ADVERTISEMENT
Jumat, Mei 22, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

Sebelum Eksekusi Pendulang Emas, Pelaku Minta Makan dan Dibuatkan Kopi

Dari informasi yang diperoleh, masih terdapat sekitar 100 hingga 150 orang penambang yang berada di wilayah Kawe, baik di Kali Fis maupun Sungai Pisang-Pisang.

22 Mei 2026
0
Sebelum Eksekusi Pendulang Emas, Pelaku Minta Makan dan Dibuatkan Kopi

Korban pendulang emas yang dieksekusi di Distrik Awinbon, Pengunungan Bintang, Senin 18 Mei 2026. (foto:Ist/koranpapua id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

PEGUNUNGAN BINTANG, Koranpapua.id- Para pendulang emas yang tewas di Kamp Kali Fis, Kampung Kawe, Distrik Awinbon, Kabupaten Pegunungan Bintang, Provinisi Papua Pegunungan, dieksekusi sekitar lima hingga 10  orang pelaku.

Sebelum melakukan eksekusi, para pelaku yang mendatangi kamp, awalnya meminta makan dan minum serta minta dibuatkan kopi.

ADVERTISEMENT

Kapolres Boven Digoel AKBP Wisnu Perdana Putra, menyebut, penyerangan yang terjadi pada Senin 18 Mei 2026, dilakukan para pelaku menggunakan membawa senjata tajam jenis parang dan busur.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Selanjutnya ketika para korban sedang beristirahat dan memperbaiki mesin, para pelaku diduga melakukan penyerangan,” ujar Kapolres dalam keterangannya, Jumat 22 Mei 2026.

Baca Juga

Perkelahian Dua Pria di Timika Berujung Korban Dilarikan ke RSMM, Pelaku Masuk Tahanan Polisi

Perarakan Arca Bunda Maria Warnai Napak Tilas 132 Tahun Misi Katolik di Tanah Papua

Menurutnya, akibat penyerangan itu, 11 orang dilaporkan menjadi korban, sembilan orang meninggal dunia dan dua orang terluka.

“Pada awal kejadian kami menerima informasi ada dua korban. Namun, pada hari berikutnya, jumlah korban bertambah menjadi tujuh orang dan hingga saat ini diperkirakan total terdapat sebelas korban,” jelasnya.

Kapolres menerangkan bahwa proses evakuasi mengalami kendala akibat adanya penutupan jalur sungai, khususnya Sungai Pisang-Pisang yang menjadi akses utama menuju Tanah Merah.

“Untuk proses evakuasi para korban masih belum dilakukan karena akses jalur sungai yang merupakan jalan menuju lokasi tambang ditutup oleh warga dan kami masih terus berkoordinasi agar jalurnya bisa dibuka,” tuturnya.

Kapolres menyebut, pasca-penyerangan ini, ratusan penambang diduga meninggalkan lokasi tambang dan rencananya akan dievakuasi ke Boven Digoel.

Dari informasi yang diperoleh, masih terdapat sekitar 100 hingga 150 orang penambang yang berada di wilayah Kawe, baik di Kali Fis maupun Sungai Pisang-Pisang.

“Rencananya mereka akan diarahkan menuju Dermaga Iwotan akan diamankan ke Mako Polres Boven Digoel untuk dilakukan pendataan, trauma healing, serta pemeriksaan sebagai saksi,” jelasnya.

Kapolres menambahkan, saat ini aparat TNI dan Polri bersama pemerintah daerah terus berkoordinasi untuk mengidentifikasi semua korban secara akurat serta memastikan situasi tetap aman dan kondusif. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Sebelum Eksekusi Pendulang Emas, Pelaku Minta Makan dan Dibuatkan Kopi

Sebelum Eksekusi Pendulang Emas, Pelaku Minta Makan dan Dibuatkan Kopi

22 Mei 2026
Perkelahian Dua Pria di Timika Berujung Korban Dilarikan ke RSMM, Pelaku Masuk Tahanan Polisi

Perkelahian Dua Pria di Timika Berujung Korban Dilarikan ke RSMM, Pelaku Masuk Tahanan Polisi

22 Mei 2026
Perarakan Arca Bunda Maria Warnai Napak Tilas 132 Tahun Misi Katolik di Tanah Papua

132 Tahun Misi Katolik di Papua: Uskup Timika Hadiri Prosesi Adat yang Gelar Umat Muslim Fakfak

22 Mei 2026
Perarakan Arca Bunda Maria Warnai Napak Tilas 132 Tahun Misi Katolik di Tanah Papua

Perarakan Arca Bunda Maria Warnai Napak Tilas 132 Tahun Misi Katolik di Tanah Papua

22 Mei 2026
Disaksikan Istri, Pencari Karaka di Timika Diterkam Buaya, SAR Lakukan Pencarian

Disaksikan Istri, Pencari Karaka di Timika Diterkam Buaya, SAR Lakukan Pencarian

22 Mei 2026
Perkuat Program Kesehatan, Dinkes Mimika Advokasi Promkes bersama Lembaga Adat dan Aparat Kampung

Perkuat Program Kesehatan, Dinkes Mimika Advokasi Promkes bersama Lembaga Adat dan Aparat Kampung

22 Mei 2026

POPULER

  • Larangan Pemutaran Film Pesta Babi, Ini Pernyataan Kapendam XVII/Cenderawasih

    Larangan Pemutaran Film Pesta Babi, Ini Pernyataan Kapendam XVII/Cenderawasih

    564 shares
    Bagikan 226 Tweet 141
  • YPMAK dan UPN “Veteran” Yogyakarta Kolaborasi Kembangkan SDM Unggul Masyarakat Tujuh Suku di Mimika

    553 shares
    Bagikan 221 Tweet 138
  • Pdt. Anton Wamang Klarifikasi Peristiwa Penembakan di Tembagapura: ‘TNI Tidak Terlibat Kematian Putri Saya’

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Gubernur Matius Fakhiri: Tiga Penyakit Ini Pembunuh Terbesar Orang Asli Papua

    547 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Perkelahian Dua Pria di Timika Berujung Korban Dilarikan ke RSMM, Pelaku Masuk Tahanan Polisi

    544 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • Delapan Pendulang Emas Tewas di Yahukimo, Jubir TPNPB: Pembunuhan sebagai Aksi Balas Dendam

    531 shares
    Bagikan 212 Tweet 133
  • SMI-KP Kota Studi Nabire Gelar Mimbar Bebas, Tolak Rencana Pemekaran DOB di Wilayah Paniai

    523 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id