ADVERTISEMENT
Minggu, September 27, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

Dampak Cuaca Buruk, Harga Bumbu Dapur dan Sayuran di Pasar Sentral Timika Merangkak Naik

"Ada yang bibitnya hanyut karena hujan terus, ada juga yang sudah mau panen tapi gagal. Makanya harga sayur mahal semua. Kangkung saja sekarang tidak ada di pasar”.

28 Juni 2025
0
Dampak Cuaca Buruk, Harga Bumbu Dapur dan Sayuran di Pasar Sentral Timika Merangkak Naik

Sejumlah komoditas yang dijual pedagang di Pasar Sentral Timika. (foto:Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Dalam satu pekan terakhir, warga Timika, Ibukota Kabupaten Mimika, Papua Tengah harus merogoh kocek lebih dalam untuk memenuhi kebutuhan dapur.

Pasalnya, harga sejumlah komoditas di Pasar Sentral Timika, terpantau mengalami kenaikan signifikan.

ADVERTISEMENT

Penyebab utamanya adalah faktor cuaca buruk (curah hujan tinggi) yang mengakibatkan banyak petani gagal panen, khususnya untuk tanaman sayur-mayur.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Seorang pedagang di Pasar Sentral Timika, Ibu Eca, membenarkan bahwa, kenaikan harga sebagian besar kebutuhan bumbu dapur disebabkan cuaca buruk yang berdampak terhadap minimnya pasokan ke pasar.

Baca Juga

Pria 25 Tahun Tewas dalam Dugaan Penganiayaan, Parang dan Anak Panah Diamankan Polisi

Di Mapurjaya, Dinkes Mimika Ajak Suami Aktif Dampingi Ibu Hamil hingga Persalinan

Ia merinci beberapa kenaikan harga komoditas seperti cabai yang kini mencapai Rp90.000 per kilogram.

“Harga cabai sempat turun sehari sebelumnya ke Rp80.000, namun kembali melonjak,” katanya kepada koranpapua.id, Sabtu 28 Juni 2025.

Selain cabai, bumbu dapur lainnya yang juga mengalami kenaikan yakni, tomat melonjak dari Rp35.000 menjadi Rp40.000 per kilogram.

Bawang merah juga mengalami kenaikan harga menjadi Rp65.000 per kilogram, sementara untuk bawang putih masih stabil diharga Rp60.000 per kilogram.

Untuk sayur kol mencapai Rp40.000 per kilogram, sedangkan jahe bertengger diangka Rp80.000 per kilogram.

Ibu Eca menambahkan bahwa harga sayuran secara keseluruhan mengalami kenaikan drastis karena hujan terus-menerus.

“Banyak petani mengeluhkan kegagalan panen karen hujan terus,” ujaranya.

Sebagai gambaran, ia kini menjual sayur dengan porsi lebih sedikit untuk harga Rp5.000.

Padahal, harga beli satu ikat sayur besar dari petani yang sebelumnya Rp18.000, kini melambung menjadi Rp25.000 per kilogram.

“Ada yang bibitnya hanyut karena hujan terus, ada juga yang sudah mau panen tapi gagal. Makanya harga sayur mahal semua. Kangkung saja sekarang tidak ada di pasar,” keluhnya. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Satgas Pasgat dan Warga Koroway Batu Bersihkan Lingkungan Permukiman

Satgas Pasgat dan Warga Koroway Batu Bersihkan Lingkungan Permukiman

26 September 2026
Pria 25 Tahun Tewas dalam Dugaan Penganiayaan, Parang dan Anak Panah Diamankan Polisi

Pria 25 Tahun Tewas dalam Dugaan Penganiayaan, Parang dan Anak Panah Diamankan Polisi

26 September 2026
Di Mapurjaya, Dinkes Mimika Ajak Suami Aktif Dampingi Ibu Hamil hingga Persalinan

Di Mapurjaya, Dinkes Mimika Ajak Suami Aktif Dampingi Ibu Hamil hingga Persalinan

26 September 2026
Gerakan Bumil Sehat di Mimika, Suami Diminta Rutin Dampingi Istri Periksa Kehamilan

Puskesmas Mapurujaya Siapkan Layanan Antar-Jemput Ibu Hamil 24 Jam

26 September 2026
Gerakan Bumil Sehat di Mimika, Suami Diminta Rutin Dampingi Istri Periksa Kehamilan

Gerakan Bumil Sehat di Mimika, Suami Diminta Rutin Dampingi Istri Periksa Kehamilan

26 September 2026
Empat Musisi Papua Tampil di Nagoya, Bawa Semangat untuk Tim Indonesia

Empat Musisi Papua Tampil di Nagoya, Bawa Semangat untuk Tim Indonesia

26 September 2026

POPULER

  • Tragedi Jila: Siswi Diduga Tewas Kelaparan, 7 Anak Masih Disandera, Tokoh Amungme Desak TNI Tarik Pos Baru

    Tragedi Jila: Siswi Diduga Tewas Kelaparan, 7 Anak Masih Disandera, Tokoh Amungme Desak TNI Tarik Pos Baru

    584 shares
    Bagikan 234 Tweet 146
  • TPNPB Klaim Enam Anggotanya Terluka dalam Serangan Udara di Nduga

    554 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Pria 25 Tahun Tewas dalam Dugaan Penganiayaan, Parang dan Anak Panah Diamankan Polisi

    533 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Polisi Tangkap Tersangka Penembakan Konsultan BPKAD di Yahukimo

    532 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Sekolah Mengajarkan Ilmu, Rumah Membentuk Jiwa Anak

    531 shares
    Bagikan 212 Tweet 133
  • Pelaku Utama Pembunuhan di Jalan Kelimutu Timika Ditangkap, Polisi Ungkap Motif Dendam

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
  • Puskesmas Mapurujaya Dapat Dukungan PMT Rp200 Juta dari Distrik Mimika Timur

    522 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
Next Post
Bupati JR Tegaskan TPP Bukan Hak, Pemotongan 1 Persen Berlaku untuk Apel Senin, Satpol PP Jangan Sibuk Main HP

Bupati JR Tegaskan TPP Bukan Hak, Pemotongan 1 Persen Berlaku untuk Apel Senin, Satpol PP Jangan Sibuk Main HP

Tindak Lanjut MoU dengan PT BPM, Pemkab Waropen Anggarkan Rp6,5 Miliar Subsidi Tiket Kapal Cepat

Tindak Lanjut MoU dengan PT BPM, Pemkab Waropen Anggarkan Rp6,5 Miliar Subsidi Tiket Kapal Cepat

Dana Otsus Tahap I untuk Mimika Sudah Masuk Kasda, OPD Diminta Segera Serap Anggaran

Dana Otsus Tahap I untuk Mimika Sudah Masuk Kasda, OPD Diminta Segera Serap Anggaran

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id