengelolaan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial di salah satu Hotel, Rabu 2 Juli 2025.(foto:Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Dinas Sosial Kabupaten Mimika, Papua Tengah, mengadakan sosialisasi pengelolaan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), yang kini bertransformasi menjadi Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Dalam sosialisasi itu, juga disampaikan tata cara verifikasi dan validasi data melalui aplikasi Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIK-NG).

ADVERTISEMENT

Kegiatan yang berlangsung di salah satu hotel di Timika, Rabu 2 Juli 2025, dibuka oleh Petrus Yumte, Pj Sekretaris Daerah Mimika.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Sosialisasi ini melibatkan berbagai pihak, termasuk perwakilan dari kelurahan, distrik, kantor pos, BPJS Kesehatan, dan Badan Pusat Statistik (BPS) di Mimika

Baca Juga

Harapan yang Berakhir Kecewa, Disdik Mimika Tidak Cairkan Beasiswa Puluhan Anak Komoro, Lemasko Lantang Bersuara

DPMK Mimika Tutup Pelatihan Aparatur Kampung, Dorong Peningkatan Kompetensi dan Pelayanan Publik

Petrus Yumte dalam kesempatan itu, menyoroti pentingnya data yang akurat dalam upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Ia mengungkapkan keprihatinannya terhadap data yang menunjukkan masih banyak warga Papua Tengah yang belum mengenyam pendidikan, atau memiliki keterbatasan akses terhadap kebutuhan dasar.

“Data yang akurat dan akuntabel adalah kunci. Komitmen Presiden Prabowo dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045 sangat bergantung pada strategi ini, yaitu memastikan tidak ada lagi generasi muda Indonesia yang terjebak dalam lingkaran kemiskinan,” tegas Petrus.

Petrus menambahkan, upaya ini bertujuan untuk memutus mata rantai kemiskinan melalui peningkatan akses pendidikan, kesehatan, dan perumahan yang layak.

Bahwa dengan pengelolaan data kesejahteraan sosial kini mengalami perubahan signifikan. Data yang sebelumnya dikelola oleh Dinas Sosial melalui DTKS, kini beralih menjadi DTSEN.

Perubahan ini menandakan integrasi seluruh data dari berbagai kementerian dan lembaga ke dalam satu sistem terpadu.

“Tidak ada lagi data Kementerian Perikanan, tidak ada lagi data Kementerian apapun. Semuanya terintegrasi melalui Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional,” jelas Petrus.

Dikatakan, seluruh kementerian dan pemerintah daerah akan memiliki satu sumber data, demi menjawab kebutuhan akan data yang paling akuntabel dan jelas untuk Indonesia di masa depan.

Petrus menekankan pentingnya sinergi antara BPS sebagai penghasil data induk statistik dan Kementerian Sosial sebagai verifikator data kemiskinan di lapangan.

Ia juga menyoroti berbagai tantangan di lapangan, seperti perbedaan data antara Dinas Sosial, distrik, dan kelurahan yang seringkali menyebabkan masalah dalam penyaluran bantuan sosial.

“Banyak kasus bantuan yang gagal disalurkan atau tidak tepat sasaran karena data yang tidak sinkron. Ini bukan masalah Dinas Sosial saja, ini masalah kita semua,” pungkasnya.

Lebih lanjut, Petrus mengungkapkan bahwa Kabupaten Mimika juga menghadapi tantangan demografi dengan masuknya warga dari kabupaten tetangga.

Kedatangan warga dari kabupaten tetangga sebagai akibat dari konflik atau mencari nafkah, yang dapat memengaruhi fluktuasi angka kemiskinan.

“Kita tidak bisa lagi menulis sembarang data. Kita harus perbaiki data kita bersama-sama,” tegasnya.

Petrus berharap melalui sosialisasi ini, seluruh pihak yang terlibat, khususnya dari kelurahan dan distrik, dapat memahami cara mengusulkan data dengan benar.

Ia menekankan, usulan data tidak serta-merta menjamin penerimaan bantuan secara instan, melainkan harus melalui proses verifikasi dan kategorisasi oleh sistem Kementerian Sosial.

“Pentingnya data bagi kebijakan pembangunan Nasional, Kabupaten Mimika tidak dapat diabaikan. Jika data tidak jelas, semua rencana dan program yang bagus akan hancur,” tandas Petrus. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

“Johannes Rettob Itu Kepala Daerah, Tidak Mungkin Ikut Memperkeruh Situasi di Kapiraya”, Lemasko Kecewa Pernyataan Sejumlah Pihak

Harapan yang Berakhir Kecewa, Disdik Mimika Tidak Cairkan Beasiswa Puluhan Anak Komoro, Lemasko Lantang Bersuara

12 Desember 2025
DPMK Mimika Tutup Pelatihan Aparatur Kampung, Dorong Peningkatan Kompetensi dan Pelayanan Publik

DPMK Mimika Tutup Pelatihan Aparatur Kampung, Dorong Peningkatan Kompetensi dan Pelayanan Publik

12 Desember 2025
Puncak Mudik Natal 2025, Pelabuhan Pomako Timika Penuh Sesak

Puncak Mudik Natal 2025, Pelabuhan Pomako Timika Penuh Sesak

12 Desember 2025
Satgas Korpasgat Supadio dan Avsec Amankan Amunisi dan Burung Cenderawasih Awetan di Bandara Wamena

Satgas Korpasgat Supadio dan Avsec Amankan Amunisi dan Burung Cenderawasih Awetan di Bandara Wamena

12 Desember 2025
Satgas Korpasgat Supadio dan Avsec Amankan Amunisi dan Burung Cenderawasih Awetan di Bandara Wamena

Turnamen Taekwondo Bupati Mimika Cup I 2025 Resmi Bergulir, 19 Dojang Ambil Bagian

12 Desember 2025
Tim Pengendalian Program Kemhan RI Tinjau Proses Pembangunan Sarana Prasana di Lanud YKU Timika

Buron Penipuan Rp1,9 Miliar Proyek Satpas Mimika Ditangkap di Ciputat

12 Desember 2025

POPULER

  • Bupati JR Pastikan Sebagian Pejabat OPD Mimika Segera Dilantik, Sisanya Menyusul Awal 2026

    Bupati JR Pastikan Sebagian Pejabat OPD Mimika Segera Dilantik, Sisanya Menyusul Awal 2026

    836 shares
    Bagikan 334 Tweet 209
  • Kronologi Tragis di SP12: Ariani Tabuni Terjatuh dari Motor dan Tewas Terlindas Mobil

    566 shares
    Bagikan 226 Tweet 142
  • Misteri Jenazah Hangus di Timika Mulai Terungkap, Polisi Amankan Terduga Pelaku

    565 shares
    Bagikan 226 Tweet 141
  • Buron Penipuan Rp1,9 Miliar Proyek Satpas Mimika Ditangkap di Ciputat

    548 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Identitas Mayat Kepala Terpisah dengan Badan di SP9 Terungkap, Ini Nama Korban dan Profesinya

    2205 shares
    Bagikan 882 Tweet 551
  • AKBP Billyandha Tegaskan Komitmen Ungkap Tiga Kasus Pembunuhan Beruntun di Timika

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Pengukuhan 133 Kepala Kampung di Mimika Diundur ke Maret 2026, Menunggu Hasil Evaluasi

    534 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
Next Post
Buntut YGH Meninggal Dunia, Warga Blokir Jalan C Heatubun Minta Ganti Rugi Rp1 Miliar

Buntut YGH Meninggal Dunia, Warga Blokir Jalan C Heatubun Minta Ganti Rugi Rp1 Miliar

Kursi Sekda Mimika ‘Panas’, Siapa Penerus Petrus Yumte? Ini Tanggapan Bupati Johannes Rettob

Tumpang Tindih Fungsi dan Kewenangan, Bupati Johannes Rettob akan Lakukan Restrukturisasi Sejumlah OPD

Tumpang Tindih Fungsi dan Kewenangan, Bupati Johannes Rettob akan Lakukan Restrukturisasi Sejumlah OPD

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id