ADVERTISEMENT
Sabtu, April 11, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

Dampak Cuaca Buruk, Harga Bumbu Dapur dan Sayuran di Pasar Sentral Timika Merangkak Naik

"Ada yang bibitnya hanyut karena hujan terus, ada juga yang sudah mau panen tapi gagal. Makanya harga sayur mahal semua. Kangkung saja sekarang tidak ada di pasar”.

28 Juni 2025
0
Dampak Cuaca Buruk, Harga Bumbu Dapur dan Sayuran di Pasar Sentral Timika Merangkak Naik

Sejumlah komoditas yang dijual pedagang di Pasar Sentral Timika. (foto:Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Dalam satu pekan terakhir, warga Timika, Ibukota Kabupaten Mimika, Papua Tengah harus merogoh kocek lebih dalam untuk memenuhi kebutuhan dapur.

Pasalnya, harga sejumlah komoditas di Pasar Sentral Timika, terpantau mengalami kenaikan signifikan.

ADVERTISEMENT

Penyebab utamanya adalah faktor cuaca buruk (curah hujan tinggi) yang mengakibatkan banyak petani gagal panen, khususnya untuk tanaman sayur-mayur.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Seorang pedagang di Pasar Sentral Timika, Ibu Eca, membenarkan bahwa, kenaikan harga sebagian besar kebutuhan bumbu dapur disebabkan cuaca buruk yang berdampak terhadap minimnya pasokan ke pasar.

Baca Juga

Yon Parako 466 Pasgat Dukung Pemkab Paniai Gelar Apel Gerakan Indonesia Asri

Harga Pangan di Timika Melonjak: Pasar Sentra Sepi Pembeli, Tomat Tembus Rp60 Ribu per Kilogram

Ia merinci beberapa kenaikan harga komoditas seperti cabai yang kini mencapai Rp90.000 per kilogram.

“Harga cabai sempat turun sehari sebelumnya ke Rp80.000, namun kembali melonjak,” katanya kepada koranpapua.id, Sabtu 28 Juni 2025.

Selain cabai, bumbu dapur lainnya yang juga mengalami kenaikan yakni, tomat melonjak dari Rp35.000 menjadi Rp40.000 per kilogram.

Bawang merah juga mengalami kenaikan harga menjadi Rp65.000 per kilogram, sementara untuk bawang putih masih stabil diharga Rp60.000 per kilogram.

Untuk sayur kol mencapai Rp40.000 per kilogram, sedangkan jahe bertengger diangka Rp80.000 per kilogram.

Ibu Eca menambahkan bahwa harga sayuran secara keseluruhan mengalami kenaikan drastis karena hujan terus-menerus.

“Banyak petani mengeluhkan kegagalan panen karen hujan terus,” ujaranya.

Sebagai gambaran, ia kini menjual sayur dengan porsi lebih sedikit untuk harga Rp5.000.

Padahal, harga beli satu ikat sayur besar dari petani yang sebelumnya Rp18.000, kini melambung menjadi Rp25.000 per kilogram.

“Ada yang bibitnya hanyut karena hujan terus, ada juga yang sudah mau panen tapi gagal. Makanya harga sayur mahal semua. Kangkung saja sekarang tidak ada di pasar,” keluhnya. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

PT Freeport Indonesia dan Tiga Serikat Pekerja Teken PKB 2026–2028

PT Freeport Indonesia dan Tiga Serikat Pekerja Teken PKB 2026–2028

11 April 2026
Yon Parako 466 Pasgat Dukung Pemkab Paniai Gelar Apel Gerakan Indonesia Asri

Yon Parako 466 Pasgat Dukung Pemkab Paniai Gelar Apel Gerakan Indonesia Asri

11 April 2026
Harga Pangan di Timika Melonjak: Pasar Sentra Sepi Pembeli, Tomat Tembus Rp60 Ribu per Kilogram

Harga Pangan di Timika Melonjak: Pasar Sentra Sepi Pembeli, Tomat Tembus Rp60 Ribu per Kilogram

11 April 2026
Bupati Johannes Rettob Imbau Warga Tak Panic Buying, Pasokan LPG Segera Normal

Bupati Johannes Rettob Imbau Warga Tak Panic Buying, Pasokan LPG Segera Normal

11 April 2026
Bahas Berbagai Isu Kruasil, MRP se-Papua Raya Audensi dengan DPD RI di Jakarta

Bahas Berbagai Isu Kruasil, MRP se-Papua Raya Audensi dengan DPD RI di Jakarta

11 April 2026
70 PNS Baru Pemprov Papua Tengah Diingatkan Disiplin Kerja dan Tanamkan Budaya Malu

70 PNS Baru Pemprov Papua Tengah Diingatkan Disiplin Kerja dan Tanamkan Budaya Malu

11 April 2026

POPULER

  • Buntut Peristiwa Dogiayai Berdarah, Kapolda Papua Copot Kompol Yocbeth Mince Mayor

    Buntut Peristiwa Dogiayai Berdarah, Kapolda Papua Copot Kompol Yocbeth Mince Mayor

    606 shares
    Bagikan 242 Tweet 152
  • Perkuat Pengamanan Pasca Insiden Berdarah, BKO Mabes Polri Tiba di Dogiyai

    594 shares
    Bagikan 238 Tweet 149
  • Aroma Dugaan Korupsi Proyek Lahan di Mimika Menguat, Kasus Senilai Rp22,5 Miliar Naik Tahap Penyidikan

    591 shares
    Bagikan 236 Tweet 148
  • Pemkab Mimika Tetapkan WFH Setiap Jumat, Berikut Daftar Pejabat dan Unit Kerja yang Tetap Bekerja di Kantor

    559 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • Terekam CCTV, Seorang Pria Tewas Dihabisi di Halaman Masjid Al-Azhar Timika

    547 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Satpol PP Mimika Operasi Penertiban Pedagang Kaki Lima di Sejumlah Ruas Jalan dalam Kota

    538 shares
    Bagikan 215 Tweet 135
  • Dua Unit Rumah di Timika Dilalap Api, 14 Ekor Babi Ikut Terbakar

    537 shares
    Bagikan 215 Tweet 134
Next Post
Bupati JR Tegaskan TPP Bukan Hak, Pemotongan 1 Persen Berlaku untuk Apel Senin, Satpol PP Jangan Sibuk Main HP

Bupati JR Tegaskan TPP Bukan Hak, Pemotongan 1 Persen Berlaku untuk Apel Senin, Satpol PP Jangan Sibuk Main HP

Tindak Lanjut MoU dengan PT BPM, Pemkab Waropen Anggarkan Rp6,5 Miliar Subsidi Tiket Kapal Cepat

Tindak Lanjut MoU dengan PT BPM, Pemkab Waropen Anggarkan Rp6,5 Miliar Subsidi Tiket Kapal Cepat

Dana Otsus Tahap I untuk Mimika Sudah Masuk Kasda, OPD Diminta Segera Serap Anggaran

Dana Otsus Tahap I untuk Mimika Sudah Masuk Kasda, OPD Diminta Segera Serap Anggaran

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id