ADVERTISEMENT
Jumat, Agustus 7, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua Tengah Mimika

Minimnya Pengawasan Penyebab DD di Mimika Rawan Diselewengkan, Marianus : Dana Habis di Kota, Ampasnya ke Kampung

Termasuk dugaan penyelewengan keuangan di tingkat kampung maupun distrik ke Inspektorat Mimika melalui Nomor WhatsApp 0811 4949 888 atau email: apipmimika.pengaduan@gmail.com atau bisa mendatangi langsung ke kantor Inspektorat.

2 Juli 2025
0
Minimnya Pengawasan Penyebab DD di Mimika Rawan Diselewengkan, Marianus : Dana Habis di Kota, Ampasnya ke Kampung

Ilustrasi uang. (foto:ilustrasi/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Pengelolaan Dana Desa (DD) atau Dana Kampung (DK) untuk sebutan di Papua, hingga kini masih menjadi sorotan.

Pasalnya uang negara yang digelontorkan pemerintah pusat kepada setiap kampung di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, nilainya cukup fantastis, antara Rp1 miliar hingga Rp2 miliar setiap tahunnya.

ADVERTISEMENT

Sayang miliran dana yang digelontorkan kepada 133 kampung di Mimika itu, belum berdampak terhadap perkembangan pembangunan yang ada di setiap kampung.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Hal itu ditegaskan Marianus Maknaepeku, Tokoh Masyarakat Mimika kepada koranpapua.id, Rabu 2 Juli 2025.

Baca Juga

DLH Sibuk Sosialisasi AMDALnet, Sampah Timika Tak Kunjung Teratasi: Kepala Dinas Akui Belum Ada Solusi

Yoris Raweyai: Ratusan Pengungsi Akibat Konflik di Puncak Sulit Kembali Pulang ke Rumah

“Bayangkan saja sudah bertahun-tahun DD dikucurkan, tapi coba perhatikan jalan kampung saja tidak diperhatikan, sampah dimana-mana. Bahkan ada yang sampai saat ini tidak miliki Balai Kampung,” sesal Marianus.

Marianus yang juga sebagai Wakil Ketua Lembaga Masyarakat Adat Suku Kamoro (Lemasko) mengatakan, minimnya pengawasan dari pemerintah daerah dan aparat terkait, membuka celah bagi aparat kampung menyalagunakan keuangan.

Faktor pemicu lainnya, kata Marianus yakni, kurangnya transparansi dalam pengelolaan serta terbatasnya pengetahuan dan keterampilan perangkat kampung dalam pengelolaan keuangan kampung.

“Yang terjadi selama ini DD yang diterima kepala kampung banyak yang habis di kota, sisa ampasnya yang dibawa pulang ke kampung untuk kegiatan kecil-kecilan atau honor aparatur,” pungkas Marianus.

Marianus menambahkan bahwa penyalagunaan DD juga dipengaruhi oleh kepentingan pribadi dan kelompok.

“Bagaimana mungkin bisa transparan kalau yang mengurus DD semuanya kerabat kepala kampung, termasuk operatornya orang dalam, jadi mereka sendiri yang mengatur uangnya”.

Kondisi dugaan penyalagunaan DD ini sebenarnya sudah lama terjadi di Kabupaten Mimika. Ini bisa dilihat dari pemanfaatan dana tersebut yang tidak nampak sebagaimana fungsi dari dana tersebut.

“DD diberikan pemerintah pusat itu untuk pembangunan infrastruktur, pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kesejahteraan kampung, tapi nyatanya hasilnya nol, karena  dipakai habis untuk kepentingan pribadi dan kelompok,” tandas Marianus.

Terkait dengan ini, Marianus berharap kepada Bupati Johannes Rettob dan Wakil Bupati Emanuel Kemong dapat memberikan penekanan kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang berkaitan dengan DD, untuk lebih memperketat pengawasan.

Termasuk aparat penegak hukum, dalam ini Polres Mimika dan Kejaksaan Negeri Mimika untuk bersama-sama melakukan penegakan hukum apabila ada dugaan terjadinya penyelewengan dana tersebut.

Untuk diketahui masyarakat, saat ini Inspektorat Mimika memberikan kesempatan untuk bisa melaporkan secara langsung dugaan penyalagunaan keuangan publik.

Termasuk dugaan penyelewengan keuangan di tingkat kampung maupun distrik ke Inspektorat Mimika melalui Nomor WhatsApp 0811 4949 888 atau email: apipmimika.pengaduan@gmail.com atau bisa mendatangi langsung ke kantor Inspektorat.

Primus Lesomar, Kepala Inspektorat Mimika mengatakan, pihaknya memastikan dan menjamin identitas warga yang menyampaikan laporan. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

 

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

DLH Sibuk Sosialisasi AMDALnet, Sampah Timika Tak Kunjung Teratasi: Kepala Dinas Akui Belum Ada Solusi

DLH Sibuk Sosialisasi AMDALnet, Sampah Timika Tak Kunjung Teratasi: Kepala Dinas Akui Belum Ada Solusi

7 Agustus 2026
Yoris Raweyai Sebut Konflik Papua Bukan Hal Baru, Perlu Ketegasan Presiden Prabowo

Yoris Raweyai: Ratusan Pengungsi Akibat Konflik di Puncak Sulit Kembali Pulang ke Rumah

7 Agustus 2026
Tidak Dilengkapi Dokumen, Belasan Kilogram Daging Kerbau Asap dan Reptil Dimusnahkan

Tidak Dilengkapi Dokumen, Belasan Kilogram Daging Kerbau Asap dan Reptil Dimusnahkan

7 Agustus 2026
Kepala SPPG Papua Dicopot Buntut Kasus Keracunan Makanan Bergizi Gratis 

Kepala SPPG Papua Dicopot Buntut Kasus Keracunan Makanan Bergizi Gratis 

7 Agustus 2026
Setelah Menunggu Tiga Tahun, Akhirnya Ribuan Artefak Asal Papua di Amerika dikembalikan

Setelah Menunggu Tiga Tahun, Akhirnya Ribuan Artefak Asal Papua di Amerika dikembalikan

7 Agustus 2026
Sambut HUT RI di Mimika: 38 Regu Putri Meriahkan Gerak Jalan Kreasi, Wabup Emanuel: Isi Kemerdekaan dengan Karya Nyata

Sambut HUT RI di Mimika: 38 Regu Putri Meriahkan Gerak Jalan Kreasi, Wabup Emanuel: Isi Kemerdekaan dengan Karya Nyata

7 Agustus 2026

POPULER

  • Oknum Polisi Tembak Warga di Timika, Kapolres Ungkap Dugaan Perselingkuhan Jadi Motif

    Oknum Polisi Tembak Warga di Timika, Kapolres Ungkap Dugaan Perselingkuhan Jadi Motif

    662 shares
    Bagikan 265 Tweet 166
  • Pria 37 Tahun Ditemukan Meninggal di Rumahnya di Timika, Penyebab Belum Diketahui

    572 shares
    Bagikan 229 Tweet 143
  • Lima Pekerja Proyek Jalan PT SHJ Tewas Ditembak di Tolikara, Satu Korban Belum Dievakuasi

    545 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • APBD Triliunan: Mama Martina Bertahan dengan Anyaman Papua di Tengah Minimnya Perhatian Pemkab Mimika

    537 shares
    Bagikan 215 Tweet 134
  • Polres Mimika Tolak Izin Demo KNPB 3 Agustus, Massa Terancam Ditangkap Jika Memaksa

    537 shares
    Bagikan 215 Tweet 134
  • Pulihkan Pendidikan Wa Banti, Freeport Bangun PAUD dan SD Dua Lantai Beroperasi 2027

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Taruna Akpol Asal Papua Barat Daya Meninggal Dunia, Polisi Selidiki Penyebabnya

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
Next Post
Nasib 18 Tenaga Kesehatan di Mimika ‘Tidak Pasti’, Dua Tahun Belum Terima SK PPPK

Nasib 18 Tenaga Kesehatan di Mimika ‘Tidak Pasti’, Dua Tahun Belum Terima SK PPPK

Semester Pertama Tahun 2025 Terdata 401.938 Jiwa OAP di Provinsi Papua Tengah

Semester Pertama Tahun 2025 Terdata 401.938 Jiwa OAP di Provinsi Papua Tengah

Dinsos Mimika Perkuat Pengelolaan Data Kesejahteraan Sosial Melalui Aplikasi SIK-NG

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id