ADVERTISEMENT
Kamis, Juli 23, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Keamanan

Pj Bupati Puncak Apresiasi TNI-Polri Redamkam Perang Saudara di Jalan Baru Timika

Masyarakat juga sepakat untuk menyelesaikan konflik melalui prosesi adat patah panah dan tukar babi, yang menjadi simbol perdamaian dalam tradisi lokal.

27 Desember 2024
0
Pj Bupati Puncak Apresiasi TNI-Polri Redamkam Perang Saudara di Jalan Baru Timika

Nenu Tabuni, Pj Bupati Puncak bersama AKBP I Komang Budiartha, Kapolres Mimika berbincang usai menemui keluarga korban pertikaian di Jalan Baru, Kabupaten Timika.(foto:redaksi/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Nenu Tabuni, Pj Bupati Puncak menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI-Polri yang dengan sabar meredam situasi perang saudara yang berlokasi di Jalan Baru Timika, Ibukota Kabupaten Mimika, Papua Tengah.

Pengamanan yang cukup ketat dan terus melakukan komunikasi dengan dua kelompok yang bertikai sejak tanggal 25 Desember 2024 itu, cukup berhasil mengendalikan situasi sehingga tidak meluas.

ADVERTISEMENT

“Kami sangat berterima kasih kepada pihak keamanan yang dengan sigap menjaga situasi tetap kondusif sejak kejadian hingga saat ini,” ujarnya Nenu kepada awak media di Timika, Jumat 27 Desember 2024.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Nenu menegaskan, penyelesaian pertikaian sudah menjadi komitmen Pemerintah Daerah (Pemda) Puncak untuk diselesaikan melalui perdamaian di tengah masyarakat Puncak yang berdomisili di Mimika.

Baca Juga

Diwarnai Kontak Tembak, TNI Berhasil Evakuasi Jenazah Tiga Korban Penembakan di Yahukimo

Gallery Foto BRIDA Mimika Selenggarakan Sosialisasi Hak Kekayaan Intelektual dan Sentra Kekayaan Intelektual

Lebih jauh kata Tabuni, pihak keluarga yang terlibat konflik telah menyatakan keinginan untuk menghentikan pertikaian ini.

“Mereka tidak ingin berperang lagi, dan ini menjadi momen bagi kita untuk memperkuat komitmen perdamaian,” tandasnya.

Apalagi saat ini adalah bulan suci bagi umat Kristiani yang merayakan Natal dan menyongsong Tahun Baru.

Masyarakat juga sepakat untuk menyelesaikan konflik melalui prosesi adat patah panah dan tukar babi, yang menjadi simbol perdamaian dalam tradisi lokal.

“Kami berharap prosesi ini dapat segera dilaksanakan untuk memperkuat komitmen damai dan memastikan tidak ada lagi konflik serupa di masa depan,” harapnya.

Menurutnya, Kabupaten Mimika sebagai barometer wajah Papua Tengah, karenanya warga yang mendiami daerah ini harus mampu mencerminkan kedamaian dan kerukunan.

“Masyarakat harus menyadari pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban. Tidak boleh ada lagi konflik yang mengganggu kehidupan bersama di kota ini,” tegasnya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Diwarnai Kontak Tembak, TNI Berhasil Evakuasi Jenazah Tiga Korban Penembakan di Yahukimo

Diwarnai Kontak Tembak, TNI Berhasil Evakuasi Jenazah Tiga Korban Penembakan di Yahukimo

23 Juli 2026
Gallery Foto BRIDA Mimika Selenggarakan Sosialisasi Hak Kekayaan Intelektual dan Sentra Kekayaan Intelektual

Gallery Foto BRIDA Mimika Selenggarakan Sosialisasi Hak Kekayaan Intelektual dan Sentra Kekayaan Intelektual

23 Juli 2026
Satgas Pasgat Pamtas RI-PNG-2026 Wujudkan Kepedulian Pendidikan di Puncak Jaya

Satgas Pasgat Pamtas RI-PNG-2026 Wujudkan Kepedulian Pendidikan di Puncak Jaya

23 Juli 2026
Dinkes Mimika Gelar Workshop HAN 2026: Perkuat Pola Asuh Digital, Lindungi Anak dan Cegah Stunting

Dinkes Mimika Gelar Workshop HAN 2026: Perkuat Pola Asuh Digital, Lindungi Anak dan Cegah Stunting

23 Juli 2026
Kakanwil Kemenkum Papua: HKI Bisa Jadi Jalan Mimika Mendunia

Kakanwil Kemenkum Papua: HKI Bisa Jadi Jalan Mimika Mendunia

23 Juli 2026
Mimika Baru Fokus Atasi Banjir Lewat Padat Karya, Anggaran Rp1 Miliar Dinilai Belum Cukup

Pemdis Mimika Baru Usulkan Mesin Pirolisis, Sampah Plastik Diolah Jadi Bahan Bakar

23 Juli 2026

POPULER

  • Kemenkeu Soroti Penggunaan Dana Transfer di Mimika, Laporan akan Dicocokkan dengan Fakta Lapangan

    Kemenkeu Soroti Penggunaan Dana Transfer di Mimika, Laporan akan Dicocokkan dengan Fakta Lapangan

    902 shares
    Bagikan 361 Tweet 226
  • Terekam CCTV! Aksi Begal di SP2 Timika, IRT Terjatuh hingga Kepalanya Membentur Aspal

    635 shares
    Bagikan 254 Tweet 159
  • Pabrik Daur Ulang Sampah DLH Mimika: Dua Tahun Beroperasi, Produksi Belum Dijual, Satu Mesin Menganggur

    568 shares
    Bagikan 227 Tweet 142
  • 33 Siswa SMKN 6 Mimika PKL di Delapan Industri, Albertus Alto: Ini Langkah Awal Cetak Tenaga Kerja Profesional

    556 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Konflik Bersenjata Papua: Gereja-gereja Kompak Bersuara, Desak Pemerintah Buka Jalur Dialog, bukan Militerisasi

    553 shares
    Bagikan 221 Tweet 138
  • Kemenkeu Evaluasi Penggunaan Dana Ratusan Miliar di Mimika, Fokus pada Layanan Kesehatan dan Infrastruktur

    577 shares
    Bagikan 231 Tweet 144
  • Panitia MPLS Resmi Serahkan 67 Siswa Baru ke SMKN 6 Mimika

    540 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
Next Post
Hadiri Langsung Menyelesaikan Perang Saudara di Timika, Pj Bupati Puncak Serahkan Bantuan Rp500 Juta

Hadiri Langsung Menyelesaikan Perang Saudara di Timika, Pj Bupati Puncak Serahkan Bantuan Rp500 Juta

Demam Babi Melanda Papua Tengah, Pj Gubernur: Peternak Alami Kerugian Besar

Demam Babi Melanda Papua Tengah, Pj Gubernur: Peternak Alami Kerugian Besar

Prosesi Adat Patah Panah dan Tukar Babi Akhiri Perang Saudara di Timika

Prosesi Adat Patah Panah dan Tukar Babi Akhiri Perang Saudara di Timika

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id